MONOGRAFI DIGOKSIN
Digoxin / Digoksin
Nama lain : 3b-[(2,6-Dideoxy-bD-ribo-hexopyranosyl-(14)-2,6-
dideoxy-b-D-ribo-hexopyranosyl(14)-2,6-dideoxy-b-D-ribohexopyranosyl)oxy]-12b,14dihydroxy-5b-card-20(22)-enolide.
Struktur Kimia : C41H64O14
Bentuk sediaan : Injeksi Digoxin ; Injeksi Digoxin untuk Anak ; Larutan PerOral
Digoxin untuk Anak ; Tablet Digoxin
Sifat Fisikokimia :
a. Organoleptis : Kristal bening sampai putih dengan rasa pahit; tidak berbau
b. Titik Lebur : Melebur dengan dekomposisi diatas suhu 235C
c. Kelarutan
: Kelarutan rendah dalam air (0,008 mg/ml), alkohol dehidrasi dan
eter; 1 (satu) bagian larut dalam 122 bagian alkohol encer (80%) dan 1 (satu)
bagian dalam 4 (empat) bagian piridin; sukar larut dalam kloroform; mudah larut
dalam campuran volume yang sama antara kloroform dan metanol.
d. pKa
:
e. log P
:
f. BM
: 780,95
Data Stabilitas :
a. Jalur degradasi dan reaksinya :
Hidrolisis digoksin dalam suasana asam hanya ditemui pada jalur digoksin.
Digoksin dalam air tidak mengalami hidrolisis yang dimungkinkan dapat
berlangsung selama uji pelarutan menggunakan prosedur BP. Tetapi, hidrolisis
terjadi pada saat pengujian menggunakan uji USP, karena suasana media adalah
dengan pH asam. Dengan demikian, hidrolisis bukanlah masalah yang serius
didalam tahap formulasi digoksin untuk diperdagangkan. Digoksin sangat stabil
dalam banyak bentuk sediaan apabila ditempatkan dalam ruang minim cahaya
(gelap) dan menggunakan wadah yang tertutup (kedap). Bahkan larutan netral
digoksin dalam etanol dan propilenglikol dapat stabil sampai 5 tahun.
b. Pengaruh pH terhadap laju degradasi :
pH yang tinggi dalam formulasi akan menyebabkan laju degradasi semakin cepat.
c. Data-data Ea dan Waktu Paruh :
d. Cara stabilitas untuk mencegah degradasi obat :
Jalur yang efektif untuk menghambat hidrolisis asam dari digoksin hanyalah
dengan mencegah kontaknya dengan asam. Untuk menekan hidrolisis digoksin
dalam uji pelarutan media USP,