0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
236 tayangan14 halaman

Karakteristik dan Rumus OP-AMP

OP-AMP (INVERTING & NONINVERTING) OP-AMP atau operational amplifier merupakan IC yang mampu memberikan penguatan sinyal yang besar, tahan terhadap pengaruh suhu, memiliki impedansi output rendah, dan digunakan untuk aplikasi seperti penguat audio, filter, pengatur nada, dan instrumen. OP-AMP memiliki karakteristik ideal seperti penguatan tak terhingga, output nol bila input nol, tidak terpengaruh suhu atau sumber tegangan, impedansi input

Diunggah oleh

caricasboys
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
236 tayangan14 halaman

Karakteristik dan Rumus OP-AMP

OP-AMP (INVERTING & NONINVERTING) OP-AMP atau operational amplifier merupakan IC yang mampu memberikan penguatan sinyal yang besar, tahan terhadap pengaruh suhu, memiliki impedansi output rendah, dan digunakan untuk aplikasi seperti penguat audio, filter, pengatur nada, dan instrumen. OP-AMP memiliki karakteristik ideal seperti penguatan tak terhingga, output nol bila input nol, tidak terpengaruh suhu atau sumber tegangan, impedansi input

Diunggah oleh

caricasboys
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

OP-AMP (INVERTING & NONINVERTING)

Dananjaya Ariateja

Penguatan
(gain) yang
besar

Sebuah
rangkaian
terintegrasi
(IC)
OPERATIONAL
AMPLIFIER
(OP-AMP)

IC ini tidak
mudah
terganggu
oleh pengaruh
suhu

Impedansi
output rendah

Bagian
Bagian OPAMP

Osilator
(Pembangkit
Gelombang)

Penguat Audio

PENGGUNAAN OPAMP

Filter

Pengatur
Nada
Rangkaian
Instrumentasi

KARAKTERISTIK
IDEAL OP-AMP
1

Faktor penguat Av (open loop gain)


tak terhingga artinya jika ada
perubahan sedikit saja pada bagian
input-nya maka akan menghasilkan
perubahan yang sangat besar pada
output-nya.

KARAKTERISTIK
IDEAL OP-AMP
2

Bila input-nya sama dengan


nol maka output-nya juga nol

Tidak
peka
terhadap
perubahan tegangan sumber
atau perubahan suhu (tidak
ada drift).

KARAKTERISTIK
IDEAL OP-AMP
4

Impedansi input tak terhingga


artinya
inputnya
tidak
akan
menarik
daya
dari
tingkat
sebelumnya,
sehingga
yang
diperlukan
hanya
perubahan
tegangan saja.

KARAKTERISTIK
IDEAL OP-AMP
5

Impedansi pada bagian output-nya


sangat rendah atau nol, artinya
tegangan output-nya akan tetap
walaupun impedansi beban hampir
nol.

KARAKTERISTIK
IDEAL OP-AMP
6

Lebar band
terhingga.

width

tidak

Rise time sama dengan nol, artinya


waktu yang dibutuhkan untuk
mencapai harga puncak pada sinyal
output akan sama dengan pada
sinyal input.

Penguatannya bisa lebih kecil


dari 1,
misalnya -0.2 , -0.5 , -0.7 ,
dst dan selalu negatif.

Outputnya
berlawanan
fasa dengan
inputnya

R2
AV
R1

INVERTI
NG

Vout

R2

xVin
R1

CONTOH SOAL
Sebuah penguat Inverting memiliki hambatan R1 sebesar 100 dan R2 sebesar
1K. Penguat Inverting tersebut di beri input sebesar 5V. Hitung berapa besarnya
penguatan dan tegangan output?
Jawab:

R2
1K
A

10
R1
100

Vout A Vin 10 5Volt 50Volt

Penguatannya
lebih besar dari 1.

Outputnya
sefasa dengan
inputnya

R2
AV 1

R1

NONINVERTI
NG

Vout = Vin (1 +
R2/R1)

CONTOH SOAL
Sebuah penguat Non-Inverting memiliki hambatan R1 sebesar 300 dan R2
sebesar 1k5. Penguat Inverting tersebut di beri input sebesar 5V. Hitung berapa
besarnya penguatan dan tegangan output?
Jawab:

R2
1k 5
AV 1
1
6
R1
300
Vout A Vin 6 x5Volt 30Volt

Anda mungkin juga menyukai