Maya Deorita
Anisa Widyaningsih
Windi Sri Mulyani
Riany Adhi P
Farhah Nurazizah
Tessa Rafkhani
Problem solving
Metode yang mengajarkan penyelesaian
masalah dengan memberikan penekanan
pada terselesaikannya suatu masalah secara
menalar.
Tujuan Problem
Solving
Terampil menyeleksi informasi yang relevan
kemudian menganalisisnya dan akhirnya
meneliti kembali hasilnya.
Kepuasan intelektual akan timbul dari dalam
sebagai hadiah intrinsik bagi peserta didik.
Potensi intelektual peserta didik meningkat.
Peserta didik belajar bagaimana melakukan
penemuan dengan melalui proses penemuan.
Tahapan Problem
Solving
Menemukan Permasalahan
Identifikasi Permasalahan
Merancang Beberapa Alternatif Hipotesis
Membuat Penilaian dan Keputusan mengenai
Hipotesis yang akan digunakan.
Evaluasi dan Pengujian Solusi
Tahap Problem
Solving
(Polya
2002 : 27)
Memahami masalahnya,
Menyusun rencana penyelesaian,
Melaksanakan rencana penyelesaian itu,
Memeriksa kembali penyelesaian yang telah
dilaksanakan
[Link] dalam bukunya [Link]
(2002:115)
Tahap Tahap
Kemampuan yang diperlukan
1. Merumuskan masalah Mengetahui dan merumuskan masalah secara jelas
1. Menelaah masalah
Menggunakan pengetahuan untuk memperinci menganalisa
masalah dari berbagai sudut
1. Merumuskan
Berimajinasi dan menghayati ruang lingkup, sebab akibat
hipotesis
dan alternativepenyelesaian
1. Mengumpulkan
dan Kecakapan mencari dan menyusun data menyajikan data
mengelompokkan
data
sebagai
dalam bentuk diagram,gambar dan tabel
bahan
pembuktian hipotesis
1. Pembuktian
hipotesis
Kecakapan
menelaah
dan
membahas
data,
kecakapan
menghubung hubungkan dan menghitung
Ketrampilan mengambil keputusan dan kesimpulan
1. Menentukan
penyelesaian
pilihan Kecakapan membuat altenatif penyelesaian kecakapan dengan
memperhitungkan akibat yang terjadi pada setiap pilihan
Ciri Pembelajaran Problem
Solving
Rangkaian pembelajaran
Diarahkan untuk menyelesaikan
masalah
Menggunakan pendekatan berfikir
secara ilmiah.
Menumbuhkan Skill Problem Solving
Stimulus
Petunjuk Verbal
Instruksi
Kelebihan
Melatih peserta didik untuk mendesain suatu
penemuan .
Berpikir dan bertindak kreatif.
Memecahkan masalah secara realistis.
Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
Merangsang perkembangan kemajuan berpikir peserta
didik untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi
dengan tepat.
Membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan
kehidupan khususnya dunia kerja.
Kekurangan
Beberapa pokok bahasan sangat sulit
untuk menerapkan metode ini.
Membutuhkan alokasi waktu yang lebih
panjang