100%(1)100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara) 371 tayangan25 halamanTutorial PCI Geomatica
Berisi tutorial praktikum fotogrametri menggunakan software PCI Geomatica
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
BabI PELAKSAAN PRAKTIKUM
11 Persiapan
LL. Spesifikasi Hardware
1. Laptop ASUS A43SD
a
b.
c.
4
Operation System ‘Windows 7 Ultimate 64 bit
Processor Intel Core i3-2350 CPU 2.30 GHz (4CPUs)
Graphic NVIDIA GeoForce 610M 2GB
Memory 4096 MB RAM
1.1.2 Software
1. PCI Geomatica version 10.0
113 Bahan Praktikum
scanner 1200 dpi dengan format jpg dan dikonversikan ke format pi
Praktikum menggunakan foto udara sebanyak 1 bush yang di scan dengan menggunakan
Jalur pertama : 14003-14004-14005-14006-14007-14008
Jalur kedua —_: 15003-15004-15005-15006-15007
1.2 Pelaksanaan Praktikum
1.2.1 Persiapan
a.
b.
Data Citra Foto Udara
Pada latihan yang akan dikerjakan menggunakan foto udara dengan format jpg
berjumlah 11 lembar foto dengan dengan nama file sebagai berikut
1) Jalur pertama : 14003,14004,14005,14006,14007,14008
2) Jalurkedua — :15003,15004,15005,15006,15007
Konversi Data CitraData yang dapat dibaca dan diolah dengan PCI adalah data dengan format jpg, bmp,
tif, atau pex. Tapi, direkomendasikan oleh PCI untuk mengkonversi format tersebut
menjadi pix. Untuk melakukan konversi tersebut dilakukan hal berikut :
1. Klik PCI Works
toolbar dibawah ini
1B ceonatea oobarv1003 LT
6B SERS:
Gambar L1 Tampilan awal PCL
, double klik pada ikon tersebut. Kemudian akan muncul
2. Kemudian klik ikon
akan muncul.
. yaitu ikon OrthoEngine. Berikut adalah ikon yang
Gambar 1.2 Tampilan awal OrthoEngine
3. Klik file pada menubar kemudian klik file utility, maka akan muncul tampilan
berikut.
Gambar 13 Tampilan File Utility
4. Klik file pada menubar kemudian klik Export to, maka akan muncul tampilan.Gambar L4 Panel Export image
5. Untuk memilih file yang akan dikonversi, klik Browse pada Source file, dan akan
‘muncul tampilan berikut :
Gambar 15 Tampilan file selector
6. Klik pada file yang akan dikonversi, Klik open, kemudian akan muncul tampilan
berikut
SS
——————
im aet— a
el ‘alsin
[es eee
Gambar 16 Export image (1)
7. Pada destination file, klik browse untuk menyimpal file yang telah dikonversi.
Pada kolom Output format pilih format pix. Kemudian pada tampilan windowssebelah kiri klik file yang akan dikonversikan, kemudian klik >Add>. Setelah
semua file di add seperti gambar dibawah. Kemudian klik Translate.
eee
=
abe seed
Gambar 17 Export file (2)
8. Lakukan hal yang sama untuk mengkonversi file yang lainnya,
c. Pendefinisan Status Pekerjaan
‘Untuk memulai pekerjaan dengan menggunakan PCI Geomatica OrthoEngine ada
beberapa daftar isian yang harus diisi terlebih dahulu, Hal-hal yang diisikan bersifat
teknis geodesi, seperti sistem proyeksi yang akan digunakan, sistem transformasi
koordinat, konsep dari fotogrametri, dan konsep dari pengolahan citra digital. Berikut
adalah langkah untuk mengisi daftar isian tersebut.
1. Aktitkan OrthoEngine, seperti yang telah dilakukan sebelumnya.
2. Klik file lalu Klik New, maka akan muncul Project Information. Karena pekerjaan
yang akan dilakukan adalah pengolahan foto udara maka pilih Aerial
[Link] adalah tampilannya :
Foe, Wataslaetaaoararaieipy — Bowl
Mag RF
a
Matted re
1 teres —
© Seti Oeming | ea -
© Porat a
Pes teem
fates Fcc
© Neher ts
oe) ee
Gambar 18 Tampilan Project Information3. Pada gambar diatas, pada kolom filename klik browse untuk menyimpan
pekerjaan. Pada kolom options untuk camera type pilih standard aerial. Klik OK,
dan akan muncul tampilan berikut :
i
Wow ——]_eeenMoa| METER oe]
SS —
Our inespseing [mh
ree»
Frets =] cam vasa | REFER oe}
S100? Pip adn Olle
e a ee
Gambar L9 Setting Projection
Untuk mengisi panel tersebut dilakukan langkah berikut :
a) Untuk output projection, pilih proyeksi yang akan digunakan, dalam
pekerjaan ini akan menggunakan sistem proyeksi UTM.
b) Jika UTM telah dipilih, maka akan muncul tampilan pilihan Earth Model,
model bumi yang akan digunakan adalah ellipsoid WGS 1984, Klik Accept
Gambar 1.10 Memilih ellipsoid referensi
¢) Setelah itu akan muncul pilihan zona UTM, untuk praktikum keli ini
‘menggunakan foto udara dengan koordinat bujur E_119°, berarti ada di zona
50. Untuk posisi lintangnya berada di S 5°, berarti ada di selatan (Southern
Hemisphere). Berikut adalah tampilannya :ES
e}
EE
Ey
a
Row P
Ey
EE
jl eg esse cme
Gambar 1.12 Menentukan baris UTM
d) Untuk output pixel spacing, dan output line spacing dengan menggunakan
perhitungan. Karena ukuran foto udara 23 x 23 om, dan jika foto udara tersebut
discan menggunakan scanner dengan resolusi 1200 dpi. Maka, ukuran untuk
pixelnya adalah 20 mikron meter, dan skala foto tersebut adalah 1:10000, maka
ukuran pixel dalam meter adalah 0,2 m.
©) Untuk mengisi GCP Projection, lakukan hal yang sama seperti yang
dilakukan untuk output projection.
f) Jika sudah yakin, klik OKut etn
[ot =] wed SET — Ma]
(up pit ace (9 EGEOD
(vp in acrg [OGIO
cr ton
[TMS] guts |[TTW-SONETZ—— Mon
S46 Pico ed Op Pete
* [emcrun [cara]
Gambar L13 Setting projection (2)
Setelah proses set projection selesai, maka akan muncul panel untuk kalibrasi
kamera,
Gambar 1.14 Panel kalibrasi kamera
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengisi panel kalibrasi kamera:
a) Untuk focal length masukan 152,85 (sesuai dengan yang tercantum pada foto
udara)
6) Kemudian untuk Fiducial Marks pilih edge jika fiducial mark ada di tengah,
pilih corner jika fiducial mark ada di pojok, pilih edge and corner jika fiducial
marks ada di tengah dan pojok. Pada praktikum kali ini digunakan edgeFae [EE — mm
cpt ay Ev Tn
i ig —— af —— mp
7 — eft —— a —— i —
rescore totes
for A tnetee
So
Ee — ea
eae — aie — a
Sam — oe TEBE — en
" — =
is) eee
Gambar 115 Panel kalibrasi kamera
c) Kemudian untuk image scale masukkan 1:10000. Klik accept.
4d) Sctelah itu, akan muncul tampilan berikut :
Gambar 1.16 Tampilan Processing Step
. Setelah melewati step project selanjutnya adalah data input. Pada scrollbar
processing step pilih Data Input, Maka akan muncul tampilan berikut :
Gambar L17 Tampilan Processing Step Data Input
Klik ikon (bd (Open a new or existing image). Maka akan muncul tampilan
berikut :Gambar 1.18 Tampilan Panel Open Image
Untuk mengisi panel tersebut yang harus dilakukan adalah :
a) Klik New Image, maka akan muncul tampilan berikut :
Gambar 1.19 Tampilan File selector
) Pilih file yang akan dibuka, klik Open. Maka selanjutnya akan muncul
tampilan berikut :
[95] 2a) asnmttin| opm | Neve) cme
Gambar 1.20 Panel Open Image
c) Ulangi lagkah-lagkah tersebut untuk semua file yang akan diolah. Setelah
semua file dikumpulkan pilih file yang akan diolah kemudian klik Quick open.2] ecko] auctor] oom | veri] _ oe
Gambar 1.21 Panel Open Image (2)
1.2.2. Pengamatan Fiducial Marks
1. Setelah itu, proses selanjutnya adalah proses pengamatan Fiducial Marks. Berikut
‘adalah tampilan yang akan muncul.Gambar 1.23 Fiduccial Image
2. Pastikan pada viewer image dalam kondisi working. Kemudian arahkan pointer ke
Top Middle, kemudian zoom sampai resolusi gambarnya pecah. Klik di pointer di
Fiducial Top Middle. Klik set pada Top Middle yang ada di panel Fiducial Marks
Collection.
a
Be Sag?
Gambar 1.24 Collect Fiduccial Marks
3. Lakukan hal yang sama untuk meng-collect Fiducial Marks. Setelah semua
Fiducial Marks selesai diprick maka akan muncul rms.
Twn XIE —P vi —L seal
rouse slit —e vise 1 “se om]
saceigt —xfieat —r frase? —1 “safc
dant xd vifoseo 1 “self
Cabasnoine at)
Teens
set
‘e] sears Caen] _ Coc
Gambar 1.25 Error fiducial Marks
4, Lakukan langkah 1-3 pada pekerjaan pengamatan fiducial marks untuk foto
Jainnya,1.2.3 Pemindahan titik (Transfer Point)
a. Persiapan Pemilihan dan Penomoran Titik
Setlah persiapan telah selesai dilaksanakan, langkah berikutnya adalah pekerjaan
pemindahan titik. Pada menu scrollbar processing step terdapat menu GCP/TP
Collection yang dipergunakan untuk penomoran titik-titik minor.
b. Pemilihan titik Minor
1. Pada scrollbar Processing Step pilih GCP/TP Collection. Kemudian muncul panel
dengan tampilan sebagai berikut
Gambar 1.26 GCP/TP Collection
2. Klik open a new or existing image untuk membuka file. Kemudian klik New
Photo, pilih file yang akan dikerjakan kemudian klik Quick open. Kita tidak dapat
membuka file keseluruban secara langsung, tapi hanya bisa membuka satu persatu
file. Kemudian kita buka file yang akan dikerjakan terlebih dulu misalnya file
14003 dan 14004, Berikut adalah tampilannya,
Gambar 1,27 Tampilan Foto UdaraDari kedua file tersebut salah satu dari mereka dalam keadaan working dan yang
Jainnya dalam keadaan reference.
|. Kembali ke GCP/TP Collection, kemudian klik ikon UJ (Collect Tie Points),
dan muncul tampilan berikut :
Gambar 1.28 Panel Tie Point Collection
Berikut adalah isian yang harus diperhatikan.
a) Tie Point ID, adalah nomor TP. Penomoran ini bisa dibiarkan otomatis, atau
sesuai dengan yang kita hendaki.
b) Elevation, untuk meng-input ketinggian. Jika tidak tahu ketinggiannya bisa
dikosongkan.
c) Auto Locate, setia kita melakukan pengamatan titik, posisi titik pada photo
Jain dengan perkiraan dan perbesaran satu kali.
d) Working Tie point, kolom ini akan tersis bila kita melakukan pengamatan pada
titik yang kita amati
©) Reference Photo Tie Points, pada tabel ini akan ditampilkan hubungan titik
yang kita amati dengan titik lainnya.£) Quick Open Photo, dipergunakan untuk melihat posisi titik pada photo yang
lain,
g) Accept, dipergunakan untuk menyimpan titik yang telah dipilih.
Kemudian langkah yang dikerjakan untuk penomoran dan pengamatan TP adalah
a. Tampilkan file yang akan dikerjakan.
b, Kemudian perhatikan pada pojok kanan atas file, pada satu file tdalam
keadaan working (15003), dan foto lain dalam keadaan reference (15004).
Pada file dalam keadaan working klik pada titik pada posisi tertentu.
Kemudian Klik use point.
[el Viewer lnoge ID. 1400310 Usoaioa)
woke | UsoPan| B® © COLE
Gambar 1.29 Image working
c. Kemudian Klik titik pada posisi yang sama seperti titik pada file 15003 pada
file yang reference (15004), saat di klik file 15004 berubah menjadi working,
dan sebaliknya.
4. Jika sudah, perhatikan pada panel Tie Point Collection, klik tombol Accept
‘untuk menyimpan hasil pengamatan.
e. Jika sudah selesai, kemudian buka file 15004 dan 15005 kemudian lakukan
pengamatan titik seperti sebelumnya,
Pemilihan titik kontrol Tanah (TKT/GCP)
Pada panel kita pilih Collect GCPs Manually, ikon ini digunakan untuk
‘menginput data kontrol tanah,Gambar 130 GCP Collection
2. Buka salah satu file foto, kemudian eati GCP di foto tersebut. Pada umunya GCP
berupa premark berbentuk silang. Untuk memudahkan pencarian disediakan file
indeks. Dalam praktikum ini file yang digunakan PHOTO INDEX [Link]
Gambar 1,31 Use Point GCP
3. Jika sudah menemukan GCP pada file tersebut, klik use point kemudian untuk
koordinat GCP bisa dilihat di koordinat_GPS PRAKTIKUM [Link] Setelah
diinput data GCP klik Accept.Gambar 1.32 GCP Collection (2)
4, Lakukan hal terebut di foto yang terdapat GCP, simpan file.
+2
5. Kemudian klik ikon <> (Residual Report) untuk mengetahui rms
ro |e
aes eT
Bia dedtnae
Gambar 1.33 Tampilan Residual ReportGambar 1.34 Hasil overlay
1.2.5 Proses Orthophoto
Orthophoto adalah proses penegakan kembali foto udara akibat dari kesalahan
saat pemotretan udara,
1. Pada scrollbar processing step, pili Ortho Generation
Gambar 1.35 Ortho Generation
2. Pilih Schedule Ortho Generation
Gambar 1.36 Tampilan Schedule Ortho Generation
3. Pilih semua citra yang akan ditransfer untuk diproses Orthophotoalesse
‘eu rarer: ereaery
Siihicisres/ceaainey pews
OL shennan
Sao
=e
So a ne
ont ala
Gambar 1.37 Transfer Foto
4, Kemudian klik Generate Orthos.
5, Maka akan muncul tampilan berikut untuk mengkoreksi DEM, klik Yes
DEM and Bevin offeet te not secitec!
Use zee elevetonto conect each mage?
Gambar 1,39 Proses Generate Orthos
6. Jika telah selesai, status foto akan menjadi ortho done.alibi wane
Gambar 1.40 Ortho Done
1.2.6 Proses Mosaic
Mosaic adalah proses penggabungan dari beberapa citra yang saling bertampalan,
1. Pada scrollbar processing step, pilih Mosaic
Te Wine Unens Hae
Gambar 41 Proccesing step Mosaic
2. Klik ikon Define mosaic
3, Maka akan muncul panel dari Define Mosaic
Sentero
TT]
Erte]
a0—————
eq ———
ore
2)
Gambar 1.42 Panel Define MosaicTentukan batasan foto yang akan dimosaicing dengan cara memblok area
mosaicing dengan mengubah batas berwama putih. Berikut adalah tampilan
mosaic yang akan dibuat,
Gambar 1.43 Blok Area Mosaic
Kemudian klik Create Mosaic File, Buat nama file dari hasil mosaic pada file
selector dengan save as (TIFE).Klik save
Rnvowe
seen: [Pannen SCS
SS
irene 3]
Gambar L45 File Selector6. Setelah proses Define mosaic area selesai, pilin proses Automatic
Mosaicing. Maka akan mucul tampilan berikut.
un at
saath
ha ae
[fesiecwroantatdaceearonay
cS] SS Ss
Gambar 1.46 Panel Automatic Mosaicing
7. Klik Generate Mosaic. Maka Mosaicing akan diproses.
fowteoues Cal
D) reesemmcioecmd
Gambar 148 Mosaicing Finish1.2.7 Konversi dari PCIDSK (.pix) ke TIFF (.tiff)
1, Pada OrthoEngine, pilih menu File- file utility
Gambar 1.49 Tampilan Menu File
2. Pilih menu file > export to
2 ene ees
Le Wsetfao haat
‘Sloe fr inset
Gambar 1.50 Menu Export3. Pada Browse Source File pilih citra foto udara yang telah dimosaic, kemudian pilih
tempat file yang akan disimpan,
J | ad
Beawe_| Desinaoniel'p
iano SI owe — |
a
—
Gambar 151 Pane! Export File
4._Klik Browse utuk Destination Folder utuk menyimpan file. Klik save
seen [J Roaumfar———S~S Y= BE
a: aed a Date modied
an Ne tens mach your seach
a
cose
lea
i
Compe
«
Nk
Ferare: — frome_rage al
Smeasnpe: [ESZeVinaw bmp (imp) id
Gambar 152 File Selector destination folder
5. Pada output file pilih tiff.ee
“Bonn | cena fe Wate Vaan giae Pap
Set
EEN] core $2]
hao SI sl | ale] ned
TT WaT Sets Svea SES
Gambar 53 Output file iff
6. Pilih file yang akan di export, Klik Add
dw Soseth€ WsantFin UsPahanneett
_Brman_| Desire iE Wasnt oomene mace
ute
wey ove | —— 2]
Peer Detar
a 1 | el
TT We] arthaan itp xaee
Gambar 154 Add File t0 export
7. Klik Translate
Erpertro many
se]
Gambar 185 Export Proccesing
8, Berikut adalah tampila foto yag telah di mosaic yang dibuka oleh Windows
Photo Viewer.Gambar 1.$6 Foto hasil Mosaic
Anda mungkin juga menyukai