INVERSMATRIKS:
Jika A dan B adalah matriks persegi, dan berlaku
maka dikatakan matriks
A dan B saling invers. B disebut invers dari A, atau ditulis
. Matriks yang mempunyai
invers disebut invertible atau matriks non singular, sedangkan matriks yang tidak mempunyai
invers disebut matriks singular.
Untuk mencari invers matriks persegi berordo 22, coba perhatikan berikut ini.
Jika
dengan
sebagai berikut:
, maka invers dari matriks A (ditulis
) adalah
Jika
maka matriks tersebut tidak mempunyai invers, atau disebut matriks
singular.
Sifat-sifat matriks persegi yang mempunyai invers:
Contoh: Diketahui A =
dan B =
Selidiki, apakah A dan B saling invers?
Penyelesaian :
Matriks A dan B saling invers jika berlaku A B = B A = I.
AB=
B A=
Karena A B = B A maka A dan B saling invers, dengan A1 = B dan B1 = A.
Menentukan Invers Matriks Berordo 2 2
Misalkan diketahui matriks A =
, dengan ad bc 0.
Suatu matriks lain, misalnya B dikatakan sebagai invers matriks A jika AB = I. Matriks invers
dari A ditulis A1 . Dengan demikian, berlaku :
AA1 = A1A = I
Matriks A mempunyai invers jika A adalah matriks nonsingular, yaitu det A 0. Sebaliknya,
jika A matriks singular (det A = 0) maka matriks ini tidak memiliki invers.
Misalkan matriks A =
dan matriks B =
sehingga berlaku A B = B A = I.
Kita akan mencari elemen-elemen matriks B, yaitu p, q, r, dan s.
Dari persamaan A B = I, diperoleh :
Jadi, diperoleh sistem persamaan :
ap + br = 1 dan aq + bs = 0
cp + dr = 0
cq + ds = 1
Dengan menyelesaikan sistem persamaan tersebut, kalian peroleh :
Dengan demikian,
Matriks B memenuhi A B = I.
Sekarang, akan kita buktikan apakah matriks B A = I?
Karena ad bc 0, berlaku B A =
=I
Karena A B = B A = I maka B = A1.
Jadi, jika A =
maka inversnya adalah :
untuk ad bc 0.
Contoh
Soal
Tentukan invers matriks-matriks berikut.
a. A =
b. B =
Jawaban:
18
Menentukan Invers Matriks Berordo 3 3 (Pengayaan)
Invers matriks berordo 3 3 dapat dicari dengan beberapa cara. Pada pembahasan kali ini
kita akan menggunakan cara adjoin dan transformasi baris elementer.
a. Dengan Adjoin
Pada subbab sebelumnya, telah dijelaskan mengenai determinan matriks. Selanjutnya, adjoin
A dinotasikan adj (A), yaitu transpose dari matriks yang elemen-elemennya merupakan
kofaktor-kofaktor dari elemen-elemen matriks A, yaitu :
adj(A) = (kof(A))T
Adjoin A dirumuskan sebagai berikut.
Invers matriks persegi berordo 3 3 dirumuskan sebagai berikut.
Adapun bukti tentang rumus ini akan kalian pelajari lebih mendalam dijenjang pendidikan
yang lebih tinggi.
Contoh Soal 19 :
Diketahui matriks A =
. Tentukan invers matriks A, misalnya kita gunakan
perhitungan menurut baris pertama.
Jawaban :
Terlebih dahulu kita hitung determinan A.
det A =
= 1(1) 2(2) + 1(1) = 2
Dengan menggunakan rumus adjoin A, diperoleh :
adj(A) =
Jadi, A1 dapat dihitung sebagai berikut.
b. Dengan Transformasi Baris Elementer
Untuk menentukan invers matriks An dengan cara transformasi baris elementer, dapat
dilakukan dengan langkah-langkah berikut berikut.
1) Bentuklah matriks (An | In), dengan In adalah matriks identitas ordo n.
2) Transformasikan matriks (An | In) ke bentuk (In | Bn), dengan transformasi elemen baris.
3) Hasil dari Langkah 2, diperoleh invers matriks An adalah Bn.
Notasi yang sering digunakan dalam transformasi baris elementer adalah :
a) Bi Bj : menukar elemen-elemen baris ke-i dengan elemen-elemen baris ke-j;
b) [Link] : mengalikan elemen-elemen baris ke-i dengan skalar k;
c) Bi + kBj : jumlahkan elemen-elemen baris ke-i dengan k kali elemen-elemen baris ke-j.
Contoh Soal 20 :
Tentukan invers matriks A =
dengan transformasi baris elementer.
Penyelesaian :
Jadi, diperoleh A1 =
Keterangan :
1/2 B1 : Kalikan elemen-elemen baris ke-1 dengan 1/2.
B2 5B1 : Kurangkan baris ke-2 dengan 5 kali elemen-elemen baris ke-1.
B1 B2 : Kurangi elemen-elemen baris ke-1 dengan elemen-elemen baris ke-2.
2B2 : Kalikan elemen-elemen baris ke-2 dengan 2.
Contoh Soal 21 :
Tentukan invers matriks A =
Jawaban :
dengan transformasi baris elementer.