Pelatihan Generator Listrik AC
Pelatihan Generator Listrik AC
function,andApplicalion
EasicTheory
& 0peralion,
BAB II
ELECTRICGENERATOR
TUJUAN
parapesertaakandapat:
Diharapkan
1. Menyebutkan
fungsidarisistimelectricgenerator
prinsipdarielectrical
generation
2. Menjelaskan
ilustrasidan mengidentifikasi
3. Memberikan
secara
benarmasing-masing
komponen
darigenerator
4. Menjelaskanfungsi dari komponen utama
generator
5. Menjelaskan
secarasrngkatfungsi dari voltage
regulator
6 . Menjelaskan
denganur utanyang benar ,oper as i
darigenerator
selamastart.
PRINSIP
DASAR
PEMBANGKITAN
LISTRIK
9/7/2006
function,andApplication
)bjeclive,
Basic
Theory
& )peration,
FUNGSI
o^,* r,uou*
v EC H AN T c AL
i
+D >1
EN R GY
/
GN R AIOR
,r'
FPM
Gam bar1 - 1.
OPEMSIDASAR
9/7/2006
andApplication
Theory
Funclion,
0bjective,
Basic
& )peralion,
Sebuahpower transformer,melaluiregulatorakan
memberikan
eksitasike [Link]
dengan
dariteganganbusakandipantaudandikoreksi
ini.
rangkaian
akan
transformer
Sebuahcrosscurrentcompensating
yang
untuk
ke
regulator
sesuai
memberikansignal
mengaktifkansistim load sharing (mengakomodir
unityangdihubungkan
bebanreaktif)antarabeberapa
secaraparalel.
TYPEDANAPLIKASI
(Revolving
ArmatureGenerator).
2. Generator
denganmedanmagnetyangdiputar
(Revolving
FieldGenerator),
REVOLVINGARMATUREAC GENERATOR
GeneratorAC dengan kumparanutama berputar,
medan
kumparanstatornyaakan membangkitkan
berfungsi
rotornya
elektromagnetik. Sementara
sebagaikumparanutamayangberputardalammedan
tegangan
magnet,memotongfluksidan menghasilkan
jenis
ini output
k eluar anyang [Link]
g ener ator disalur kanm elalui cincin putar d an
sebagaiarus
tetap dipertahankan
karakteristiknya
b olakbalik.
9/7/2005
andApplication
Funclion,
& )peralion,
Basic
Theory
abjective,
e/7/2006
l
funclion,andApplrcation
lheory& )peration,
)bjeclive,
Basic
stasioner,
Karenaoutputpowerdiambildari kumparan
langsungke
maka outputnyabisa disambungkan
externalload melaluiterminalyang [Link]
contactyang bergeserpadaterminalyang tetap dan
seluruhrangkaianoutput secaraterus menerusdi
bahayadari bungaapi
isolasi,sehinggamengurangi
potential.
ground
(arcing)antarakonduktor
ke
RATING
nilaibebanyang
AC generatormendekati
Kemampuan
[Link]
ditanggungsecaraterus menerus. Mampu untuk
menahan kelebihanbeban dalam waktu tertentu.
generatormenanggung
bebanditentukan
Kemampuan
panas
yang
Dim anapanas
timbul di dalamnya.
oleh
yang timbuldisebabkan
oleh arus [Link]
generatordapat juga ditunjukkandengan kapasitas
aruslistrik.
Ar us maksim umyang dapat disuplaioleh seb uah
pada:
generator
ACtergantung
m aksim um
kar enapanas( I2R)yangda pat
1. Rugi- r ugi
utam a,
ditahan
olehkumpar an
2. Rugi-rugimaksimumkarena panas yang dapat
dalammedanm agnet.
ditahan
Kemampuan generator tergantung juga
penguatnya.
darigenerator
kemampuan
pada
Kemampuangeneratorbiasanyadicantumkandalam
nameplateyang ditempelkanpada bagian luar dari
[Link] umumnyasebagai
berikut:
serialandtypenumbers.
1. Manufacturer'
Voltageratings(output)
of output
6. Frequency
KW
rating
7. KVAand
TralningConductedby PT. Pakarti Handayanrhy
e/7/2005
function,andApplication
[heory& 0peration,
Easic
)bjective,
*------fpquency
--=------Voltage
50 l1z
480
600
3,300
2,400
11,000
5,500
13,800
4,L60
TypicalCentaurGeneratorPackagedan Generator
padaGam bar1.2 dan Gam bar1 .3
Type ditunjukkan
di bawahini.
TrainingConductedby PT. Pakarti Handayani-hy
9/7/2006
Function,
andApplication
Theory
& )peration,
)bjective,
Basic
EXH ^U ST
T U F BIN E
EN G IN E
I
I
i
I
GE AR
U N IT \
GENERATOR
y-
7;:.:,,>*)
\
ENGINE
GAGE
PANEL
I N TE RCONNE CT
SH AT T
PACXAG E
SK ID
Package
Gambar- 1.2 TypicalCentaurGenerator
[Link]
Gambar- 1.3 TypicalCentaur
TrainingConductedby PT. PakartiHandayanrhy
9/7/2006
nts
GeneralorMajor Conpone
BAB II. 2
GENERATORMAIOR COMPONENTS
MACHINERY
CONSTRUCNON
F IELO Lf,ADS
[Link]
XCITERARM ATUR\\' INDINC
EXCtIER FIELOlllNolNC
EXCITERFRAIIE W II{ DINC
SLEEVg BEARI]' iG
sTAt0R AR:.lArtr REwlNollvc
cElgelr on
BRACINCRll,JG
9
l0
II
l2
Il
t4
15
1b
IIAIN LtAD S
T EU IR AL LEAD 5
Sl Al 0R LAr J l tr AIl 0Bs
s T Al 0{ r R At.t
R oT 0R s pt0tR
F r EL0 pot LAr ,l l hAT l oN s
F IELO \.'l N D l r {0
Ar ,r 0R T tSStuR | !| tuOIN C
I7 R 0 I0R F Al r
r 8 atR 0ET LEc T O R
l 9 SIIAFI
0r L s r r c A!Gf
3l 0r L R l tGS
SC R Etr r
?l tr {D 5x l tL0
?4 c EN R Al oR T ER U IN ALBl r
Exciter
Brushless
GeneratorSleeveBearing,
Gambar2 - L Konstruksi
9/7/2006
Generator
MajorConponents
STATOR
Statordibuatlembaran
besiyangdilaminasi
oleh"high
gradesiliconsteel",diberi lobangsecarapresisi,dan
diisolasi secara individual. Kumparan (winding)
berteganganrendah berupa "random-woundcoil"
yang lurus, memiliki slots yang "semi-close".
Kumparanbertegangan
tinggi berupa"form-wound"
dalamslotsyang lurus.Gambar2-2. memperlihatkan
typicalstator dan Gambar2-3 menunjukkan
ada 6
buahslotdalamstator.
S tator
Gambar2-2. TypicalGenerator
Stator
SI [Link] ECE
LAMINATION
[Link]
TrainingConductedby PT. Pakafti Handayani-hy
9/7/2006
MajorCom7onenls
Generator
on CoilEndTurns
[Link]
9/7/2006
MajorComponenls
Generator
UjungCoil
2- [Link]
Gambar
LeadConnections
[Link]
Spaceheaterterletakdi bagiandalamdari generator
akan mencegahpembentukankondensatdi dalam
kumparangeneratorsetelahshutdownpada periode
[Link]-matikansecara
otomatisoleh sistim turbine control selama urutan
startupdan shutdownjika tidak saklarpemilihdari
TrainingConductedby PT, PakartrHandayani-hy
9/7/2006
MajorConponents
Genentor
pada [Link]
sistimakan ditempatkan
bahwa
untukmemastikan
operatorhanya diperlukan
generator
mati.
selama
heatertetapberoperasi
TemperatureDetector)
SensorOpsi RTD (Resistance
windings.
temperatre
untukmemonitor
bisadipasang
ROTOR
dan elektrikal
secaramekanikal
Rotortelah dibalance
pada semua speed sampai L25o/odari speed
normalnya.
digunakandalamgenerator
Rotorjenis Cylindricalbiasa
fungsi
dan carakerjanyasama
rpm
tetapi
dengan3600
denganrotorjenisSalient-Pole.
9/7/2006
MajorConponents
Generator
T y p ic a l G e n e r a lo rRo t o r v r i th
Ro L ait n g E x ci t e r
Rotorwith Rotating
Gambar2-6. TypicalGenerator
Exciter
Kacauntuk melihat(sidegage)yangterletakdibawah
bearing digunakanuntuk memeriksaoil level di
reseruoir.
Sensor-sensorOpsi RTD (ResistanceTemperature
Defector) biasanyadipasangpada kumparanstator
bearingdarigenerator.
temperatur
untukmemonitor
EXCiTATIONSYSTEM
9/7/2006
nts
Generalor
MaiorComDone
frontbearing
suatubagianyangintegraldarigenerator
[Link] lengkapditutup dan cJiproteksi
denganpenutupyangbisadibuka.
Gambar2-7. Typicalexciterarmature-rotating
rectifierassemblv.
GE N E R A TORFIE LD
S U R GES U P P R E S sOR
EXC ITER
FIELD
E X CITE R
AR,"^ATURE
R OTA TIN G R E C TIFIE R
V OLTA GE
R E GU LATO R
ke brushless
Connection
Gambar2-8. Electrical
rotatingexciterdenganrotating
rectifierunit.
BEARING
9/7/2006
MaiorConPonents
Generator
EN O SH IELD
ER U SH XO LOER
SALL BEAR IN G
O U T EF BEAR IN G C AP
BEAR IN G LOC '( N U T
AN D W ASH ER
IN N ER BEAR IN G C AP
CrossSection
Bearing
[Link]
l
Jika sleevebearingyanEdipakai,udarapendinginan
untuk generator juga akan secara efektif
oil yangmengalirmelaluibearingke oil
mendinginkan
reservoir.
9/7/2006
Gene
ratorMajorConponents
OUIER BEAFINGC^P
IN N EB BEAR IN G C AP
SXAFT EXTENSIOT{
ST EEVE BEAR IN G
BEAR IN G F AC E
CrossSectiori
[Link]
Sum bermasalahum um yang timbul dalam mes i nmesirr rotasi adalah adanya arus yang mengalir d,
antara permukaan poros dengan bearing. Hal ini
terjadinyabearingpit (lubang-lubang
mengakibatkan
kecil),membakarpelumasmenjadihitam,dan dalam
scorethe shaft.
kasusmenyebabkan
beberapa
Arus tersebut dapat ditimbulkankarena adanya
hubungan pendek dalam kumparan penguat.
Penyebabumum ini adalahsalahsatu dari inherent
designdari pelapisanstator dan pengaturankutubkutub medan [Link] yang
isolasiterhadap
dapat dilakukanadalahmemberikan
pegaruhdari arus poros,
bearinguntuk mengurangi
atau bahkan memutuskanhubugannyake tanah
(gr ound) .
Hallainyangjuga tidakkalahpentinguntukgenerator
System),Sistem
set adalahSistemIsolasi(Insulation
Pengetesan
dan
(Ventilation
System)
Ventilasi
(Testing).
SYSTEM
ISOLATION
SistemIsolasimenurutNEMAstandardterbagiatas
jenisini
padagenerator
KelasA, B, F dan H. Umumnya
memilikiKelasIsolasiF.
TralnrrtgConductedby PT. PakarttHandayani-hy
9/7/2006
Generator
MaiorComponents
Gam bar
9- [Link]
yang ada
Banyak konstruksi ventilasi/enclosure
pemilihannya
Kriteria
menurut NEMA standard.
didasarkanpada kondisi lingkungan di mana unit
tercebut beroperasi, kondisi opt-?si, ruangan
yang tersedia, dan biaya, Pemilihanpelindungyang
denganhati-hati.
sesuaiharusdilakukan
"open dripSebagianbesar aplikasimenggunakan
pelindung
pemakaian
khusus
proofenclosure".
Hindari
yangmemerlukan
biayatinggi.
10
t--
9/7/2006
Generator
MajorConponenls
TESTING
Pengetesan
terhadaprotatingequipmentbervariasi
sesuaipabrikantetapi menurutNEMAstandarddan
IEEEstandard,
meliputi:
o
o
a
D
o
o
o
o
tr
o
Temperature
rise/heatrun.
Waveform characteristic
Efficiencies
Shortcircuitcapability
Saturation
Overspeed
Vibration
Highpotential
and megger
Noise
Reactance
measurements
11
9/7/2006
BAB II.3
SPEEDCONTROLSYSTEM
OBJECTIVE
parapesertaakandapat:
Diharapkan
fungsidarisistimspeedcontrol
1. Menyebutkan
operasidari speedcontrolsystemsaat
2. Menjelaskan
beroPerasi
unitpackage
secara
3. Memberikanilustrasi , mengidentifikasi
control
speed
dari
komponen
masing-masing
benar
sYstem
4. Menjelaskankarakteristikoperasi komponenutamadarispeedcontrolsystem
komponen
SISTIMDAN FUNGSI
URAIANOPERASI
mesinTurbinedibacaolehmagneticpickup.
Kecepatan
Dipasangpada gear yang berputar pada suatu
mesin
yang proposional
dengankecepatan
kecepatan
signal
AC
pickup
membangkitkan
magnetic
turbine,
kecepatan
proposional
dengan
yang frequensinya
mesin turbine. Sirkuit yang presisi mengubahAC
Voltage menjadi DC voltage dan sebaliknya
mesinturbine.
proporsional
dengankecepatan
Kecepatanmesln turbine di set dengan kecepatan
pada [Link]
rated normalpotentiometer
potentiometerkecepatantrim eksternaldapat juga
settingVoltagelaludi
Kecepatan
mengaturkecepatan.
bandingkandenganspeedVoltageyang sebenarnya
pada controlamplifierdan apabilaada perbedaan,
voltageyangsesuaike
mengirim
Controlservoamplifier
lebihtinggi
[Link], jika kecepatan
mengurangi
akan
amplifier
control
dari speedsetting,
bahanbakar
outputnyadan actuatorakanmengurangi
ke mesinturbine.
9/7/2006
Controltfqllfft
Speed
ELECTRO
HYDRAULIC
ACTUATOR
Di dalamspeedcontrolsystem,electrohydraulicservo
actuatormenerimasignallistrikdari [Link]
tekananservohydraulic
langkahini akan memberikan
terhadapperubahansecaramekanik,baik itu throttle
valve atau liquidfuel controlvalvetergantungpada
fuelsystemyangdigunakan.
OPEMTORCONTROL
DEViCES
SpeedContrctlSystem
2301WOODWARD
GOVERNOR
System
Governor
Gambar4-1. 2301Woodward
9/7/2006
SpeedControlSvstem
Governormenerimamasukandari magneticpickup
(lihatgambar)dan daritrafo arusdan trafotegangan.
Keluaran dari Governor disambungkan ke
yang dikirim
Electrohydraulic
[Link]-signal
dari governor ke actuator untuk mendapatkan
hubungan antara kecepatan dan beban yang
diinginkan,sesuaidenganyang dimintaoleh signal
governor
masukan
S P E ES
DE N S IN G
F L U XF I E L D
GEARTEETH
speedPickup.
Gambar4-2. Magnetic
9/7/2006
I
SpeedControlSvstenr
S E R V OA C TU A TOR
Diagram
Gambar4-3. SpeedSensing
ApabilagovernormenerimasignalAC, Signaltersebut
akan dikonversike suatu teganganDC dan akan
ke Sum m [Link] i ni
mengir imnya
turbineyangdimiliki (HAVE)
mewakilikecepatan
sekar anghar usdibe r i k an
Sebuahsignalpembanding
ke Generatoruntuk menunjukankecepatanengine
yangdiinginkan (WANT).Operatorharusmelakukan
pengaturan
terhadapsaklarSpeedcontrolpadaturbine
panel
yang menunjukankecepatanyang
control
diinginkan ( W ANT) . SebuahsignalDC lalu dik i r i m
ke summingjunction yang menunjukankecepatan
(WANT).
yangdiinginkan
Padasum m ingjunction,2 ( dua) signals,yang k i ta
miliki/HAVE dan yang kita inginkan/WANT,
Apabilaberbeda,sebuahsignalerror
dibandingkan.
dihasilkandan dikirim ke [Link] amplifier
actuator
untuk menggerakkan
mengaturkeluarannya
padaar ahyangm eniadakan
signaler r or '
LOADSENSING
StteedControlSustent
Bagiansensorbebandari governorselaludigunakan
bila duaataulebihgenerator
di pararel.
S ensorbebanmembuatper ubahan
dar ijum lahbahan
bakar pada setiap mesin yang diterima sehingga
dengandemikianbebandapatdiseimbangkan
di antara
mesin-mesintersebut. Bagaimanapun,kecepatan
mesintidak akan berubaholeh [Link]
baik, beban yang dirubah dari satu generatorke
generatoryang lain dengankecepatanyang dijaga
konstan. Perubahan kecepatan akan merubah
frekuensikeluaranlistrikdari tujuan 60 atau 50 cycles
yangdibutuhkan.
Sensorbeban akan menerimasignal masukandari
[Link]-signal
arus dan tegangan
dari Generatorini akan digunakan
oleh sensorbeban
untukmenghitung
kilowatts.
SebuahteganganDC lalu
dihasilkanyang proposional
denganbeban kilowatt.
Tingkattegangandc ini dianggapsebagaipenguatan
beban(LOADGAIN).
Signalpenguatanbebanjuga dikirimsistimgovernor
dari generator-generator
lain yang berjalanparallel
untuk dipakai sebagai perbandingan. Selama
paralelisasi,
bagiansensorbebangovernordari setiap
mesin sebenarnyadiinterkoneksi. Bila generatorgeneratordiparalelpadamodeISOCH,baqiansensor
bebandarisetiapgenerator
membandingkah
bebannya
yanglain
denganbebanpadagenerator
BagianDC dari load sensorpada 2 dua governor
pada(lihatgbr), Leveltegangan
systemdigambarkan
DC (load gain) yang melewatirangkaianjembatan
sensorbebanakan sebanding
denganbebankilowatt
generator.
9/7/2006
rcedControlS
SETA
ENERATOR
SETB
ENERATOR
Gambar4-4. Loadsensingdiagram
LOADSENSOR
MULTIPLEUNIT
9/7/2006
CotttrolSVstenr
il3
Unit.
Gambar4-5. BasicLoadSensor,Parallel
LOADSENSOR,
SIN GL U
E N IT
9/7/2006
( irrr/rtr/Sr/slt'ltl
.S/rt't'r/
0t . DR00e
C 0Na0r
l
\ PlRntt
L tttiEs
rl
l, t
lli
-t r-r' ! --^
r r
L ----l+
/ ur hLn
'\
I i
r7 ' ^ 1 \u ,
I L0l0
/ SENSOI
ll-' i
- a . . L ''t , /
c rr
-fi,'f*;*i,'-n'" r/
.
5,,,
ry
Y
|
I
\^
,-
r r
*c:'
Y
^" ' l
li-i;.-l-i,
u:
-I 75(
:i ' \\
'
I
/.'
ii h t\
\,i
i;.;, rn I
,/
I
D^^^"
i ooP I
ri
C R OOP
CONTROI
I
Is0c
I
TCSUMMIIiG
Tr0N
JUr'/C
u )i
SingleUnit
Gambar4-6. BasicLoadSensorSchematic
Coyyglpyl!311_
Sp':ed
tl
(rOCr0
la
I
l-l
-l )r tl
rl
rl
rgtt
(firr
i
{
rstt
cnrr
rrya
I
I
I
rutc
c#.r
rlEqa
I
I
I
rl
r-L
9r
rl
,,1
l!
I
I
I
I
I
qt0
I
I
I
-11:
Oi i ,ft.r dx
ti
----l
,I
vrro l_fiL
{,
I
EJ.{?iE'A-6.7
LJ
r,Lli
rr*
I
I
I
I
I
Irh
r {{tl
Hl0
-.!
ilca([Link]
I
L__
'rct3
cl0t
Elimimiil.i5
rh
i.
-"lrFtu
fl
f-.7 0
L __r
lgla
|
-T-|-=u
rI
-T
_l
----l
Diagram
Gambar4-7. SpeedControlSystemSchematic
10
9/7/2006
Regulator
Vollage
BAB II.4
VOLTAGEREGULATOR
VOLTAGEREGULATOR
statis,
Voltageregulatoradalahalat yang benar-benar
dari tipe silicon-controledrectifier (SCR) dengan
dan dipasanguntuk
sebuahzenersebagaireference,
phase
sensing.
Semuarectifieradalahdarisilicon
single
PadaRegulator
dan di sealsecarahermetical.
terdapat
(CCC) untuk operasi
cross-current-compensation
parallel.
Regulatormempunyairentang pengaturanvoltage
sampai5 persenmelaluirheostatyang bisadiletakkan
Sebuah
sampai30.4 meter(100 feet) dari generator.
(sekitar
1.5 kVa)
trafo tegangan fasa tunggal
memberikanpower ke voltage regulatorpada sistim
tegangan
tinggi(di atas600volts).
di
Outputdari generatorke regulatorakan disensing
tiga lokasipada regulator: "sensingcircuit","power
compensation"
stage"dan "cross-current
Ganrbar- 6. TypicalVoltageregulator
91712006
Voltage
Regulator
EXCITER
GENERATOR
S E N S IN G(A C )
VOTTAGE
REGUTATOR
Gambar- 7. Skematikdaristaticvoltageregulator
Sensing
Circuit
Preamplifier.
Amplifierakanmenerima
signalerrordari unit sensing
dan meng-aplify
dan menstabilkan
signalnya,
sehingga
mengurangi
voltageswingketikageneratormerespon
kenaikan
ataupenurunan
signal.
gating
Input
circuitadalahsignalyangdiperkuatdan
distabilkan(amplifiedsignal) melalui pre-amplifier.
Signal ini akan [Link]
sekitar70 persendari signalvoltage,kapasitorakandi
"discharge".
Hasildari lonjakanvoltasepadagerbang
(gates) dari dioda rangkaianakan menyebabkan
"powerstage"menjadibefungsi(operational).
Gatingcircuit
91712006
Voltage
Begulator
A- C G ENERATO R
CURRENT
8RU5HLE55
EXCI TER
GA TIN G
C IR CU IT
SENSING
CIRCUIT
EXCI TER
FI ELD
TA B ILIZ
I T SUSTAI NE
SHO RT- CI RCU
ANDEUI LD. UPCI RCUI T
D .CBA T T ERS
YO U R C E
Gambar- 8. Blockdiagramdarisuatuvoltageregulator
Powerstage
Stabilizing
Circuit
Rangkaian
ini bertugassebagairangkaian
umpanbalik
dimanaakan memungkinkan
koreksiawalyang cukup
besar dari signal yang mana akan memungkinkan
kembalinya dengan cepat dari sebuah variasi
perubahanoutput [Link] akan diikuti dengan
koreksiseperlunyaapabilavoltase gene5atorsudah
mendekati
hargayangsudahditentukan.
917l20M
Voltage
Regulator
Crosscurrent
Compensation
Droopmode.
L_3y!2_-i
,i
I
Crosscurrent
compensation
NoDroopmode.
91712006
Regulalor
Voltage
r - - - - - -1
a'l )
l"t
uJ
I u'
t
l
i
t
In a
+
I
*
+aR
BUS
ap
T-"
O L O AD
TOMPENSATION
C R O SC
S U R R E NC
B A L A N C EK
DV A RL O A O I N G
Crosscurrent
Compensation
bisa digunakanhanyabila
compensation
Crosscurrent
regulator dari semua generator yang sedang
beioperasi berada pada common bus saling
dihubungkankedalam crosscurrentloop. Generator
dengan
yang berbedakW ratingnyabisa dioperasikan
yang
transformer
apabila
crosscurrentcompensation
dipilih akan memberikan kira-kira sama arus
padamasingmasingbebangenerator'
secondarynya
yang
compensation
Padaaplikasiparallelcrosscurrent
"Unitgenerator,
switch
terdiri dari lebih dari dua
paralel"harus ditempatkanpada posisi"UNIT" pada
setiapsistim generatoryang tidak beradapada load
bus atau "voltage droop" akan diikutkan kedalam
yang
darigenerator
transformer
[Link]
compensation
tidak terbebanitidak akan memberikan
signal,tetapi akan menjadikansebuahvoltage drop
Voltagedropinijugamenyebabkan
terjadidiantaranya.
uoltug. dari "incominggenerator"untuk ber fluktuasi
sebelumdi Parallel.
denganmemanfaatkan
Fluktuasiini bisa dihilangkan
sebuahauxiliarycontactpada main generatorcircuit
pada
[Link] harusdihubungkan
ketika
dan di closed
dari paralleltransformer
secondary
generatordibuka'
main
dari
ketika circuit breaker
contactini akan terbukaketikamain generatorcircuit
7,t*f ,*.rrnt
ni'hy
rrt ht !'1' l' ukurt i I lunclu.t'a
917120c6
Voltage
Regulator
I
l------.-.-_-
breaker
di [Link]
contactini digunakan,
UNIT-PAMLEL
switchdaramparailering
modureharus
dibiarkan
padaposisiPAMLEL.
R E GU LA TORN O. 1
U NIT
P A R A LLE L
sw tTcH
G ENERATO R
No. I
(
REGULATOR NO. 2
UNIT
P A R AL L E L
GE NE RA TOR
NO . 2
./'
!
s wrT c H
REGULATOR NO. 3
U N IT
PA RALLE L
sw l rc H
G ENERATO R
NO . 3
KW CONTROLLER
(Option)
91712006
Regulator
Voltage
dengansumberyangbesar(utility).Padasaatoperasi,
unitini haruspadaoperasispeeddroop.
kW controller mengatur Motorized speed adjust
potentiometeragar beban nyata (real load) konstan
padaunitbilafrekuensi
dariBUSberfluktuasi.
System ini terdiri dari Rheostatyang berada pada
generatormeteringpaneluntukmengaturjumlahdari
real load (kW) dimanaUnit d'rjaga,dan sebuahswitch
ONdanOFF.
memutarcontroller
XW
IBTA
Ii
CAL
{R7
3)
GTIi E R A IOR
V OtIA Gt
RAIORCURRiiII
XW
st iis0R
Tc)
AtL
AUPLI; II RS
AVIRA(;T
I(II INPUT
FRO$
|(W("O}IIR OILTR IS )
OTH TR
[Link],R
RtFtRilrct
AUPttFrtn
GAllt
A)JUS]
(R 23)
IIIPUIFROIISCP
QUTNCY
To load
[Link],NCY
COI{IROtLER
POWI
R
A IIP tFIi .R
r@
552196
12.
Gam bar
Controller.
KVAR/PFController
(Option)
FungsionalBlock diagram, kW
KVAR/PFcontrollermenjagaBeban Keluaian-Reactif
(KVAR)konstanatau Constant PF, di set oleh dial,
pada generatorset pada saat unit di paraleldengan
bebanyangcukupbesar(Utility).
KVAR/PFControllermengatur MOTORIZEDvoltage
Reactive
untuk menjagaContilrnt
adjustpotentiometer
ltandas'ani-lty
91712006
Voltage
Begulator
pada BUS
Load atau PF pada unit apabilaVOLTAGE
bedluktuasi.
System ini terdiri dari Rheostatyang berada pada
jumlahdari
generatormeteringpaneluntukmengaturl
reactiveload (KVAR)atau pf, dimanaunit ini dijaga,
dansebuahswitchmemutarcontroller
ONdanOFFdan
untukrnemilih
modeyangdiinginkan,
KVARatauPF.
xvAn
[0 0 nA I0 A 0JUs t
1R 7l )
cA LtE FrTE
v0tTA 6t
r tR A l 0R
C U R R E ti I
:NtR .A I0R
TOA LL
RS
A I/P tIFIE
DITHI.R
A0Jusl
OIIH [R
05ctLu I0R
NIK E
REFT
A U P L It R
S S ?I97
Gambar- [Link],KVAR
Controller.
91712006
Voltage
Regulator
TO LOAD
V OLTAG E
A D JUST
P OTENTI O
ME TER
VOLTAGE
REGULATOR
--l
SURGE
SUPPRESSOR
GE N E R A T O R
A F M AT U R E
(ST A T IO N AR Y)
IG.E N E R A TOR
:FIE LD
R E C TIFIE R
A S S E MB LY
E X C ITE R
I
I
EXCI T
I FI
ELD
I ( STAT
AnMATURE I ARY)
_ ___J
generator/
exciterdan regulator
system.
dariTypical
Gambar- 14. Skematik
91712006
BABII.5
CONTROLS AND INDICATORS
OB]ECTIVE
1.
Dengansebuahilustrasi,diharapkanpesefta
akan
mampu
mengidentifikasi dan
menyebutkanfungsi control dan indicator
pada:
a. EngineControlPanel
b. Generator
Metering
Panel
c, CircuitBreakerPanel
d. Engine
GagePanel
Catatan
:
UMUM
LOCALCONTROL
CONSOLE
otialIor
ITIIiIK
tuaaaf
ffiIlot
tltfl
'ANII
...-1_.
),ooooo
I OOoOO
I oooqo
i ooooo
i eoooo
aagoo'l
OOOoo i
ooooo i
ooo90 |
oooool
f-_ltiilt--i
t il | { t
I
lN I I
It--lt i l | | a rl-l:l
;;:1ii;ii
,.li"i
::
OO
OO
l - t' I
- r 'l
I tr l l
;5
;;
tl\.,
I
i
i
l-l:
::
cooo
-fro 0 0
- j - - 't:-
I 'i
tl
-G..()'
-=
-G6
ir'
a.-
C)
-iN-
t.'l
ldl
t !:__:Jl
(roc^r)
(typical)
Gambar5-1. LocalControlConsole
9t7t20(\6
Con t ro I s an d lndicators
ENGINECONTROL
PANEL
yang mungkindisediakan
pada
Instrumen-instrumen
enginecontrolpanelmeliputi(lihatGambar5-2).
METER
.
SWITCH& LIGHTS
SaklarHornSilence
(Optional)
jenis
Suatusaklar
tomboltekankontakyangmenshutoff-audiblealarmhorn.
SystemControl
Saklar putar 3 posisi (OFF, LOCAL,AUTOyang mengontrolTenaga24 volt dc ke
REMOTE)
sistimkontrol.
.
Reset
Saklarjenis tomboltekan kontakyang me-reset
relay malfunction
dan mengeteslampu-indikator
malfunction.
Staft
Saklar jenis tombol tekan kontak cepat yang
menginisiasi
urutanstart
C) oooo
ooooo
ooooo
oc) ooo
ooooo
(i (ri l t F(rL
ooooo
ooo( ) o
ooooo
ooooo
ooooo
('"lz\irr
fi/'.
\>J
lrl
C) o"s*s
li:iN;":r.
LOC AL EN G IN E T I.'R BIN f
'C OH T R OL
PAN EL
Gambar5-2. LocalEngineTurbineControlPanel
9t7t2006
. stop
Saklarjenis tombol tekan kontakyang mendeenergizerelay controlstart untuk menshutdown
suatulampu
engine. Saklarini menghubungkan
merahyangakanmenyalabilasaklarditekan.
EngineSpeed- Isoch/Droop
Saklar2 posisi(ISOCH,DROOP)yang memilih
operasicontrolkecepatanuntuk modekecepatan
droop.
ataukecepatan
konstan(isochronous)
SpeedAdjust
Saklar3 posisi(OFF,INCR,DECR),spring-loaded
ke posisi OFF, yang mengontrol governor
pengaturkecepatan
motor.
EngineWaterWash(Option)
Saklarputar 3 posisi(OFF,ON) yang mengontrol
sistim penjernihan air untuk pembersihan
Kompresor.
EngineCrank(Option)
Saklar putar 2 posisi yang digunakanuntuk
(crank)enginetanpapembakaran
menghidupkan
yang dilakukanpada
/penyalaan(Combustion)
pemeliharaan
prosedur-prosedur
teftentu.
FireSystemLockout(Option)
Saklar2 posisi(OFF,ON) yang membantuatau
men-disable'dischargevalve' dari fire system
enclosure.
AlarmIndicatorLights
Malfunction
Lampu (merah) malfunctiondan lampu alarm
padasebuahpaneldi atas
(kuning)digabungkan
[Link]-plat identifikasi,Yang diberi
kode terhadaplampu-lampu,terletakdi bawah
tersebut.
di sisimeter-meter
lampu-lampu
GENEMTOR
METERINGPANEL
METER
Ammeter
Slim-linestyle,alat ukur yang dipasangveftical,
mengindikasikan
arus output generatordalam
satuanAmpere,untuk setiap generator3 fasa
yangdipiliholehsaklarpemilihammeter.
Voltmeter
Slim-linestyle,alat ukur yang dipasangvertical,
diskala sesuai dengan kapabilitas output
generator,mengindikasikan
teganganline-to-line
pada sisi generator atau bus dari rangkaian
pemutustenaga.
FrequenryMeter
Slim-linestyle,alat ukur yang dipasangvertical,
diskaladari 55 sampaidengan65 Hz (Sistim
generator60 Hz) atau dari 45 sampaidengan55
Hz (Sistim generator50 Hz), mengindikasikan
frekuensigeneratordalamsatuan1-171(cycle
per
detik).
KWKVARMeter
Slim-linestyle,alat ukur yang dipasangvertical,
diskaladari 0 sampai dengan 3000 kWkVAR
(atau dari 0 sampaidengan3 MWMVARpada
pemasangan),
beberapa
mengindikasikan
output
generatoractual dalam satuan kilowatt (atau
megawatt)atau daya reaktifdalamkilovar(atau
megavar).
SWITCHESDAN LIGHTS
SaklarAmmeter
pemilihan
Saklarputar3 posisiyang memberikan
arusfasageneratorke ammeter.
SaklarVoltmeter
pemilihan
SaklarputarB posisiyangmemberikan
indikasi tegangan line-to-linedari bus atau
generator,ke voltmeter.
SaklarKW/KVAR
I
Cont rols and I ndi cators
pemilihan
Saklarputar2 posisiyang memberikan
indikasikilowattatau kilovarke voltmeter.
Synchronizing
Saklardan lampu-lampu
Saklarputar2 posisiyangmembantusinkronisasi
rangkaian
dan lampu-lampu.
VoltageAdjustRheostat
Sebuah tombol putar yang memberikan
pengaturan
tegangan
outputgenerator.
Circuitbreaker
Saklardan lampu-lampu
posisi
yang mengontrol
Saklar kontak 3
pemutustenaga.
rangkaian
Lampuindicatorhijau akan menyalabila circuit
breaker terbuka, lampu merah menyala bila
circuitbreakerdi tutup.
Saklar dan Lampu-lampu
Synchronizer
Single Unit
9nn006
GENERATOR
WINDING Generator
WindingTemperature
Monitor (Gambar5TEMPERATURE
4) bila digunakan,terpasangpada pintu Local
ControlConsole.
Monitor modular dari unit juga menghubungkan
sebuahpengukursuhu,relaypembatasdenganset
point yang dapat diatur, tombol tekan untuk
menampilkansetiap setpoint pada meter, lampu
indicatoralarmdan lampuindicatorshutdown,serta
pushbutton
switchesuntukTESTdan RESET.
Dalamoperasi,jika suhu kumparangeneratorpada
tempat yang dipantau melebihi alarm setpoint,
biasanya150oC(302oF),lampuindicatoralarmakan
menyalatapi enginetidakshutdown.
Jikasuhuterus
bertambah dan mencapai shutdown setpoint,
biasanya160oC(320oF),lampu indicatorshutdown
akanmenyaladan [Link]
overtemperaturedikoreksi,kedua relay dapat di
resetdenganmenekantombolRESET.
f-LlMlr
2
lr
lO
.)
'
ADJUSI---_-l
|
?
2l
r ^J
,- |
1_r..rroc
12't21
( I nesn
TESTi:)
t::I_l:l
Gambar 5-4. Typical GeneratorWinding Temperatur
Monitor
ViBRATION
ENGINE
PANEL
MONITOR
pemilihan
SaklarpemilihbagianA memungkinkan
tingkat vibrasi channell atau channel 2 untuk
pada meter yang terletak pada
menampilkannya
TrainingConductedBy PT' Pakafti Handayani
10
9nn006
11
sEcnox A tltrDrca'IoR
PC'WER SUPPLY
D R AW ER
0R AW ER
ELAXK O AAW R
CO
r'
:S;
oc
oc)
CO
'a) a)
\J
MonitorPanel
Gambar5-5. EngineVibration
CIRCUITBREAKER
PANEL
Circuitbreakerpanels(lihatgambar5-6) diletakkan
dalam Konsul Kontrol Lokal. Panel ini meliputi
berikut:
nstrumen dan kontrol-kontrol
instrument-i
CIRCUITBREAKER
Semuarangkaianpemutustenaga untuk berbagai
rangkaiandalam sistim controlDC di tempatkandi
dalampanelini.
SWITCHES
Voltage Isoch/Droop
RotarySwitch2 posisiyaituOFFatau ISOCHdan
[Link] ini diposisikanke OFF atau
ISOCHselamaoperasigeneratortunggal.
Reduced Speed
RotarySwitch 2 posisiyang mengontrolmode
pelambatan
(deceleration
mode)padarangkaian
rampgenerator.
12
v 0 tI A [ t
t5ul11
0R00P
s\|ilcI
,H0tlRMtTtR
/ {i l l c l i l t r {O u R 5 )/ 5 T A I t t R
I
/ ltt'tttL
5Ptt0
I
t'
|
MrTrR
/
5]AR It,R
i ft(,il,ii
l Ir .1l 'l i ,i ], ^ l
,,t[ Ii i]
5Y5TFl,l
0c c0r'iril0L
it R c i , , i il R t A r t l {
/ j IrL,\c[\)
'i .\6i l i L
5i A i i i i ,.r.f i I
[Link]
Indicators
METERS
GAGEPANEL
Hourmeter
Hourmeter
aktif padasaat660lokecepatan
engine,
mencatatkumulatifjam operasidalamskala0.1
dar i1 jam sam paidengan9999.9jam.
Staft Counter
Counter ini juga aktif pada 660/o kecepatan
engine/mencatatbanyaknya
operasistarteryang
berhasil,
sampaidengan99,999start.
Panelgage(lihatgambar5-7) dipasangpadasisikiri
dari baseframe pada bagianbelakandari package.
Gage-gagedan saklar-saklartersebut mungkin
padasuatupane!yangmencakup:
dipasang
SWITCHES
Emegency Stop
Sebuahsaklartombol tekan kontak cepat yang
mende-energize
relay-relaystart control untuk
[Link]
padasaklarstopdi KonsulKontrolLokalmenyala.
13
EngineCrank
Sebuah saklar 2 posisi (OFF, ON) yang
dengansaklarcrank
secaraparallel
didihubungkan
pada [Link] digunakan
untuk menghidupkan(cranking)engine tanpa
penyalaan (combustion) selama prosedurteftentu'
prosedurPerawatan
GAGES
.
Gage
Pressure
Discharge
Compressor
Gageini diskaladari 0 sampaidengan160 psid
dan menampilkan tekanan kompresor, Pcd'
Tekananoperasinormai pada 1000/okecepatan
adalah sekitar 110 sampai dengan 125 Psi9,
tergantungpada temperaturmasuk udara dan
altitude.
Gage
GasFuelPressure
Diskaladari 0 sampaidengan300 psig),gageini
tekanansuplaigas yang di 'tap'
menunjukkan
padaflangemasukantarastrainerdan main fuel
valve,Tekanannominal185Psig.
TrainingConductedBy PT. Pakarti Handayani
L4
l
Controls and lndicators
''', , 1 - l
'\, ,;
i N{][Link] ,
- t rtf ,)l l i.,,1t
t
Hl
. :./
\-,
rN:
C Atl i j 5i i { l ii L
VAtVt Al ':/ f i' i
ccf{rt cI r0fi
( 5 Pl .r * s )
S Y S TtU
0C
E0x
Jtrfi cl l 0rt
(R U)
Gambar 5-7.
REMOTEENGINE
CONTROLPANEL
(oPrroN)
jauh (remote)
Sebuahpanelcontrolyang diletakkan
(Gambar5-B), ditempatkan
di dalamsuatu Control
Area/Room yang dipilih oleh customer, dapat
digunakan
dalarnhubungannya
dengancontrolpanel
pada controlconsole. Instrumentasi
yang tersedia
padapanelini meliputi,
METERS
Sebuahpengukursuhu turbineenginedan sebuah
pengukurkecepatan
turbineengineyang
dipasangkan
pada panelremotedan identikdenganmeter-meter
sejenispadapanelcontrolpadakonsulcontrol.
15
SWITCHES
pada panel remote: staft, stop, reset/
Saklar-saklar
dan speedadjustadalahsamadengansaklar-saklar
sejenisdi controlpanelpadacontrolconsole.
[Link]
INDIKATOR
Readyto Loadand Readyto Run
Lampu-lampuindicatorstatus ini dalah sama
lampu-lampusejenispada panel control local
padaenginekonsul.
RemoteStatusatau LocalStatus
Lampu-lampu
indicator
ini akanmenyalahijaybila
saklarcontrolpadapanelkosullocalditempatkan
padaposisiAUTO/REMOTE
atauLOKAL.
Malfunction
danAlarm
Lampu-lampu
indikatorini akan menyalamerah
atau amber,jika dipakai,jika setiaplampualarm
atau malfunctionpada panel konsul local
menyala.
l
Gas Fuel System Activated atau Liquid Fuel
System Activated (Hanya untuk Dual Fuel
System)
Lampu-lampu
indicatorini akan menyalahrlau
atau biru jika sistimbahanbakaryang dipakai
diaktifkan.
Jikadisediakan,
lampu-lampu
dansaklar-saklar
ini
padabagianbawahpanel.
ditempatkan
16
o
fr
.)
/-]\
\^/
,'\
\z/
/\
('9t,,
/\
\--l
\-/
(-\
\J
''d-lf\**
\]-/
PA{fl
co tr R o t
{e Eto r Et
Gambar5-8. TypicalRemoteControlPanel
L7
[;.,",,,
t ""-11 _
t.-"ir
(-.li
(._r)
(-,
i rl ' l--r':
.',
\t //
l--i'
l'
t:
-^
r ir:-
!r':ltlirrrl
uJ,'
1B
StartSequence
for Cenerator
BAB II. 6
FORGENERATOTR
srART SEQUENCES
OB]ECTIVE
parapesertadapat:
Diharapkan
1.
Menerangkan
tentang hubungan dari sistim(supportsystems)
sistimpendukung
2.
Menerangkan
suatu package
urutan operasional
bahanbakargas,dimulai
dengan menggunakan
saat start
Note : pada bagian akhir ada sebuah blok
diagramsebagaireference
SYSTEM
SUPPORT
INTERFACE
e/7/2006
SlAg
sd9
S TA IU S
c0i l TR 0L
t*,..t
FUEL
FLOW
Y
ri
ri
GEiIEM T OR
RE0UC
Tt0rl
ORIVE
ASSEMStY
SlART ER
c MilK rNG
Gambar7-1. SupportSystimInteface
STARTPROCEDURE
LOCALSTARTDENGAN
BAHAN
BAKAR
GAS
TrainingConductedby [Link]-hy
9/7/2006
Start Sequence
for Generator
2. Padapanelpengukuran
generator,
lampuCIRCUIT
yang
BREAKEROPEN
berwarna hijau akan
menyala.
ringkasan
Langkah3.
SaklarRESET
dilepas:
1. Semualampumalfunction
danalarmpadam
2. LampuREADY
TO RUNtetapmenyala
Trainury Conducted by PT. Pakarti Handayani-hy
15 detiksetelahsaklarstaftditekan:
1. Startermulaimenghidupkan
Lngine
Enginemencapai
kecepatan
15o/o
10 detiksetelahkecepatan
L1o/o
:
1.
Sistimbahanbakardiaktifkan
2.
3.
Suhuenginemulaibergerak
naik
20 detiksetelahkecepatan
l5o/o:
(shutoff)
1. Ignitiondimatikan
StartSettuence
for Generator
Kecepatan
660/o:
enginemencapai
1.
Slstimstaft berhenti
2.
Startmetermencatatstartengine
3.
4.
SistimVane variabel,bergerakkearah
bukamaksimum
5.
6.
Medangeneratorflasheddan generator
yangdikontrolmulaieksitasi.
. Kecepatan
enginemencapai
90 o/o:
governor
pengindera
Sistim
beban/kecepatan
dari engine,menerima
kontrolaliranbahanbakaryangdicapai
dan memantaukecepatanoperasiyang
d ip ilih .
1.
TO LOADyang berwama
LampuREADY
hijauakanmenyala.
2.
beban.
setsiapmenerima
Generator
Catatan
TrainingConductedby [Link]-hy
9/7/2006
-l
I
I
;glr
I
I
c:5
"i ;
I
I
a:i
" E t :l
:l
_l
"= 3
s 8338
Hgr
Ei'
s-t
- 2 EN
l Ei E
d3H
rS
i 3 ; d3lr l
t'
-l
ca
E5F
HBsg
YZg
133
r*s
rd:
o-u
AE
EEE
[+lsEl
rct
siE
l----g
gu
I
i
l-
/-\
--
3tt
P0:3
;;?
igE
r-
!r ra
i- i5
=a
rg;=
ig re :iExH
l i g:
--;
i
I
\T
BAB TI.7
GENERATORPERFORMANCE
ANALYSIS
Ti n i a u a n ;
yang mempengaruhi
Tiga parameter
padaunjukkerjadari sebuahgas turbine
generator
seu
-
Temperatur
udaramasukpadaenginedangenerator
Tekanan
sekitardariudaramasuk(altitude)
Rugitekananpadasisimasukdan keluarturbin.
Performance Conditions;
UnjukkerjaEnginedidasarkan
ataspersyaratan
standar(ISO)sebagai
berikut;
operasipada ketinggianpermukaanlaut (d =1.0), dengantemperatur
masukengine(T1)adalah59 deg F
Zeroinletand exhaustductsystempressurelosses
Zerocompressor
air bleedoutput(Bleedairvalveclosed)
Noauxiliary
powertakeoff(Standard
auxiliary
equipment
only)
100percentratedenginespeed,
t4,944rpm (50 Hzgenerator)
t4,95Lrpm (60 Hzgenerator)
-
Outputgearreduction,
gearGB=96 [Link]
efisiensi
generator;
Efisiensi
95,5percentpadabebanpenuh
95.0percentpadas/abeban
93.8percentpada7z beban
9/9/2006
Correction Factor, 6 =
Ambient pressure(psia)
14.7 psia
PenqqunaanKurva;
Tenagayangdihasilkan,
aliranudaradan suhu keluar,
- -'' dan aliranbahanbarar
[Link](LihatFigure# t and
# 2).
Kurvaini bisadigunakan
untukmenghitung
tenagamaksimum
yang dihasirkan
dalamkilowattpadasuatukondisisuniu
lamiiuntl ,ourn masukengine.
Figure# 3 digunakan
untukoperasidenganbahanbakargas,
Figure# 4 digunakan
untukoperasidenganbahanbakercair.
Sebagai
tambahan,ariranbahanbakardaramBTUper jam,
ariranudara(gas)
keluardalamkirogram
per detik(poundsper hour),iun sun,
udara(gas)keruar
dalamderajatcelsius(Fahrenheii;
niru diperoleh'untuk
tenaga
yangdihasitkan
padasuaturangeyangbesar
Exhaust
heatavailable
dapatditentukan
denganmenggunakan
formulaberikut:
wex
a
=
Cp (Tus - Tro)
66
dimana
n
Y
Wex
Heatavailable
in kW (Btu/hr)
Exhaustmassflow in kglsec(thousandslb/hr)
TrainingConducted
by pI. pakartiHandayani_hy
9/9/2006
Genera
tor Perfiin, ur ru nna lys,S
pressure
Ambient
kPa(psia)
101.4kPa( 14.7psia)
(Tug- Tru) = Temperature
dropin heatrecoveryequipment
Cp
Tse
Teg
TrainingConclucted
by [Link];ni-h1,
9/9/2006
ot
o
c
!
lqD
*)
4 r tr !.r
A!l l U o e .
M tr l AS
ligur e
l .l .l .
wllll
tfl
tl tl
l tr ) a m vt
C or r tc l i on
|sth
PN U *
[t
sl l
L tvtt
l ac tor
xw
for Al l i l r r dc
ru
Generator Perfcrmance,4nalysis
r ,l N I a l r r r ,t d t ta | ( ,1 5 L I
. ( i ( ) N r r N t( ) tl S
l ) U fY
! N C , AU XItIAR Y
H l A( t
KAt
OI f
. ZL ,IO fXIEFN AI
{{r C l
,tl L SSU n t
! r l ^ | U l l A! GAS I tr f t
Itl r a tr sl
tto w .
w l r /6 ,
xG/stc
tl r t( ) u sa h tr s
tOsl l tS
t u /r r ^ )
:u
'gi5^'"'y':'-
ll
rl
\l ---L
tt'
({r
,-,
t xctxt
kk,,
TrainingConducted
by [Link]-hy
EXAMPLE
Tentukanbesarnyakonsumsibahanbakar(gas)padabebanpenuh,s/cbeban
penuh,setengahbeban penuh dan AvailableExhaustHeat dari suatu gas
generator
setdengankondisisebagai
berikut;
Ambienttemperature
Elevation
Inlet ductloss
Exhaustduct loss
(Tse)
StackExhaustTemperature
150C(5eoF)
460m (1500feet)
500Pa(2 in. l't2O
100Pa(4 in. H2O
149oC(300oF)
DariFig.#3 pada15oC(59oF)diperoleh;
2800kWS
Darri
Fig.#1 pada460m(1000feet)diperoleh;
6 = 0.95
DariFig #2 pada2800kW6 diperoleh:
Inlet Loss = 0.056kWPa x 500 Pa = 28kW
= 27kW
ExhaustLoss= 0.027kPax 1000Pa
= 55kW
Total Loss = 28 kW + 27 kW
PadaBebanpenuh(2800kW6) diperoleh
Wf / 6 = t1.4 MW([Link]/hr)
PadaBeban% bebanpenuh(2100kWS)diperoleh
Wf / 6 = 9.4 MW(32 [Link]/hr)
PadaBeban1/2 bebanpenuh(1400kWS)diperoleh
Wf / 6 = 7.5 MW([Link]/hr)
PadaBebanpenuh(2505kW) diperoleh,
Wf = 11.4x 0.95 = 10.8M\/V([Link]/hr)
3/+
PadaBeban bebanpenuh(1954kW)diperoleh,
= 8.93MW([Link]/hr)
Wf = 9.4 x 0.95
3/+
PadaBeban bebanpenuh(1303kW)diperoleh,
Wf = 7 .5x 0.95 = 7.1 MW( [Link]/hr )
frainingConducted
by [Link]-hy
9/9/2000
PadaBebanpenuh(2800kW6) diperoleh,
lb/hr)danTeg = 429oC(805oF)
Wex/6 = 17.65kg/sec((139,6thousand
Pada3r'+
Bebanpenuh(2100kWa) diperoleh,
lb/hr)danTeg = 360oC(6B0oF)
Wex/6 = 17.7Lkg/sec((140.1thousand
PadaBebanpenuh(2605kW) diperoleh,
Q = 0.95x 17.65x 1.05(429- 149)= 4930kW ([Link]/hr)
PadaBeban3/abebanpenuh(1954kW)diperoleh,
Q = 0 .9 5x I7 .7 Lx 1.05( 360* 149)= 3727kW ( i2.7 [Link]/hr )
PadaBeban94 bebanpenuh(1303[rW)diperoleh,
Q = 0 .9 5x1 7 .7 3x 1 .05( 299- 149)= 2653kW ( 9.1mill,Btu/hr )
TrainingConducted
by [Link]-hy
9i9i2006
O perstiorrmtd Mshrtenance
BAB II.8
OPERATIONAND MAINTENANCE
8.1.
OPERATION
CHECKOUT
8.1.1 PRESTART
setiaphariataukalaubisasebelum
Pemeriksaan
berikutharusdilakukan
Kombinasi
dari PemeriKaanPrestaft,ProsedurOperasi
mesindijalankan.
kemungkinan
besar akan menemukan
Operasional,
dan Pemeriksaan
yang
terhadap performance'
berpengaruh
kondisi
abnormal
setiap
ini meliputibatterychaper & rack
(performa-unjuk
kerja. Pemeriksaan
package,
engineair filter,lubeoil cooler,dan konsul
turbine
assembly,
kontrol.
.
DieselStafter Engine
Oil harusdijagapadalevel
leveloil padaenginecrankcase.
1. Periksa
*FULL"
and"ADD"padadipstick(oillevelgage).
antara
dan mendinginkan
2. Periksa
enginecoolantleveldenganmematikan
[Link] padaposisi1/zin.(13 mm)daridasarpipa.
NOTE
Jika batteryberadadalamkeadaandischargedketika charger
keluaran
akanmenghasilkan
secaraotomatis
charger
dihidupkan,
dengandc
[Link]
maksimum
dalamcurrent-limit
melebihi
55A.
initidakakan
rating50A,current-limit
Training Conducted by PT: Pakartt Handayant-hy
9/7/2006
Operntiottand Mnhrtenance
Turbine Package
1. Periksaapakahsemuagage isolationhand valvesdalam posisi
terbuka(fullycounterclockwise).
2. periksaindikatorlube oil level. Reseruoirharus diisi sampai
hanyabisa dilakukan
indicatorlevel menunjukpenuh.(pekerjaan
unit)'
denganmen-shutdown
3. Periksaapakahlubeoil filter bleeddan drainvalvesdalamposisi
teftutuP.
apakahsemuakatupfuelsupplydalamposisiterbuka'
4. Periksa
5. Cektekananbahanbakarpadapanelgage'
6. Cekgeneratordan yakinkanSemuacoverdan guardsditempatkan
secara aman. Periksasemua louvers dan ventilationscreens
yang
terhadap benda asing atau material penghambatlain
ventilasi'
mungkinmencegahaliranudaradan menghambat
terjadinya
untuk mencegah
7. Cek semuasalurandan kencangkan
jika terjadikebocoran'
Perbaiki
kebocoran.
EngineAir Filter
udara pada jalan masukmesinaPakahada
Cek sistem PenYaring
ataukontaminasi.
clogging
LubeOil Cooler
Pada heat exchangerYang
1. Cek apakahterjadi kontaminasi
Prosesheat
alirancoolantatau mereduksi
mungkinmembatasi
transfer.
setiaP'terjadinYa
oil. Perbaiki
2. Cek apakahterjadi kebocoran
kebocoran..
. ControlConsole
(S118)switchke posisiOFF'
OFF/RUN
1. Letakkan
TrainingConrluctedby [Link]-hy
9/7/2006
Mode of
Operation
a.
b.
Engine Speed
IsocLy'Droop
Switch
Voltage
Isocly'Droop
Switch
ISOCH
Closed
DROOP
Commercial
c.
control svstern
d.
DROOP
Open
DROOP
9/7/2006
Operationand Maintenance
8.1.2 ENGINEOPERATION
.
warningberikut.
Perhatikan
WARNING
-
fl:meout
initialstaft atau restartsetelahSebelummelakukan
sebagai
ataugagalignition,exhaustsystemharusdibersihkan
berikut:
TrainingConductedby [Link]-hy
9/7/2006
O1teratiortand Mnbtenance
berikutdirekomendasikan
Sebagaitambahan,tindakan-tindakan
basis:
on a continuing
a. Lakukanperawatandan pengaturansemua gas turbine,
controls dan exhaust systems sesuai dengan yang
kan.
Pabri
direkomendasikan
b. Pastikanbahwa setiap exhaustgas valves atau dampers
[Link]
terpasangdenganbenardan beroperasi
y angs an g a t p e n t in g b a h wa ja | u r e x h a u s t g a s k e a t m o sp h e r e
TrainingConductedby [Link]-hy
e/7/2006
Operationand Maintenance
selaludijagadalamkeadaanbebashambatan
selamaengine
staft-updan operasi.
Pastikkan
bahwa,exhaustcollectordan exhaustsystemliquid
drainsdarigasturbineberfungsi
denganbaik.
d . Jagakualitasbahanbakaragar tetap padabatas-batas
yang
. Start Procedure
NOTE
Instruksi-instruksiberikut yang ditunjukkan dalam
tanda [ ] dapat dilihat pada displayscreen.
1. Periksa
apakahOFF/RUN
padaposisiRUN.
Keyswitch(S1BB)
7 . Pressand releaseLOCAL
Switch(51011).
3 . Pressand releaseACKNOWLEDGE
Switch (5117) dan RESET
dihilangkan.
5. TekanSTARTSwitch(S110)sekejap.
a. STARTING
Light(DS114)[Link]/postlube pump
pre-lubrication.
mulaistaftsdan melakukan
Enclosure
fan dan
dieselstafterdi-energize.
b. Setelah
mulaiterjadipre-lube
30-detik,
cycleenginecranking.
c. Setelaheniginedi-crankoleh stafter sampaikecepatan15
persen,purgetimer akan memberikan
suatuperiodapurging
(yang telah dipilihsebelumnya)
dari exhaustsystemmelalui
engineairflow"
TrainingConductedby [Link]-hy
e/7/2006
Operatiottand Mahtenance
d. setelahpurgecycleselesai,
liquidfuel dapatditerimaigniter
torchdanfuel injectors.
Bahanbakar,yangdipisahkan
oingan
bantuan
tekananudaradancampurannya,
dinyalakan
denlan
adanyaudarapembakaran
(combustion
air).Fenyalaan
akan
terjadibeberapa
detikkemudian
danmulaiterjadipembakaran.
STARTING
Light(DS144)akanberhentiberk-edip
tetapitetap
menyala.
e. Engineterusberakselerasi
dan enginetemperature
akannaik
sampai400oF(2+oo c). lrcNrrIoN] ditampitkan
pada
operationsummaryDisplay
screen,fueliamp diaKifkan,
fuel
torchdanignition
ditutup(shutoff).
f . Engine
[Link]
naiksampai66 percent.
Tekanan
Enginedrivenlubeoil pumpakannaikdanpre-lube
[Link]
systemdimatikan
dan startemasukke cooldowncycle,dan
starter clutch menutup(overruns).Voltagereguiatordienergize.
Vibrationmonitordipindahkan
dari posisioffsetke
[Link]
oF NORMAL
STARTS
Meter(M110)
registers
a successful
startand ENGINE
HOURS
Meter(M100)
mulaimenghitung
[Link]'Lighi
(DSl14)padamdan[RUNNTNGJ
ditampilkan
padaoperattn
Summary
Display
Screen.
g. Enginespeednaiksampai90 [Link]
[Link]
kecepatan
(speed-sensing
circuit)mulai bekerjamengontrol
bahanbakardenganbatuansignars
yangdikirimke mainfuel
actuator.
6 . Kira-kira
10 detiksetelahkecepatan
90 persentercaplai,
variable
guidevanesmembuka,
danenginespeednaiksampai100persen
dan READY
To LOADLight(DS1B6)
menyara.
Generator
set siap
menerima
beban.
7. Ketika
bebanditerapkan,
padaoperation
[oN LOADIditampilkan
B . Amatisemuametersand gagespadasaatenginespeednaik
menujuoperating
speedsetting.
9. Lakukan
operational
checkout
berikut
ini.
Training Conducted by PT. Pakafti Handayani-hy
9/7/2006
OperationalCheckout
Pemeriksaan
(Checkout)
harusdilakukansetiaphari setelahgenerator
set dijalankanuntuk memeriksa
apakahberoperasi
dengannormal.
catat speeds,pressures,
temperatures,
vortage,current,dan output
power sebagaibahan perbandingan
dengan besaran-besaran
yang
[Link]
padasaluranudara,oil ataufuei.
Pastikanbahwa generatorset dioperasikandengan aman setiap
waktu.
CONTROLCONSULE- OPERATOR
[Link]
. Enginespeed
. Enginetemperature
ENGINEGAGEPANEL
. Lubeoil filterdifferential
pressure
. Enginelubeoil temperature
. Enginelubeoil pressure
. Enginecompressor
pressure(pcd)
discharge
. Pcdlairassistreservoirpressure
. Dieselfuel pressure
,. STOPPROCEDURE
NORMALSTOP
Untukmenginisiasikan
suatunormalstop,tekansrop switch(sl11)
sekejap.
Kejadian-kejadian
berikutakanterjadi:
1. CIRCUITBREAKER
CLOSELight(DS165)padamdan CooLDoWN
Light(DS113)
menyala.
2. Setelahpendinginanselama 3 menit, the coolDowN Light
(DS113)padamdanSTOPPING
Light(DS111)
menyata.
3. Liquidfuel valvemenutup,combustion
berhenti,dan enginemulai
pelambatan
melakukan
(decelerate).
Lliquidpurgevalvemembuka
untuk memulaimelakukanpurgingterhadapanozzlesdan jalur
[Link]
terussampaiunit engine
speedturunsampai15 persenketikakatupmenutup.
e/7/2006
Oneratiortand Maintenance
FASTSTOP
WARNING
PosisiOFF/RUN
Keyswitch(S118)ke OFFhanyajika diperlukan
Untukmenginisiasi
suatufast stop, tekan FASTSTOPSwitch(S112)
[Link]-kejadian
berikutakanterjadi:
1. Generator
akanunloaddengancepat.
2. Engineakanshutdown
segeratanpamelaluiperiodapendinginan.
3. Postlubrication
akandinisiasikan
samasepertipadanormalstop.
MALFUNCTION
STOP
Jikasuatumultifunction
terjadiyang membutuhkan
unit di-shutdown
dengan segera, control system akan menginisiasikansuatu
multifunction
[Link] akan di-unloaddan engineharusdiyangsamapadafast [Link] kondisiini
shutdowndenganprosedur
merupakansuatu self-correcting,
engine dapat di-restartsetelah
[Link] kondisiini membutuhkan
perbaikan,
lakukancorrective
nraintenance.
.
REMOTEOPERATION
Pengoperasian
unitdarisuatutempatyangjauh (remotelo<ration)
dapatdilakukan
olehcustomer,dengantersedianya
remote'switches.
Prosedur
berikutuntukmempersiapkan
unit localcontrolconsolebagi
pengoperasian
dari remotelocation.
1. Ikuti prosedurRESTART
CHECKOUT
di atas.
2. Padalocalcontrolconsole:
Keyswitch(S118)padaposisiRUN.
a. Periksa
apakahOFF/RUN
b. Tekan dan lepas RESETSwitch (S114). Perbaikisemua
yangada.
Malfunction
9/7/2006
Operatittrtmul M aintenance
c. TekanREMOTE
switch (s101R).LocAL Light(DS101L)akan
padamdan REMOTE
Light(DS101R)
menyala.
'
8.1.3
GENERATOR
OPERATION
Generator
outputdipantaudan dikontroldari generatormeteringpanel
yangyangberadadi sebelahkanan,pintudepancontrolconsole.I]ustrasi
tentang generatormeters,system'scontrolsdan indicators
dibahaspada
BabII.6 di atas.
.
turbine
paner,
controt
danVOLTAGE
ISocH/DRoop
switchtbiool,
10
9/7/2006
feedercircuitbreakers.
Bebanjangansampai
6. Tutupswitchgear
generator
setrating.
melampaui
secara
7. LakukanOperationaf
Checkout,
dan fakukanpengamatan
engine dan generatoruntuk
berkalasemua instrumentasi
setberoperasi
normal.
memastikan
bahwagenerator
Manual Generator Parallel Operation
generator
Asumsi-asumsi
berikutpada bus dimanaoncoming
akan
dfparafeftefah siap untuk di-energizedan memungkinkan
untuk.
mengirimkan
beban.
l
1. Perhatikan
cautionberikut.
CAUTTON
11
e/7/2006
Operationand Maintenance
CAUTION
synchroscope
beradapada posisijam 12, pindahkanBREAKER
CONTROL
Switch(5106) ke posisiCLOSEuntuk menutuppower
circuit [Link]
CLOSELight (DS165)akan
BREAKER
menyaladan CIRCUIT
OPENLight(DS164)padam.
Switch(5104)ke posisiOFFdan cabut
B . Pindahkan
SYNCHROSCOPE
handle.
t2
9/7/2005
Operutiortand Mrintenance
TrainingConductedby [Link]-hy
13
9/7/2006
TrainingConductedby [Link]-hy
t4
8.1.4 GENERATOR
ELECTRICAL
CHECK
WARNING
Some high voltage devicescan store and maintain-a residualvoltagefor severalhoursafter the unit has been
stopped. A lethal electrical shock can result. Before
workingon or aroundthe equipment,dischargeall high
voltage circuitsby using a heavy insulatedcable and
shoftingeachphaseto ground.
l
8 .1 .4 . 1StaftupCheck
Lakukanpre-operation
staftupcheckpadageneratordenganmemutuskan
powercircuitbreakersataumemutuskan
mainbusdarithe circuitbreaker.
generator,
Hal ini akan mengisolasi
voltageregulator,dan meter-meter
untuk electrical check. setelah startup check selesai dilaksanakan,
shutdownunitdansambungkan
kembalibusdancircuitbreakers.
CAUTION
Ensurethat all loose items such as nuts,
washers, and spare wiring are removed
from the generatorset beforestafting
Jalankan(Stat) engine dengan mengikutiNormal Staft procedure.
harusstabilpada100persen.
Kecepatan
Rated voltage harus disalurkanpada kira-kirakecepatan80 persen.
[Link] tegangan
Aturtegangan
teftentudenganVOLTAGE
bahwageneratordan voltage
dapatdiaturdan dikontrol,ini menandakan
regulatorbekerjadenganbaik. lika tegangantidak dapat diatur atau
dan cek rangkaianterbuka(opencircuits)ke
dikontrol,unti di-shutdown
TrainingConductedby [Link]-hy
15
9/7/2006
Operationand Maintenance
Teganganeksitasike generator,
termasukrangkaian
PMG.
2.
3.
4.
Kerusakan
voltageregulator
Dalambanyak
kasus,
diperlukan
untukmencabut
semuabebandandaya
bus sebelummenerapkan
bebanawal generator.
Cek manualnya
dan
electrical
phase
trip circuitsdari semuacircuitbreakernya.
rotation
Cek
generator
sebelum
mengoperasikan
dalamparallel
mode.
WARNING
16
rumuswatts-varsdapatdiperiksadenganmenggunakan
Pengukuran
rumusberikut:
1.
2.
k V A =V o lt s x A m o s x 1 . 7 3
1000
polaritasdari
cek sambungan
Jika watts-varsmetergagalmenunjukkan,
(potential
(current
trafo
tegangan
transformer)
dan
trafo arus
transformer).
Rotation
8.1.4.3Phase
phase
paralel,
secara
duaataulebihgenerator
mengoperasikan
Sebelum
phaserotation
[Link]
(Gambar
9-1).
untukdilakukan
berikutinidirekomendasikan
TrainingConductedby [Link]-hy
L7
9/7/2006
ClRCUIT
BREAI(ERA
A
GEI{ERATOR
GambarB-1. PhaseCheckDiagram
1
2.
3.
4.
lalankanenginemengikuti
NormalStartProcedure.
5.
o.
7.
Jika pengecekan
telah selesai,shutdownunit-unittersebut
denganmengikutiNormalShutdownProcedures.
TrainingCondudedby [Link]-hy
OperationandMaintenance
8.2
MAINTENANCE
SCHEDULE
pada generatordibutuhkanpada
Inspeksidan scheduledmaintenance
yang
interval-interval
telah ditetapkan. Banyaknya Scheduled
padajam operasiperalatanper tahundan dibagi
maintenance
didasarkan
ke dafamtiga (3) kategori:Operational,
Intermediate,
dan [Link]
operationalmaintenance,
equipmenttidak perludi-shutdownsedangkan
untuk intermediatedan major maintenance,equipment harus dishutdown.
Operational maintenance berupa walkaround inspection untuk
memastikanbahwa equipmentberfungsisebagaimanamestinyadan
mendeteksi
tanda-tanda
awalpenurunan
unjukkerja.
protective
Intermediatemaintenance
lebihditekankanpada pengecekan
enginegenerator
systems,
cleaning,
dan memastikan
optimumequipment
peformance.
Major maintenancemeliputi pembongkaran
(disassembly)
komponenkomponensubsystem
teftentuuntukdiperiksa,
dan visualinspection
dari
jalur
komponen-komponen gaspadaenginedenganperalatanborescope.
8.2.1 OperationalMaintenance
yangtanpapengawasan,
Padapemasangan
continuous
operation,
atau
jarak
jauh,
procedures
,yangdioperasikan
secara
operational
inspection
trdakperludilakukan
[Link],direkomendasikan
untuk
praktis.
dilakukan
secara
8.2.2 IntermediateMaintenance
pada
Intermediate
maintenance
memerlukan
equipment
di-shutdown
jam operasiper
Dengantanpa
sebagian
besarinspeksi.
memperhatikan
tahun,direkomendasikan
bahwaintermediate
maintenancedilakukan
setiap6 bulanoperasi.
Maintenance
interuals
untuksubsequent
operation
padapengallaman
harusdibuatyangberdasarkan
selama
tahunpertama,
berkenaan
dengankemungkinan
operating
conditions
menghasilkan
lain
praktir
lebih
danintervalnya
19
9/7/2006
8.2.3 MajorMaintenance
Majormaintenance
harusdilakukandenganinterval 8000jam operasi.
Akan tetapi, operatingconditionsakan menghasilakan
interval untuk
melakukan
inspeKidanpemeliharaan
secaralebihpraktis.
Elemen-elemen
yangsudahtidak berfungsiatau rusakpada masalalut,
dan semua penyimpangan
lain yang telah diketahuipada inspeksi
sebelumnya
perhatianyang lebihbaikdengantanpa
harusmendapatkan
memperhitungkan
apakahsudah termasukdalam daftar tugas-tugas
pemeliharaan
(listof maintenance
tasks)ataubelum.
Penimpanan
catatanrinci merupakanhal yang sangat pentingdan
bermanfaat
sebagaisuatuperangkatpendeteksian
kerusakan
komponen,
pinpointing
malfunctions
untuksuatukomponen
tertentu,dan mendetekst
zuatu malfunctionsebelumhal tersebutberkembangpada tahap yang
padaunjukkerja.
berdampak
8.2.4
Scheduled
Performance
Tasks
Table 9.1 di bawah ini memuat scheduredperformancetasks yang
diperlukan.
Tabeltersebutditabulasi
sebagaiberikut:
Column
Peralatan(Equipment)
Column 2
Interuals
Kolomini berisisemuatindakan/kegiatan
yang
scheduled
maintenance
padaequipment
terdapat
manual.
Simbol-simbol
berikut
harusdigunakac:
Interual
Svmbol
Operational
Intermediate
Major
Column
O
I
M
Tindakan(Action)
Kolomini memuattindakanpemeliharaan
yangharusdilakukan.
20
e/7/2006
Operatiortand Maintenance
TABLE8.1.
SCHEDULED
PERFORMANCE
TASKS
interuals
Equipment
Action
O IM
GENERATOR
SET
BeforeShutdown
AfterShutdown
Checkfor discoloration,
cracks,chafingof
wires and lines, oil leaks, air leaks, and
unusualnoisesandvibrations.
Recordenginesystemspeformance.
Checkpipingarrangement
and [Link] all
pipingand ductingsupports,fasteners,and
hardwareare secure.
Performborescope
inspection.
Checkentirepackageexternally
TrainingConductedby [Link]-hy
2I
9/7/2006
OperationandMaintenance
TABLE8.1. SCHEDULED
PERFORMANCE
TASKS
Equipment
Intervals
O IM
TURBINE
Action
Checkenginecompressor
as required
Inspectthermocouple
harnessfor breakage
and generalcondition.
Inspectengineintakeand exhaustducting,
engine intake screen and all transition
pieces.
Training&nducted by [Link]-hy
22
9/7/2C06
OperationarrdMahttenance
TABLE8,1. SCHEDULED
PERFORMANCE
TASKS
Equipment
Interuals
OIM
TURBINE,
CONT.
X
STARTSYSTEM
FUELSYSTEM
LUBEOILSYSTEM
Action
Cfeanand inspectmagneticspeedpickup.
Checkfuel supplypressure.
Inspectfuel systemcomponents
for proper
operation.
I
Removeand inspecttorch assemblyand
ignitorplug.
Checkthrottlevalvelinkagerigging.
If
Checkslube oil for possibledegradation.
possible,
a lube oil sampleshouldbe taken
oncea monthfor laboratory
analysis.
23
e/7/2006
Operation andMaintenance
PERFORMANCE
TASKS
TIBLF 8.1. SCHEDULED
Eqqippent
Intervals
O IM
CONSOLE X
0ONTROL
Action
Checkcontrol consoleelectricalconnections
for securify.
BATTERIES
Checkelectrolytelevel of batteriesusedas
dc controlpowersource.
Performcontrolpower and ancillarypower
batterysystemloadtest. Checkbatteriesand
chargersfor operation.
TrainingConductedby [Link]-hy
24
9/7/2006