0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan1 halaman

Pengaruh Blended Learning pada Matematika SMP Bali

Dokumen ini merupakan ringkasan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP di Provinsi Bali. Populasi penelitian ini adalah 167.452 siswa SMP dari 9 kabupaten/kota di Bali. Sampel penelitian sebanyak 441 siswa diambil menggunakan teknik cluster sampling, yaitu dengan membagi populasi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan lokasi sekolah dan men

Diunggah oleh

Arisujati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan1 halaman

Pengaruh Blended Learning pada Matematika SMP Bali

Dokumen ini merupakan ringkasan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP di Provinsi Bali. Populasi penelitian ini adalah 167.452 siswa SMP dari 9 kabupaten/kota di Bali. Sampel penelitian sebanyak 441 siswa diambil menggunakan teknik cluster sampling, yaitu dengan membagi populasi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan lokasi sekolah dan men

Diunggah oleh

Arisujati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Ni Wayan Arisujati

NIM :1213011025
Kelas :VI A
Judul Penelitian:
Pengaruh Model Pembelajaran Blanded Learning terhadap Prestasi Belajar Matematika
Siswa SMP di Provinsi Bali.
Populasi:
Populasi diartikan sebagai sekumpulan unsur atau elemen yang menjadi obyek penelitian.
Populasi dalam permasalahan ini adalah seluruh siswa SMP di Provinsi Bali. Berdasarkan
data dari Kemendikbud dapat diketahui banyak siswa SMP di Provinsi Bali sebanyak 167.452
orang dengan rincian:
No
Kabupaten
Jumlah
1
Jembrana
10.080
2
Buleleng
30.854
3
Karangasem
16.998
4
Gianyar
16.722
5
Bangli
10446
6
Klungkung
8.378
7
Badung
26.541
8
Denpasar
29.512
9
Tabanan
17.919
Sumber: Data Referensi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI
([Link]
Banyak Sampel:
Menurut R.V. Krecjie dan D.W. Morgan (dalam Ari:2015) dalam tablel Krecjie yang tersedia
maka banyak sampel minimal yang harus diambil adalah 377 orang. Akan tetapi untuk
menghindari kesalahan yang terjadi maka sampel akhir dapat dicari menggunakan rumus
Warwick dan Lininger

377
441 orang
0.90 0.95

Teknik Pengambilan Sampel:


Teknik pengambilan sampe yang digunakan adalah teknik Cluster Sample. Teknik ini
memperhatikan adanya kemungkinan pengaruh perbedaan daerah asal terhadap hasil dari
penelitian. Sehingga pada penelitian ini populasi harus dikelompokkan pada klaster-klaster
yang pada kasus ini adalah kabupaten dan kota madya yang ada di Bali, selanjutnya
melakukan metode sampling acak pada setiap klaster yang telah dibuat. Pengambilan sample
secara acak yang dikalukan bukan terhadap setiap individu melainkan pada setiap sekolah
atau kelas yang terdapat pada klaster tersebut.
Reference:
Ari Purwadi dan Sinta Ari Utami. 2015. Penelitian Kependidikan Matematika Konsep Dasar
Populasi, Sampel Dan Teknik Sampling. Makalah. Dipresentasikan 31 Maret 2015. Singaraja

Anda mungkin juga menyukai