Flowpath
Terbatas untuk lingkup pendidikan/akademisi
kalangan sendiri
Flowpath
Kompetensi pokok bahasan:
Mahasiswa mampu merencanakan pemetaan airtanah pada suatu
daerah dengan memperhatikan faktor hidrologi dan geologi
Mahasiswa mampu menentukan parameter geologi dan hidrologi serta
membuat model daerah pemetaan airtanah
Mahasiswa mampu membuat peta airtanah dan menggunakannya dalam
pengelolaan airtanah
Mahasiswa mampu membuat simulasi perilaku airtanah apabila
parameter hidrologi dan geologi diubah-ubah
Semua kemampuan tersebut disajikan dengan menggunakan program
Flowpath
Pengantar
Airtanah adalah air yang terdapat pada zona jenuh air suatu akifer.
Airtanah dipengaruhi oleh siklus hidrologi, terutama curah hujan, laju
infiltrasi, porositas akifer dan tebal akifer. Pengambilan airtanah yang
berlebihan menyebabkan jumlah airtanah menyusut dengan cepat,
terutama pada akifer bebas.
Airtanah dipengaruhi oleh parameter geologi dan hidrologi (porositas,
permeabilitas, lapisan impermeabel, tebal akifer, kondisi batas, laju
evapotranspirasi, curah hujan, laju infiltrasi, dll)
Flowpath adalah program simulasi akifer horizontal 2D yang berjalan pada
sistem operasi DOS. Saat ini sudah tersedia flowpath yang berjalan pada
sistem operasi Windows. Program ini dibuat oleh Waterloo Hydrogeologic
Software
Lanjutan pengantar
Program ini dipakai sebagai alat untuk pemetaan airtanah dan
pengelolaan airtanah melalui simulasi dengan mengubah nilai-nilai
parameter geologi dan hidrologi. Dengan simulasi diharapkan
mahasiswa mempunyai kemampuan untuk mengelola air-tanah.
Melalui simulasi mahasiswa dapat membuat skenario berapa
pengambilan airtanah secara maksimum diijinkan dan tidak
mempengaruhi daerah sekitarnya, pengaruh pencemaran airtanah dan
arah sebarannya, dll.
Karena program ini berjalan pada sistem operasi DOS maka untuk
menggerakkan kursor cukup menggunakan key-arrow pada keyboard,
mouse tidak berfungsi, dan penamaan file sebaiknya tidak melebihi 8
karakter.
Flowpath (pertemuan ke-5)
Pengantar geohidrologi (pokok bahasan 1)
Pemetaan airtanah dengan Flowpath (pokok bahasan 2)
Materi: Pengantar geohidrologi, siklus hidrologi, macam akifer,
parameter hidrologi. Input data meliputi: luas batas daerah pemetaan
(daerah model), debit sumur pompa dan sumur resapan, laju curah
hujan, laju infiltrasi, porositas dan permeabilitas, tinggi muka airtanah,
tinggi lapisan impermeabel. Pemrosesan atau penghitungan data
hidrologi dan simulasi melalui menu run. Keluaran: menampilkan daerah
model, peta kontur airtanah (equipotensial), peta aliran airtanah
(velocity). Konversi keluaran ke file *. DXF
Hidrologi airtanah (pokok bahasan 1)
Airtanah adalah air yang terdapat dalam tanah pada zona jenuh air (zone
of saturation). Airtanah tersimpan dalam akifer, suatu batuan atau
sedimen yang mampu menyimpan dan meluluskan air dalam jumlah
cukup memadai.
Sebagian besar airtanah berasal dari air hujan yang meresap ke dalam
akifer. Air hujan berasal dari penguapan air laut dan air asal darat yang
kemudian jatuh ke permukaan bumi dari proses siklus hidrologi (lihat
gambar siklus hidrologi)
Airtanah tersimpan dalam akifer. Volume airtanah tergantung dari
volume akifer, porositas dan permeabilitas, dan laju infiltrasi ke dalam
akifer dan parameter lainnya. Volume airtanah pada akifer bebas sangat
dipengaruhi oleh musim, melimpah pada saat musim hujan dan akan
menyusut pada saat musim kering
Meskipun airtanah termasuk sumber daya bumi yang dapat diperbaruhi
(renewable), airtanah dalam akifer jumlahnya tetap dan terbentuknya
sangat lama
Lanjutan pokok bahasan (2)
Agar pemanfaatan airtanah dapat dipertanggungjawabkan maka perlu
adanya pengelolaan airtanah, termasuk diantaranya menjaga kondisi
lingkungan daerah resapan dan pengambilan airtanah yang tidak
berlebihan
Untuk pengelolaan airtanah diperlukan pengetahuan geohidrologi,
termasuk tanggung jawab untuk melaksanakan pemetaan airtanah guna
mengetahui potensi yang ada di daerah yang dikelola.
Pemetaan airtanah dapat menggunakan program Flowpath for DOS atau
Flowpath for Windows. Dengan data yang sudah ada program ini dapat
dipakai sebagai program simulasi airtanah tanpa harus ke lapangan,
sehingga pengambilan keputusan berjalan cepat menggunakan desk
evaluation hasil suatu simulasi.
Akan lebih baik jika hasil simulasi ditambah tinjauan ke lapangan,
sehingga hasil yang diperoleh benar-benar akurat
Gambar di bawah adalah beberapa gambar yang mendukung
geohidrologi dan aplikasi program flowpath untuk pemetaan airtanah.
Program yang adalah Flowpath for DOS, sehingga ada beberapa kendala
yang muncul terutama dalam hal mencetak keluaran (output).
Meskipun demikian kendala ini dapat diatasi kalau output dikonversi ke
format DXF atau format AutoCad. Selanjutnya dengan program lain for
Windows gambar tersebut dapat dicetak.
Jika menggunakan Flowpath for Windows kendala lebih besar karena
masalah lisensi, dalam hal ini harus membeli program yang harganya
sangat mahal, bahkan lebih mahal dari perangkat kerasnya sendiri.
Siklus hidrologi
Tampilan pertama kali saat Flowpath dibuka
Menu Data terdiri submenu generate untuk membuat file baru, modify
untuk membuka file yang sudah dibuat, Rename, Delete, Change dir dan
Quit
Modify atau membuka file misalnya COBA1, terdiri dari parameter grid dan well,
domain boundary sampai pathlines. Menu tersebut masih bertingkat lagi untuk
menentukan jenis [Link] parameter data harus diisi sebelum menu Run
dieksekusi
Menu Run untuk dieksekusi setelah semua data lengkap diisi, terdiri dari Steady
state flow, Velocities, Pathlines, Capture zone, dan Water balance
Menu Output untuk menayangkan keluaran dalam bentuk peta grid, peta
equipotensial, peta velocity, peta pathline, peta capture zone, dll
Menu Utilities & Hardware untuk memlilih Printer & ploter, Drawdown dan
konversi format DXF ke format DIG
Beberapa contoh keluaran (output)
Peta grid yang menunjukkan daerah pemetaan airtanah
Beberapa contoh keluaran (output)
Peta equipotensial (peta kontur airtanah), velocity dan capture zone
Rangkuman
Flowpath adalah suatu program simulasi akifer horizontal 2D yang
berjalan pada sistem operasi DOS.
Program ini dapat digunakan untuk pemetaan airtanah, khusus untuk
airtanah yang terdapat pada rongga pori, tidak berlaku untuk airtanah
pada rongga pelarutan, airtanah pada rekahan dan airtanah pada bekas
gas.
Program dirancang untuk muka airtanah yang terdapat di atas
permukaan air laut.
Untuk dapat memperoleh keluaran berupa peta kontur airtanah, peta
arah aliran airtanah, peta capture zone diperlukan parameter hidrologi
dan parameter geologi yang lengkap. Semua parameter tersebut diinput-kan ke program dengan kedudukan di atas permukaan air laut.
Untuk dapat menggunakan Flowpath dengan baik (bukan sebagai
operator), tetapi sebagai geologiwan yang mampu menggunakan
program ini, maka diperlukan pengetahuan tentang petrologi batuan
sedimen, stratigrafi, geologi struktur dan geohidrologi sebagai prasarat.
Lanjutan Rangkuman
Dengan program Flowpath diharapkan mahasiswa mampu mencari dan
mengumpulkan data, input data ke Flowpath, running program hingga
menampilkan keluaran (output).
Mampu menyajikan keluaran dalam berbagai peta, misalnya peta
kontur airtanah (equipotensial), peta arah airtanah (velocity) dan
lainnya dalam bentuk tayangan di layar maupun cetakan (hard copy).
Mampu membuat simulasi airtanah dengan mengubah beberapa
parameter airtanah untuk keperluan manajemen airtanah.
Mampu mengkonversi keluaran ke dalam format gambar lain, misalnya
ke format *.DXF agar dapat dibaca oleh program lain.
Soal-soal
Sebutkan manfaat mempelajari Flowpath?
Sebutkan beberapa parameter geohidrologi yang dipakai sebagai
input (data) yang diperlukan oleh program ini?
Apakah program Flowpath dapat dipakai untuk semua kondisi akifer?
Jelaskan.
Bentuk keluaran apa yang lazim digunakan untuk mempresentasikan
airtanah?
Apa kelebihan menggunakan Flowpath dengan pemetaan
geohidrologi secara konvensional?