0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan17 halaman

Panduan Lengkap Packet Tracert

Tutorial ini menjelaskan konfigurasi berbagai layanan jaringan seperti DHCP, NAT, DNS, web server, FTP, email, telnet, SSH, dan NTP pada topologi jaringan sederhana menggunakan router dan server. Di antaranya meliputi pemberian alamat IP secara otomatis menggunakan DHCP, penerjemahan alamat jaringan lokal menjadi satu alamat publik menggunakan NAT, pengaturan nama domain dan alamat IP server menggunakan DNS, pengaturan akses

Diunggah oleh

VAN BECKER
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan17 halaman

Panduan Lengkap Packet Tracert

Tutorial ini menjelaskan konfigurasi berbagai layanan jaringan seperti DHCP, NAT, DNS, web server, FTP, email, telnet, SSH, dan NTP pada topologi jaringan sederhana menggunakan router dan server. Di antaranya meliputi pemberian alamat IP secara otomatis menggunakan DHCP, penerjemahan alamat jaringan lokal menjadi satu alamat publik menggunakan NAT, pengaturan nama domain dan alamat IP server menggunakan DNS, pengaturan akses

Diunggah oleh

VAN BECKER
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUTORIAL PACKET TRACERT

> DHCP
> NAT
> DNS
> WEB SERVER
> FTP
> EMAIL
> TELNET
> SSH
> NTP
Tutorial By :
David Adi Nugroho
[Link]

1. TOPOLOGI
Sebelum memulai melakukan konfigurasi, yang pertama kita lakukan adalah membuat
topologi atau arsitektur jaringan berserta keterangan - keterangannya. Keterangan yang
penting adalah mengenai keterangan IP masing - masing perangkat jaringan.
Buatlah topologi / arsitektur jaringan seperti berikut ini :

2. DHCP
Agar lebih mudah dalam pemberian IP di komputer client, maka kita akan melakukan
konfigurasi DHCP Router di Router0. Langkah - langkahnya adalah seperti berikut :
> Buka CLI Mode di Router0
> Ketikan perintah berikut
> Masuk mode config
Router>enable
Router#configure terminal
> memberi ip fa 0/1 dan mengaktifkannya
Router(config)#interface fa 0/1
David Adi Nugroho
[Link]

Router(config-if)#ip address [Link] [Link]


Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
> melakukan konfigurasi DHCP dengan nama cobadhcp
Router(config)#ip dhcp pool cobadhcp
Router(dhcp-config)#network [Link] [Link]
Router(dhcp-config)#dns [Link]
Router(dhcp-config)#default-router [Link]
Router(dhcp-config)#exit
> menyimpan konfigurasi DHCP
Router(config)#do write memory
Building configuration...
[OK]
Router(config)#
> Test dengan setting ip Client1 maupun Client2 menggunakan mode DHCP
- Client 1

- Client2

David Adi Nugroho


[Link]

3. NAT
NAT atau Network Address Translation merupakan kumpulan tabel pengalamatan IP Local
dengan Satu IP Publik. Digunakan untuk metranslasi atau penerjemahkan ip dalam local
network menjadi satu IP publik network maupun sebaliknya. Langkah konfigurasinya
adalah sebagai berikut :
> Buka Router dan masuk mode CLI
> ketikan command berikut
> masuk mode config
Router>enable
Router#configure terminal
> membuat konfigurasi nat dgn nama cobanat
Router(config)#ip nat pool cobanat [Link] [Link] netmask [Link]
> memberi akses nat, untuk netmask dibalik jadi dari belakang
Router(config)#access-list 99 permit [Link] [Link]
> mengaktifkan ip nat cobanat
Router(config)#ip nat inside source list 99 pool cobanat overload
> menambah keterangan fa 0/1 bahwa dia adalah ip nat local / ip nat dalam
Router(config)#interface fa 0/1
Router(config-if)#ip nat inside
Router(config-if)#exit
> memberi ip dan keterangan fa 0/0 bahwa ia adalah ip nat publik / ip nat luar
Router(config)#interface fa 0/0
Router(config-if)#ip nat outside
Router(config-if)#ip address [Link] [Link]
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
> menyimpan konfigurasi
Router(config)#do write memory
Building configuration...
David Adi Nugroho
[Link]

[OK]
Router(config)#
> Test dengan melakukan ping dari Client

4. DNS
> Buka panel server, berikan server IP seperti berikut

> Pergi ke tab Service > DNS


> Isikan nama domain yang diinginkan di bagian kolom yang ada.

David Adi Nugroho


[Link]

*) keterangan :
- Name
= isikan domain yang diinginkan
- Type
= tipe domain yang diinginkan. Biasanya adalah tipe A Record
- Address = ip domain name server.
> Isi sesuai keinginan, berikut contoh domain penulis

> Aktifkan service DNS di server

> Test dengan melakukan ping dari client untuk masing-masing DNS

David Adi Nugroho


[Link]

David Adi Nugroho


[Link]

5. Web Server
> buka panel server
> masuk ke tab HTTP
> Edit [Link] yang ada
> Aktifkan service web server

> Test menggunakan browser yang ada di Client.

David Adi Nugroho


[Link]

6. FTP
> Buka panel Server
> Pergi ke tab FTP
> Tambahkan user ftp baru

> Aktifkan service ftp

> Buka Command Line client. Ketikan perintah ftp seperti berikut :
ftp [Link]
> Masuk dengan user dan password yang telah dibuat

David Adi Nugroho


[Link]

> setelah anda login ftp, anda sudah bisa melakukan perintah perintah ftp
> untuk melihat isi directory, ketikan dir

7. EMAIL
> Buka panel Server lalu masuk ke tab EMAIL
> Aktifkan service Email

> Set Domain Name dari konfigurasi Email.

> Tambah user untuk client1 maupun client 2

David Adi Nugroho


[Link]

> Atur konfigurasi email di Client1 maupun Client2


> masuk ke komputer Client. Pergi ke tab Dekstop lalu klik di bagian Email
> Isikan seperti konfigurasi email Anda
> Berikut merupakan contoh konfigurasi sesuai tutorial ini
- Client1

- Client2

David Adi Nugroho


[Link]

> Jangan lupa klik Save untuk menyimpan konfigurasi


> Setelah selesai pengaturan. Test mengirim email antara Client1 ke Client2

> Check di Client2 apakah email dari client1 terkirim atau tidak, Klik Receive

David Adi Nugroho


[Link]

8. TELNET
> buka mode CLI Router
> Ketikan perintah telnet seperti berikut
> masuk mode config
Router>enable
Router#configure terminal
> memulai konfig telnet
Router(config)#line vty 0 4
> membuat passwod untuk login telnet, password (password telnet anda)
Router(config-line)#password passtelnet
Router(config-line)#login
Router(config-line)#exit
Router(config)#
> ScreenShoot
David Adi Nugroho
[Link]

> Test dengan login telnet melalui CLI di client.


> Buka CLI client, masukan perintah login telnet seperti berikut

> untuk password : masukan password telnet yang sudah dibuat


9. SSH
> Buka mode CLI Router
> ketikan perintah konfigurasi SSH seperti berikut :
> masuk ke mode config
Router>enable
Router#configure terminal
> memulai konfigurasi SSH
> mengubah hostname router dengan nama Routerku
Router(config)#hostname Routerku
> menambah password untuk membuka router
Router(config)#password stemba123
> menambahkan ip domain-name
Routerku(config)#ip domain-name [Link]
David Adi Nugroho
[Link]

> menambahkan crypto key


Routerku(config)#crypto key generate rsa
The name for the keys will be: [Link]
Choose the size of the key modulus in the range of 360 to 2048 for your
General Purpose Keys. Choosing a key modulus greater than 512 may take
a few minutes.
How many bits in the modulus [512]: 512
% Generating 512 bit RSA keys, keys will be non-exportable...[OK]
> menambah user dan password untuk login SSH
Routerku(config)#username stemba password stemba
*Nov 27 7:19:5.905: RSA key size needs to be at least 768 bits for ssh version 2
*Nov 27 7:19:5.905: %SSH-5-ENABLED: SSH 1.5 has been enabled
> melakukan konfigurasi virtual terminal untuk login SSH
Routerku(config)#line vty 0 4
Routerku(config-line)#login local
Routerku(config-line)#transport input all
Routerku(config-line)#exit
Routerku(config)#
> *) untuk transport input all, digunakan agar bisa login SSH maupun Telnet. Anda
bisa mengganti dengan transport input ssh untuk SSH saja dan transport input telnet
untuk telnet saja.
> Test Login SSH
> Perintah login SSH = ssh -l (user) (iprouter)

> *) Apabila anda ingin login TELNET, untuk username dan passwordnya sesuai user
yang telah kita buat tadi.

David Adi Nugroho


[Link]

10. NTP
> Buka Router sampai Router#
> Untuk mengecek tanggal router ketikan show clock

> Diatas terlihat pengaturan waktu dan tanggal di Router belum benar
> Kita akan mensinkronisasikannya dengan NTP di Server
> Buka panel Server, pergi ke tab NTP, aktifkan service NTP

> Kembali ke Router, untuk mensinkronkan ketikan perintah seperti berikut

David Adi Nugroho


[Link]

David Adi Nugroho


[Link]

Anda mungkin juga menyukai