0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan27 halaman

Konstruksi dan Pertimbangan Basement

Tiga hal penting dalam pembangunan basement adalah metode konstruksi, dewatering, dan damper. Dokumen ini menjelaskan berbagai pertimbangan dan metode konstruksi basement seperti retaining wall, dewatering, serta manfaat damper."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan27 halaman

Konstruksi dan Pertimbangan Basement

Tiga hal penting dalam pembangunan basement adalah metode konstruksi, dewatering, dan damper. Dokumen ini menjelaskan berbagai pertimbangan dan metode konstruksi basement seperti retaining wall, dewatering, serta manfaat damper."
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BASEMENT

Tiga hal penting dalam pembangunan basement:


-

metode konstruksi
- retaining wall

dewatering
- damper

DEFINISI ?
Basement adalah
ruang bawah
tanah yang
merupakan
bagian dari
bangunan
gedung

Pertimbangan dlm mb. BASEMENT


1
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Batas wilayah (GSB)


Kondisi Eksisting (1,5 m dr batas)
Muka air tanah
Antisipasi drainase
Water Proofing
Antisipasi kondisi darurat

Crack in basement

Pertimbangan dlm mb. BASEMENT


7. Antisipasi Sirkulasi Udara
2

sunken level

semi basement

manfaatkan kontur

bantuan alat mekanis


(exaust fan, AC)

KONSTRUKSI
1. Contiguous Pile (Soldier Pile)
Pembuatan dinding basement denganbored-pilebeton dan bentonite,
dengan cara [Link]-pilediisi denganbentonite, sebelum
bentonitenya terlalu keras, di antaranya harus segera dibor untuk diselingi
denganbored-pileyang diisi dengan beton.
2. Diaphragm-wall
dengan metode kerja pelaksanaannya, yaitu dengan penggalian dan
pengecoran betonnya loncat selang selebarclam-shell. Untuk menjaga
longsornya tanah, lubang galian diisi denganbentonitecair dengan
permukaan air tanah yang ada. Cairanbentoniteakan membentuk lapisan
di permukaan tanah galian dan juga cairanbentoniteakan selalu menekan
ke permukaan tanah galian, karena posisi permukaan cairanbentonite
selalu dibuat lebih tinggi dari permukaan air tanah yang ada
3. Sheet Pile
Untuk metode yang lebih sederhana.

PROSES : Up Down

PROSES

Escavation Work

Base Isolation

Retaining Wall
Dibangun untuk menahan tekanan
lateral (horisontal) pada perubahan
elevasi tanah yang melampaui sudut
kemampuan tanah.

Ground
anchor/Waller
beam

Pemasangan Damper

(Construction step drawings)


1. Retaining walls and excavation
2. Temporary piles using steel pipes
3. Securing the base isolation pit
4. Installation of the base isolation devices

Damper

DEWATERING
Kebutuhan (+) :
1. Menjaga kestabilan galian u
pekerjaan
2. Menjaga kering proses pengecoran
3. Menghindari rembesan air pada
konstruksi
4. Menjaga kepadatan tanah
(perubahan tekanan)

DEWATERING
Dampak (-) :
1. Penurunan settlement area sekitar
2. Menurunkan kualitas struktur
bangunan lain
3. Berkurangnya kualitas air
permukaan

Kondisi Tanah
1. Granular Material (sand & gravel)
Permukaan air kurang dari 30-45 cm
Gangguan berupa rembesan ke
lubang galian
2. Fine Material (Silt & Clay)
Permukaan air kurang dari 1-1,5 m
Gangguan water content pada tanah
u meningkatkan daya dukung tanah

Sistems
a. Open Pumping
Sand & gravel

Sistems
b. Ground water lowering
Silt & clay

Sistems
c. Bila menggunakan sheet pile

Jangkauan

Control : Piezometer

Pembuangan
1.

Ke Sungai/ Saluran Kota (diatur dlm


amdal)

2.

Recharging Well

Anda mungkin juga menyukai