Perihal
Lampiran
Proses Kredensial
Proses Rekredensial
Proses Penambahan Kewenangan klinik.
:
:
1 (Satu) Berkas
Kepada Yth,
Ketua Komite Keperawatan
Di tempat.
Dengan hormat,
Dengan ini kami mengajukan permohonan Surat Penugasan Klinis dan Rincian
kewenangan klinik sebagai staf keperawatan rumah sakit.
Demikianlah permohonan ini kami sampaikan, atas perhatiannya di ucapkan terima kasih
Wlingi, 8 Juli 2015
Pemohon
Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Berkas yang diperlukan :
1. Foto copy STR
2. Foto copy Ijazah
3. Curiculume Vitae
4. Foto copy KTP
5. Pas Foto 4 x 6 Berwarna (1 lbr)
6. Sertipikat pelatihan
7. Surat Hasil Pemeriksaan Kesehatan
8. Surat Pernyataan Telah Mengikuti Program Orientasi
RINCIAN KEWENANGAN KLINIK
Rekomendasi Rincian Kewenangan klinik untuk Perawat dalam menjalankan prosedur
tindakan keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ngudi Waluyo Wlingi
diberikan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien
dengan kemampuan bersikap secara bertanggung jawab dan mentaati semua
disiplin dan etika Keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan
masyarakat.
Kewenangan ini diberikan kepada:
Nama
: Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Kualifikasi
: Perawat ICU
Kewenangan prosedur yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu Tindakan
Klinik dalam penatalaksanaan penyakit dengan rincian untuk
prosedur tindakan
sebagai berikut:
NO
1.
2.
PROSEDUR TINDAKAN
DIMINTA
DISETUJUI
M
DS
KET
DIMINTA
DISETUJUI
M
DS
KET
Menerima Pasien Baru ICU
Asisten Penatalaksanaan Kardioversi
Asisten Penatalaksanaan Intubasi
3.
4.
5.
6.
Setting Ventilator
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
Prosedur Monitoring dan Pengukuran CVP
Prosedur Weaning Ventilator
Prosedur Extubasi
Asistensi Pemasangan CVP (single,double
lumen)
Prosedur Perawatan CVP
Perawatan Tracheostomy
Prosedur Pelaksanaan Suction melalui ETT
Prosedur Suction melului Mulut dan Hidung
Perawatan Ventilator
Asisten Pemasangan Arteri Line
Perawatan Arteri Line
Mengukur Balance Cairan
Pemasangan Oropharingeal Tube
Operasional CPAP
Oral Hygiene
Asistensi Pemasangan WSD
Operasional Bedside Monitor
Operasional Central Monitor
Operasional Spirometry
Operasional CPAP
Interpretasi Hasil EKG
Operasional Defibrilator
Operasional Mode Ventrilator
Pemantauan Haemodinamik Invasive
Arteri Line, Swansgans
Operasional Intra Aortic Pump
NYERI DAN RISIKO JATUH
30.
31.
NO
1.
Asesmen nyeri dan tatalaksananya
Asesmen risikojatuh dan tatalaksananya
PROSEDUR TINDAKAN
Standar Asuhan Keperawatan (SAK)
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
Pengkajian Pasien
Prosedur
Penerimaan Pasien rawat Inap
Proses Asuhan Keperawatan Pasien
Rawat Inap
Pasien Pindah Ruangan
Pemulangan Pasien Rawat Inap
Pasien Pulang Paksa
Pemesanan dan Pengiriman / Perubahan
Makan Pasien
Kunjungan dokter , Konsul Dokter
spesialis
Lapor ke Dokter Jaga, Lapor ke Dokter
Spesialis
Prosedur Persiapan Operasi / Tindakan
Perawatan Post Operasi
Petunjuk Teknis Prosedur
Menerima Pasien Rawat Inap
Memberikan label dan Gelang Identitas
Melakukan Orientasi Pasien Rawat Inap
Menimbang berat badan dan tinggi
Pasien
Observasi Tanda-tanda Vital
Mengukur Suhu tubuh melalui aksila
Menghitung nadi
Menghitung frekuensi pernafasan
Mengukur tekanan darah
Pre -Post Operasi
Menyiapkan pasien sebelum operasi
Prosedur Informed Concent
Pengaturan Puasa Pasien Sebelum
operasi
Pencukuran Rambut, Gigi palsu, cat
kuku, contak lensa
Serah Terima pasien dikamar operasi
( pre operasi )
Serah Terima Pasien dikamar operasi
( Post operasi )
Perawatan umum paska operasi
Menyiapkan tempat tidur biasa dan
Pasca operasi
Personal Hygiene dan Integumen
Memandikan pasien di tempat tidur
Membantu pasien mandi dikamar mandi
Mencuci dan menyisir rambut pasien
ditempat tidur
Perawatan Mulut ( membantu menggosok
gigi )
Perawatan Mulut ( membersihkan mulut
pasien tidak sadar)
Mengganti linen tempat tidur pasien
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.
69.
imobilisasi
Perawatan Luka steril
Perawatan Luka Bersih
Perawatan Colostomy
Perawatan Luka gangrene
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
Membantu Pas BAK ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Mermbantu Pas BAB ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Pemberian Gliserin atau larutan Enema
Melakukan lavement ( Rendah dan Tinggi
)
Mengeluaran faeces secara manual
Pemasangan Kateter menetap - Pria
Pemasangan kateter menetap Wanita
Perawatan Kateter menetap ( Pria &
wanita )
Pelepasan kateter menetap
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi
Pemesanan Makan pasien Rawat Inap
Membantu pasien makan
Pemasangan Pipa Lambung
Memberikan makan melalui Pipa
lambung
Penghisapan Cairan Lambung
Penghisapan cairan Lambung secar terus
menerus
Pelepasan Pipa Lambung
Bilas Lambung
Persiapan Pasien gastroskopi
Pemberian makan melalui gastrostomi
Prosedur Pemberian Obat
5 Benar dalam pemberian obat
Memberikan obat peroral
Memberikan obat sublingual
Memberikan obat injeksi intracutan
Memberikan obat injeksi subcutan
Memberikan obat injeksi intra muskuler
Prosedur Pemberian Obat
Memberikan obat injeksi IV melalui
kanula ( bolus )
Memberikan obat IV melalui three way/
Extension tube
Memberikan obat intravena secara drip
Memberikan obat intra vena dengan alat
syringe pump
Memberikan obat tetes mata
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.
106.
Memberikan obat tetes telinga
memberikan obat salep
Memberikan obat supositoria
Memberikan obat melalui vagina
Prosedur Therapi Intra vena, Infus dan
Transfusi
Kanulasi intravena oleh perawat
Pemberian cairan infus dan Penggantian
set infus
Menghitung kecepatan tetesan infus
Perawatan pasien dengan therapi intra
vena
Membilas Kanula Intra vena
Melepas Kanula Intra vena
Pemberian Tranfusi
Mengukur Intake out put dan Balance
Cairan
Mengkaji status hidrasi
Persiapan Pemasangan CVP
Perawatan pasien dengan CVP
Pengukuran CVP
Persiapan pelepasan CVP
Pemberian Oksigen & Inhalasi
Pemberian okigen dengan nasal kanul
Pemberian oksigen dengan simple mask
Pemberian Oksigen dengan non
rebreathing mask
Pemberian oksigen dengan rebreathing
mask
Pemberian nebuleiser
Pemasangan Oropharingel tube
Suction
Latihan Nafas Dalam
Perawatan Tracheostomy
Perawatan WSD
Claping dan Vibrasi
Pemenuhan Kebutuhan Istirahat
Tidur& Keamanan
Membantu pasien untuk istirahat tidur
Menjaga Keselamatan Pasien Ditempat
tidur
Memasang Restrain
Memberikan Posisi berbaring pasien :
Supine
Prone/ Tengkurap
SIM
Dorsal Recumbent
Semifowler
Fowler
107.
108.
109.
110.
111.
112.
113.
114.
115.
116.
117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
130.
131.
132.
133.
134.
135.
136.
137.
138.
139.
140.
141.
142.
143.
144.
Trendelenberg
Antitrendelenberg
Knee- Chest
Transportasi pasien dengan tempat tidur
Transportasi pasien dengan kursi Roda
Memindahkan pasien antar temapt tidur
Memindahkan pasien dari tempat tidur ke
kursi Roda
Memindahkan pasien dari kursi roda ke
tempat tidur
Pengambilan Spesimen
Urine aliran Tengah
Urine 24 Jam
Feses
Sputum
Urine dari kateter
Kultur Pus
Persiapan Punksi Pleura
Persiapan Punksi Abdomen
Pemenuhan Kebutuha Psiko Spiritual
Memberikan Pemdampingan pada pasien
Mendampingi pasien dan keluarga dalam
sakratul maut
Merawat Jenazah
Pengendalian Infeksi
Kamar Isolasi
Mencuci tangan
Penangahan sampah medis dan non
medis
Penanganan Benda tajam (Penggunaan
Sharp Container)
Pemakaian Sarung tangan
Pemakaian masker
Pemakaian Skort
Penggunaan dan Pemeliharaan
Peralatan Medik:
Timbangan Berat Badan
Suction Dan Kelengkapannya
Infus Pump
Syringe pump
Tempat Tidur Elektrik & Manual
Bedside locker
Flow Meter
Mesin ECG 12 Lead
Troly Emergency
Transluminator
Defibrilator
Kasur Decubitus
145. Troley Ganti Balut
146. Paket Infus
Aspek Psiko Sosial
147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.
154.
Support psikologis
Komunikasi terapeutik
Perhatian dan Tanggung jawab
terhadap pelanggan
Support spiritual
Konsep " caring " dalam keperawatan
Pelayanan doa
Penghargaan klien sebagai manusia
Nyeri
155. Melaksanakan asesmen neri
156. Tatalaksana nyeri
Risiko Jatuh
157. Melaksanakan asesmen risiko jatuh
158. Tatalaksana risiko jatuh
KETERANGAN :
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN KLINIS ini diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan penata laksanaan prosedur tindakan, dengan ketentuan dilarang
melakukan prosedur tindakan diluar rincian kewenangan klinis kecuali dalam
keadaan darurat dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.
Wlingi, 8 Juli 2015
Pemohon
Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Nomor
:
Lampiran : 1( satu) berkas
Perihal
: Rekomendasi Surat Penugasan klinik
Dengan rincian kewenangan klinik
Wlingi, 8 Juli 2015
Kepada Yth.
Direktur
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi
di
Tempat
Dengan Hormat,
Menindak lanjuti rekomendasi dari ketua sub komite kredential .tentang
Kredensial/Rekredensial bagi staf Keperawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,
setelah melalui proses kredensial/rekredensial maka dengan ini Komite Keperawatan
merekomendasikan nama yang tercantum dibawah ini untuk diberikan Surat Penugasan
klinik atas;
Nama
: Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Keahlian
: Perawat ICU
.
Dengan rincian kewenangan klinis sebagamana tercantum dalam Rincian Kewenangan
klinis yang terdapat dalam lampiran surat ini
Demikian dan terima kasih atas perhatiannya.
Hormat Kami,
Ketua Komite Keperawatan
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,
Ns. AGUS NANDIR, [Link]
RINCIAN KEWENANGAN KLINIS
Rekomendasi Rincian Kewenangan Klinis untuk Perawat dalam menjalankan prosedur
tindakan keperawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi diberikan dalam rangka
peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien dengan kemampuan
bersikap secara bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika
keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan masyarakat.
Kewenangan ini diberikan kepada:
Nama
: Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Kualifikasi
: Perawat ICU
Kewenangan prosedur yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu melakukan
tindakan keperawatan dalam penatalaksanaan penyakit dengan rincian untuk
prosedur tindakan sebagai berikut;
NO
1.
2.
PROSEDUR TINDAKAN
DIMINTA
DISETUJUI
M
DS
KET
DIMINTA
DISETUJUI
M
DS
KET
Menerima Pasien Baru ICU
Asisten Penatalaksanaan Kardioversi
Asisten Penatalaksanaan Intubasi
3.
4.
5.
6.
Setting Ventilator
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
Prosedur Monitoring dan Pengukuran CVP
Prosedur Weaning Ventilator
Prosedur Extubasi
Asistensi Pemasangan CVP (single,double
lumen)
Prosedur Perawatan CVP
Perawatan Tracheostomy
Prosedur Pelaksanaan Suction melalui ETT
Prosedur Suction melului Mulut dan Hidung
Perawatan Ventilator
Asisten Pemasangan Arteri Line
Perawatan Arteri Line
Mengukur Balance Cairan
Pemasangan Oropharingeal Tube
Operasional CPAP
Oral Hygiene
Asistensi Pemasangan WSD
Operasional Bedside Monitor
Operasional Central Monitor
Operasional Spirometry
Operasional CPAP
Interpretasi Hasil EKG
Operasional Defibrilator
Operasional Mode Ventrilator
Pemantauan Haemodinamik Invasive
Arteri Line, Swansgans
Operasional Intra Aortic Pump
NYERI DAN RISIKO JATUH
30.
31.
NO
Asesmen nyeri dan tatalaksananya
Asesmen risikojatuh dan tatalaksananya
PROSEDUR TINDAKAN
1.
Standar Asuhan Keperawatan (SAK)
2.
Pengkajian Pasien
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
Prosedur
Penerimaan Pasien rawat Inap
Proses Asuhan Keperawatan Pasien
Rawat Inap
Pasien Pindah Ruangan
Pemulangan Pasien Rawat Inap
Pasien Pulang Paksa
Pemesanan dan Pengiriman / Perubahan
Makan Pasien
Kunjungan dokter , Konsul Dokter
spesialis
Lapor ke Dokter Jaga, Lapor ke Dokter
Spesialis
Prosedur Persiapan Operasi / Tindakan
Perawatan Post Operasi
Petunjuk Teknis Prosedur
Menerima Pasien Rawat Inap
Memberikan label dan Gelang Identitas
Melakukan Orientasi Pasien Rawat Inap
Menimbang berat badan dan tinggi
Pasien
Observasi Tanda-tanda Vital
Mengukur Suhu tubuh melalui aksila
Menghitung nadi
Menghitung frekuensi pernafasan
Mengukur tekanan darah
Pre -Post Operasi
Menyiapkan pasien sebelum operasi
Prosedur Informed Concent
Pengaturan Puasa Pasien Sebelum
operasi
Pencukuran Rambut, Gigi palsu, cat
kuku, contak lensa
Serah Terima pasien dikamar operasi
( pre operasi )
Serah Terima Pasien dikamar operasi
( Post operasi )
Perawatan umum paska operasi
Menyiapkan tempat tidur biasa dan
Pasca operasi
Personal Hygiene dan Integumen
Memandikan pasien di tempat tidur
Membantu pasien mandi dikamar mandi
Mencuci dan menyisir rambut pasien
ditempat tidur
Perawatan Mulut ( membantu menggosok
gigi )
Perawatan Mulut ( membersihkan mulut
pasien tidak sadar)
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.
Mengganti linen tempat tidur pasien
imobilisasi
Perawatan Luka steril
Perawatan Luka Bersih
Perawatan Colostomy
Perawatan Luka gangren
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
Membantu Pas BAK ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Mermbantu Pas BAB ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Pemberian Gliserin atau larutan Enema
Melakukan lavement ( Rendah dan Tinggi
)
Mengeluaran faeces secara manual
Pemasangan Kateter menetap - Pria
Pemasangan kateter menetap Wanita
Perawatan Kateter menetap ( Pria &
wanita )
Pelepasan kateter menetap
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi
Pemesanan Makan pasien Rawat Inap
Membantu pasien makan
Pemasangan Pipa Lambung
Memberikan makan melalui Pipa
lambung
Penghisapan Cairan Lambung
Penghisapan cairan Lambung secar terus
menerus
Pelepasan Pipa Lambung
Bilas Lambung
Persiapan Pasien gastroskopi
Pemberian makan melalui gastrostomi
Prosedur Pemberian Obat
5 Benar dalam pemberian obat
Memberikan obat peroral
Memberikan obat sublingual
Memberikan obat injeksi intracutan
Memberikan obat injeksi subcutan
Memberikan obat injeksi intra muskuler
Prosedur Pemberian Obat
Memberikan obat injeksi IV melalui
kanula ( bolus )
Memberikan obat IV melalui three way/
Extension tube
Memberikan obat intravena secara drip
Memberikan obat intra vena dengan alat
syringe pump
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.
Memberikan obat tetes mata
Memberikan obat tetes telinga
memberikan obat salep
Memberikan obat supositoria
Memberikan obat melalui vagina
Prosedur Therapi Intra vena, Infus dan
Transfusi
Kanulasi intravena oleh perawat
Pemberian cairan infus dan Penggantian
set infus
Menghitung kecepatan tetesan infus
Perawatan pasien dengan therapi intra
vena
Membilas Kanula Intra vena
Melepas Kanula Intra vena
Pemberian Tranfusi
Mengukur Intake out put dan Balance
Cairan
Mengkaji status hidrasi
Persiapan Pemasangan CVP
Perawatan pasien dengan CVP
Pengukuran CVP
Persiapan pelepasan CVP
Pemberian Oksigen & Inhalasi
Pemberian okigen dengan nasal kanul
Pemberian oksigen dengan simple mask
Pemberian Oksigen dengan non
rebreathing mask
Pemberian oksigen dengan rebreathing
mask
Pemberian nebuleiser
Pemasangan Oropharingel tube
Suction
Latihan Nafas Dalam
Perawatan Tracheostomy
Perawatan WSD
Claping dan Vibrasi
Pemenuhan Kebutuhan Istirahat
Tidur& Keamanan
Membantu pasien untuk istirahat tidur
Menjaga Keselamatan Pasien Ditempat
tidur
Memasang Restrain
Memberikan Posisi berbaring pasien :
Supine
Prone/ Tengkurap
SIM
Dorsal Recumbent
Semifowler
106.
107.
108.
109.
110.
111.
112.
113.
114.
115.
116.
117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
130.
131.
132.
133.
134.
135.
136.
137.
138.
139.
140.
141.
142.
143.
Fowler
Trendelenberg
Antitrendelenberg
Knee- Chest
Transportasi pasien dengan tempat tidur
Transportasi pasien dengan kursi Roda
Memindahkan pasien antar temapt tidur
Memindahkan pasien dari tempat tidur ke
kursi Roda
Memindahkan pasien dari kursi roda ke
tempat tidur
Pengambilan Spesimen
Urine aliran Tengah
Urine 24 Jam
Feses
Sputum
Urine dari kateter
Kultur Pus
Persiapan Punksi Pleura
Persiapan Punksi Abdomen
Pemenuhan Kebutuha Psiko Spiritual
Memberikan Pemdampingan pada pasien
Mendampingi pasien dan keluarga dalam
sakratul maut
Merawat Jenazah
Pengendalian Infeksi
Kamar Isolasi
Mencuci tangan
Penangahan sampah medis dan non
medis
Penanganan Benda tajam (Penggunaan
Sharp Container)
Pemakaian Sarung tangan
Pemakaian masker
Pemakaian Skort
Penggunaan dan Pemeliharaan
Peralatan Medik:
Timbangan Berat Badan
Suction Dan Kelengkapannya
Infus Pump
Syringe pump
Tempat Tidur Elektrik & Manual
Bedside locker
Flow Meter
Mesin ECG 12 Lead
Troly Emergency
Transluminator
Defibrilator
144. Kasur Decubitus
145. Troley Ganti Balut
146. Paket Infus
Aspek Psiko Sosial
147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.
154.
Support psikologis
Komunikasi terapeutik
Perhatian dan Tanggung jawab
terhadap pelanggan
Support spiritual
Konsep " caring " dalam keperawatan
Pelayanan doa
Penghargaan klien sebagai manusia
Nyeri
155. Melaksanakan asesmen neri
156. Tatalaksana nyeri
Risiko Jatuh
157. Melaksanakan asesmen risiko jatuh
158. Tatalaksana risiko jatuh
KETERANGAN :
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN klinis diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan penata laksanaan prosedur tindakan, dengan ketentuan dilarang
melakukan prosedur tindakan diluar rincian kewenangan klinis kecuali dalam
keadaan darurat dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.
Wlingi, 8 Juli 2015
Mengetahui
Ketua Komite Perawat
Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Ketua Sub Komite Kredensial
Ns. ENDAH PURWANI S,. [Link]
PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGUDI WALUYO
WLINGI
Jln. Dr. Soecipto No. 5 Wlingi Telp. (0342) 691006 Fax.
(0342) 691040
Email : [Link]@[Link]
KEPUTUSAN
DIREKTUR RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
Nomor :..................................................
Tentang
Surat Penugasan Klinis Dan Rincian Kewenangan Klinis
Rumah Sakit Umum Derah Ngudi Waluyo Wlingi
DIREKTUR RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
Menimbang :
Mengingat
Bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan keperawatan yang
optimal dan meningkatkan Keselamatan Pasien, perlu ditetapkan Surat
Penugasan Klinis dengan Rincian Kewenangan Klinis
: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 49/PMK/2013
tentang komite keperawatan rumah sakit.
Menetapkan :
M E M U T U S K AN
PERTAMA
KEDUA
KETIGA
KEEMPAT
KELIMA
Nama : Ns. AGUS NANDIR, [Link] Kualifikasi : Perawat ICU
mendapat Surat Penugasan klinik dengan Rincian kewenangan
Klinis di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
: Surat Penugasan klinik ini memberikan hak kepada ybs untuk
melaksanakan kegiatan profesinya dilingkungan RSUD Ngudi
Waluyo Wlingi sesuai dengan Rincian Kewenangan Klinis
(terlampir)
: Rincian Kewenangan Klinis dapat dikurangi atau ditambah atas
rekomendasi Komite Keperawatan cq Sub Komite Kredensial.
: Surat Penugasan Klinis Staf perawat berlaku untuk jangka waktu
3 tahun, dan tidak akan melebihi masa berlaku STR ybs.
: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, bila kemudian hari
diketemukan kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya.
DITETAPKAN DI WLINGI
Pada tanggal : ..........................
DIREKTUR
RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
dr. A. LOEKQIJANA A., MARS
NIP. 19590524 198712 2 001
Lampiran SK Direktur NO.
RINCIAN KEWENANGAN KLINIS
Rincian
Kewenangan
Klinis
diberikan
kepada
perawat
dalam
menjalankan
prosedur/tindakan keperawatan dan diberikan dalam rangka peningkatan kualitas
pelayanan dan keselamatan pasien agar supaya perawat bersikap, bertindak dan
berperilaku
secara bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika
keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan masyarakat. Rincian
Kewenangan klinik ini diberikan kepada:
Nama
: Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Kualifikasi
: Perawat ICU
Kewenangan yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu melakukan tindakan klinik
dalam penanganan penyakit dengan rincian untuk prosedur/tindakan klinik sebagai
berikut:
NO
1.
2.
PROSEDUR TINDAKAN
DISETUJUI
DIBAWAH
MANDIRI
SUPERVISI
KET
Menerima Pasien Baru ICU
Asisten Penatalaksanaan Kardioversi
Asisten Penatalaksanaan Intubasi
3.
4.
5.
6.
Setting Ventilator
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
Prosedur Monitoring dan Pengukuran CVP
Prosedur Weaning Ventilator
Prosedur Extubasi
Asistensi Pemasangan CVP (single,double
lumen)
Prosedur Perawatan CVP
Perawatan Tracheostomy
Prosedur Pelaksanaan Suction melalui ETT
Prosedur Suction melului Mulut dan Hidung
Perawatan Ventilator
Asisten Pemasangan Arteri Line
Perawatan Arteri Line
Mengukur Balance Cairan
Pemasangan Oropharingeal Tube
Operasional CPAP
Oral Hygiene
Asistensi Pemasangan WSD
Operasional Bedside Monitor
Operasional Central Monitor
Operasional Spirometry
Operasional CPAP
Interpretasi Hasil EKG
Operasional Defibrilator
Operasional Mode Ventrilator
Pemantauan Haemodinamik Invasive
Arteri Line, Swansgans
Operasional Intra Aortic Pump
NYERI DAN RISIKO JATUH
30.
31.
NO
Asesmen nyeri dan tatalaksananya
Asesmen risikojatuh dan tatalaksananya
PROSEDUR TINDAKAN
DISETUJUI
DIBAWAH
MANDIRI
SUPERVISI
KET
1.
Standar Asuhan Keperawatan (SAK)
2.
Pengkajian Pasien
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
Prosedur
Penerimaan Pasien rawat Inap
Proses Asuhan Keperawatan Pasien
Rawat Inap
Pasien Pindah Ruangan
Pemulangan Pasien Rawat Inap
Pasien Pulang Paksa
Pemesanan dan Pengiriman / Perubahan
Makan Pasien
Kunjungan dokter , Konsul Dokter
spesialis
Lapor ke Dokter Jaga, Lapor ke Dokter
Spesialis
Prosedur Persiapan Operasi / Tindakan
Perawatan Post Operasi
Petunjuk Teknis Prosedur
Menerima Pasien Rawat Inap
Memberikan label dan Gelang Identitas
Melakukan Orientasi Pasien Rawat Inap
Menimbang berat badan dan tinggi
Pasien
Observasi Tanda-tanda Vital
Mengukur Suhu tubuh melalui aksila
Menghitung nadi
Menghitung frekuensi pernafasan
Mengukur tekanan darah
Pre -Post Operasi
Menyiapkan pasien sebelum operasi
Prosedur Informed Concent
Pengaturan Puasa Pasien Sebelum
operasi
Pencukuran Rambut, Gigi palsu, cat
kuku, contak lensa
Serah Terima pasien dikamar operasi
( pre operasi )
Serah Terima Pasien dikamar operasi
( Post operasi )
Perawatan umum paska operasi
Menyiapkan tempat tidur biasa dan
Pasca operasi
Personal Hygiene dan Integumen
Memandikan pasien di tempat tidur
Membantu pasien mandi dikamar mandi
Mencuci dan menyisir rambut pasien
ditempat tidur
Perawatan Mulut ( membantu menggosok
gigi )
Perawatan Mulut ( membersihkan mulut
pasien tidak sadar)
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.
Mengganti linen tempat tidur pasien
imobilisasi
Perawatan Luka steril
Perawatan Luka Bersih
Perawatan Colostomy
Perawatan Luka gangren
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
Membantu Pas BAK ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Mermbantu Pas BAB ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Pemberian Gliserin atau larutan Enema
Melakukan lavement ( Rendah dan Tinggi
)
Mengeluaran faeces secara manual
Pemasangan Kateter menetap - Pria
Pemasangan kateter menetap Wanita
Perawatan Kateter menetap ( Pria &
wanita )
Pelepasan kateter menetap
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi
Pemesanan Makan pasien Rawat Inap
Membantu pasien makan
Pemasangan Pipa Lambung
Memberikan makan melalui Pipa
lambung
Penghisapan Cairan Lambung
Penghisapan cairan Lambung secar terus
menerus
Pelepasan Pipa Lambung
Bilas Lambung
Persiapan Pasien gastroskopi
Pemberian makan melalui gastrostomi
Prosedur Pemberian Obat
5 Benar dalam pemberian obat
Memberikan obat peroral
Memberikan obat sublingual
Memberikan obat injeksi intracutan
Memberikan obat injeksi subcutan
Memberikan obat injeksi intra muskuler
Prosedur Pemberian Obat
Memberikan obat injeksi IV melalui
kanula ( bolus )
Memberikan obat IV melalui three way/
Extension tube
Memberikan obat intravena secara drip
Memberikan obat intra vena dengan alat
syringe pump
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.
Memberikan obat tetes mata
Memberikan obat tetes telinga
memberikan obat salep
Memberikan obat supositoria
Memberikan obat melalui vagina
Prosedur Therapi Intra vena, Infus dan
Transfusi
Kanulasi intravena oleh perawat
Pemberian cairan infus dan Penggantian
set infus
Menghitung kecepatan tetesan infus
Perawatan pasien dengan therapi intra
vena
Membilas Kanula Intra vena
Melepas Kanula Intra vena
Pemberian Tranfusi
Mengukur Intake out put dan Balance
Cairan
Mengkaji status hidrasi
Persiapan Pemasangan CVP
Perawatan pasien dengan CVP
Pengukuran CVP
Persiapan pelepasan CVP
Pemberian Oksigen & Inhalasi
Pemberian okigen dengan nasal kanul
Pemberian oksigen dengan simple mask
Pemberian Oksigen dengan non
rebreathing mask
Pemberian oksigen dengan rebreathing
mask
Pemberian nebuleiser
Pemasangan Oropharingel tube
Suction
Latihan Nafas Dalam
Perawatan Tracheostomy
Perawatan WSD
Claping dan Vibrasi
Pemenuhan Kebutuhan Istirahat
Tidur& Keamanan
Membantu pasien untuk istirahat tidur
Menjaga Keselamatan Pasien Ditempat
tidur
Memasang Restrain
Memberikan Posisi berbaring pasien :
Supine
Prone/ Tengkurap
SIM
Dorsal Recumbent
Semifowler
106.
107.
108.
109.
110.
111.
112.
113.
114.
115.
116.
117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
130.
131.
132.
133.
134.
135.
136.
137.
138.
139.
140.
141.
142.
143.
Fowler
Trendelenberg
Antitrendelenberg
Knee- Chest
Transportasi pasien dengan tempat tidur
Transportasi pasien dengan kursi Roda
Memindahkan pasien antar temapt tidur
Memindahkan pasien dari tempat tidur ke
kursi Roda
Memindahkan pasien dari kursi roda ke
tempat tidur
Pengambilan Spesimen
Urine aliran Tengah
Urine 24 Jam
Feses
Sputum
Urine dari kateter
Kultur Pus
Persiapan Punksi Pleura
Persiapan Punksi Abdomen
Pemenuhan Kebutuha Psiko Spiritual
Memberikan Pemdampingan pada pasien
Mendampingi pasien dan keluarga dalam
sakratul maut
Merawat Jenazah
Pengendalian Infeksi
Kamar Isolasi
Mencuci tangan
Penangahan sampah medis dan non
medis
Penanganan Benda tajam (Penggunaan
Sharp Container)
Pemakaian Sarung tangan
Pemakaian masker
Pemakaian Skort
Penggunaan dan Pemeliharaan
Peralatan Medik:
Timbangan Berat Badan
Suction Dan Kelengkapannya
Infus Pump
Syringe pump
Tempat Tidur Elektrik & Manual
Bedside locker
Flow Meter
Mesin ECG 12 Lead
Troly Emergency
Transluminator
Defibrilator
144. Kasur Decubitus
145. Troley Ganti Balut
146. Paket Infus
Aspek Psiko Sosial
147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.
154.
Support psikologis
Komunikasi terapeutik
Perhatian dan Tanggung jawab
terhadap pelanggan
Support spiritual
Konsep " caring " dalam keperawatan
Pelayanan doa
Penghargaan klien sebagai manusia
Nyeri
155. Melaksanakan asesmen neri
156. Tatalaksana nyeri
Risiko Jatuh
157. Melaksanakan asesmen risiko jatuh
158. Tatalaksana risiko jatuh
Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN KLINIS ini diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan prosedur/tindakan, dengan ketentuan dilarang melakukan prosedur
tindakan Klinik diluar rincian kewenanganklinis kecuali dalam keadaan darurat dan
tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.
DIREKTUR
RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
dr. A. LOEKQIJANA A., MARS
NIP. 19590524 198712 2 001