0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
367 tayangan21 halaman

Rincian Kewenangan Klinik Perawat

Surat ini berisi permohonan Agus Nandir untuk mendapatkan surat penugasan klinik dan rincian kewenangan klinik sebagai perawat di rumah sakit beserta lampirannya yang berisi rincian kewenangan klinis yang diminta. Surat kedua merupakan rekomendasi dari komite keperawatan untuk memberikan surat penugasan klinik kepada Agus Nandir beserta rincian kewenangannya.

Diunggah oleh

Ana Yusasana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
367 tayangan21 halaman

Rincian Kewenangan Klinik Perawat

Surat ini berisi permohonan Agus Nandir untuk mendapatkan surat penugasan klinik dan rincian kewenangan klinik sebagai perawat di rumah sakit beserta lampirannya yang berisi rincian kewenangan klinis yang diminta. Surat kedua merupakan rekomendasi dari komite keperawatan untuk memberikan surat penugasan klinik kepada Agus Nandir beserta rincian kewenangannya.

Diunggah oleh

Ana Yusasana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Perihal

Lampiran

Proses Kredensial
Proses Rekredensial
Proses Penambahan Kewenangan klinik.

:
:

1 (Satu) Berkas
Kepada Yth,
Ketua Komite Keperawatan
Di tempat.

Dengan hormat,
Dengan ini kami mengajukan permohonan Surat Penugasan Klinis dan Rincian
kewenangan klinik sebagai staf keperawatan rumah sakit.
Demikianlah permohonan ini kami sampaikan, atas perhatiannya di ucapkan terima kasih

Wlingi, 8 Juli 2015


Pemohon

Ns. AGUS NANDIR, [Link]

Berkas yang diperlukan :


1. Foto copy STR
2. Foto copy Ijazah
3. Curiculume Vitae
4. Foto copy KTP
5. Pas Foto 4 x 6 Berwarna (1 lbr)
6. Sertipikat pelatihan
7. Surat Hasil Pemeriksaan Kesehatan
8. Surat Pernyataan Telah Mengikuti Program Orientasi

RINCIAN KEWENANGAN KLINIK


Rekomendasi Rincian Kewenangan klinik untuk Perawat dalam menjalankan prosedur
tindakan keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ngudi Waluyo Wlingi
diberikan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien
dengan kemampuan bersikap secara bertanggung jawab dan mentaati semua
disiplin dan etika Keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan

masyarakat.
Kewenangan ini diberikan kepada:
Nama

: Ns. AGUS NANDIR, [Link]

Kualifikasi

: Perawat ICU

Kewenangan prosedur yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu Tindakan


Klinik dalam penatalaksanaan penyakit dengan rincian untuk

prosedur tindakan

sebagai berikut:

NO
1.

2.

PROSEDUR TINDAKAN

DIMINTA

DISETUJUI
M
DS

KET

DIMINTA

DISETUJUI
M
DS

KET

Menerima Pasien Baru ICU


Asisten Penatalaksanaan Kardioversi
Asisten Penatalaksanaan Intubasi

3.
4.
5.
6.

Setting Ventilator

7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

Prosedur Monitoring dan Pengukuran CVP

Prosedur Weaning Ventilator


Prosedur Extubasi
Asistensi Pemasangan CVP (single,double
lumen)
Prosedur Perawatan CVP
Perawatan Tracheostomy
Prosedur Pelaksanaan Suction melalui ETT
Prosedur Suction melului Mulut dan Hidung
Perawatan Ventilator
Asisten Pemasangan Arteri Line
Perawatan Arteri Line
Mengukur Balance Cairan
Pemasangan Oropharingeal Tube
Operasional CPAP
Oral Hygiene
Asistensi Pemasangan WSD
Operasional Bedside Monitor
Operasional Central Monitor
Operasional Spirometry
Operasional CPAP
Interpretasi Hasil EKG
Operasional Defibrilator
Operasional Mode Ventrilator
Pemantauan Haemodinamik Invasive
Arteri Line, Swansgans
Operasional Intra Aortic Pump
NYERI DAN RISIKO JATUH

30.
31.
NO
1.

Asesmen nyeri dan tatalaksananya


Asesmen risikojatuh dan tatalaksananya
PROSEDUR TINDAKAN

Standar Asuhan Keperawatan (SAK)

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

30.
31.
32.
33.
34.
35.

Pengkajian Pasien

Prosedur
Penerimaan Pasien rawat Inap
Proses Asuhan Keperawatan Pasien
Rawat Inap
Pasien Pindah Ruangan
Pemulangan Pasien Rawat Inap
Pasien Pulang Paksa
Pemesanan dan Pengiriman / Perubahan
Makan Pasien
Kunjungan dokter , Konsul Dokter
spesialis
Lapor ke Dokter Jaga, Lapor ke Dokter
Spesialis
Prosedur Persiapan Operasi / Tindakan
Perawatan Post Operasi
Petunjuk Teknis Prosedur
Menerima Pasien Rawat Inap
Memberikan label dan Gelang Identitas
Melakukan Orientasi Pasien Rawat Inap
Menimbang berat badan dan tinggi
Pasien
Observasi Tanda-tanda Vital
Mengukur Suhu tubuh melalui aksila
Menghitung nadi
Menghitung frekuensi pernafasan
Mengukur tekanan darah
Pre -Post Operasi
Menyiapkan pasien sebelum operasi
Prosedur Informed Concent
Pengaturan Puasa Pasien Sebelum
operasi
Pencukuran Rambut, Gigi palsu, cat
kuku, contak lensa
Serah Terima pasien dikamar operasi
( pre operasi )
Serah Terima Pasien dikamar operasi
( Post operasi )
Perawatan umum paska operasi
Menyiapkan tempat tidur biasa dan
Pasca operasi
Personal Hygiene dan Integumen
Memandikan pasien di tempat tidur
Membantu pasien mandi dikamar mandi
Mencuci dan menyisir rambut pasien
ditempat tidur
Perawatan Mulut ( membantu menggosok
gigi )
Perawatan Mulut ( membersihkan mulut
pasien tidak sadar)
Mengganti linen tempat tidur pasien

36.
37.
38.
39.

40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.

49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.
69.

imobilisasi
Perawatan Luka steril
Perawatan Luka Bersih
Perawatan Colostomy
Perawatan Luka gangrene
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
Membantu Pas BAK ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Mermbantu Pas BAB ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Pemberian Gliserin atau larutan Enema
Melakukan lavement ( Rendah dan Tinggi
)
Mengeluaran faeces secara manual
Pemasangan Kateter menetap - Pria
Pemasangan kateter menetap Wanita
Perawatan Kateter menetap ( Pria &
wanita )
Pelepasan kateter menetap
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi
Pemesanan Makan pasien Rawat Inap
Membantu pasien makan
Pemasangan Pipa Lambung
Memberikan makan melalui Pipa
lambung
Penghisapan Cairan Lambung
Penghisapan cairan Lambung secar terus
menerus
Pelepasan Pipa Lambung
Bilas Lambung
Persiapan Pasien gastroskopi
Pemberian makan melalui gastrostomi
Prosedur Pemberian Obat
5 Benar dalam pemberian obat
Memberikan obat peroral
Memberikan obat sublingual
Memberikan obat injeksi intracutan
Memberikan obat injeksi subcutan
Memberikan obat injeksi intra muskuler
Prosedur Pemberian Obat
Memberikan obat injeksi IV melalui
kanula ( bolus )
Memberikan obat IV melalui three way/
Extension tube
Memberikan obat intravena secara drip
Memberikan obat intra vena dengan alat
syringe pump
Memberikan obat tetes mata

70.
71.
72.
73.

74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.

98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.
106.

Memberikan obat tetes telinga


memberikan obat salep
Memberikan obat supositoria
Memberikan obat melalui vagina
Prosedur Therapi Intra vena, Infus dan
Transfusi
Kanulasi intravena oleh perawat
Pemberian cairan infus dan Penggantian
set infus
Menghitung kecepatan tetesan infus
Perawatan pasien dengan therapi intra
vena
Membilas Kanula Intra vena
Melepas Kanula Intra vena
Pemberian Tranfusi
Mengukur Intake out put dan Balance
Cairan
Mengkaji status hidrasi
Persiapan Pemasangan CVP
Perawatan pasien dengan CVP
Pengukuran CVP
Persiapan pelepasan CVP
Pemberian Oksigen & Inhalasi
Pemberian okigen dengan nasal kanul
Pemberian oksigen dengan simple mask
Pemberian Oksigen dengan non
rebreathing mask
Pemberian oksigen dengan rebreathing
mask
Pemberian nebuleiser
Pemasangan Oropharingel tube
Suction
Latihan Nafas Dalam
Perawatan Tracheostomy
Perawatan WSD
Claping dan Vibrasi
Pemenuhan Kebutuhan Istirahat
Tidur& Keamanan
Membantu pasien untuk istirahat tidur
Menjaga Keselamatan Pasien Ditempat
tidur
Memasang Restrain
Memberikan Posisi berbaring pasien :
Supine
Prone/ Tengkurap
SIM
Dorsal Recumbent
Semifowler
Fowler

107.
108.
109.
110.
111.
112.
113.
114.

115.
116.
117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
130.
131.
132.

133.
134.
135.
136.
137.
138.
139.
140.
141.
142.
143.
144.

Trendelenberg
Antitrendelenberg
Knee- Chest
Transportasi pasien dengan tempat tidur
Transportasi pasien dengan kursi Roda
Memindahkan pasien antar temapt tidur
Memindahkan pasien dari tempat tidur ke
kursi Roda
Memindahkan pasien dari kursi roda ke
tempat tidur
Pengambilan Spesimen
Urine aliran Tengah
Urine 24 Jam
Feses
Sputum
Urine dari kateter
Kultur Pus
Persiapan Punksi Pleura
Persiapan Punksi Abdomen
Pemenuhan Kebutuha Psiko Spiritual
Memberikan Pemdampingan pada pasien
Mendampingi pasien dan keluarga dalam
sakratul maut
Merawat Jenazah
Pengendalian Infeksi
Kamar Isolasi
Mencuci tangan
Penangahan sampah medis dan non
medis
Penanganan Benda tajam (Penggunaan
Sharp Container)
Pemakaian Sarung tangan
Pemakaian masker
Pemakaian Skort
Penggunaan dan Pemeliharaan
Peralatan Medik:
Timbangan Berat Badan
Suction Dan Kelengkapannya
Infus Pump
Syringe pump
Tempat Tidur Elektrik & Manual
Bedside locker
Flow Meter
Mesin ECG 12 Lead
Troly Emergency
Transluminator
Defibrilator
Kasur Decubitus

145. Troley Ganti Balut


146. Paket Infus

Aspek Psiko Sosial


147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.
154.

Support psikologis
Komunikasi terapeutik
Perhatian dan Tanggung jawab
terhadap pelanggan
Support spiritual
Konsep " caring " dalam keperawatan
Pelayanan doa
Penghargaan klien sebagai manusia

Nyeri
155. Melaksanakan asesmen neri
156. Tatalaksana nyeri

Risiko Jatuh
157. Melaksanakan asesmen risiko jatuh
158. Tatalaksana risiko jatuh
KETERANGAN :
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN KLINIS ini diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan penata laksanaan prosedur tindakan, dengan ketentuan dilarang
melakukan prosedur tindakan diluar rincian kewenangan klinis kecuali dalam
keadaan darurat dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.
Wlingi, 8 Juli 2015
Pemohon

Ns. AGUS NANDIR, [Link]

Nomor
:
Lampiran : 1( satu) berkas
Perihal
: Rekomendasi Surat Penugasan klinik
Dengan rincian kewenangan klinik

Wlingi, 8 Juli 2015


Kepada Yth.
Direktur

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi

di

Tempat
Dengan Hormat,
Menindak lanjuti rekomendasi dari ketua sub komite kredential .tentang
Kredensial/Rekredensial bagi staf Keperawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,
setelah melalui proses kredensial/rekredensial maka dengan ini Komite Keperawatan
merekomendasikan nama yang tercantum dibawah ini untuk diberikan Surat Penugasan
klinik atas;
Nama
: Ns. AGUS NANDIR, [Link]
Keahlian
: Perawat ICU
.
Dengan rincian kewenangan klinis sebagamana tercantum dalam Rincian Kewenangan
klinis yang terdapat dalam lampiran surat ini
Demikian dan terima kasih atas perhatiannya.

Hormat Kami,
Ketua Komite Keperawatan
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,

Ns. AGUS NANDIR, [Link]

RINCIAN KEWENANGAN KLINIS


Rekomendasi Rincian Kewenangan Klinis untuk Perawat dalam menjalankan prosedur
tindakan keperawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi diberikan dalam rangka
peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien dengan kemampuan

bersikap secara bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika
keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan masyarakat.
Kewenangan ini diberikan kepada:
Nama

: Ns. AGUS NANDIR, [Link]

Kualifikasi

: Perawat ICU

Kewenangan prosedur yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu melakukan


tindakan keperawatan dalam penatalaksanaan penyakit dengan rincian untuk
prosedur tindakan sebagai berikut;

NO
1.

2.

PROSEDUR TINDAKAN

DIMINTA

DISETUJUI
M
DS

KET

DIMINTA

DISETUJUI
M
DS

KET

Menerima Pasien Baru ICU


Asisten Penatalaksanaan Kardioversi
Asisten Penatalaksanaan Intubasi

3.
4.
5.
6.

Setting Ventilator

7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

Prosedur Monitoring dan Pengukuran CVP

Prosedur Weaning Ventilator


Prosedur Extubasi
Asistensi Pemasangan CVP (single,double
lumen)
Prosedur Perawatan CVP
Perawatan Tracheostomy
Prosedur Pelaksanaan Suction melalui ETT
Prosedur Suction melului Mulut dan Hidung
Perawatan Ventilator
Asisten Pemasangan Arteri Line
Perawatan Arteri Line
Mengukur Balance Cairan
Pemasangan Oropharingeal Tube
Operasional CPAP
Oral Hygiene
Asistensi Pemasangan WSD
Operasional Bedside Monitor
Operasional Central Monitor
Operasional Spirometry
Operasional CPAP
Interpretasi Hasil EKG
Operasional Defibrilator
Operasional Mode Ventrilator
Pemantauan Haemodinamik Invasive
Arteri Line, Swansgans
Operasional Intra Aortic Pump
NYERI DAN RISIKO JATUH

30.
31.
NO

Asesmen nyeri dan tatalaksananya


Asesmen risikojatuh dan tatalaksananya
PROSEDUR TINDAKAN

1.

Standar Asuhan Keperawatan (SAK)

2.

Pengkajian Pasien

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

30.
31.
32.
33.
34.

Prosedur
Penerimaan Pasien rawat Inap
Proses Asuhan Keperawatan Pasien
Rawat Inap
Pasien Pindah Ruangan
Pemulangan Pasien Rawat Inap
Pasien Pulang Paksa
Pemesanan dan Pengiriman / Perubahan
Makan Pasien
Kunjungan dokter , Konsul Dokter
spesialis
Lapor ke Dokter Jaga, Lapor ke Dokter
Spesialis
Prosedur Persiapan Operasi / Tindakan
Perawatan Post Operasi
Petunjuk Teknis Prosedur
Menerima Pasien Rawat Inap
Memberikan label dan Gelang Identitas
Melakukan Orientasi Pasien Rawat Inap
Menimbang berat badan dan tinggi
Pasien
Observasi Tanda-tanda Vital
Mengukur Suhu tubuh melalui aksila
Menghitung nadi
Menghitung frekuensi pernafasan
Mengukur tekanan darah
Pre -Post Operasi
Menyiapkan pasien sebelum operasi
Prosedur Informed Concent
Pengaturan Puasa Pasien Sebelum
operasi
Pencukuran Rambut, Gigi palsu, cat
kuku, contak lensa
Serah Terima pasien dikamar operasi
( pre operasi )
Serah Terima Pasien dikamar operasi
( Post operasi )
Perawatan umum paska operasi
Menyiapkan tempat tidur biasa dan
Pasca operasi
Personal Hygiene dan Integumen
Memandikan pasien di tempat tidur
Membantu pasien mandi dikamar mandi
Mencuci dan menyisir rambut pasien
ditempat tidur
Perawatan Mulut ( membantu menggosok
gigi )
Perawatan Mulut ( membersihkan mulut
pasien tidak sadar)

35.
36.
37.
38.
39.

40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.

49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.

Mengganti linen tempat tidur pasien


imobilisasi
Perawatan Luka steril
Perawatan Luka Bersih
Perawatan Colostomy
Perawatan Luka gangren
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
Membantu Pas BAK ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Mermbantu Pas BAB ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Pemberian Gliserin atau larutan Enema
Melakukan lavement ( Rendah dan Tinggi
)
Mengeluaran faeces secara manual
Pemasangan Kateter menetap - Pria
Pemasangan kateter menetap Wanita
Perawatan Kateter menetap ( Pria &
wanita )
Pelepasan kateter menetap
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi
Pemesanan Makan pasien Rawat Inap
Membantu pasien makan
Pemasangan Pipa Lambung
Memberikan makan melalui Pipa
lambung
Penghisapan Cairan Lambung
Penghisapan cairan Lambung secar terus
menerus
Pelepasan Pipa Lambung
Bilas Lambung
Persiapan Pasien gastroskopi
Pemberian makan melalui gastrostomi
Prosedur Pemberian Obat
5 Benar dalam pemberian obat
Memberikan obat peroral
Memberikan obat sublingual
Memberikan obat injeksi intracutan
Memberikan obat injeksi subcutan
Memberikan obat injeksi intra muskuler
Prosedur Pemberian Obat
Memberikan obat injeksi IV melalui
kanula ( bolus )
Memberikan obat IV melalui three way/
Extension tube
Memberikan obat intravena secara drip
Memberikan obat intra vena dengan alat
syringe pump

69.
70.
71.
72.
73.

74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.

98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.

Memberikan obat tetes mata


Memberikan obat tetes telinga
memberikan obat salep
Memberikan obat supositoria
Memberikan obat melalui vagina
Prosedur Therapi Intra vena, Infus dan
Transfusi
Kanulasi intravena oleh perawat
Pemberian cairan infus dan Penggantian
set infus
Menghitung kecepatan tetesan infus
Perawatan pasien dengan therapi intra
vena
Membilas Kanula Intra vena
Melepas Kanula Intra vena
Pemberian Tranfusi
Mengukur Intake out put dan Balance
Cairan
Mengkaji status hidrasi
Persiapan Pemasangan CVP
Perawatan pasien dengan CVP
Pengukuran CVP
Persiapan pelepasan CVP
Pemberian Oksigen & Inhalasi
Pemberian okigen dengan nasal kanul
Pemberian oksigen dengan simple mask
Pemberian Oksigen dengan non
rebreathing mask
Pemberian oksigen dengan rebreathing
mask
Pemberian nebuleiser
Pemasangan Oropharingel tube
Suction
Latihan Nafas Dalam
Perawatan Tracheostomy
Perawatan WSD
Claping dan Vibrasi
Pemenuhan Kebutuhan Istirahat
Tidur& Keamanan
Membantu pasien untuk istirahat tidur
Menjaga Keselamatan Pasien Ditempat
tidur
Memasang Restrain
Memberikan Posisi berbaring pasien :
Supine
Prone/ Tengkurap
SIM
Dorsal Recumbent
Semifowler

106.
107.
108.
109.
110.
111.
112.
113.
114.

115.
116.
117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
130.
131.
132.

133.
134.
135.
136.
137.
138.
139.
140.
141.
142.
143.

Fowler
Trendelenberg
Antitrendelenberg
Knee- Chest
Transportasi pasien dengan tempat tidur
Transportasi pasien dengan kursi Roda
Memindahkan pasien antar temapt tidur
Memindahkan pasien dari tempat tidur ke
kursi Roda
Memindahkan pasien dari kursi roda ke
tempat tidur
Pengambilan Spesimen
Urine aliran Tengah
Urine 24 Jam
Feses
Sputum
Urine dari kateter
Kultur Pus
Persiapan Punksi Pleura
Persiapan Punksi Abdomen
Pemenuhan Kebutuha Psiko Spiritual
Memberikan Pemdampingan pada pasien
Mendampingi pasien dan keluarga dalam
sakratul maut
Merawat Jenazah
Pengendalian Infeksi
Kamar Isolasi
Mencuci tangan
Penangahan sampah medis dan non
medis
Penanganan Benda tajam (Penggunaan
Sharp Container)
Pemakaian Sarung tangan
Pemakaian masker
Pemakaian Skort
Penggunaan dan Pemeliharaan
Peralatan Medik:
Timbangan Berat Badan
Suction Dan Kelengkapannya
Infus Pump
Syringe pump
Tempat Tidur Elektrik & Manual
Bedside locker
Flow Meter
Mesin ECG 12 Lead
Troly Emergency
Transluminator
Defibrilator

144. Kasur Decubitus


145. Troley Ganti Balut
146. Paket Infus

Aspek Psiko Sosial


147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.
154.

Support psikologis
Komunikasi terapeutik
Perhatian dan Tanggung jawab
terhadap pelanggan
Support spiritual
Konsep " caring " dalam keperawatan
Pelayanan doa
Penghargaan klien sebagai manusia

Nyeri
155. Melaksanakan asesmen neri
156. Tatalaksana nyeri

Risiko Jatuh
157. Melaksanakan asesmen risiko jatuh
158. Tatalaksana risiko jatuh
KETERANGAN :
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN klinis diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan penata laksanaan prosedur tindakan, dengan ketentuan dilarang
melakukan prosedur tindakan diluar rincian kewenangan klinis kecuali dalam
keadaan darurat dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.
Wlingi, 8 Juli 2015
Mengetahui
Ketua Komite Perawat

Ns. AGUS NANDIR, [Link]

Ketua Sub Komite Kredensial

Ns. ENDAH PURWANI S,. [Link]

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGUDI WALUYO
WLINGI
Jln. Dr. Soecipto No. 5 Wlingi Telp. (0342) 691006 Fax.
(0342) 691040
Email : [Link]@[Link]
KEPUTUSAN
DIREKTUR RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
Nomor :..................................................

Tentang
Surat Penugasan Klinis Dan Rincian Kewenangan Klinis
Rumah Sakit Umum Derah Ngudi Waluyo Wlingi
DIREKTUR RSUD NGUDI WALUYO WLINGI
Menimbang :

Mengingat

Bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan keperawatan yang


optimal dan meningkatkan Keselamatan Pasien, perlu ditetapkan Surat
Penugasan Klinis dengan Rincian Kewenangan Klinis
: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 49/PMK/2013
tentang komite keperawatan rumah sakit.

Menetapkan :
M E M U T U S K AN
PERTAMA
KEDUA

KETIGA
KEEMPAT
KELIMA

Nama : Ns. AGUS NANDIR, [Link] Kualifikasi : Perawat ICU


mendapat Surat Penugasan klinik dengan Rincian kewenangan
Klinis di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
: Surat Penugasan klinik ini memberikan hak kepada ybs untuk
melaksanakan kegiatan profesinya dilingkungan RSUD Ngudi
Waluyo Wlingi sesuai dengan Rincian Kewenangan Klinis
(terlampir)
: Rincian Kewenangan Klinis dapat dikurangi atau ditambah atas
rekomendasi Komite Keperawatan cq Sub Komite Kredensial.
: Surat Penugasan Klinis Staf perawat berlaku untuk jangka waktu
3 tahun, dan tidak akan melebihi masa berlaku STR ybs.
: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, bila kemudian hari
diketemukan kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya.

DITETAPKAN DI WLINGI
Pada tanggal : ..........................
DIREKTUR
RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

dr. A. LOEKQIJANA A., MARS


NIP. 19590524 198712 2 001

Lampiran SK Direktur NO.


RINCIAN KEWENANGAN KLINIS
Rincian

Kewenangan

Klinis

diberikan

kepada

perawat

dalam

menjalankan

prosedur/tindakan keperawatan dan diberikan dalam rangka peningkatan kualitas


pelayanan dan keselamatan pasien agar supaya perawat bersikap, bertindak dan
berperilaku

secara bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika

keperawatan serta moral yang baik kepada pasien, sejawat dan masyarakat. Rincian

Kewenangan klinik ini diberikan kepada:


Nama

: Ns. AGUS NANDIR, [Link]

Kualifikasi

: Perawat ICU

Kewenangan yang diberikan termasuk inti pelayanan yaitu melakukan tindakan klinik
dalam penanganan penyakit dengan rincian untuk prosedur/tindakan klinik sebagai
berikut:

NO
1.

2.

PROSEDUR TINDAKAN

DISETUJUI
DIBAWAH
MANDIRI
SUPERVISI

KET

Menerima Pasien Baru ICU


Asisten Penatalaksanaan Kardioversi
Asisten Penatalaksanaan Intubasi

3.
4.
5.
6.

Setting Ventilator

7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

Prosedur Monitoring dan Pengukuran CVP

Prosedur Weaning Ventilator


Prosedur Extubasi
Asistensi Pemasangan CVP (single,double
lumen)
Prosedur Perawatan CVP
Perawatan Tracheostomy
Prosedur Pelaksanaan Suction melalui ETT
Prosedur Suction melului Mulut dan Hidung
Perawatan Ventilator
Asisten Pemasangan Arteri Line
Perawatan Arteri Line
Mengukur Balance Cairan
Pemasangan Oropharingeal Tube
Operasional CPAP
Oral Hygiene
Asistensi Pemasangan WSD
Operasional Bedside Monitor
Operasional Central Monitor
Operasional Spirometry
Operasional CPAP
Interpretasi Hasil EKG
Operasional Defibrilator
Operasional Mode Ventrilator
Pemantauan Haemodinamik Invasive
Arteri Line, Swansgans
Operasional Intra Aortic Pump
NYERI DAN RISIKO JATUH

30.
31.

NO

Asesmen nyeri dan tatalaksananya


Asesmen risikojatuh dan tatalaksananya

PROSEDUR TINDAKAN

DISETUJUI
DIBAWAH
MANDIRI
SUPERVISI

KET

1.

Standar Asuhan Keperawatan (SAK)

2.

Pengkajian Pasien

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

30.
31.
32.
33.
34.

Prosedur
Penerimaan Pasien rawat Inap
Proses Asuhan Keperawatan Pasien
Rawat Inap
Pasien Pindah Ruangan
Pemulangan Pasien Rawat Inap
Pasien Pulang Paksa
Pemesanan dan Pengiriman / Perubahan
Makan Pasien
Kunjungan dokter , Konsul Dokter
spesialis
Lapor ke Dokter Jaga, Lapor ke Dokter
Spesialis
Prosedur Persiapan Operasi / Tindakan
Perawatan Post Operasi
Petunjuk Teknis Prosedur
Menerima Pasien Rawat Inap
Memberikan label dan Gelang Identitas
Melakukan Orientasi Pasien Rawat Inap
Menimbang berat badan dan tinggi
Pasien
Observasi Tanda-tanda Vital
Mengukur Suhu tubuh melalui aksila
Menghitung nadi
Menghitung frekuensi pernafasan
Mengukur tekanan darah
Pre -Post Operasi
Menyiapkan pasien sebelum operasi
Prosedur Informed Concent
Pengaturan Puasa Pasien Sebelum
operasi
Pencukuran Rambut, Gigi palsu, cat
kuku, contak lensa
Serah Terima pasien dikamar operasi
( pre operasi )
Serah Terima Pasien dikamar operasi
( Post operasi )
Perawatan umum paska operasi
Menyiapkan tempat tidur biasa dan
Pasca operasi
Personal Hygiene dan Integumen
Memandikan pasien di tempat tidur
Membantu pasien mandi dikamar mandi
Mencuci dan menyisir rambut pasien
ditempat tidur
Perawatan Mulut ( membantu menggosok
gigi )
Perawatan Mulut ( membersihkan mulut
pasien tidak sadar)

35.
36.
37.
38.
39.

40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.

49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.

Mengganti linen tempat tidur pasien


imobilisasi
Perawatan Luka steril
Perawatan Luka Bersih
Perawatan Colostomy
Perawatan Luka gangren
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Eliminasi
Membantu Pas BAK ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Mermbantu Pas BAB ditempat
tidur(Pria&Wanita)
Pemberian Gliserin atau larutan Enema
Melakukan lavement ( Rendah dan Tinggi
)
Mengeluaran faeces secara manual
Pemasangan Kateter menetap - Pria
Pemasangan kateter menetap Wanita
Perawatan Kateter menetap ( Pria &
wanita )
Pelepasan kateter menetap
Prosedur Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi
Pemesanan Makan pasien Rawat Inap
Membantu pasien makan
Pemasangan Pipa Lambung
Memberikan makan melalui Pipa
lambung
Penghisapan Cairan Lambung
Penghisapan cairan Lambung secar terus
menerus
Pelepasan Pipa Lambung
Bilas Lambung
Persiapan Pasien gastroskopi
Pemberian makan melalui gastrostomi
Prosedur Pemberian Obat
5 Benar dalam pemberian obat
Memberikan obat peroral
Memberikan obat sublingual
Memberikan obat injeksi intracutan
Memberikan obat injeksi subcutan
Memberikan obat injeksi intra muskuler
Prosedur Pemberian Obat
Memberikan obat injeksi IV melalui
kanula ( bolus )
Memberikan obat IV melalui three way/
Extension tube
Memberikan obat intravena secara drip
Memberikan obat intra vena dengan alat
syringe pump

69.
70.
71.
72.
73.

74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.

98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.

Memberikan obat tetes mata


Memberikan obat tetes telinga
memberikan obat salep
Memberikan obat supositoria
Memberikan obat melalui vagina
Prosedur Therapi Intra vena, Infus dan
Transfusi
Kanulasi intravena oleh perawat
Pemberian cairan infus dan Penggantian
set infus
Menghitung kecepatan tetesan infus
Perawatan pasien dengan therapi intra
vena
Membilas Kanula Intra vena
Melepas Kanula Intra vena
Pemberian Tranfusi
Mengukur Intake out put dan Balance
Cairan
Mengkaji status hidrasi
Persiapan Pemasangan CVP
Perawatan pasien dengan CVP
Pengukuran CVP
Persiapan pelepasan CVP
Pemberian Oksigen & Inhalasi
Pemberian okigen dengan nasal kanul
Pemberian oksigen dengan simple mask
Pemberian Oksigen dengan non
rebreathing mask
Pemberian oksigen dengan rebreathing
mask
Pemberian nebuleiser
Pemasangan Oropharingel tube
Suction
Latihan Nafas Dalam
Perawatan Tracheostomy
Perawatan WSD
Claping dan Vibrasi
Pemenuhan Kebutuhan Istirahat
Tidur& Keamanan
Membantu pasien untuk istirahat tidur
Menjaga Keselamatan Pasien Ditempat
tidur
Memasang Restrain
Memberikan Posisi berbaring pasien :
Supine
Prone/ Tengkurap
SIM
Dorsal Recumbent
Semifowler

106.
107.
108.
109.
110.
111.
112.
113.
114.

115.
116.
117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
130.
131.
132.

133.
134.
135.
136.
137.
138.
139.
140.
141.
142.
143.

Fowler
Trendelenberg
Antitrendelenberg
Knee- Chest
Transportasi pasien dengan tempat tidur
Transportasi pasien dengan kursi Roda
Memindahkan pasien antar temapt tidur
Memindahkan pasien dari tempat tidur ke
kursi Roda
Memindahkan pasien dari kursi roda ke
tempat tidur
Pengambilan Spesimen
Urine aliran Tengah
Urine 24 Jam
Feses
Sputum
Urine dari kateter
Kultur Pus
Persiapan Punksi Pleura
Persiapan Punksi Abdomen
Pemenuhan Kebutuha Psiko Spiritual
Memberikan Pemdampingan pada pasien
Mendampingi pasien dan keluarga dalam
sakratul maut
Merawat Jenazah
Pengendalian Infeksi
Kamar Isolasi
Mencuci tangan
Penangahan sampah medis dan non
medis
Penanganan Benda tajam (Penggunaan
Sharp Container)
Pemakaian Sarung tangan
Pemakaian masker
Pemakaian Skort
Penggunaan dan Pemeliharaan
Peralatan Medik:
Timbangan Berat Badan
Suction Dan Kelengkapannya
Infus Pump
Syringe pump
Tempat Tidur Elektrik & Manual
Bedside locker
Flow Meter
Mesin ECG 12 Lead
Troly Emergency
Transluminator
Defibrilator

144. Kasur Decubitus


145. Troley Ganti Balut
146. Paket Infus

Aspek Psiko Sosial


147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.
154.

Support psikologis
Komunikasi terapeutik
Perhatian dan Tanggung jawab
terhadap pelanggan
Support spiritual
Konsep " caring " dalam keperawatan
Pelayanan doa
Penghargaan klien sebagai manusia

Nyeri
155. Melaksanakan asesmen neri
156. Tatalaksana nyeri

Risiko Jatuh
157. Melaksanakan asesmen risiko jatuh
158. Tatalaksana risiko jatuh
Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN KLINIS ini diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan prosedur/tindakan, dengan ketentuan dilarang melakukan prosedur
tindakan Klinik diluar rincian kewenanganklinis kecuali dalam keadaan darurat dan
tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.

DIREKTUR
RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

dr. A. LOEKQIJANA A., MARS


NIP. 19590524 198712 2 001

Anda mungkin juga menyukai