67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
485 tayangan2 halaman

Gejala dan Penanganan Rabies pada Hewan

Rabies adalah penyakit fatal yang menyerang sistem saraf dan ditularkan melalui gigitan atau air liur hewan seperti anjing, kucing, dan kera. Gejala awalnya meliputi perubahan tingkah laku dan nafsu makan, yang kemudian diikuti oleh kejang dan kematian. Virus rabies tidak dapat diobati, namun gigitan dapat dicegah dengan vaksinasi hewan dan manusia serta menangani luka segera.

Diunggah oleh

Vithaa'Tetaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
485 tayangan2 halaman

Gejala dan Penanganan Rabies pada Hewan

Rabies adalah penyakit fatal yang menyerang sistem saraf dan ditularkan melalui gigitan atau air liur hewan seperti anjing, kucing, dan kera. Gejala awalnya meliputi perubahan tingkah laku dan nafsu makan, yang kemudian diikuti oleh kejang dan kematian. Virus rabies tidak dapat diobati, namun gigitan dapat dicegah dengan vaksinasi hewan dan manusia serta menangani luka segera.

Diunggah oleh

Vithaa'Tetaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

i.

APA ITU RABIES?


Rabies atau penyakit anjing gila adalah suatu
penyakit fatal yang menyerang sistem saraf dari
semua jenis hewan
berdarah panas dan
manusia.
Bersifat
zoonosa
artinya menular dari
hewan ke manusia.

HEWAN YANG
MENYEBABKAN RABIES?

Rabies disebabkan oleh virus yang


umumnya ditularkan melalui air liur hewan
pemakan
daging
(carnivora).
Di Indonesia
hanya anjing,
kucing dan
kera
yang
dikenal
sebagai
penyebab utama penyakit ini.

BAGAIMANA CARA
PENULARANNYA ?
Terdapat pada air liur hewan penderita
rabies, sehingga penularan rabies pada
manusia atau hewan lain juga melalui
gigitan hewan penderita rabies atau luka
yang terkena air liur manusia atau hewan
penderita rabies.

BERAPA LAMAKAH MASA


TUNAS RABIES ?
Masa tunas rabies pada hewan timbul
sekitar 3 6 minggu
Manusia masa tunas umumnya 2 8
minggu.
Masa tunas juga bervariasi dapat lebih
singkat atau lebih tergantung dari :
Parah tidaknya luka gigitan,
jumlah gigitan, lokasi gigitan
(semakin dekat otak berbahaya!

BAGAIMANA TANDATANDA RABIES PADA


Rabies yang Ganas :
a. Permulaan tampak perubahan tabiat,
b. Bersembunyi di tempat gelap dan dingin
c. Tidak lagi menuruti perintah majikannya
d. Nafsu makan hilang
e. Suara menjadi parau
f. Memakan benda-benda asing, misalnya
batu, paku, kayu, dsb
g. Ekor berada di antara kedua paha
h. Mulut membuka, lidah terjulur dan keluar
air liur berlebihan

Menyerang dan
menggigit apa saja
yang dijumpai
j. Kejang-kejang
disusul
dengan
kelumpuhan
k. Biasanya
mati
setelah 4-7 hari
setelah
gejala
pertama timbul .
Rabies yang Tenang :
a. Diam di tempat yang sejuk.
b. Kejang-kejang sebentar atau tidak terlihat
serta kelumpuhan
pada bentuk ini,.
c. Lidahnya terjulur
terus
menerus
dalam
waktu
singkat.

BAGAIMANA TANDATANDA RABIES PADA


Pada manusia stadium permulaan diketahui
biasanya didahului sakit, mual, nafsu makan
menurun.
Pada stadium lebih lanjut seperti :
a. Air liur dan air mata keluar berlebihan
b. Kepekaan terhadap air dan sinar
semakin meninggi
c. Ciri khas dari penderita rabies adalah
takut pada air yang berlebihan
d. Kejang-kejang yang disusul kelumpuhan
e. Pada umumnya penderita mati setelah
gejala/tanda pertama timbul

APA RABIES BISA


DIOBATI ?

Penyakit yang disebabkan oleh virus tidak ada


obatnya. Oleh karena itu hewan atau manusia
yang terserang penyakit ini pada umumnya
selalu diakhiri dengan kematian

BAGAIMANA MENANGANI
RABIES ?
1. Mencuci luka gigitan secepatnya dengan
sabun atau deterjen selama 5-10 menit
kemudian luka dicuci/dibilas dengan air
bersih yang mengalir (air kran/pompa)
diberi alkohol 70%
2. Segera dibawa ke Puskesmas/Rumah Sakit
terdekat atau ke dokter untuk mendapat
perawatan berupa suntikan Vaksin Anti
Rabies (VAR) tergantung dari hasil
pemeriksaan dokter.

1. Hindari kejadian gigitan


2. Vaksinasi rabies pada anjing, kucing dan
kera piaraan secara teratur setiap tahun
(biaya ditanggung oleh pemelihara
tersebut)
3. Jangan bawa anjing ke tempat/daerah
tertular rabies
4. Memberantas, memusnahkan atau eliminasi
anjing liar atau yang berkeliaran dengan
menggunakan racun oleh petugas yang
berwenang
5. Dilakukan
penangkapan
anjing
liar/berkeliaran di tempat umum

Oleh :
CHRESTA D. ILLINTUTU, [Link]

Untuk
hewan
yang
menggigit
harus
segera
ditangkap hidup-hidup, bila
mungkin
kemudian
dilaporkan
ke
Dinas
Peternakan Setempat untuk
Anjing penderita akan mati
selama 2 minggu (masa
observasi
Anjing yang mati karena
rabies
akan
dikirim
spesimen atau kepalanya ke
Laboratorium
Kesehatan
Hewan untuk diperiksa

BAGAIMANA MENCEGAH
RABIES ?

WASPADA BAHAYA
RABIES

KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON
2015

Anda mungkin juga menyukai