Jakarta, 18 Juni 2015
Contractor's All Risks
Contractor's All Risks (CAR) merupakan asuransi yang memberikan jaminan atas resiko
kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi pada pekerjaan teknik sipil (bangunan) yang
dilakukan oleh orang atau badan hukum (kontraktor) baik itu pekerjaan bangunan sipil basah
maupun bangunan sipil kering. Jaminan ini ditujukan untuk orang atau badan hukum yang
memiliki kepentingan keuangan pada pekerjaan teknik sipil (bangunan), seperti pemilik proyek
(prinsipal), penyandang dana (bank, perusahaan pembiayaan, dll), arsitek dan konsultan,
main-kontraktor ataupun sub-kontraktor dari proyek pembangunan.
Jaminan Dasar
Jaminan yang diberikan dalam Asuransi Contractor's All Risks ini adalah semua kerusakan dan
atau kerugian yang terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga selama kerusakan atau kerugian
tersebut tidak dikecualikan dalam polis. Jaminan ini terbagi atas dua bagian yaitu:
Section 1: Material Damage
Memberikan jaminan atas kerusakan fisik terhadap bangunan yang sedang dalam proses
pengerjaan. Kerusakan fisik bisa disebabkan oleh Kebakaran, Peledakan, Kejatuhan pesawat
terbang, Pencurian termasuk pencurian dengan kekerasan, Bencana alam (Act of Gods) seperti
gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, Kerusakan lain yang bersifat tiba-tiba dan tak
terduga serta tidak dikecualikan atas objek pertanggungan.
Section 2: Third Party Liability
Memberikan jaminan atas tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang timbul baik karena
kerusakan harta benda milik pihak ketiga (material damage) maupun cedera badan (Bodily
Injury).
Jakarta, 18 Juni 2015
Obyek yang dapat diasuransikan
Pada dasarnya dapat menjamin semua jenis proyek konstruksi / teknik sipil, seperti :
1. Rumah Tinggal / Ruko / Rukan
2. Rumah Sakit / Hotel / Kantor
3. Pembangunan Jalan
4. Pembangunan Jembatan
5. Terowongan
6. Bendungan
7. Dll.
Informasi yang dibutuhkan untuk Pelaksanaan Penutupan Asuransi CAR
1. Nama dan Alamat Pemilik Proyek / Prinsipal
2. Nama dan Alamat Main-Kontraktor / Sub-Kontraktor
3. Jenis Proyek / Okupasi
4. Lokasi Proyek
5. Jangka Waktu Pembangunan
6. Jangka Waktu Pemeliharaan
7. Jumlah Pertanggungan yang diperinci
8. Jadwal Waktu Pelaksanaan Proyek
9. Lay-out Bangunan
10. Resiko Sekitar Proyek
Pertanggungan dalam CAR / EAR akan berakhirnya sebagai berikut :
-
Apabila pekerjaan sudah selesai dan sudah serah terima meskipun jangka waktu
pertanggungan belum berakhir.
Apabila jangka waktu pertanggungan sudah berakhir meskipun pekerjaan belum
selesai
CAR / EAR mempunyai 2 pengecualian yaitu :
Pengecualian Umum Pengecualian umum ini lebih bersifat pada pengecualian
terhadap peril.
Jakarta, 18 Juni 2015
Perang, invasi, tindakan musuh asing, permusuhan (baik perang dideklarasikan atau
tidak),
perang
saudara,
pemberontakan,
revolusi,
pembangkitan
rakyat,
pembangkangan, kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, huru-hara, kekuatan
militer atau pengambilalihan kekuasaan, sekelompok orang jahat atau orang-orang
yang bertindak atas nama atau berkaitan dengan suatu organisasi politik,
persekongkolan, penyitaan, penahanan, pengambilalihan atau penghancuran atau
pengrusakan atas perintah pemerintah de jure atau de facto atau perintah oleh pihak
yang berwenang.
Reaksi nuklir, radiasi nuklir atau kontaminasi radioaktif.
Tindakan sengaja atau kelalaian sengaja oleh Tertanggung atau wakilnya.
Penghentian pekerjaan baik total atau parsial.
Pengecualian Khusus pengecualian ini lebih bersifat terhadap property.
Risiko sendiri yang tercantum dalam Ikhtisar yang ditanggung oleh Tertanggung dalam
setiap kejadian.
Kerugian lanjutan dalam bentuk atau deskripsi apapun termasuk penalti, kerugian
karena keterlambatan, buruknya pengerjaan, kehilangan kontrak.
Kerugian atau kerusakan karena salah desain.
Biaya penggantian, perbaikan atau pembetulan atas material dan/atau pengerjaan yang
cacat, tetapi pengecualian ini terbatas pada barang yang langsung terkena dampaknya
dan tidak dapat dianggap mengecualikan kerugian pada atau kerusakan atas barang
yang telah dikerjakan dengan benar yang diakibatkan oleh suatu kecelakaan karena
cacat material dan/atau pengerjaan tersebut.
Aus, korosi, oksidasi, penurunan mutu karena kurang penggunaan dan kondisi atmosfir
normal.
Kerugian atau kerusakan atas peralatan konstruksi, perlengkapan dan mesin-mesin
konstruksi karena kerusakan elektrik atau mekanik, kegagalan, patah atau kekacauan
mekanik, membekunya cairan pendingin atau cairan lainnya, cacat pelumasan atau
kekurangan oli atau cairan pendingin, tetapi jika sebagai akibat kerusakan atau
kekacauan tersebut terjadi suatu kecelakaan yang menyebabkan kerusakan eksternal,
kerusakan lanjutan tersebut dapat diberi ganti rugi.
Jakarta, 18 Juni 2015
Kerugian pada atau kerusakan atas kendaraan berijin untuk penggunaan di jalan umum
atau angkutan air atau pesawat terbang.
Kerugian pada atau kerusakan atas berkas, gambar, catatan pembukuan, wesel, mata
uang, perangko, akta, bukti hutang, uang kertas, saham, cek.
Kerugian atau kerusakan yang ditemukan hanya pada saat inventarisasi
Prosedur klaim apabila terjadi resiko:
1. Segera memberitahu Penanggung dengan telepon atau telegram dan juga secara
tertulis dalam waktu 3 x 24 jam, memberi suatu indikasi atas sifat dan tingkat
kerugian atau kerusakan.
2. Melakukan semua langkah yang berada di dalam kekuasaannya untuk
memperkecil
tingkat kerugian atau kerusakan.
3. Menjaga bagian-bagian yang terkena dampak dan membuatnya tersedia untuk
inspeksi oleh wakil atau surveyor Penanggung.
4. Menyerahkan semua informasi dan bukti dokumen yang diminta oleh
Penanggung.
5. Memberitahu polisi yang berwenang dalam hal kehilangan atau kerusakan
Demikian kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai hal
ini, Bapak/Ibu dapat menghubungi kami di nomor 0813 1116 1206 maupun email address
sebagai berikut [Link]-menteng@[Link].
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Jason Suhardi
Relationship Manager
PT. Asuransi Sinar Mas
Gedung Plaza Simas Jl. KH. Fachrudin No. 18 Lt. 7
Contact Person : 0813 1116 1206
Email : [Link]-menteng@[Link]