0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
84 tayangan8 halaman

Bagian dan Fungsi Busi pada Mobil

Sistem pengapian konvensional pada mobil menggunakan busi yang terdiri dari elektrode, isolator, dan rumah busi. Busi harus tahan panas tinggi, tekanan tinggi, dan kimiawi dari proses pembakaran, serta mampu menghantarkan tegangan pengapian hingga 25.000 Volt.

Diunggah oleh

Nasrullah Jhe
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
84 tayangan8 halaman

Bagian dan Fungsi Busi pada Mobil

Sistem pengapian konvensional pada mobil menggunakan busi yang terdiri dari elektrode, isolator, dan rumah busi. Busi harus tahan panas tinggi, tekanan tinggi, dan kimiawi dari proses pembakaran, serta mampu menghantarkan tegangan pengapian hingga 25.000 Volt.

Diunggah oleh

Nasrullah Jhe
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LISTRIK AUTOMOTIF

SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL

Busi
1

10

11

12
7

6
Bagian-bagian
1. Terminal

7. Elektrode massa ( paduan nikel )

2. Rumah busi

8. Cincin perapat

3. Isolator

9. Celah elektrode

4. Elektrode ( paduan nikel )

10. Baut sambungan

5. Perintang rambatan arus

11. Cincin perapat

6. Rongga pemanas

12. Penghantar

Program
N
a m a :Studi :

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

1-7

Beban dan tuntutan pada busi

Beban

Hal hal yang dituntut

Panas

Temperatur

gas didalam ruang

bakar berubah, temperatur pada


pembakaran 2000 - 3000 0C dan
waktu pengisian 0 1200C

Elektode pusat dan isolator harus tahan


terhadap temperatur tinggi 8000C

Cepat

memindahkan

panas

sehingga

temperatur tidak lebih dari 800 0C

Mekanis

Tekanan pembakaran 30 50 bar

Bahan harus kuat

Konstruksi harus rapat

Bahan Elektroda harus tahan temperatur

Kimia

Erosi bunga api

Erosi pembakaran

Kotoran

tinggi ( nikel, platinum )

Bahan kaki isolator yang cepat mencapai


temperatur pembersih diri ( 4000C )

Elektris

Tegangan

pengapian

mencapai

25000 Volt

jarak elektroda pusat ke masa jauh

Program
N
a m a :Studi :

Bentuk kaki isolator yang cocok sehingga


Konstruksi perintang arus yang cocok

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

2-7

Nilai Panas
Nilai panas busi adalah suatu indeks yang menunjukkan jumlah panas yang dapat
dipindahkan oleh busi
Kemampuan busi menyerap dan memindahkan panas tergantung pada bentuk kaki
isolator / luas permukaan isolator
Nilai panas harus sesuai dengan kondisi operasi mesin

Busi panas

Busi dingin

Luas permukaan kaki isolator besar

Luas permukaan kaki isolator kecil

Banyak menyerap panas

Sedikit menyerap panas

Lintasan pemindahan panas panjang,

Lintasan

akibatnya pemindahan panas sedikit

Program
N
a m a :Studi :

pemindahan

panas

pendek, cepat menimbulkan panas

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

3-7

Permukaan muka busi


Permukaan muka busi menunjukkan kondisi operasi mesin dan busi

Normal
Isolator berwarna kuning atau coklat muda
Puncak isolator bersih, permukaan rumah
isolator kotor berwarna coklat muda atau
abu abu ,

Kondisi kerja mesin baik

Pemakaian busi dengan nilai panas


yang tepat

Terbakar
Elektrode terbakar, pada permukaan kaki
isolator

ada

partikel-partikel

kecil

mengkilat yang menempel


Isolator berwarna putih atau kuning
Penyebab :

Nilai oktan bensin terlalu rendah

Campuran terlalu kurus


Knoking ( detonasi )

Program
N
a m a :Studi :

Saat pengapian terlalu awal

Tipe busi yang terlalu panas

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

4-7

Berkerak karena oli


Kaki isolator dan elektroda sangat kotor.
Warna kotoran coklat
Penyebab :

Cincin torak aus

Penghantar katup aus

Pengisapan oli melalui sistem ventilasi


karter

Berkerak karbon / jelaga


Kaki isolator, elektroda-elektroda, rumah busi
berkerak jelaga
Penyebab :

Campuran terlalu kaya

Tipe busi yang terlalu dingin

Isolator retak
Penyebab :

Jatuh

Kelemahan bahan

Bunga

api

dapat

meloncat

dari

isolator

langsung ke massa

Program
N
a m a :Studi :

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

5-7

Dudukan
Penggunaan cincin perapat antara busi dan kepala silinder tergantung pada tipe motor

Dudukan rata, harus dipasang

Dudukan bentuk konis, tanpa

cincin perapat

cincin perapat

Ulir
Panjang ulir busi harus sesuai dengan panjang ulir kepala silinder

Terlalu panjang

Program
N
a m a :Studi :

Terlalu pendek

Baik

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

6-7

Celah elektroda busi dan tegangan pengapian


Celah elektroda busi mempengaruhi kebutuhan tegangan pengapian

Celah elektroda besar

tegangan pengapian besar

Celah elektroda kecil

tegangan pengapian kecil

Contoh
Pada tekanan campuran 1000 kpa ( 10 bar )

Celah elektrode 0,6 mm

tegangan pengapian 12,5 kv

Celah elektrode 0,8 mm

tegangan pengapian 15 kv

Celah elektrode 1 mm

Program
N
a m a :Studi :

tegangan pengapian 17,5 kv

Dikeluarkan oleh :

Tanggal :

Wi/Sp

01.01.00

MESIN OTOMOTIF
2 6 9 3 3 5
3 . d o c

Halaman :

7-7

Halaman:

Anda mungkin juga menyukai