0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan2 halaman

Stack Dust Sampler untuk Kualitas Udara

1. Alat pengambilan sampel debu emisi dari cerobong pabrik dinamakan Stack Dust Sampler dan digunakan untuk mengambil sampel debu dan logam berat seperti timah hitam, kadmium, kromium, seng, arsenik, stibium dan telurium. Sampel diambil secara isokinetik menggunakan kertas filter dan konsentrasi logam ditentukan dengan AAS.

Diunggah oleh

tyul_tia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan2 halaman

Stack Dust Sampler untuk Kualitas Udara

1. Alat pengambilan sampel debu emisi dari cerobong pabrik dinamakan Stack Dust Sampler dan digunakan untuk mengambil sampel debu dan logam berat seperti timah hitam, kadmium, kromium, seng, arsenik, stibium dan telurium. Sampel diambil secara isokinetik menggunakan kertas filter dan konsentrasi logam ditentukan dengan AAS.

Diunggah oleh

tyul_tia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

PRINSIP DASAR
Untuk melakukan pemantauan kualitas udara
emisi dari cerobong pabrik/industri, perlu suatu
perangkat peralatan khusus yang dapat mengambil
sample debu emisi secara Isokinetik. Alat pengambil
sample debu emisi tersebut dinamakan Stack Dust
Sampler,dan kini telah dapat dibuat di dalam negeri.
Stack Dust Sampler adalah suatu perangkat
peralatan yang berguna untuk pengambilan sample
debu atau partikulat yang mengandung logam-logam
berat seperti Pb, Cd, As, Sb, Zn, Cr dan Tl (Tellurium)
yang keluar dari cerobong pabrik (stack/chimney).
Sistem pengambilan debu/partikulat tersebut
berdasarkan kepada sistem filtrasi oleh kertas
penangkap debu emisi,. Konsentrasi/kadar debu dapat
ditentukan secara gravimetri dan konsentrasi masingmasing logam berat tersebut di atas dapat ditentukan
menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS)
setelah debu yang ada di kertas filter dilarutkan dalam
asam mineral seperti HNO3 pekat.
Adapun teknik pengambilan sample debu/
partikulat emisi tersebut di atas terdiri dari beberapa
tahap yaitu :
a) Sebelum melakukan sampling debu/partikulat
emisi, terlebih dahulu kertas penangkap debu
emisi tersebut dipanaskan dalam oven listrik pada
suhu 105 oC selama 2 jam, kemudian setelah
dingin dimasukkan ke dalam desikator. Timbang
kertas penangkap debu sebelum digunakan dalam
sampling debu emisi. Ulangi sampai penimbangan
berat konstan
b) Pengambilan sample debu emisi dilakukan secara
Isokinetik dengan suatu alat sampling yaitu Dust
Collector yang berisikan kertas penangkap debu
emisi. Dimana kecepatan pompa hisap yang
digunakan harus sama dengan laju alir flue gas
yang keluar dari crobong pabrik. Pompa hisap
tersebut harus mempunyai kekuatan hisap 0 - 30

L/menit,
debu/partikulat
emisi
akan
tertangkap/terkoleksi pada kertas tersebut.
c) Debu/partikulat emisi pada kertas saring,
kemudian disimpan untuk dikeringkan dalam
desikator. Selanjutnya kertas penangkap debu
tersebut ditimbang menggunakan neraca analitis,
setelah dikeringkan pada 105 oC.
d) Untuk menghitung kadar debu emisi yang berasal
cerobong pabrik, perlu juga diketahui beberapa
hal yaitu : kadar air flue gas yang keluar dari
cerobong pabrik, suhu udara ambient, tekanan
udara ambient dan jumlah gas emisi (Liter) yang
disampling
e) Sedangkan untuk penentuan konsentrasi logamlogam berat dalam debu emisi tersebut, maka
kertas penangkap debu beserta debu yang ada di
dalamnya didestruksi menggunakan asam nitrat
pekat sampai seluruh debu larut. Konsentrasi
logam-logam berat dari debu emisi dapat
ditentukan dengan metode AAS nyala/flame atau
hidrida ataupun grafit furnace.
f) Besaran kadar debu emisi yang ditentukan ini
dinyatakan dalam bentuk satuan : mg/m3.

2. KOMPONEN PERALATAN
Peralatan Stack Dust Sampler ini secara keseluruhan
terdiri dari :
a) Dust Holder : terbuat dari bahan stainless steel.
Alat ini dihubungkan dengan pipa stainless steel
yang mempunyai panjang 1,5 meter.
b) Botol sampling uap air sebanyak empat (4) unit
botol
c) Flowmeter : alat ini digunakan sebagai pengukur
kecepatan gas emisi yang dihisap. Kecepatan gas
yang dapat diukur dengan flowmeter ini adalah
0,3 - 17 L/menit (float dari stainless steel),
bergantung jenis bahan float yang digunakan
seperti float dari stainless steel atau bahan gelas.

d) Moisture adsorber : tabung ini berisi bahan


penyerap uap air (silica gel), selain berguna untuk
melindungi
flowmeter
juga
melindungi
external/internal pump dari kerusakan sewaktu
proses sampling dilaksanakan.
e) Pengukur tekanan udara : alat ini untuk
mengetahui berapa tekanan udara luar saat
sampling dilakukan, agar dapat diketahui jumlah
volume koreksi gas emisi (liter) yang disampling.
f) Pengukur suhu stack : berupa sensor suhu
(thermocouple) yang dilindungi dengan pipa
stainless steel dan dihubungkan ke Thermo
Display (penunjuk suhu stack). Peralatan ini
diperlukan untuk mengetahui suhu stack
sebenarnya saat sampling akan dilakukan.
Peralatan pengukur suhu stack ini bersifat
portable sehingga dapat dibawa-bawa ke tempat
pengambilan sample gas/debu stack.
g) Timer : untuk mengatur lamanya proses sampling
debu emisi yang dilakukan sehingga dapat
mencegah terjadinya kealpaan petugas sampling.
h) Botol penyimpan kertas penangkap debu : terdiri
enam (6) buah botol yang berisikan 6 kertas
penangkap debu stack, sehingga debu emisi dapat
terhindar dari hal-hal yang tidak dinginkan seperti
tumpah, kontak dengan impurities lain dsb.
i) Pompa Sampling Gas Emisi : untuk mengambil
gas emisi dari stack dan dapat diatur kecepatan
samplingnya

3. SPESIFIKASI PERALATAN
Ke enam ( 6 ) komponen utama di atas dirakit
dalam satu kesatuan yang kompak dan portable
dengan rangkaian yang mudah difahami dan praktis
dalam pemakaiannya. Adapun spesifikasi peralatan ini
adalah :

Spesifikasi :
Chasis perangkat alat ini dari aluminium dengan
ketebalan 2 mm serta dicat oven.
Dimensi Chasis:
450 (L) x 300 (W) x 360 (H) mm
Dust Probe dari bahan stainless steel (untuk suhu
stack < 800 oC ) : 90 (L) x 45 (OD) mm.
Pintu samping dari aluminium 2 mm
:
250 (L) x 180 (W) mm
Flowmeter :
F Temperatur maks. operasional : 121 oC
F Floats
: Gelas
F Panjang keseluruhan : 150 mm
Barometer : 710 - 800 mm Hg
Timer : 60 menit
Voltage : 220 Volt/50/60 Hz.
Berat keseluruhan : 15 kg.

No.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Parameter
Analisis
Debu
Timahhitam (Pb)
Kadmium (Cd)
Krom (Cr)
Seng (Zn)
Arsen (As)
Stibium (Sb)
Tellurium (Tl)

Metode Analisis
Gravimetri
AAS Flame
AAS Flame
AAS Flame
AAS Flame
AAS Hydride/GF
AAS Hydride/GF
AAS Hydride/GF

Peralatan
Neraca Analitis
AAS
AAS
AAS
AAS
AAS
AAS
AAS

Keterangan :
1 AAS adalah Atomic Absorption Spectrophotometer

Model ED - 04
Designed by Ardeniswan
Produk Dalam Negeri

1 GF : Grafit Furnace

5. INFORMASI DAN PEMESANAN


Informasi lebih rinci tentang alat dan manfaatnya
dapat menghubungi ;

Drs. Ardeniswan MT.


Perlengkapan Tambahan (sudah termasuk) :
Thermo Display beserta sensor suhu :
0 - 1200 oC
Thermometer untuk menentukan suhu udara yang
disampling dari : 25 s/d 100 oC
Botol penyimpan filter microfibre beserta filter
microfibre sebanyak 6 unit
Botol sampling uap air sebanyak 4 unit.

CV. Sigma Sain


Jl Squash No. 19 Bandung 40293
Telp. 022-7106427
Fax. 022-7106427
HP. 08122449633
E-mail : sigma_sain@[Link]

4. APLIKASI STACK DUST SAMPLER


Dengan adanya peralatan stack dust sampler ini,
maka debu emisi dan logam-logam berat yang
terkandung dalam debu emisi dapat ditentukan
sebagaimana baku mutu udara emisi Kep. MENLH.
No. 03/MENLH/1995

CV. SIGMA SAIN


Jl Squash No. 19 Bandung 40135
Telp. 022-7106427
Fax 022-7106427

Anda mungkin juga menyukai