PT.
Arief Jaya yang bergerak di bidang perdagangan barang-barang
elektronik dan lainnya melakukan pengadaan barangnya antara lain
dengan melakukan impor sendiri. Perusahaan telah memiliki Angka
Pengenal Impor (API) dan selama tahun 2010 melakukan transaksi
sebagai berikut :
a. Melakukan impor 200 set komputer dengan harga (cost) termasuk
Freight & Insurance sebesar US$1,300 per-set. Bea Masuk yang
ditetapkan adalah 20% dan pungutan pabean lainnya sebesar Rp 20
000.000,- . Kurs Menkeu Rp, 9.500/US$ dan Kurs BI sebesar Rp.
10.100/US$.
b. Menjual
15
set
televisi
kepada
Pemda
Jakarta
senilai
Rp.30.000.000,- (belum termasuk PPN).
c. Menjual barang elektronik untuk kebutuhan kantor PT Bagus Studio
yang baru berdiri seharga Rp.55.000.000,- (termasuk PPN).
d. Memperoleh fee dari jasa pemasangan peralatan komputer dari PT
Taruna sebesar Rp. 11.000.000,- .
e. Membayar jasa manajemen:
Kepada Mr. Brown (WN Inggris) sebesar US $15.000. Kurs
MenKeu Rp.10.000,-/US $1.
kepada
Lembaga
Manajemen
Indonesia
sebesar
Rp.20.000.000,f. Membayar bunga kepada:
Bank BCA sebesar Rp. 15.000.000,-;
Hongkong Bank cabang Jakarta sebesar Rp. 20.000.000, Bank of Singapore sebesar US$ 100.000. Kurs MenKeu Rp.
9.000,-/US $
PT. Materials Jaya sebesar Rp. 10.000.000,g. Membayar audit fee kepada KAP Mega Mendung sebesar Rp.
100.000.000,h. Membayar biaya sewa atas alat berat sebesar Rp. 80.000.000,kepada PT Adhikar.
i. Membayar dividen kepada para pemegang sahamnya dari
keuntungan tahun sebelumnya. Besarnya dividen adalah Rp 5.000,per lembar saham. Jumlah saham beredar adalah 300.000 lembar
saham. Pemegang saham perusahaan adalah :
Ir. Wibawa sebanyak 10.000 lembar saham
CV. Abadi sebanyak 30.000 lembar saham
PT. Safari sebanyak 75.000 lembar saham
j. Mengasuransikan gedung yang dimilikinya ke perusahaan asuransi
yang berbeda yaitu :
ke Loya Insurance di London dengan membayar premi sebesar
Rp. 500.000.000,- setahun .
ke PT. Asuransi Kita sebesar Rp. 200.000.000- setahun.
k. Membeli semen dari PT Semen Cibinong seharga Rp 250.000.000
dan menjual kepada Ditjen Pajak dengan harga Rp 300.000.000,-.
l. Menerima pembayaran dividen dari PT Adila sebesar Rp
85.000.000,-, dimana kepemilikan saham PT Arief adalah 15%.