Model Log Linear Tabel Kontingensi 3D
Model Log Linear Tabel Kontingensi 3D
SKRIPSI
Oleh
GALIH SITARESMI HAPSARI
NIM. 06305141024
ii
iii
iv
Alhamdulillah
Skripsi ini aku persembahkan untuk:
Keluargaku tercinta bapak, ibu dan kakak2ku, Sahabat-sahabatku
yang selalu membantu, mengingatkanku, serta memberikan banyak inspirasi
dan semangat bagiku.
Dan semua orang yang telah memberikan warna dalam hidupku, terimakasih
atas ilmu, nasehat serta pengalaman uang diberikan.
v
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, yang telah
memberikan
segala
rahmat
dan
karunia-Nya
sehingga
penulis
dapat
menyelesaikan skripsi dengan judul Model Log Linear Untuk Tabel Kontingensi
Tak Sempurna Berdimensi Tiga (Studi Kasus Jumlah Penduduk Kabupaten
Sleman Tahun 2008 Menurut Umur, Pendidikan dan Jenis Kelamin) ini guna
memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Sains pada Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Dr. Ariswan, sebagai Dekan FMIPA Universitas Negeri
Yogyakarta
yang
telah
memberikan
kesempatan
penulis
dalam
menyelesaikan studi.
2. Bapak Dr. Hartono, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA
Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberikan kemudahan
pengurusan administrasi selama penyusunan skripsi ini.
3. Ibu Atmini Dhoruri, MS, selaku Ketua Program Studi Matematika FMIPA
Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberikan dukungan untuk
kelancaran studi.
4. Ibu Dr. Heri Retnowati, selaku pembimbing yang telah memberikan
banyak bimbingan, saran, bantuan serta masukan selama penyusunan
skripsi ini.
vi
vii
viii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .................................................................................... i
HALAMAN PERSETUJUAN ..................................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iii
HALAMAN PERNYATAAN .....................................................................
iv
vi
ABSTRAK ...................................................................................................
viii
xii
10
ix
11
20
26
49
B. Saran ...................................................................................................... 51
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................
52
LAMPIRAN ................................................................................................. 53
DAFTAR TABEL
Tabel
Hlm.
Kontingensi I x J ........................................................................
12
Probabilitas 2 Dimensi................................................................
12
Kontingensi 2 x 2 .......................................................................
16
29
Derajat bebas............................................................................... 33
38
39
10
44
11
Pemilihan Model.........................................................................
44
12
13
Analisis Residual......................................................................... 46
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar
1
Hlm.
Scatterplot Nilai Estimasi Frekuensi Harapan vs Nilai
Residual ....... ...........................................................................
xii
48
DAFTAR LAMPIRAN
Lamp
Hlm.
xiii
53
55
59
BAB I
PENDAHULUAN
A.
kehidupan
sehari-hari,
sering
dijumpai
data
yang
Analisis Log Linear tidak membedakan antara variabel penjelas dan variabel
respons.
Tabel kontingensi dan Model Log Linear dapat diterapkan pada kasuskasus data kualitatif. Dengan tabel kontingensi dapat diketahui hubungan
antar variabel berskala kualitatif dan dengan analisis Log Linear dapat
diketahui pengaruh dari setiap kategori suatu variabel terhadap variabel
lainnya.
pada sebuah tabel kontingensi dalam bentuk gabungan diantara variabelvariabel tersebut. Oleh karena itu, diperlukan uji-uji untuk mengetahui
kekuatan dari hubungan antar variabel itu.
Tabel kontingensi pada umumnya berbentuk tabel sempurna, namun
ada juga tabel kontingensi yang tidak sempurna. Suatu tabel dikatakan tabel
tak sempurna, jika dan hanya jika tabel tersebut mempunyai sebuah sel
kosong atau lebih untuk populasi yang ditinjau. Misalnya data jumlah
penduduk menurut umur, pendidikan dan jenis kelamin, dalam kategori
tertentu ada sel yang kosong dikarenakan tidak ada yang memenuhi kategori
tersebut. Sebagai contoh kelompok umur anak-anak dalam kategori
pendidikan tinggi, selnya akan kosong karena tidak ada kelompok umur
anak-anak yang sudah memperoleh pendidikan tinggi. Oleh karena itu,
penulis tertarik menganalisis tentang Model Log Linear dalam tabel
kontingensi tak sempurna serta penerapannya dalam data jumlah penduduk
Kabupaten Sleman menurut umur, pendidikan dan jenis kelamin. Analisis
B.
Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang diperoleh rumusan masalah yang diangkat
dalam penulisan skripsi ini adalah:
1.
2.
C.
Tujuan Penulisan
Tugas akhir ini disusun sebagai salah satu syarat memperoleh derajat
Sarjana S1 Program Studi Matematika FMIPA UNY.
Secara rinci, berdasarkan latar belakang dan sesuai dengan metode yang
digunakan untuk analisis, maka penulisan tugas akhir ini mempunyai tujuan
sebagai berikut:
1.
2.
D.
Manfaat Penulisan
Manfaat yang diperoleh dari penulisan ini adalah sebagai berikut:
1.
2.
Sebagai informasi dan masukan bagi peneliti lain yang berminat pada
permasalahan yang sama.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.
Klasifikasi Data
Menurut Hasan (2004:19) suatu data dapat diklasifikasikan menjadi
empat macam yaitu berdasarkan sumber pengambilan, waktu pengumpulan,
sifat data dan tingkat pengukuran. Klasifikasi data
diuraikan sebagai
berikut:
1.
Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan
langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau
yang bersangkutan yang memerlukannya. Data primer disebut
juga data asli atau data baru.
Contoh: data kuesioner, data survei, data observasi dan
sebagainya.
b.
Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan
oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang
telah ada. Data ini biasanya diperoleh dari perpustakaan atau
dari laporan-laporan penelitian terdahulu.
2.
b.
3.
a.
Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk bilangan.
Contoh: jenis kelamin, agama, warna.
b.
Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang berbentuk bilangan.
Contoh: tinggi, panjang, umur.
4.
Data Nominal
Data nominal adalah data yang berasal dari pengelompokan
peristiwa berdasarkan kategori tertentu yang perbedaannya
hanyalah menunjukkan perbedaan kualitatif.
Contoh: jenis kelamin manusia misal 1 disimbolkan untuk pria
dan 0 untuk wanita.
b.
Data Ordinal
Data ordinal adalah data yang berasal dari objek atau kategori
yang disusun menurut besarnya, dari tingkat terendah ke tingkat
tertinggi atau sebaliknya, dengan jarak atau rentang yang tidak
harus sama.
Contoh: mengubah nilai ujian ke nilai prestasi yaitu nilai dari
80-100 adalah A, nilai dari 65-79 adalah B dan seterusnya.
c.
Data Interval
Data interval adalah data yang berasal dari objek atau kategori
yang diurutkan berdasarkan suatu atribut tertentu, dimana jarak
antara tiap kategori adalah sama. Pada data ini tidak terdapat
angka nol absolut.
d.
Data Rasio
Data rasio adalah data yang menghimpun semua ciri dari data
nominal, data ordinal dan data interval. Pada data ini terdapat
angka nol absolut.
B.
Variabel Kategorik
Suatu variabel dikatakan variabel kategorik jika variabel tersebut
mempunyai skala pengukuran yang terdiri dari sekumpulan kategori
tertentu. Variabel kategorik merupakan variabel diskrit yang memiliki
nilai dikotomi maupun politomi berdasarkan banyaknya kategori yang
dimiliki. Nilai dari kategori sering disebut sub kategori atau disebut juga
tingkat dari variabel kategorik. Data yang diperoleh dari hasil berbagai
macam subjek terhadap satu atau lebih variabel kategorik disebut data
kategorik. Data kategorik merupakan data hasil klasifikasi semua individu
sampel ke dalam satu atau lebih variabel kategorik secara bersamaan.
Dengan
demikian,
data
kategorik
dari
hasil
suatu
pengamatan
Berdasarkan
skala
pengukurannya,
variabel
kategorik
dapat
C.
Distribusi Poisson
Menurut Hasan (2002:64) distribusi Poisson disebut juga distribusi
peristiwa yang jarang terjadi, ditemukan oleh S.D. Poisson (1781-1841),
seorang ahli matematika bangsa Prancis. Distribusi Poisson termasuk
distribusi teoretis yang memakai variabel random diskrit. Distribusi Poisson
adalah distribusi nilai-nilai bagi suatu variabel random X, yaitu banyaknya
hasil percobaan yang terjadi dalam suatu interval waktu tertentu atau di
suatu daerah.
(2.1)
Keterangan:
: rata-rata terjadinya suatu peristiwa
: bilangan irasional = 2,71828
9
D.
Poisson
Pengambilan sampel dengan model Poisson dilakukan dengan
mengamati sampel pada jangka waktu tertentu. Pengambilan sampel
dengan model Poisson menggunakan asumsi bahwa setiap
2.
Multinomial
Model pengambilan sampel multinomial, ukuran sampel sudah
ditentukan. Karena n sudah ditentukan maka { } tidak lagi
independen, karena nilai salah satu akan mempengaruhi nilai
yang lain.
3.
Product Multinomial
Pada model ini yang ditentukan adalah total marjinalnya. Dalam
setiap kategori pada variabel baris mengandung sampel random saling
bebas yang diklasifikasikan pada variabel kolomnya. Misalnya
10
adalah frekuensi pengamatan pada baris ke-i dan kolom ke-j pada
tabel kontingensi. Dengan demikian + merupakan total marjinal
untuk variabel baris dan + merupakan total marjinal untuk variabel
kolom.
D.
Tabel Kontingensi
1.
Tabel kontingensi I x J
Secara umum, tabel kontingensi dua dimensi dapat
disajikan dalam bentuk tabel I x J. Tabel I x J terdapat dua
variabel yaitu variabel A dan variabel B. Dalam tabel ini
mempunyai I baris yang menyatakan kategori dari variabel A
dan J kolom yang menyatakan kategori dari variabel B. Terdapat
IJ sel dalam tabel yang berisi frekuensi pengamatan yang terjadi
dari kombinasi kedua kategori variabel sehingga diperoleh data
berkategori dalam bentuk kontingensi 2 dimensi berukuran I x J.
Tabel kontingensi I x J dapat disajikan seperti dalam Tabel 1.
11
Variabel 2
Total
(B)
A1
Variabel 1
A2
(A)
AI
B1
B2
11
12
21
22
+1
Total
+2
BJ
1
1+
2+
Keterangan:
: frekuensi pengamatan pada baris ke-i dan kolom ke-j
+ : total marjinal pada variabel baris
+ : total marjinal pada variabel kolom
Variabel 2
Total
(B)
A1
Variabel 1
A2
(A)
AI
Total
B1
B2
11
12
21
22
+1
+2
BJ
1
1+
2+
Keterangan:
: probabilitas hasil pengamatan pada baris ke-i dan kolom
ke-j
+ : probabilitas pengamatan kategori Ai
+ : probabilitas pengamatan kategori Bj
12
Secara
umum
dua
variabel
dikatakan
independen
= + . +
jika
(2.2)
= 1
+ =
1+ =
+ =
+ =
= . = . + . +
(2.3)
dapat
digunakan
apabila
dan + =
(2.4)
= . + . +
=
=
+ +
( + ) +
(2.5)
0 = + . +
1 + . +
Statistik uji:
(2.6)
Kriteria keputusan:
2
H0 ditolak pada taraf signifikansi , jika
2
H0 diterima pada taraf signifikansi , jika
Kesimpulan
0 =
= =1 =1
2
Kriteria keputusan:
2
H0 ditolak pada taraf signifikansi , jika
2
H0 diterima pada taraf signifikansi , jika
Kesimpulan
15
b.
Tabel Kontingensi 2 x 2
Tabel kontingensi 2 x 2 merupakan kasus khusus dari tabel
kontingensi I x J yang digunakan untuk membandingkan dua
variabel yang masing-masing dikotomus (terdiri dari 2 kategori).
Tabel 3 Tabel Kontingensi 2 x 2
Variabel 2 (B)
Variabel 1
(A)
Total
1
a
+ = +1
+ = +2
Total
+ = 1+
+ = 2+
n
Keterangan:
a
: frekuensi pengamatan pada baris ke-1 dan kolom ke-1
b
: frekuensi pengamatan pada baris ke-1 dan kolom ke-2
c
: frekuensi pengamatan pada baris ke-2 dan kolom ke-1
d
: frekuensi pengamatan pada baris ke-2 dan kolom ke-2
1+ : total marjinal pada variabel baris ke-1
2+ : total marjinal pada variabel baris ke-2
+1 : total marjinal pada variabel kolom ke-1
+2 : total marjinal pada variabel kolom ke-2
n
: total frekuensi pengamatan
Hipotesis untuk uji independensi menurut (Fauzy : 2008) yaitu:
0 = + . +
1 + . +
Statistik uji:
16
( )2
2 = (+)(+)(+)(+)
(2.7)
Kriteria keputusan:
2
H0 ditolak pada taraf signifikansi , jika
2
2
H0 diterima pada taraf signifikansi , jika
2
Kesimpulan
Bukti:
=1 =1
( + )( + ) 2
( + )( + ) 2
2 =
+
+
( + )( + )
( + )( + )
2
( + )( + )
( + )( + ) 2
+
( + )( + )
( + )( + )
( + )( + )
( + )( + )
=
+
+
( + )( + )
( + )( + )
2
diperoleh
( + )( + )
( + )( + )
+
( + )( + )
( + )( + )
2 =
( )2
( )2
+
+
( + )( + ) ( + )( + )
( )2
( )2
+
( + )( + ) ( + )( + )
17
( )2 [( + + + )( + + + )]
=
( + )( + )( + )( + )
( )2
( + )( + )( + )( + )
2.
0 = ++ . + + . ++
1 ++ . + + . ++
Statistik uji:
2 = =1 =1
=1
(2.8)
Kriteria keputusan:
2
H0 ditolak pada taraf signifikansi , jika
2
2
H0 diterima pada taraf signifikansi , jika
2
Kesimpulan
18
b.
0 1+ = 1 ; 2+ = 2 ; ; + = ; = 1, ,
1 1+ 1 ; 2+ 2 ; ; +
=1 =1 =1
Kriteria keputusan:
2
H0 ditolak pada taraf signifikansi , jika
2
2
2
H0 diterima pada taraf signifikansi , jika
Kesimpulan
Keterangan:
: frekuensi pengamatan sel ke- ijk
: frekuensi harapan sel ke- ijk
dengan
( ++ ) + + ( ++ )
2
= . ++ . + + . ++
19
(2.9)
(2.10)
++ =
+ + =
++ =
++
+ +
++
; ++ = =1 =1
; + + = =1 =1
; ++ = =1 =1
(2.11)
(2.12)
(2.13)
( ++ ) + + ( ++ )
3
( ++ ) + + ( ++ )
2
= .
= . + . +
+ = . + dan + = . +
+
sehingga =
=
( + ) +
(2.14)
(2.15)
Keterangan:
: frekuensi harapan dalam sel-ij
: parameter rata-rata keseluruhan
: parameter pengaruh tingkat i faktor A
: parameter pengaruh tingkat j faktor B
=
=
=
=1 =1 log
=1 log
=1 log
dengan syarat:
=1
(2.16)
=1 =1 log
=1 =1 log
= 0 = 0
=1
21
(2.17)
(2.18)
derajat bebasnya I + J -1
Sehingga
model
dari
tersebut
parameter-parameter
menyatakan
dan
karakteristik
parameter-parameter
dari
variabel-variabel
(2.19)
Keterangan:
: frekuensi harapan dalam sel-ij
: parameter rata-rata keseluruhan
: parameter pengaruh tingkat i faktor A
: parameter pengaruh tingkat j faktor B
: parameter pengaruh faktor interaksi sel - ij
=
=1 =1 log
=
=
=1 log
=1 log
= log
=1 =1 log
=1 =1 log
=1 log
22
=1 log
=1 =1 log
(2.19)
dengan syarat:
=1
=1
=1
=1
= = = = 0
2.
(2.20)
log = log++ . + + . ++
(2.21)
+ + = . + +
maka
++ = . ++
++
+ +
++
++ . + + . ++
3
( ++ ) + + ( ++ )
2
( ++ ) + + ( ++ )
2
(2.22)
23
dimana
log = + + +
(2.24)
=1 =1
=1 log
=1
=1 log
=1
=1 log
=1 =1 log
dengan syarat:
=1
b.
=1
= = 0
=1
log = + + + + +
+
+
(2.25)
dimana
: frekuensi harapan dalam sel-ij
: parameter rata-rata keseluruhan
24
=1
=1 log
=1
=1 log
=1 =1 log
=1 log
=1 log
=1 log
= log
+
=1
=1
=1
(2.28)
(2.29)
=1
=1 log
=1
=1 log
=1 log
(2.27)
=1 =1 log
=1
=1 log
dengan syarat:
=1
25
=1
=1 log
=1 =1 log
=1
=1 =1 log
=1 log
=1
=1 log
(2.26)
(2.30)
(2.31)
(2.32)
=1 log
=1
=1 log
(2.33)
= =
=0
=1 =1 =1
BAB III
PEMBAHASAN
A.
Pada analisis data kategorik, untuk mencari model yang paling sesuai
terlebih dahulu harus diketahui statistik cukup dan statistik cukup minimal.
Definisi 3.1
Misalkan X 1 , X 2 , X 3 ,..., X n sampel random dari fungsi probabilitas f(x;).
Statistik W = h (X 1 , X 2 , X 3 ,..., X n ) dikatakan cukup (sufficient) untuk
26
adalah
dengan
(3.1)
: frekuensi harapan
: hasil kali seluruh frekuensi sel dalam tabel
: frekuensi pengamatan pada baris ke-i, kolom ke-j dan
layer ke-k
(3.2)
log = + + + + +
+
+
27
= + + + + +
+
+
(3.3)
= + + + +
+ + +
+ + + +
+ + +
= () + +
+
+ + +
sehingga diperoleh
() = + ++ + + + + ++ +
+
+ + +
+
+
+ + + + +
+
+
(3.4)
keluarga
eksponensial
sehingga
koefisien
dari
MODEL
(A,B,C)
{++}, + +, {++ }
+, {++ }
(AB,C)
{+ }, + +
(AC,B)
+ , {++}
(BC,A)
+, +
(AB, BC)
{+ }, +
(AC,BC)
+, {+ }
(AB,AC)
+, {+ }, +
(AB,AC,BC)
(ABC)
Keterangan:
Model (A,B,C) yaitu model yang ketiga faktornya tidak ada
interaksi.
Model (AB,C) yaitu model yang hanya terdapat satu interaksi
(interaksi antar faktor A dan faktor B).
Begitu juga dengan model-model yang lainnya.
b.
Persamaan Likelihood
Estimasi maksimum Likelihood diperoleh dari derivatif persamaan
Log Likelihood yang telah dijelaskan pada sub bab sebelumnya,
seperti terlihat pada persamaan (3.4) yaitu
() = + ++ + + + + ++ +
+ + +
+
+
+
29
+ + + + +
+
+
Derivatif
terhadap
parameter-parameternya
diperoleh
estimasi
= exp + + + + +
+
+
Jika = 0 maka
= 0
++ =
(3.5)
Secara analog, dapat diperoleh derivatif terhadap parameter parameter lainnya, hasilnya adalah sebagai berikut:
2)
3)
++ = ++ dengan i = 1,2,3,...,I
(3.6)
(3.7)
4)
+ + = + + dengan j = 1,2,3,...,J
Derivatif terhadap diperoleh
(3.8)
5)
++ = ++ dengan k = 1,2,3,...,K
Derivatif terhadap diperoleh
(3.9)
6)
Derivatif terhadap
diperoleh
(3.10)
7)
Derivatif terhadap
diperoleh
(3.11)
2.
+ +
++
+ +
++
31
+ +
++
Keterangan: = {1,untuk
0,untuk
(3.12)
sel yang terisi
sel kosong
(3.13)
menunjukkan bahwa sel yang digunakan hanya sel yang terisi saja
2
2
(Bishop, 2007), Apabila
dengan taraf signifikansi =
0,05 maka model Log Linear yang digunakan sesuai dengan keadaan
sebenarnya.
32
2 = 2 log
(3.14)
Derajat bebas dalam uji Goodness of Fit ini adalah selisih antara jumlah sel
yang bebas dengan model yang ditentukan. Perhitungan derajat bebas pada
tabel kontingensi tak sempurna yaitu derajat bebas pada tabel kontingensi
sempurna dikurangi banyaknya sel kosong.
Jika dihitung secara manual, maka derajat bebas pada tabel sempurna dapat
dihitung sebagai berikut:
Tabel 5 Tabel Derajat Bebas
4.
Derajat bebas
IJK I J K + 2
(IJ - 1) (K - 1)
(IK - 1) (J - 1)
(JK - 1) (I - 1)
J (I - 1) (K - 1)
K (I - 1) (J - 1)
I (J -1) (K - 1)
(I - 1) (J - 1) (K - 1)
0
Pemilihan model
Model dalam hal ini dipilih menurut nilai statistik rasio Likelihood dan
derajat bebasnya. Urutan pertama dipilih model yang mempunyai nilai
statistik rasio Likelihood paling besar dan derajat bebasnya juga yang paling
besar. Langkah selanjutnya analog dengan langkah sebelumnya. Apabila
ada dua model atau lebih yang mempunyai derajat sama, maka dipilih salah
33
satu saja yaitu model yang mempunyai nilai statistik rasio Likelihood paling
kecil.
5.
bersusun dengan 1 , 1 dan 2 derajat bebas sesatan dan 1 lebih kecil dari
2 maka
2 (1 ) 2 (2 )
(3.15)
(3.16)
mendekati distribusi chi square dengan derajat bebas 2 . Oleh sebab itu,
diperoleh 2 (2 |1 ) mendekati distribusi chi square dengan derajat bebas
2 1 .
6.
Analisis Residual
Pada dasarnya, uji Goodness of fit hanya memberikan kesimpulan
yang umum tentang bagaimana sebuah model sesuai dengan data. Untuk
34
lebih jauhnya, dapat dilihat pada analisis residu yang dilakukan dalam
memilih sebuah model.
Residu adalah frekuensi pengamatan ( ) dikurangi dengan frekuensi
harapan (
) dalam bentuk persamaan diperoleh:
=
, i=1,2,...,n
(3.17)
variabilitas data pengamatan yang tidak dapat dijelaskan baik oleh masingmasing variabelnya maupun interaksi antar variabelnya. Analisis residual
juga sering digunakan pada pendeteksian dan penaksiran derajat perbedaan
antara model yang diasumsikan dengan data hasil pengamatan.
Plot yang sederhana antara nilai residual
B.
35
menggunakan program komputer yaitu SPSS 16.0 for Windows antara lain
perhitungan nilai estimasi frekuensi harapan, statistik rasio Likelihood dan
uji goodness of fit.
Berdasarkan dari data BPS Kabupaten Sleman diperoleh tabel yang
memuat data 238.275 orang yang diklasifikasikan berdasarkan tiga kategori
yaitu pendidikan, jenis kelamin dan umur sebagai berikut:
Tabel 6 Tabel Data Jumlah Penduduk
Umur
(tahun)
Pendidikan
tertinggi yang
Jenis Kelamin
Jumlah
Laki-laki
38587
Perempuan
34365
Laki-laki
2797
Perempuan
3298
Laki-laki
Perempuan
Laki-laki
Perempuan
Laki-laki
3006
Perempuan
1503
Laki-laki
20201
Perempuan
18750
Laki-laki
4801
Perempuan
2002
Laki-laki
Perempuan
Laki-laki
500
Perempuan
882
pernah diduduki
SD
SMP
Anak-anak
SMA
PT
SD
SMP
Muda
SMA
PT
SD
36
Remaja
SMP
SMA
PT
SD
SMP
Dewasa
SMA
PT
Laki-laki
1001
Perempuan
2003
Laki-laki
16404
Perempuan
9188
Laki-laki
Perempuan
2003
Laki-laki
Perempuan
Laki-laki
Perempuan
Laki-laki
501
Perempuan
Laki-laki
45461
Perempuan
31022
Keterangan:
Kategori anak-anak umur 7-12 tahun
Kategori muda umur 13-15 tahun
Kategori remaja umur 16-18 tahun
Kategori dewasa umur 19-24 tahun
Berdasarkan tabel 6 diatas, nampak bahwa ada 12 sel kosong. Hal ini dikarenakan
tidak adanya penduduk yang berada pada kategori tersebut.
1.
No
Model Log
Linear
(A,B,C)
{++}, + +, {++ }
={79047,50263,31981,76984}
{78843,48050,32896,78486}
{133259,105016}
(AB,C)
+, {++ }
={72952,6095,0,0,4509,38951,6803,0,1382,3004,25592,
2003,0,0,501,76483}
{133259,105016}
(AC,B)
{+ }, + +
={41384,37663,28008,22255,17905,14076,45962,31022}
{78843,48050,32896,78486}
(BC,A)
+ , {++}
={42093,36750,23999,24051,21706,11190,45461,33025}
{79047,50263,31981,76984}
(AB,BC)
+, +
={72952,6095,0,0,4509,38951,6803,0,1382,3004,25592,
2003,0,0,501,76483}
{42093,36750,23999,24051,21706,11190,45461,33025}
(AC,BC)
{+ }, +
={41384,37663,28008,22255,17905,14076,45962,31022}
{42093,36750,23999,24051,21706,11190,45461,33025}
38
+, {+ }
={72952,6095,0,0,4509,38951,6803,0,1382,3004,25592,
(AB,AC)
2003,0,0,501,76483}
{41384,37663,28008,22255,17905,14076,45962,31022}
+, {+ }, +
={72952,6095,0,0,4509,38951,6803,0,1382,3004,25592,
8
2003,0,0,501,76483}
(AB,AC,BC)
{41384,37663,28008,22255,17905,14076,45962,31022}
{42093,36750,23999,24051,21706,11190,45461,33025}
(ABC)
={38587,34365,2797,3298,3006,1503,20201,18750,4801,
2002,500,882,1001,2003,16404,9188,2003,501,45461,31022}
2.
11+ = 72952
12+ = 6095
13+ = 0
14+ = 0
21+ = 4509
22+ = 38951
23+ = 6803
24+ = 0
41+ = 0
42+ = 0
43+ = 501
44+ = 76483
31+ = 1382
1+1 = 41384
2+1 = 28008
3+1 = 17905
4+1 = 45962
1++ = 79047
2++ = 50263
3++ = 31981
32+ = 3004
1+2 = 37663
2+2 = 22255
3+2 = 14076
4+2 = 31022
+1+ = 78843
+2+ = 48050
+3+ = 32896
39
33+ = 25592
+11 = 42093
+21 = 23999
+31 = 21706
+41 = 45461
34+ = 2003
+12 = 36750
+22 = 24051
+32 = 11190
+42 = 33025
++1 = 133259
+4+ = 78486
++2 = 105016
4++ = 76984
3.
Umur (A)
Tingkat
Jenis Kelamin
Pendidikan (B)
(C)
SD (1)
SMP (2)
Anak-anak
(1)
SMA (3)
PT (4)
SD
SMP
Muda
(2)
SMA
PT
SD
Remaja
SMP
(3)
SMA
PT
40
Model (A,B,C)
Laki-laki (1)
27.880,619
Perempuan (2)
21.184,852
Laki-laki
16.991,533
Perempuan
12.910,870
Laki-laki
0,000
Perempuan
0,000
Laki-laki
0,000
Perempuan
0,000
Laki-laki
11.977,680
Perempuan
9.101,139
Laki-laki
7.299,663
Perempuan
5.546,589
Laki-laki
9.265,442
Perempuan
7.040,265
Laki-laki
0,000
Perempuan
0,000
Laki-laki
4.943,015
Perempuan
3.755,909
Laki-laki
3.012,466
Perempuan
2.288,996
Laki-laki
3.823,714
Perempuan
2.905,416
Laki-laki
0,000
SD
SMP
Dewasa
(4)
SMA
PT
Perempuan
11.254,188
Laki-laki
0,000
Perempuan
0,000
Laki-laki
0,000
Perempuan
0,000
Laki-laki
9.862,452
Perempuan
0,000
Laki-laki
38.202,426
Perempuan
29.027,775
Lanjutan tabel 9
A
2
1
3
2
2
3
Model
Model
Model
Model
(AB,C)
(AC,B)
(BC,A)
(AB,BC)
41.077,828
25.624,357
26.221,506
38.947,891
31.874,180
23.320,373
22.893,123
34.004,109
3.431,974
15.616,483
14.949,985
3.044,202
2.663,027
14.212,344
14.982,381
3.050,798
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
2.538,929
11.405,452
11.087,237
2.407,282
1.970,072
9.062,707
9.679,899
2.101,718
21.932,537
6.950,926
6.321,306
19.454,424
17.018,467
5.523,166
6.334,999
19.496,576
3.830,635
9.582,694
9.030,673
4.453,081
2.972,366
7.614,356
7.808,878
2.349,917
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
41
2
3
3
4
1
2
4
3
778,177
7.291,294
4.805,612
737,827
603,823
2.138,816
4.195,621
644,173
1.691,493
4.443,599
2.739,883
1.500,375
1.312,507
1.303,477
2.745,819
1.503,625
14.410,349
6.126,042
3.914,221
16.751,910
11.181,653
1.797,001
3.384,651
8.840,083
0,000
0,000
0,000
0,000
8.875,612
0,000
10.195,189
2.002,538
2.002,961
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
501,008
7,775,908
8.756,946
501,010
0,000
0,000
0,000
0,000
43.066,070
38,406,156
45.418,250
45.461,000
33.416,941
31,204,230
22.808,803
31.022,461
Lanjutan tabel 9
A
2
1
3
4
2
Model
Model
Model
Model
(AC,BC)
(AB,AC)
(AB,AC,BC)
(ABC)
25.855,523 38,193,043
38,687,625
38.587,000
22.841,016 34,758,957
34,264,730
34.365,000
14.741,328
3,190,956
2,663,446
2.797,000
14.948,279
2,904,044
3,429,886
3.298,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
9.905,238
2.512,546
2,749,811
3.006,000
42
2
3
3
2
4
3
4.
9.079,428
1.996,454
1.758,264
1.503,000
5.647,396
21.704,627
20.185,053
20.201,000
5.942,021
17,246,373
18.765,998
18.750,000
12.006,679
3.790,829
5.083,775
4.801,000
7.304,543
3.012,171
1721,625
2.002,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
6.332,239
825,429
655,564
500,000
4.829,239
556,682
727,008
882,000
3.610,276
1.794,203
1.150,499
1.001,000
3.160,699
1.210,039
1.855,114
2.003,000
7.675,650
15.285,368
16.120,578
16.404,000
3.885,457
10.308,693
9.468,375
9.188,000
0,000
0,000
0,000
0,000
2.222,233
2.000,585
2.006,970
2.003,00
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
2.023,672
501,002
501,646
501,000
0,000
0,000
0,000
0,000
45.461,000 45.461,000
45.461,000
45.461,000
30.802,766 31.022,000
31.018,031
31.022,000
43
No
Model Log
Db
Linier
5.
(A,B,C)
12
172.348,027
184.932,041
(AB,C)
3.526,864
3.495,529
(AC,B)
165.572,282
177.815,114
(BC,A)
167.892,048
179.380,963
(AB,BC)
1.037,319
1.020,118
(AC,BC)
137.159,280
144.494,399
(AB,AC)
2.570,222
2.565,136
(AB,AC,BC)
250,173
249,134
(ABC)
0,000
0,000
Pemilihan model
Dari kesembilan model yang terlihat pada Tabel 10, apabila ada
dua model atau lebih yang mempunyai derajat bebas sama, dipilih satu
saja yang mempunyai nilai statistik rasio Likelihood yang paling kecil,
sehingga model-model yang memenuhi adalah sebagai berikut:
Tabel 11 Tabel Pemilihan model
Db
(A,B,C)
207.288,226
12
(BC,A)
206.139,520
(AC,BC)
205.759,693
(AB,C)
3.216,089
(ABC)
Model
44
6.
Selisih
Db
Selisih
(A,B,C)
207288,226
1148,706
12
(BC,A)
206139,520
379,827
(AC,BC)
205759,693
202543,604
(AB,C)
3216,089
3216,089
(ABC)
No
Model
Keterangan
Dari beberapa model di atas, maka model terbaik yaitu model (AB,C).
Model (AB,C) dipilih karena model tersebut mempunyai nilai 2 paling
kecil.
7.
Analisis Residual
Model yang terbaik untuk data yaitu model dengan simbol (AB,C),
sehingga dilakukan analisis lebih lanjut yaitu analisis residual. Tujuan dari
analisis residual adalah untuk mengukur sisa variabilitas data pengamatan.
Residual adalah frekuensi pengamatan
45
Tabel 13
Umur
Anak-
38587
41077,828
-2490,828
Perempuan
34365
31874,180
2490,820
Laki-laki
2797
3431,974
-634,974
Perempuan
3298
2663,027
634,973
Laki-laki
,000
,000
Perempuan
,000
,000
Laki-laki
,000
,000
Perempuan
,000
,000
Laki-laki
3006
2538,929
467,071
Perempuan
1503
1970,072
-467,072
Laki-laki
20201
21932,537
-1731,537
Perempuan
18750
17018,467
1731,533
Laki-laki
4801
3830,635
970,365
Perempuan
2002
2972,366
-970,366
Laki-laki
,000
,000
Perempuan
,000
,000
Laki-laki
500
778,177
-278,177
Perempuan
882
603,823
278,177
Laki-laki
1001
1691,493
-690,493
Perempuan
2003
1312,507
690,493
Laki-laki
16404
14410,349
1993,651
Perempuan
9188
11181,653
-1993,653
Laki-laki
,000
,000
Perempuan
2003
2002,961
,039
Laki-laki
,000
,000
Perempuan
,000
,000
Laki-laki
,000
,000
Kelamin
SMP
PT
SD
SMP
SMA
PT
SD
SMP
SMA
PT
Dewasa
Laki-laki
Pendidikan
SMA
Remaja
Jenis
anak
Muda
Tingkat
SD
SD
SMP
Tabel Residual
46
SMA
PT
Perempuan
Laki-laki
501
Perempuan
Laki-laki
Perempuan
,000
,000
501,008
-,008
,000
,000
45461
43066,070
2394,930
31022
33416,941
-2394,941
47
C2
1000
0
-1000
-2000
-3000
0
10000
20000
C1
30000
40000
48
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A.
Kesimpulan
Berdasarkan
pembahasan
mengenai
model
Log
Linear
dan
b.
c.
d.
49
maka dipilih salah satu saja yaitu model yang mempunyai rasio
e.
2.
merupakan
variabel
kategorik.
Hasil
analisis
data
50
B.
Saran
Dalam penulisan skripsi ini, penulis hanya melakukan analisis model
Log Linear dalam tabel kontingensi tak sempurna berdimensi tiga. Hal
tersebut disebabkan karena keterbatasan pengetahuan penulis. Bagi
pembaca yang berminat dengan permasalahan yang sama, penulis
menyarankan untuk:
1.
2.
51
DAFTAR PUSTAKA
Bishop, Y., Fienberg, S.E. & Holland, P.W. 2007. Discrete Multivariate Analysis.
New York: The MIT Press.
BPS. 2008. Survei Sosial Ekonomi Nasional Kabupaten Sleman. Yogyakarta: BPS
Press.
Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-pokok Materi Statistik 2 (Statistik Inferensif). Jakarta:
Bumi Aksara.
__________. 2004. Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta: Bumi
Aksara.
Simonoff, Jeffrey.S. 2003. Analyzing Categorical Data. New York: Springer.
Soejoeti, Z.1990. Statistik. Yogyakarta: FMIPA UGM.
Stevens, James. 2002. Applied Multivariate Statistics for The Social Sciences.
London: Lawrence Erlbaum Associates Publishers.
Suryanto. 1988. Metode Statistika Multivariat. Jakarta: Depdikbud.
Wiley, John, and Sons. 1978. The Analysis of Cross Tabulated Data. New York:
Graham J.G. Upton.
52
Lampiran 1
DATA JUMLAH PENDUDUK KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2008
MENURUT UMUR, TINGKAT PENDIDIKAN DAN JENIS KELAMIN
DARI KELUARGA DENGAN TINGKAT EKONOMI MENENGAH
Umur
(tahun)
Tingkat pendidikan
tertinggi yang
Jenis Kelamin
Laki-laki
Perempuan
SD
38587
34365
Anak-anak
SMP
2797
3298
(7-12)
SMA
PT
SD
3006
1503
Muda
SMP
20201
18750
(13-15)
SMA
4801
2002
PT
SD
500
882
Remaja
SMP
1001
2003
(16-18)
SMA
16404
9188
PT
2003
SD
Dewasa
SMP
(19-24)
SMA
501
PT
45461
31022
pernah diduduki
53
Lampiran 2
Tabel-tabel pinggir dari data:
(A: Umur, B: Pendidikan, C: Jenis Kelamin, A: anak-anak, M: muda, R: remaja,
T: tua, D: SD, P: SMP, A: SMA, T: PT, L: laki-laki, P: perempuan)
B
AB
D
A
1382 (
31+)
3004
(
41+)
A
0
(
32+)
25592 (
33+)
38951 (
22+)
0
M
A
R
T
A
M
41384
37663
(
1+1 )
28008
(
1+2 )
(
2+1 )
17905
(
2+2 )
(
3+1 )
45962
(
3+2 )
(
4+1 )
(
4+2 )
6803
(
42+)
501
D
P
B
14076
31022
79047 (
1++ )
50263 (
2++ )
133259
105016
76984 (
4++ )
P
A
T
(
++1 )
(
++2 )
54
(
13+)
(
14+)
(
23+)
(
24+)
(
43+)
76483 (
44+)
2003 (
34+)
BC
22255
31981 (
3++ )
(
12+)
6095
AC
72952 (
11+)
4509 (
21+)
42093
36750
(
+11 )
23999
(
+12 )
(
+21 )
21706
(
+22 )
(
+31 )
45461
(
+32 )
(
+41 )
(
+42 )
24051
11190
33025
78843 (
+1+ )
48050 (
2++ )
32896 (
3++ )
78486 (
4++ )
Lampiran 3
Model-model Log Linear untuk tabel kontingensi 3 dimensi:
No
Simbol
(, , )
log = + + +
(, )
log = + + + +
2
3
4
5
6
7
8
9
(, )
(, )
(, )
(, )
(, )
log = + + + +
log = + + + +
log = + + + + +
log = + + + +
+
log = + + + + +
+
(, , ) log = + + + + +
()
log = + + + + +
+
+
55
Lampiran 4
Syntaks Program
4.1
4.2
56
4.3
4.4
4.5
4.6
4.7
57
4.8
4.9
58
Lampiran 5
Output Program
5.1
5.2
59
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
Muda
SD
SMA
PT
Remaja
SD
SMP
SMA
SD
SMP
SMA
Residuals
Std.
Residuals
11.7%
10706.381
64.120
perempuan
34365.000
14.4% 21184.852
8.9%
13180.148
90.554
laki-laki
2797.000
1.2% 16991.533
7.1%
-14194.533
-108.894
perempuan
3298.000
1.4% 12910.870
5.4%
-9612.870
-84.601
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
1.3% 11977.680
5.0%
-8971.680
-81.976
laki-laki
3006.000
1503.000
.6%
9101.139
3.8%
-7598.139
-79.645
laki-laki
20201.000
8.5%
7299.663
3.1%
12901.337
151.002
perempuan
18750.000
7.9%
5546.589
2.3%
13203.411
177.285
laki-laki
4801.000
2.0%
9265.442
3.9%
-4464.442
-46.380
perempuan
2002.000
.8%
7040.265
3.0%
-5038.265
-60.046
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
500.000
.2%
4943.015
2.1%
-4443.015
-63.195
perempuan
882.000
.4%
3755.909
1.6%
-2873.909
-46.894
laki-laki
1001.000
.4%
3012.466
1.3%
-2011.466
-36.648
perempuan
2003.000
.8%
2288.996
1.0%
-285.996
-5.978
16404.000
6.9%
3823.714
1.6%
12580.286
203.445
9188.000
3.9%
2905.416
1.2%
6282.584
116.556
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
.8% 11254.188
4.7%
-9251.188
-87.205
laki-laki
laki-laki
2003.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
9862.452
4.1%
-9361.452
-94.265
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
perempuan
PT
16.2% 27880.619
perempuan
Tua
Count
38587.000
perempuan
PT
laki-laki
perempuan
SMP
Count
Expected
laki-laki
45461.000
19.1% 38202.426
16.0%
7258.574
37.137
perempuan
31022.000
13.0% 29027.775
12.2%
1994.225
11.705
60
5.3
Observed
Expected
Std.
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
Muda
SD
SMP
C
laki-laki
Count
Count
Residuals
Residuals
38587.000
16.2% 41077.828
17.2% -2490.828
-12.290
perempuan 34365.000
14.4% 31874.180
13.4% 2490.820
13.952
laki-laki
2797.000
1.2%
3431.974
1.4%
-634.974
-10.839
perempuan
3298.000
1.4%
2663.027
1.1%
634.973
12.305
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
3006.000
1.3%
2538.929
1.1%
467.071
9.270
perempuan
1503.000
.6%
1970.072
.8%
-467.072
-10.523
9.2% -1731.537
-11.692
laki-laki
20201.000
61
8.5% 21932.537
SMA
PT
remaja
SD
perempuan 18750.000
7.9% 17018.467
7.1% 1731.533
13.273
laki-laki
4801.000
2.0%
3830.635
1.6%
970.365
15.678
perempuan
2002.000
.8%
2972.366
1.2%
-970.366
-17.799
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
500.000
.2%
778.177
.3%
-278.177
-9.972
882.000
.4%
603.823
.3%
278.177
11.321
laki-laki
1001.000
.4%
1691.493
.7%
-690.493
-16.789
perempuan
2003.000
.8%
1312.507
.6%
690.493
19.059
laki-laki
perempuan
SMP
SMA
laki-laki
perempuan
PT
laki-laki
SD
SMP
SMA
6.0% 1993.651
16.608
9188.000
3.9% 11181.653
4.7% -1993.653
-18.854
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
2002.961
.8%
.039
.001
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
501.008
.2%
-.008
.000
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
laki-laki
perempuan
PT
6.9% 14410.349
.000
perempuan
tua
16404.000
laki-laki
45461.000
19.1% 43066.070
18.1% 2394.930
11.541
perempuan 31022.000
13.0% 33416.941
14.0% -2394.941
-13.101
62
5.4
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
C
laki-laki
Count
Expected
%
Count
Std.
%
Residuals
Residuals
38587.000
16.2% 25624.357
10.8%
12962.643
80.978
Perempuan 34365.000
14.4% 23320.373
9.8%
11044.627
72.324
laki-laki
2797.000
1.2% 15616.483
6.6% -12819.483
-102.584
Perempuan
3298.000
1.4% 14212.344
6.0% -10914.344
-91.551
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
63
muda
SD
SMP
SMA
PT
remaja
SD
SMP
SMA
laki-laki
3006.000
Perempuan
1503.000
.6%
20201.000
4.8%
-8399.452
-78.649
9062.707
3.8%
-7559.707
-79.410
8.5%
6950.926
2.9%
13250.074
158.927
Perempuan 18750.000
7.9%
5523.166
2.3%
13226.834
177.976
laki-laki
4801.000
2.0%
9582.694
4.0%
-4781.694
-48.847
Perempuan
2002.000
.8%
7614.356
3.2%
-5612.356
-64.317
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
500.000
.2%
7291.294
3.1%
-6791.294
-79.534
Perempuan
882.000
.4%
2138.816
.9%
-1256.816
-27.176
laki-laki
1001.000
.4%
4443.599
1.9%
-3442.599
-51.644
Perempuan
2003.000
.8%
1303.477
.5%
699.523
19.375
16404.000
6.9%
6126.042
2.6%
10277.958
131.316
9188.000
3.9%
1797.001
.8%
7390.999
174.353
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
8875.612
3.7%
-6872.612
-72.950
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
7775.908
3.3%
-7274.908
-82.500
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
45461.000
19.1% 38406.156
16.1%
7054.844
35.999
Perempuan 31022.000
13.0% 31204.230
13.1%
-182.230
-1.032
laki-laki
laki-laki
Perempuan
PT
laki-laki
Perempuan
tua
SD
SMP
SMA
laki-laki
Perempuan
PT
laki-laki
64
1.3% 11405.452
5.5
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
muda
SD
SMP
SMA
PT
Count
Expected
%
Count
Std.
%
Residuals
Residuals
laki-laki
38587.000
16.2% 26221.506
11.0%
12365.494
76.363
Perempuan
34365.000
14.4% 22893.123
9.6%
11471.877
75.820
laki-laki
2797.000
1.2% 14949.985
6.3%
-12152.985
-99.395
Perempuan
3298.000
1.4% 14982.381
6.3%
-11684.381
-95.459
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
1.3% 11087.237
4.7%
-8081.237
-76.748
laki-laki
3006.000
Perempuan
1503.000
.6%
9679.899
4.1%
-8176.899
-83.110
laki-laki
20201.000
8.5%
6321.306
2.7%
13879.694
174.573
Perempuan
18750.000
7.9%
6334.999
2.7%
12415.001
155.982
laki-laki
4801.000
2.0%
9030.673
3.8%
-4229.673
-44.509
Perempuan
2002.000
.8%
7808.878
3.3%
-5806.878
-65.713
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
65
Perempuan
remaja
SD
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
500.000
.2%
4805.612
2.0%
-4305.612
-62.110
882.000
.4%
4195.621
1.8%
-3313.621
-51.157
laki-laki
1001.000
.4%
2739.883
1.1%
-1738.883
-33.220
Perempuan
2003.000
.8%
2745.819
1.2%
-742.819
-14.176
16404.000
6.9%
3914.221
1.6%
12489.779
199.633
9188.000
3.9%
3384.651
1.4%
5803.349
99.752
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
.8% 10195.189
4.3%
-8192.189
-81.134
laki-laki
Perempuan
SMP
SMA
laki-laki
Perempuan
PT
laki-laki
Perempuan
tua
SD
SMP
SMA
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
8756.946
3.7%
-8255.946
-88.225
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
Perempuan
PT
2003.000
laki-laki
45461.000
19.1% 45418.250
19.1%
42.750
.201
Perempuan
31022.000
13.0% 22808.803
9.6%
8213.197
54.383
66
5.6
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
muda
SD
SMP
SMA
PT
C
laki-laki
Count
Expected
%
Count
Std.
%
Residuals
Residuals
38587.000
16.2% 38947.891
16.3%
-360.891
-1.829
Perempuan 34365.000
14.4% 34004.109
14.3%
360.891
1.957
laki-laki
2797.000
1.2%
3044.202
1.3%
-247.202
-4.480
Perempuan
3298.000
1.4%
3050.798
1.3%
247.202
4.476
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
3006.000
1.3%
2407.282
1.0%
598.718
12.203
Perempuan
1503.000
.6%
2101.718
.9%
-598.718
-13.060
20201.000
8.5% 19454.424
8.2%
746.576
5.353
Perempuan 18750.000
7.9% 19496.576
8.2%
-746.576
-5.347
laki-laki
4801.000
2.0%
4453.081
1.9%
347.919
5.214
Perempuan
2002.000
.8%
2349.917
1.0%
-347.917
-7.177
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
67
remaja
SD
laki-laki
500.000
.2%
737.827
.3%
-237.827
-8.756
882.000
.4%
644.173
.3%
237.827
9.370
laki-laki
1001.000
.4%
1500.375
.6%
-499.375
-12.892
Perempuan
2003.000
.8%
1503.625
.6%
499.375
12.878
6.9% 16751.910
7.0%
-347.910
-2.688
9188.000
3.9%
8840.083
3.7%
347.917
3.700
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
2002.538
.8%
.462
.010
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
Perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
501.010
.2%
-.010
.000
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
45461.000
19.1% 45461.000
19.1%
.000
.000
Perempuan 31022.000
13.0% 31022.461
13.0%
-.461
-.003
Perempuan
SMP
SMA
laki-laki
Perempuan
PT
laki-laki
Perempuan
tua
SD
SMP
SMA
laki-laki
laki-laki
perempuan
PT
laki-laki
16404.000
68
5.7
Observed
Expected
Std.
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
muda
SD
SMP
Count
Count
Residuals
Residuals
laki-laki
38587.000
16.2% 25855.523
10.9%
12731.477
79.178
perempuan
34365.000
14.4% 22841.016
9.6%
11523.984
76.251
laki-laki
2797.000
1.2% 14741.328
6.2%
-11944.328
-98.377
perempuan
3298.000
1.4% 14948.279
6.3%
-11650.279
-95.289
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
3006.000
1.3%
9905.238
4.2%
-6899.238
-69.322
perempuan
1503.000
.6%
9079.428
3.8%
-7576.428
-79.512
20201.000
8.5%
5647.396
2.4%
14553.604
193.663
laki-laki
69
perempuan
SMA
PT
remaja
SD
SMA
SD
SMP
SMA
12807.979
166.155
2.0% 12006.679
5.0%
-7205.679
-65.760
2002.000
.8%
7304.543
3.1%
-5302.543
-62.042
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
500.000
.2%
6332.239
2.7%
-5832.239
-73.292
882.000
.4%
4829.558
2.0%
-3947.558
-56.803
laki-laki
1001.000
.4%
3610.276
1.5%
-2609.276
-43.426
perempuan
2003.000
.8%
3160.699
1.3%
-1157.699
-20.592
16404.000
6.9%
7675.650
3.2%
8728.350
99.626
9188.000
3.9%
3885.457
1.6%
5302.543
85.067
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
2222.233
.9%
-219.233
-4.651
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
2023.672
.8%
-1522.672
-33.848
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
laki-laki
laki-laki
laki-laki
laki-laki
perempuan
PT
2.5%
perempuan
perempuan
tua
5942.021
4801.000
perempuan
PT
7.9%
laki-laki
perempuan
SMP
18750.000
laki-laki
45461.000
19.1% 45461.000
19.1%
.000
.000
perempuan
31022.000
13.0% 30802.766
12.9%
219.234
1.249
70
5.8
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
muda
SD
Count
Expected
%
Count
laki-laki
38587.000
16.2%
38193.043
16.0%
393.957
2.016
perempuan
34365.000
14.4%
34758.957
14.6%
-393.957
-2.113
laki-laki
2797.000
1.2%
3190.956
1.3%
-393.956
-6.974
perempuan
3298.000
1.4%
2904.044
1.2%
393.956
7.310
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
3006.000
1.3%
2512.546
1.1%
493.454
9.844
laki-laki
71
perempuan
SMP
SMA
PT
remaja
SD
1503.000
.6%
1996.454
laki-laki
20201.000
8.5%
perempuan
18750.000
laki-laki
perempuan
-493.454
-11.044
21704.627
9.1% -1503.627
-10.206
7.9%
17246.373
7.2%
1503.627
11.450
4801.000
2.0%
3790.829
1.6%
1010.171
16.407
2002.000
.8%
3012.171
1.3% -1010.171
-18.406
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
500.000
.2%
825.429
.3%
-325.429
-11.327
882.000
.4%
556.682
.2%
325.318
13.788
laki-laki
1001.000
.4%
1794.203
.8%
-793.203
-18.726
perempuan
2003.000
.8%
1210.039
.5%
792.961
22.796
16404.000
6.9%
15285.368
6.4%
1118.632
9.048
9188.000
3.9%
10308.693
4.3% -1120.693
-11.038
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
2000.585
.8%
2.415
.054
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
501.002
.2%
-.002
.000
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
45461.000
19.1%
45461.000
19.1%
.000
.000
perempuan
31022.000
13.0%
31022.000
13.0%
.000
.000
laki-laki
perempuan
SMP
SMA
laki-laki
perempuan
PT
laki-laki
perempuan
tua
SD
SMP
SMA
laki-laki
laki-laki
perempuan
PT
.8%
72
5.9
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
muda
SD
SMP
SMA
PT
Count
Expected
%
Count
Std.
%
Residuals
Residuals
laki-laki
38587.000
16.2%
38687.625
16.2%
-100.625
-.512
perempuan
34365.000
14.4%
34264.730
14.4%
100.270
.542
laki-laki
2797.000
1.2%
2663.446
1.1%
133.554
2.588
perempuan
3298.000
1.4%
3429.886
1.4%
-131.886
-2.252
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
3006.000
1.3%
2749.811
1.2%
256.189
4.886
perempuan
1503.000
.6%
1758.264
.7%
-255.264
-6.088
laki-laki
20201.000
8.5%
20185.053
8.5%
15.947
.112
perempuan
18750.000
7.9%
18765.998
7.9%
-15.998
-.117
laki-laki
4801.000
2.0%
5083.775
2.1%
-282.775
-3.966
perempuan
2002.000
.8%
1721.625
.7%
280.375
6.757
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
73
perempuan
remaja
SD
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
500.000
.2%
655.564
.3%
-155.564
-6.076
882.000
.4%
727.008
.3%
154.992
5.748
laki-laki
1001.000
.4%
1150.499
.5%
-149.499
-4.408
perempuan
2003.000
.8%
1855.114
.8%
147.886
3.434
16404.000
6.9%
16120.578
6.8%
283.422
2.232
9188.000
3.9%
9468.375
4.0%
-280.375
-2.881
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
2006.970
.8%
-3.970
-.089
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
501.646
.2%
-.646
-.029
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
45461.000
19.1%
45461.000
19.1%
.000
.000
perempuan
31022.000
13.0%
31018.031
13.0%
3.969
.023
laki-laki
perempuan
SMP
SMA
laki-laki
perempuan
PT
laki-laki
perempuan
tua
SD
SMP
SMA
laki-laki
laki-laki
perempuan
PT
74
anak-anak SD
SMP
SMA
PT
Muda
SD
SMP
Count
Expected
%
Count
laki-laki
38587.000
16.2% 38587.000
16.2%
.000
.000
perempuan
34365.000
14.4% 34365.000
14.4%
.000
.000
laki-laki
2797.000
1.2%
2797.000
1.2%
.000
.000
perempuan
3298.000
1.4%
3298.000
1.4%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
3006.000
1.3%
3006.000
1.3%
.000
.000
perempuan
1503.000
.6%
1503.000
.6%
.000
.000
laki-laki
20201.000
8.5% 20201.000
8.5%
.000
.000
perempuan
18750.000
7.9% 18750.000
7.9%
.000
.000
75
SMA
PT
Remaja
SD
laki-laki
4801.000
2.0%
4801.000
2.0%
.000
.000
perempuan
2002.000
.8%
2002.000
.8%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
500.000
.2%
500.000
.2%
.000
.000
882.000
.4%
882.000
.4%
.000
.000
laki-laki
1001.000
.4%
1001.000
.4%
.000
.000
perempuan
2003.000
.8%
2003.000
.8%
.000
.000
6.9% 16404.000
6.9%
.000
.000
9188.000
3.9%
9188.000
3.9%
.000
.000
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
2003.000
.8%
2003.000
.8%
.000
.000
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
perempuan
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
501.000
.2%
501.000
.2%
.000
.000
.000
.0%
.000
.0%
.000
.000
laki-laki
perempuan
SMP
SMA
laki-laki
perempuan
PT
laki-laki
perempuan
Tua
SD
SMP
SMA
laki-laki
laki-laki
perempuan
PT
16404.000
laki-laki
45461.000
19.1% 45461.000
19.1%
.000
.000
perempuan
31022.000
13.0% 31022.000
13.0%
.000
.000
a. For saturated models, ,000 has been added to all observed cells.
76
77
Lampiran 6
Df
0.995
0.99
0.975
0.90
0.10
0.05
0.025
0.01
0.005
---
---
0.001
0.004
0.016
2.706
3.841
5.024
6.635
7.879
0.010
0.020
0.051
0.103
0.211
4.605
5.991
7.378
9.210
10.597
0.072
0.115
0.216
0.352
0.584
6.251
7.815
9.348
11.345
12.838
0.207
0.297
0.484
0.711
1.064
7.779
9.488
11.143
13.277
14.860
0.412
0.554
0.831
1.145
1.610
9.236
11.070
12.833
15.086
16.750
0.676
0.872
1.237
1.635
2.204
10.645
12.592
14.449
16.812
18.548
0.989
1.239
1.690
2.167
2.833
12.017
14.067
16.013
18.475
20.278
1.344
1.646
2.180
2.733
3.490
13.362
15.507
17.535
20.090
21.955
1.735
2.088
2.700
3.325
4.168
14.684
16.919
19.023
21.666
23.589
10
2.156
2.558
3.247
3.940
4.865
15.987
18.307
20.483
23.209
25.188
11
2.603
3.053
3.816
4.575
5.578
17.275
19.675
21.920
24.725
26.757
12
3.074
3.571
4.404
5.226
6.304
18.549
21.026
23.337
26.217
28.300
13
3.565
4.107
5.009
5.892
7.042
19.812
22.362
24.736
27.688
29.819
14
4.075
4.660
5.629
6.571
7.790
21.064
23.685
26.119
29.141
31.319
15
4.601
5.229
6.262
7.261
8.547
22.307
24.996
27.488
30.578
32.801
16
5.142
5.812
6.908
7.962
9.312
23.542
26.296
28.845
32.000
34.267
17
5.697
6.408
7.564
8.672
10.085
24.769
27.587
30.191
33.409
35.718
18
6.265
7.015
8.231
9.390
10.865
25.989
28.869
31.526
34.805
37.156
19
6.844
7.633
8.907
10.117 11.651
27.204
30.144
32.852
36.191
38.582
20
7.434
8.260
9.591
10.851 12.443
28.412
31.410
34.170
37.566
39.997
21
8.034
8.897
29.615
32.671
35.479
38.932
41.401
22
8.643
9.542
30.813
33.924
36.781
40.289
42.796
23
9.260
32.007
35.172
38.076
41.638
44.181
24
9.886
33.196
36.415
39.364
42.980
45.559
25
34.382
37.652
40.646
44.314
46.928
26
35.563
38.885
41.923
45.642
48.290
27
36.741
40.113
43.195
46.963
49.645
28
37.916
41.337
44.461
48.278
50.993
29
39.087
42.557
45.722
49.588
52.336
30
40.256
43.773
46.979
50.892
53.672
40
51.805
55.758
59.342
63.691
66.766
50
63.167
67.505
71.420
76.154
79.490
60
74.397
79.082
83.298
88.379
91.952
70
85.527
90.531
95.023
100.425 104.215
80
96.578
90
59.196 61.754 65.647 69.126 73.291 107.565 113.145 118.136 124.116 128.299
100
67.328 70.065 74.222 77.929 82.358 118.498 124.342 129.561 135.807 140.169
78