0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan10 halaman

Pengertian dan Contoh Line Coding

Teks ini membahas tentang line coding dan beberapa jenisnya seperti unipolar non-return-to-zero (NRZ), NRZ-L, dan NRZ-I. NRZ menggunakan tegangan positif untuk bit 1 dan 0 volt untuk bit 0. NRZ-L membedakan bit 1 dan 0 berdasarkan level tegangan sinyal, sedangkan NRZ-I membedakannya berdasarkan ada atau tidaknya perubahan level tegangan. Pada NRZ-I, tegangan akan berubahan jika

Diunggah oleh

Intan Okta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan10 halaman

Pengertian dan Contoh Line Coding

Teks ini membahas tentang line coding dan beberapa jenisnya seperti unipolar non-return-to-zero (NRZ), NRZ-L, dan NRZ-I. NRZ menggunakan tegangan positif untuk bit 1 dan 0 volt untuk bit 0. NRZ-L membedakan bit 1 dan 0 berdasarkan level tegangan sinyal, sedangkan NRZ-I membedakannya berdasarkan ada atau tidaknya perubahan level tegangan. Pada NRZ-I, tegangan akan berubahan jika

Diunggah oleh

Intan Okta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian

line coding selalu diasumsikan bahwa data yang berupa teks,


gambar, suara, video telah tersimpan dalam memory komputer
sebagai deretan bit. Line coding akan mengkonversi deretan bit
tersebut menjadi sinyal digital untuk ditransmisikan. Pada sisi
penerima, harus dilakukan proses sebaliknya yaitu konversi dari
sinyal digital menjadi data digital.

Unipolar
Non-Return-to-Zero
NRZ juga disebut sebagai pengkodean digital unipolar karena sinyal
yang dibangkitkan hanya menggunakan tegangan positif atau negatif saja.
Pada modulasi NRZ, bit 0 direpresentasikan oleh sinyal dengan tegangan 0
volt, sedangkan bit 1 direpresentasikan oleh sinyal dengan tegangan +V
volt. Karena 1 elemen sinyal hanya membawa 1 elemen data, maka m=1.

Contoh

POLAR
Pada NRZ-L bit 1 dan bit 0 direpresentasikan dengan level
tegangan dari sinyal, sedangkan pada NRZ-I bit 1 dan bit 0 dibedakan
oleh ada atau tidaknya perubahan level tegangan dari sinyal.

Contoh

Unipolar
Pada NRZ-I tegangan dari sinyal akan berubah
(berinversi) apabila bit berikutnya adalah bit 1. Sedangkan
apabila bit berikutnya adalah bit 0, tidak ada perubahan
sinyal. dengan demikian NRZI merupakan salah satu contoh
dari differensial enconding.

COntoh

Perbedaan Sinyal

Sekian terimakasih

Anda mungkin juga menyukai