100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
928 tayangan43 halaman

Analisis Pasar Sari Roti di Indonesia

Teks tersebut membahas sejarah dan perkembangan roti secara singkat, mulai dari asal usul pada zaman prasejarah hingga berbagai jenis dan perkembangan industri roti di Indonesia saat ini. Teks tersebut juga menjelaskan tentang salah satu produsen roti terbesar di Indonesia yaitu Sari Roti dan analisis kompetitif industri roti menurut teori Michael Porter.

Diunggah oleh

Yonathan Candra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
928 tayangan43 halaman

Analisis Pasar Sari Roti di Indonesia

Teks tersebut membahas sejarah dan perkembangan roti secara singkat, mulai dari asal usul pada zaman prasejarah hingga berbagai jenis dan perkembangan industri roti di Indonesia saat ini. Teks tersebut juga menjelaskan tentang salah satu produsen roti terbesar di Indonesia yaitu Sari Roti dan analisis kompetitif industri roti menurut teori Michael Porter.

Diunggah oleh

Yonathan Candra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INTRODUKSI

ejarah roti bermula dari beribu

Seiring dengan berjalannya waktu,

tahun yang lalu saat manusia

pembuatan

hidup

sambil

Sekarang kita mengenal berbagai macam,

berburu dan mencari apa yang bisa

bentuk, dan rasa roti. Ada roti tawar yang

dimakan, khususnya di wilayah Mesir dan

empuk, roti isi dengan berbagai macam

mengembara,

roti

terus

berkembang.

Mesopotamia. Bulir gandum

rasa,

roti

unyil

dan

yang

sebagainya.

Kini

roti

dimakan

mereka

temukan

mentah.

Seiring

sudah

mulai

menjadi

berjalannya waktu, mereka

makanan

menemukan cara lain untuk

bahkan menjadi makanan

menikmati gandum. Gandum

pokok

yang awalnya dikonsumsi


langsung

ternyata

dilumat

bersama

pelengkap

bagi

kalangan

dapat

Indonesia,

Gambar 1

air

bagi

beberapa
masyarakat
terutama
masyarakat

sehingga membentuk pasta. Pasta yang

modern dan kalangan remaja serta anak-

dimasak diatas api kemudian mengeras

anak untuk menemani sarapan dan juga

dan dapat disimpan beberapa hari. Masa

camilan. Di

itu para pekerja Mesir bukan diupah

perkembangan roti sudah sangat pesat. Hal

dengan uang, tetapi dengan roti. Sampai

inilah

sekarang, dalam bahasa Inggris pencari

produsen roti di Indonesia. Ada banyak

yang

Indonesia

mendasari

sendiri

banyaknya

nafkah disebut breadwinner . Kata roti

merek

sering

menggantikan

digunakan oleh setiap produsen roti, yaitu

dipakai

untuk

kata rezeki.

dagang

dan

kemasan

yang

salah satu yang cukup dikenal oleh


masyarakat Indonesia adalah roti kemasan
dengan merk dagang Sari Roti. Beragam
varian rasa telah diproduksi oleh pabrik
Sari Roti. Ada roti tawar, roti manis isi,

Breadwinner, orang yang berjuang untuk mendapat roti.

roti cream, roti sobek, roti burger & plain

roll, chiffon cake, yang diproduksi dengan


menggunakan

teknologi

terbaik

dan

modern dengan mengedepankan prinsip


3H,

yaitu

Halal,

Hygienic,

Healthy

([Link]
Kini Sari Roti yang berkiprah
selama kurang lebih 15 tahun telah
menjadi

produsen

roti

terbesar

di

Indonesia. Dengan jinglenya Sari roti,


Roti Sari Roti, Sari Roti telah berhasil
meraih sejumlah penghargaan dan kini pun
mulai memperluas ekspansinya.

Gambar 2

ANALISIS STRATEGIK
ANALISIS PASAR
Definisi Pasar
Definisi pasar yang digunakan adalah pasar roti dan bakery secara spesifik di Indonesia,
karena seperti kita ketahui, saat ini orang Indonesia mulai mengganti asupan karbonhidrat
sarapan mereka dari nasi menjadi roti.
Market Size
Pada kurun waktu 5 tahunan belakangan ini, usaha roti dan bakery di Indonesia sedang
mengalami pertumbuhan yang pesat dan mengiurkan. Menurut data dari Euromonitor, nilai
konsumsi roti per kapita oleh masyarakat Indonesia pada 2010 tumbuh tertinggi
dibandingkan 11 negara Asia Pasifik lainnya. Nilai konsumsi roti di Indonesia naik 25% pada
2010 menjadi US$ 1,5 per orang per tahun, dari konsumsi US$ 1,2 per orang per tahun pada
2009. Pertumbuhan nilai konsumsi orang Indonesia menjadi yang tertinggi dibanding
kenaikan nilai konsumsi roti di negara-negara seperti Korea Selatan, Singapura, China,
Taiwan, dan India pada periode yang sama (IFT/KEN JAMES).
Dengan adanya prospekif yang sangat menggiurkan dan potensial ini, tidak heran banyak
pelaku usaha yang kini mengincar pasar roti dan bakery. Seperti yang sudah terlihat
belakangan ini, usaha roti dan bakery kian menjamur dan tumbuh subur di ladang pasar
Indonesia. Bahkan menurut penelitian dari Food Hotel Asia (2006), angka pertumbuhan
tertinggi usaha bakery di Asia diraih oleh Indonesia, yaitu sebasar 34%.

Teori Analisis Porter


Berikut adalah analisis kompetitif berdasarkan framwork Michael Porter
Threat of Entry (High)
Capial requirements

untuk masuk ke

Bargaining

pasar ini rendah sehingga kompetitor yang

(Moderate)

masuk sangat banyak karena modal yang


dibutuhkan untuk memulai usaha roti dan
bakery tidak terlalu tinggi dan bisa dimulai
dengan usaha rumahan atau home industry.
Industri roti dan bakery sangat fleksibel
dalam hal biaya tetap. Biaya tetap akan
tinggi jika usaha roti sudah mencapai
industri pabrik, namun untuk skala home
industri, biaya tetap yang dibutuhkan
sangat fleksibel dan tidak terlalu tinggi
sehingga

tidak

memerlukan

produksi

dalam jumlah yang terlalu besar untuk


mendapatkan keuntungan. Industri ini juga
tidak diregulasi dengan ketat, sehingga
peluang

untuk

sangat besar.

masuknya

kompetitior

Gambar 3

Supplier

Power

dalam

dikategorikan

of

industri

sebagai

Supplier

roti

dapat

supplier

bahan

produksi diantaranya bahan utama (terigu)


dan

bahan

pelengkap

(isi

roti

dan

sebagainya) dan keagenan atau saluran


distribusi. Dalam kategori bahan produksi,
Sari Roti telah membangun kerjasama atau
strategic alliance dengan Bogasari sebagai
perusahaan pemasok bahan utama tepung
hingga

saat

ini.

Bogasari

telah

memberikan pengaruh yang cukup besar


bagi

perkembangan

usaha

Sari

Roti

dikarenakan selain karena dukungan nama


besar Bogasari, salah satu executive
Bogasari Flour Mills, Piet Yap, juga
mempunyai hubungan keluarga dengan
pemilik Sari Roti, Wendy Yap, sehingga
dukungan berupa Financial, Distribusi,

Capial requirements, standar modal yang diperlukan untuk


melakukan peminjaman di bank

Jaringan

dan

sebagainya

mempunyai

pengaruh yang cukup besar bagi Sari Roti.

berjudul Sari Roti dengan Nazaruddin

Dari sisi keagenan, Sari Roti tidak

21 juli 2011), Sari Roti merupakan roti

mempunyai halangan yang begitu besar

kesukaannya

karena mempunyai banyak agen yang

utamanya ketika hendak memilih roti.

tersebar

Dengan loyalitas konsumen yang sudah

hampir

di

seluruh

kota

di

Indonesia.

dan

merupakan

pilihan

sedemikian kuat, Sari Roti sudah dapat


dikategorikan cukup aman dalam pasar

Threat of Subtitute (Moderate)

roti kemasannya. Namun Sari Roti tetap

Roti sering dianggap sebagai kebutuhan

harus menjaga eksistensi tersebut dengan

tersendiri dan bukan kebutuhan utama.

tetap menjaga kualitasnya baik dalam hal

Roti biasanya dibutuhkan hanya untuk

Supply Chain Management-nya dan juga

pencegah lapar, camilan dan barang

terus berinovasi serta tetap menjaga

pengganti sarapan jika tidak ada nasi.

komunikasi dengan konsumennya.

Barang subsitusi utama dari roti adalah


nasi yang lebih disukai karena merupakan
makanan pokok orang Indonesia.

Competitive Rivalry (High)


Persaingan di industri ini sangat kuat.
Seperti yang kita ketahui sudah sangat

Bargaining Power of Customer

banyak perusahaan yang juga bergerak di

(Moderate)

industri roti dan menghasilkan demikian

Sari Roti merupakan produsen roti terbesar

banyak

di Indonesia dalam hal roti kemasan.

banyaknya

Walaupun banyak perusahaan yang juga

sedangkan

bergerak di roti kemasan dan bakery yang

persaingan akan semakin ketat. The

dapat mempengaruhi keputusan konsumen

Economist memperkirakan tak akan ada

dalam memilih, Sari Roti tidak perlu

satu pun perusahaan yang mendominasi

terlalu khawatir kareana dia memiliki

seperti Sari Roti di masa lampau sebab

keunggulan dalam hal kepraktisan dan

masing-masing perusahaan akan mati-

harga yang terjangkau. Menurut pendapat

matian

Asruldin Azis (dalam blognya

yang

produk.
produk

Dengan
yang

konsumennya

mempertahankan

semakin
ditawarkan

tetap,

maka

posisinya.

KOMPETITOR
Bisnis roti dan kue memang menjanjikan profit yang mengiurkan lantaran selain dapat
dijadikan home industri, roti juga merupakan makanan yang sangat dekat dengan masyarakat
dan dikenal sebagai penganti nasi walaupun bukan makanan pokok. Perkembangan bisnis
roti dan kue pun tidak sebatas pada satu tempat atau lokasi saja. Sekarang, perusahaan kue
dan roti sudah semakin bertambah banyak bahkan berkembang pesat, dari pabrik roti kecil,
besar bahkan ada yang sudah sampai diwaralabakan. Berikut daftar para pesaing atau
kompetitor yang juga bermain dalam industri roti dan dapat mempengaruhi keputusan
pembelian konsumen terhadap Sari Roti:

KOMPETITOR LANGSUNG
Skala Nasional
BreadTalk adalah toko roti dan franchise asal Singapura
yang saat ini sudah banyak mempunyai cabang di Asia
khususnya Indonesia. BreadTalk masuk ke Indonesia
pertama kali pada tanggal 28 Maret 2003 di Mal Kelapa
Gambar 4

Gading 3 ([Link]/[Link])
dengan menghadirkan konsep Premium Bakery Boutique

dimana konsumen bisa melihat secara langsung proses pembuatan roti sehingga dijamin roti
yang dibeli masih dalam keadaaan sangat fresh. Produk roti yang ditawarkan BreadTalk
sangat bervariasi mulai dari roti siap makan, cake, sampai roti tawar dan roti manis dalam
kemasan. Kepopuleran BreadTalk semakin menanjak, bahkan beberapa konsumen
menggagapnya sebagai sebagai roti keluarga yang menjadi pelengkap sarapan sehari-hari
([Link]

Premium Bakery Boutiqe: konsep dapur terbuka yang memperlihatkan proses pembuatan roti

Kelebihan

BreadTalk menawarkan konsep dapur terbuka sehingga kesegaran roti


terjamin atau fresh from the oven.

Banyak pilihan rasa yang ditawarkan oleh BreadTalk sampai dengan 160
varian roti

Roti yang terpampang di etalase toko dan bau khas dari roti menjadi salah satu
daya tarik untuk konsumen.

Kekurangan

Harga roti yang cukup mahal.

Hanya tersedia Mall dan tempat tertentu.

BreadTalk tidak ramah lingkungan karena penggunaan plastik pembungkus


yang belebihan (menurut: [Link] di posting 6
November 2008).

Rotiboy merupakan franchise asal Malaysia yang masuk ke Indonesia


khususnya Jakarta pada tanggal 7 Desember 2004 dan langsung
membuka 4 outlet ([Link]/2009/02/[Link]). Tidak seperti toko lainnya yang menjual varian rasa
serta bentuk roti, Rotiboy punya daya saing dan daya pikatnya tersendiri
Gambar 5

dengan hanya menjual 1 produk roti yaitu roti original rasa kopi. Roti

yang biasanya dijual hangat ini juga menjanjikan roti dengan kualitas tinggi dan fresh from
the oven. Sejak pertama kali masuk ke Indonesia sampai sekarang, Rotiboy disambut baik
oleh konsumen khususnya bagi penyuka rasa kopi karena rasanya yang khas kopi.
Kelebihan

Fresh from the oven dan selalu disajikan hangat

Bahan baku diimpor langsung dari Malaysia

Bau yang khas kopi dari gerainya menarik konsumen untuk membeli

Harga yang terjangkau

Penempatan outlet yang strategis dan minimalis

Kelemahan

Produk Rotiboy hanya 1 jenis yaitu roti original rasa kopi

Kurang adanya inovasi

Holland Bakery berdiri sejak tahun 1978 di Jalan Hayam Wuruk


Jakarta dan sudah 28 tahun mengembangkan berbagai jenis roti
dan bakery ([Link]/post/profil-sejarah-holland-bakery3655671). Di Jakarta, Holland Bakery dikenal sebagai toko roti
yang terbaik karena rasa dan arsitekturnya yang menarik hati para
Gambar 6

konsumen. Rasa Holland Bakery dibuat khusus oleh cheff terbaik

yang didatangkan khusus dari Belanda. Dengan mottonya TERATAS KARENA


KUALITAS, Holland Bakery kini tetap eksis dan berusaha menjadi yang terbaik dalam
melayani dan memuaskan keinginan pelanggan dalam bentuk roti dan cake yang enak dan
bermutu tinggi.
Kelebihan

Memiliki pengalaman 28 tahun dalam mengembangkan beraneka jenis roti


dan bakery

Cheff didatangkan langsung dari negara Belanda untuk mendapatkan cita rasa
yang enak dan bermutu tinggi

Bentuk toko yang unik mirip bangunan Belanda dengan kincir angin,
membuat Holland Bakery menarik untuk dikunjungi

Harga yang relatif terjangkau

Kelemahan

Stock roti yang terbatas sehingga konsumen harus pesan terlebih dahulu jika
ingin membeli banyak

Pelayanan yang agak kurang memuaskan

Skala Regional
Parsley berdiri pada tanggal 14 Oktober 2002

di Yogyakarta

([Link]/kuliner/index/Parsley-Bakery-and-Resto).
Awalnya Parsley hanya menjual roti dan bakery, namun kini
Parsley menambah inovasi dengan menambah cake shop dan resto
di gerainya yang tersebar di 4 outlet yang melayani berbagai
Gambar 7

kebutuhan konsumen dari mulai konsumsi harian, Coffee Break,


Snack Box, Buffet in Site atau Out Site, permintaan Cake dengan

berbagai rasa dan ukuran serta berbagai macam model. Parsley berfokus pada daerah
regional yaitu Yogyakarta.
Kelebihan

Tidak hanya menjual roti namun juga membuka restoran bernuansa tematik
Western.

Menyediakan tempat untuk diadakannya event-event seperti acara ulang tahun


dan lain-lain

Kekurangan

Pelayanan yang kurang ramah

Harga yang agak mahal untuk ukuran mahasiswa

Ukuran roti

yang dirasa konsumen terlalu kecil sehinnga kurang

mengenyangkan

The

Harvest

didirikan

pada

tahun

([Link]/city/1/jakarta/ ),
Gambar 8

2004
dan

mengadopsi gaya Eropa di dalam konsep bakery shopnya.

Dengan kesan elegan, tempat yang nyaman serta rasa dan kualitas roti yang begitu tinggi,
The Harvest berhasil menjadi salah satu pilihan masyarakat khususnya warga Jakarta untuk
membeli roti ataupun menikmati nikmatnya bakery di The Harvest sehingga saat ini The
Harvest telah memiliki 11 outlet, 8 di Jakarta, 1 di Bandung dan selebihnya di Surabaya.
Kelebihan

Suasana yang elegan serta nyaman sehingga konsumen lama berlama-lama di


bakery shop

Pelayanan yang memuaskan

Roti yang dibuat khusus oleh cheff asing

Kekurangan

Harga yang relatif mahal jika untuk dikonsumsi sehari-hari

Hanya tersedia di tempat-tempat tertentu

Mr. Bread berdiri pada tahun 2003 dan merupakan anak perusahaan
dari Indogrosir. Mr. Bread bergerak pada bidang produksi roti dan
memproduksi berbagai jenis varian roti yaitu roti tawar yang terbagi
menjadi roti tawar kupas, tawar
Gambar 9

kulit, tawar choco chips, tawar

pandan serta tawar marble. Ada juga varian roti manis


yang terbagi menjadi roti coklat, coklat keju, pisang
coklat, dan keju manis.

Gambar 10

Mr. Bread adalah perusahaan roti yang didirikan oleh Indogrosir.


Varian rasa dari Mr. Bread sendiri mengikuti varian rasa dari Sari Roti. Dalam sistem

pemasarannya, Mr. Bread memberikan potongan langsung sebesar 500 rupiah dari harga
yang seharusnya. Namun sebagai perusahaan roti yang baru bertumbuh, Mr. Bread
menghadapi banyak masalah diantaranya adalah kurangnya saluran distribusi sehingga
produk Mr. Bread sendiri jarang kita jumpai.

Sampel kompetitor skala nasional yang

Rotiboy yang fokus hanya pada 1 jenis roti

diambil adalah BreadTalk, Rotiboy dan

original,

Holland Bakery. Ketiga toko roti ini

mendatangkan

adalah toko roti yang cukup terkenal di

Belanda. Hal ini tentunya merupakan

semua kalangan konsumen roti Indonesia

ancaman

karena skala toko roti ini pun sudah

melakukan inovasi dan jika tidak terus-

nasional.

jenis

menerus

Roti

konsumennya, karena kompetitor langsung

bergerak dalam roti kemasan) namun hal

Sari Roti adalah toko-toko roti yang sudah

ini akan mempengaruhi market share yang

berskala Asia bahkan Internasional dan

bisa diperoleh oleh Sari Roti. Masing-

mengembangkan usahanya dengan sistem

masing toko roti, baik itu BreadTalk,

waralaba. Untuk skala Regional, terdapat

Rotiboy

Bakery

Parsley di Yogyakarta, The Harvest di

mempunyai keunggulannya sendiri-sendiri

Jakarta serta Mr. Bread yang merupakan

untuk bersaing, semisal BreadTalk yang

produk

memperlihatkan proses pembuatan roti,

berfokus pada regional-regional tertentu.

Walaupun

pengemasan

berbeda

(mengingant

maupun

Sari

Holland

dan

Holland
cheff

bagi

Sari

Bakery

yang

langsung

dari

Roti

jika

berkomunikasi

dari

Indogrosir

yang

tidak

dengan

masih

KOMPETITOR TIDAK LANGSUNG


Energen adalah salah satu produk dari PT Mayora dan hadir
dalam berbagai varian rasa seperti coklat, vanilla, mocca dan
sebagainya. Energen memposisikan dirinya sebagai makanan
pengganti sarapan yang enak dan begizi. Sejak di launching
Gambar 11

pertama kali, Energen telah menjadi market leader di dalam


kategori Mix Cereal dan telah memperoleh market share sebesar

93% (berdasarkan data Nielsen Retail Audit YTD Sep 2011).


Kelebihan

Dapat dinikmati panas-panas dan praktis tinggal seduh

Cukup mengenyangkan sebagai pengganjal perut di pagi hari

Di produksi oleh perusahaan yang sudah dikenal oleh konsumen

Kekurangan

Tidak bisa dibawa kemana-mana

JAJANAN PASAR DAN ROTI KELILING


Jajanan pasar dan roti keliling dapat dijumpai
dan dimanapun di dekat tinggal kita. Dapat
dikatakan praktis dan gampang ditemui.
Jajanan pasar dan roti keliling dapat menjadi
alternatif pengganjal lapar selain nasi.
Gambar 12

Kelebihan

Enak dan terdapat pilihan makanan.

Roti keliling sangat praktis karena tinggal dipanggil jika lewat.

Kelemahan

Masa simpan jajanan pasar yang kadang hanya hitungan jam.

Roti keliling tidak dapat dipastikan kedatangannya dan selalu berpindahpindah.

Dalam hal sarapan pagi, Energen juga

Kompetitor tidak langsung ini memang

memposisikan dirinya sebagai sarapan

secara produk tidaklah sama, namun dapat

yang praktis dan bergizi. Sedangkan roti

mempengaruhi jumlah market share yang

keliling dan jajanan pasar juga dapat

diterima oleh Sari Roti karena konsumen

menjadi alternatif pilihan untuk dapat

dihadapkan pada dua atau lebih pilihan.

dijadikan bekal.

Gambar 13

PROFIL SARI ROTI


Medan dengan kemampuan produksi 1,82
juta roti per hari di setiap pabrik. Majalah
Forbes menuliskan perusahaan produsen
roti terbesar itu berencana memperluas
distribusi penjualan di seluruh wilayah
Indonesia dengan membuka tiga pabrik
baru setiap tahun selama empat tahun ke
Weny Yap
Gambar 14
Sari

Roti

merupakan

depan. Ini berarti akan ada ekspansi


besar-besaran lagi yang akan dilakukan
produsen

roti

kemasan terbesar di Indonesia. Di bawah


naungan PT Nippon Indosari Corpindo,
Tbk (PT NIC) , Sari Roti didirikan pada
tahun 1995 oleh Wendy Yap, putri dari
Piet Yap, salah satu eksekutif di Group
Salim yang mendirikan Bogasari Flour
Mills, perusahaan penghasil tepung terigu
terbesar di Indonesia. PT Nippon Indosari
Corpindo memulai kegiatan pemasarannya
pada September 1996, 1 tahun setelah
perusahaan

ini

didirikan

oleh PT Nippon Indosari Corpindo.


PT Nippon Indosari Corpindo atau sari roti
memfokuskan dirinya pada sistem Supply
Chain Managementnya sehinga kekuatan
perusahaan ini terletak pada jaringan
distribusi dan ke agenan-nya. Dengan juga
memperhatikan kepuasan konsumen dan
program-program yang dilakukan untuk
terus berkomunikasi dengan konsumennya,
tidak

heran

mendapatkan

jika

Sari

Roti

penghargaan

banyak
bergengsi

tingkat nasional seperti:

([Link]

Perkembangan usaha PT Nippon Indosari


Corpindo sangatlah pesat, dari yang pada
awalnya hanya memiliki satu pabrik di
kawasan industri Cikarang, saat ini telah
memiliki lima pabrik tambahan yang
berlokasi di Pasuruan, Semarang, dan

Top Brand 2009-2010

Top Brand for Kids 2009-2010

Marketing Award 2010

Original Brand 2010

Top Brand for Kids 2011 dan

Rekor Bisnis 2011.

Pada tahun 2012, PT Nippon Indosari Corpindo memutuskan untuk meningkatkan kinerja
operasional bisnisnya dengan menerapkan metode, teknologi dan proses bisnis khusus untuk
industri CPG (Consumer Packaged Goods) yang tergabung dalam paket SAP Best Practices
([Link]
Hal ini dilakukan PT Nippon Indosari Corpindo karena mereka menyadari banyak persoalan
didalam perusahaan seperti proses bisnis yang tidak terintegrasi, memiliki banyak database
sementara transaksi pada umumnya masih dijalankan secara manual, melalui program
sendiri-sendiri.

HUMAN RESOURSES
Saya melihat aspek human resources pada perusahaan Sari Roti mulai dari level Top
Management, sebagian besar posisi Top Management dipegang oleh orang dengan
kebangsaan Indonesia (Tionghoa), Singapura dan Jepang. Dengan adanya hal ini, Sari Roti
cukup terbuka untuk menerima diferensiasi budaya dan kultur di dalam organisasinya.
Dalam industri roti dan bakery, inovasi dan pengembangan produk sangat penting
untuk tetap dapat memenangkan persaingan dalam industri ini. Karena itu, budaya kreatif dan
inovatif harus terus dipupuk dan dikembangkan di seluruh bagian organisasi PT Nippon
Indosari

Corpindo.

Proses

pembentukan

karyawan juga harus sangat diperhatikan baik


itu

dalam

program

pelatihan

yang

berkesinambungan antara lain pengembangan


diri, perpektif manajemen dan bisnis, serta
pengetahuan teknis.

Gambar 15

VISI
Menjadi perusahaan roti terbesar di Indonesia dengan
menghasilkan dan mendistribusikan produk-produk berkualitas tinggi
dengan harga terjangkau bagi rakyat Indonesia.

MISI
Membantu

meningkatkan

kualitas

hidup bangsa Indonesia

dengan memproduksi dan mendistribusikan makanan yang bermutu


tinggi, sehat, halal dan aman bagi pelanggan.

SEJARAH PERSEROAN4

1995
Berdiri sebagai Perseroan Penanaman Modal Asing dengan nama PT. Nippon Indosari
Corporation.

1997
Beroperasi secara komersial dengan satu pabrik di Blok W, Kawasan Industri
Jababeka, Cikarang, Jawa Barat dengan dua lini mesin dan memproduksi roti
dengan merek : Sari Roti.

2001
Meningkatkan kapasitas produksi pabrik di Blok W sebesar 100% dengan
menambah dua lini mesin yaitu untuk jenis roti tawar dan jenis roti manis.

2005
Perseroan membuka pabrik kedua di Kawasan Industri Pasuruan, Jawa Timur,
dengan memasang dua lini mesin, guna melakukan penetrasi pasar ke Jawa Timur
dan Bali.

2008
Perseroan membuka pabrik ketiga dengan dua lini mesin di Blok U, Kawasan
Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, guna memenuhi permintaan pasar yang
semakin meningkat.

2010
Penawaran Umum Saham Perdana dilakukan pada tanggal 28 Juni 2010 di Bursa Efek
Indonesia.

2011
Perseroan membuka tambahan tiga pabrik di Semarang-Jawa Tengah, Medan-Sumatera
Utara dan
Cibitung-Jawa Barat.

Laporan tahunan [Link]. Diunduh 26 Mei 2012, dari [Link]

ANALISIS SWOT
Strengths
1. Market share yang sangat besar dan brand equity yang tinggi.
2. Kemasan produk dengan perpaduan warna biru dan putih yang simpel, menarik dan
enak dilihat.
3. Inovasi yang terus menerus dilakukan dengan mengeluarkan banyak produk baru
4. Produk roti yang berkualitas tinggi karena bahan baku dan mesin yang dipakai untuk
produksi merupakan impor
5. Roti yang lembut dan pas dengan selera orang Indonesia

Weaknesses
1. Masa kadaluarsa Sari Roti cenderung lebih cepat daripada roti lainnya yaitu kurang
lebih 4 hari yang menyebabkan pengembalian produk kadaluarsa yang tinggi
2. Resiko tercemarnya produk baik sebelum diolah (bahan baku), dan dalam proses
produksi maupun pada saat di distribusikan kepada konsumen
3. Kenaikan harga tepung terigu secara signifikan mempengaruhi tingkat profitabilitas
perusahaan karena menggunakan gandum impor
4. Energi utama yang digunakan pabrik Sari Roti adalah gas alam dan listrik. Jika
ketersediaan energi yang digunakan terhambat, secara otomatis akan menganggu
aktivitas produksi didalam pabrik
5. Hubungan dengan serikat pekerja yang harus dibina dengan baik untuk menghindari
pemogokan tenaga kerja
6. Pabrik Sari Roti menggunakan mesin dengan teknologi tinggi yang dipasok oleh
supplier atau penyedia mesin tertentu. Jika suku cadang yang diggunakan pabrik tidak
lagi tersedia, maka akan sangat menghambat jalannya aktivitas produksi.

Opportunities
1. Startegic Partnership yang kuat dengan perusahaan pemasok bahan utama (Bogasari)
sehingga mendapat dukungan dalam hal jalur distribusi, kekuatan finansial, serta
jaringan
2. Dukungan investasi dan keterlibatan warga negara asing didalam perusahaan
khususnya Jepang didalam proses manajerial.
3. CEO berlatar belakang pengalaman yang kuat
4. Fasilitas riset yang lengkap dan Jaringan distribusi 24 jam yang kuat
5. Brand Awareness yang tinggi

Threats
1. Lahan industri yang penuh dengan kompetitor atau pesaing usaha yang sejenis
2. Karena bahan baku dan mesin yang digunakan adalah impor, maka secara langsung
dan tidak langsung akan dipengaruhi oleh fluktuasi mata uang asing
3. Kenaikan upah minimun regional yang melebihi tingkat inflasi akan mempengaruhi
biaya produksi. Hal ini berhubungan dengan kebijakan pemerintah dan lingkungan
sosial.
4. Ketidakstabilan kondisi ekonomi, politik dan sosial yang akan secara langsung
mempengaruhi profit yang diterima perusahaan menurun
5. Isu yang berkembang di masyarakat tentang penggunaan bahan pengawet dan tingkat
kehalalan yang menjadi perbincangan hangat dan dapat menyebabkan tingkat
penjualan produk menurun
6. Bencana alam yang tidak dapat diprediksi dapat menggangu aktivitas produksi di
pabrik, pengiriman bahan baku dan sistem pendistribusian.

PROFIL KONSUMEN ROTI INDONESIA

Gambaran umum
Banyak orang-orang saat ini melewatkan

standar kebutuhan gizi yang diperlukan

waktu sarapan dengan alasan sibuk atau

tubuh.

terburu-buru. Hal ini menjadi fenomena


yang sangat sering dijumpai apalagi

Untuk mengantisipasi hal itu, ada baiknya

dijaman

mengembalikan

segalanya

globalisasi
serba

yang

cepat.

menuntut

budaya

sarapan

pagi

Masyarakat

ditengah kesibukan orang tua. Sebagai

Indonesia modern saat ini pun seringkali

pengganti sarapan, biasanya konsumen

melewatkan waktu sarapan karena dikejar

Indonesia

oleh waktu dan dapat dikatakan generasi

pasokan karbonhidrat mereka di pagi hari

saat ini adalah generasi yang kurang sadar

dengan makan roti. Selain praktis dan

akan pentingnya sarapan. Berdasarkan

dapat dimakan dalam segala situasi, roti

data Kementerian Kesehatan tahun 2008

saat ini juga menjadi barang subsitusi

menunjukkan, 48% anak sekolah jajan

selain nasi.

saat

ini

sudah

mengganti

setiap hari dan hanya 1% yang tidak


pernah jajan. Hal ini dipengaruhi oleh

Hal ini memberikan gambaran bahwa

kurangnya energi yang diperoleh dipagi

ditengah kesibukan konsumen Indonesia

hari sebagai

akibat tidak sempatnya

dan membutuhkan makanan yang dapat

sarapan. Padahal jajanan yang ada di luar

dimakan dimana saja dan kapan saja,

belum tentu baik dan tidak sesaui dengan

merupakan celah bagi perusahaan roti


untuk memasarkan produknya.

Buying criteria
Bagi konsumen Indonesia, faktor penting dalam pengambilan keputusan pembelian makanan
dan minuman khususnya roti adalah rasa dan Brand Image yang menjadi identitas bagi
konsumen dari produk yang dibelinya tersebut. Selain itu konsumen Indonesia juga memiliki
sensitivitas yang tinggi terhadap harga. Ada beberapa hal yang mempengaruhi pola
konsumsinya:

Pertama, konsumen Indonesia yang sudah modern mempunyai Limited Time.


Mereka lebih suka hal-hal yang praktis dan cepat bahkan untuk makanan.
Praktis, mudah dibawa dan dapat dimakan kapan saja membuat roti menjadi
pilihan utama.

Kedua, konsumen Indonesia sangat sensitif dengan harga dan ukuran suatu
produk. Kebanyakan dari mereka mengharapkan kuantitas dan kualitas suatu
produk sama atau lebih besar dari harga yang dibayarkan apalagi untuk
makanan.

RENCANA PEMASARAN
SEGMENTASI
Dalam pemilihan segmentasi pasar, ada beberapa pilihan alternatif yang dapat Sari
Roti pilih untuk menjadi segmentasi pasarnya, diantaranya:
Single-Segment Concertation
Perusahaan memilih satu segment
pasar

tunggal,

dengan

sejumlah

pertimbangan, misalnya keterbatasan dana


yang dimiliki perusahaan, adanya peluang
pasar dalam segment yang bersangkutan

Masing-masing segmen bisa memiliki


sinergi kuat satu sama lain maupun tanpa
sinergi sama sekali.
Market Specialization

yang belum banyak digarap atau dibaikan

Dalam

oleh pesaing atau perusahaan menganggap

berspesialisasi

segmen tersebut merupakan segmen yang

berbagai kebutuhan dari suatu kelompok

paling tepat sebagai landasan ke segment

pelanggan tertentu.

lainnya.
Selective Specialization

strategi
pada

ini,
upaya

perusahaan
melayani

Product Specialization
Dalam spesialisai produk, perusahaan

Perusahaan memilih sejumlah segmen

memusatkan diri pada produk atau jasa

pasar yang atraktif dan sesuai dengan

tertentu yang akan dijual kepada berbagai

tujuan sumber daya yang dimiliki.

segmen pasar.

Full Market Coverage


Dalam strategi ini, perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua
produk yang mungkin mereka butuhkan. Dalam segmen ini dapat dilakukan dua alternatif
yaitu:

Undifferrentiated Marketing, di
mana

perusahaan

mengabaikan

Differentiated Marketing, dimana


perusahaan

berusaha

beroperasi

perbedaan-perbedaan segmen pasar

pada semua segmen pasar dan

dan

merancang

hanya

menawarkan

satu

program

pemasaran

macam penawaran atau program

yang berbeda untuk masing-masing

pemasaran

segmen.

kepada

pasar

keseluruhan.

Dalam pemilihan segmen pasar, Sari Roti bergerak dalam Segmen Single-Segment
Concertation dimana Sari Roti memilih segmen pasar roti sebagai produk utamanya dan
didalam segmen tersebut Sari Roti menanamkan citra merk yang kuat pada produknya.
Dengan Single-Segment Concertation Sari Roti dapat menikmati skala ekonomis melalui
spesialisai produksi, distribusi, dan promosi. Sari Roti pun telah menjadi market leader di
dalam segmen pasar roti ini. Product Specialization Sari Roti adalah roti tawar dan roti isi.
Sari Roti memfokuskan diri pada spesialisasi produk ini dengan terus menerus menambah
inovasi rasa pada produknya misalnya untuk roti tawar, Sari Roti menawarkan roti tawar
kupas, roti tawar kulit dan roti tawar gandum. Sedangkan variasi rasa roti isi lebi banyak lagi
seperti roti isi srikaya dan sebagainya. Melalui strategi Product Specialization, Sari Roti
mendapatkan reputasi yang kuat dalam bidang produk yang spesifik yaitu roti tawar dan roti
isi.

Dalam pemilihan segmentasi konsumen, ada beberapa pilihan alternatif yang Sari Roti pilih
untuk menjadi segmentasi pasarnya, diantaranya:

Segmentasi Demografis
Segmentasi demografis melihat konsumen

Roti harus bisa menciptakan brand image

yang dituju berdasarkan usia, gender,

family didalam iklan-iklannya.

status perkawinan, serta perubahan yang


terjadi dalam rumah tangga konsumen.
Dalam hal ini segmentasi demografis yang
dituju oleh Sari Roti adalah anak-anak,
remaja, dewasa dan orang tua tanpa
memperhatikan status gender atau dapat

Sari Roti tersegmentasi untuk semua


kalangan. Dengan harga produk yang
terjangkau,

baik

kalangan

menengah

keatas maupun menengah kebawah dapat


menikmati produk Sari Roti.

dibilang juga family oriented. Oleh karena


itu dengan berorientasi pada keluarga, Sari

POSITIONING
Positioning merupakan tindakan merancang penawaran dan citra perusahaan dalam rangka
meraih tempat khusus dan unik pasar sasaran sedemikian rupa sehingga dipersepsikan lebih
unggul dibandingkan para pesaing. Sari Roti mempunyai positoning yang kuat dalam hal
Product category positioning dan Ingredient positioning.

Product Category Positioning


Roti

merupakan

makanan

yang

Dengan melihat peluang ini, Sari Roti

dipersepsikan sebagai makanan pelengkap

sebagai produsen roti terbesar di Indonesia

sarapan. Masyarakat modern saat ini

memposisikan

mengkonsumsi roti dalam setiap aktivitas

makanan yang sehat dan praktis bagi

kesibukan mereka terutama saat sarapan.

orang

dirinya

Indonesia.

sebagai

Dengan

bekal

melakukan

aktivitas-aktivitas
bekerjasama

promosi

dengan

seperti

Blue

Band

melakukan sebuah kampanye mengenai


sarapan dengan tema Sarapan Double
Power, Sari Roti memperkuat posisi
Brand

Image-nya

dimata

Endorsement Positioning

konsumen

Dalam hal ini Sari Roti menggunakan


Brand Ambasador atau icon dukungan dari
artis atau selebriti untuk memperkuat
Brand Image Sari Roti. Dengan adanya
Brand Ambassador, diharapkan produk

sebagai roti pilihan no 1.

Sari

Roti

lebih

dekat

dengan

sisi

Manufacturing Process Positioning

kehidupan

Sari Roti mengadopsi teknologi terkini

pelengkap di pagi hari dan dengan

untuk proses produksinya. Sari Roti

targeting keluarga, Brand Ambassador

menggunakan

teknologi modern dari

yang dipilih adalah Armand Maulana,

Jepang

dimana

proses

Dewi Gita, serta putri mereka, Naja.

pembuatan rotinya memiliki standarisasi

Mereka dipilih sebagai Brand Ambassador

yang sesuai dengan untuk mencapai

karena juga disesuaikan dengan Brand

kriteria halal, healthy (sehat), hygiene

Personality Sari Roti sebagai produk yang

(bersih) dan merupakan perusahaan roti

dekat dengan keluarga (family oriented),

pertama di Indonesia yang menggunakan

modern, sehat, dan praktis.

yang

dalam

teknologi dari Jepang, sehingga dapat


memberikan kualitas roti terbaik bagi
konsumen.

konsumen.

Sebagai

roti

TARGETING
Aktivitas pagi memang selalu diawali dengan berkumpulnya seluruh keluarga di meja
makan untuk sarapan sebelum beraktivitas setiap hari. Diwaktu pagi saat sarapanlah
moment-moment kehangatan dan keserasian keluarga terlihat dimana keluarga berkumpul di
meja makan untuk makan pagi bersama. Inilah moment-moment hangat yang dilihat oleh
Sari Roti sebagai target yang dapat dituju untuk produknya yaitu keluarga di Indonesia.
Dengan target keluarga, maka Sari Roti pun membuat konsep serta iklan-iklan yang
bertemakan "Sari

Roti

adalah makanan yang

praktis dan sehat yang

bisa

dinikmati di mana saja serta kapan saja". Konsep iklan pun dimulai dari pagi hari
sebagai sarapan pagi, perjalanan ke kantor, maupun pada saat waktu-waktu santai
serta untuk bekal anak-anak ke sekolah

PRODUCT
Seperti yang telah kita ketahui bersama, Sari Roti merupakan produsen roti terbesar
di Indonesia dengan produk rotinya yang bergam mulai dari roti tawar, roti manis isi, roti
cream, roti sobek, roti burger & plain roll, chiffon cake yang diproduksi di pabrik Sari Roti
dengan menggunakan teknologi terbaik dan modern dengan mengedepankan prinsip 3H,
yaitu Halal, Hygienic, Healthy. Dalam perkembangannya, Sari Roti juga mulai merambah ke
roti sandwich dan cup cake. Produk-produk Sari Roti antara lain:

Produk Roti Tawar

Gambar 16
Produk Roti Manis

Gambar 17

Produk roti tawar dan roti manis adalah produk yang perusahaan buat pertama kali. Seiring
dengan perkembangan perusahaan dan permintaan konsumen yang kian meningkat, maka
pada tahun 2010 sampai dengan 2011, Sari Roti mencoba inovasi baru dan pengembangan
produknya dengan membuat beberapa varian rasa lagi.
1. Guna memenuhi keinginan pelanggan yang semakin banyak dan bervariasi, pada
tahun 2010 Sari Roti meluncurkan beberapa produk baru. Produk yang diluncurkan
adalah:

Sari Cake Chiffon Cupcake Coklat

Sari Cake Chiffon Cupcake


Pandan

Sari Roti Sobek Coklat Nanas

Sari Roti Sobek Coklat Bluberry

Sari Roti Krim Bluberry

Gambar 18

2. Sari Roti yakin pasar masih cukup potensial apalagi dan masih ingin melihat
inovasi yang Sari Roti ciptakan. Karena itu, sebagai bagian inovasi, pada
tahun 2011 Sari Roti meluncurkan produk baru lagi dan diharapkan dapat
memberikan variasi pilihan rasa bagi konsumen sekaligus
meningkatkan permintaan dan pada akhirnya meningkatkan
penjualan produk Sari Roti. Produk yang diluncurkan
adalah:

Isi Chicken Teriyaki

Isi Beef Barbeque

Chiffon Cupcake Strawberry

Sandwich Coklat

Sandwich Krim Keju

Sandwich Krim Kacang

Sandwich Bluberry

Gambar 19

Kegiatan pengembangan produk yang

Cake mendapat sambutan baik dari

Sari Roti lakukan selama tahun 2010 dan

konsumen, terbukti dengan diraihnya

2011

memproduksi

Top Brand 2009, Top Brand for Kids

baru diantaranya

2009, Top Brand 2010, Top Brand for

yaitu Sari Roti Tawar Pandan, Isi

Kids 2010, Marketing Award 2010,

Chicken Teriyaki, Isi Beef Barbeque,

Original Brand 2010, Top Brand for

Sandwich Coklat

Kids 2011 dan Rekor Bisnis 2011, dan

yaitu

dengan

beberapa varian

dan

Sandwich

Peanut serta Chiffon Strawberry Cup

sederet penghargaan lainnya.

PRICE
Harga merupakan satu-satunya bauran pemasaran yang memberikan pendapatan bagi
perusahaan. Keputusan mengenai harga bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan
karena konsumen Indonesia adalah konsumen yang sensitif dengan harga atau Pricing suatu
produk apalagi harga dari bahan pokok atau produk yang banyak subsitusinya.
Dalam penentuan harga produk, Sari Roti menetapkan harga standard yang dapat dijangkau
baik untuk kalangan menengah atas maupun menengah kebawah dengan kisaran harga:

Rp 3.500 Rp 5.000 untuk roti isi ukuran kecil dengan berbagai macam rasa

Rp 12.000 untuk roti gandum

Rp 7.000 Rp 9.000 untuk roti tawar kupas dan roti tawar kulit

Rp 9.000 untuk roti kasur semua rasa

Sari Roti menetapkan harga yang bisa dibilang relatif murah bila dibandingkan dengan
proses produksi roti yang terbilang canggih dan modern serta kualitas bahan-bahan baku
yang tinggi yang langsung diimpor untuk pembuatan roti. Dengan harga yang relatif
terjangkau maka Sari Roti berhasil menjadikan produknya dapat dinikamati oleh semua
segmen konsumen dimana saja dan kapan saja.

PLACE
Untuk memasarkan produk Sari Roti ini dan memastikan produk tersebut sampai
ditangan konsumen dengan cepat, Sari Roti menggunakan saliran distribusi keagenan/chanel
dan pembangunan pabrik yang lokasinya sangat srategis dekat dengan pasar. Sari Roti
dikenal dengan distribusi chanelnya yang kuat. Ada sistem distribusi chanel yang digunakan
Sari Roti untuk memasarkan produknya yaitu Modern Channel, Tradisional Channel, dan
Institution.

Modern Channel, 69 % distribusi roti dilakukan dengan mengirimkan produk ke


minimarket, supermarket dan hypermarket.

Traditional Channel, 31% distribusi dilakukan dengan pedagang roti keliling dari
rumah ke rumah serta toko-toko kelontong

Institution, yaitu Sari Roti sebagai bahan baku untuk produk makanan lainnya.

Perusahaan telah menyalurkan produk ke 730 supermarket/hypermarket, 10.696 minimarket,


7.378 toko P&D, 2.207 gerobak roti keliling dan 43 institusi untuk mendistribusikan Sari
Roti.
Untuk pendirian dan penempatan pabrik, pabrik didirikan dekat dengan pasar sehingga
saluran distribusi bisa berjalan dengan cepat mengingat produk Sari Roti tidak bisa bertahan
lama dan harus segera sampai ketangan konsumen. Berikut daftar penempatan-penempatan
pabrik Sari Roti di Indonesia
Cikarang :
Kawasan Industri Jababeka
Kawasan Industri PIER
Jl. Rembang Industri Raya No.28
Pasuruan 67152 - Jawa Timur
Semarang :
Kawasan Industri Wijaya Kusuma
Jl. Tugu Wijaya III No.1
Semarang 50153 - Jawa Tengah
Medan :
Kawasan Industri Medan Star
Lubuk Pakam KM 19.5 - Sumatera

Pasuruan :
Jl. Jababeka XII A, Blok W No.40-41
Cikarang, Bekasi 17530 - Jawa Barat
Kawasan Industri Jababeka
Jl. Jababeka XVII B, Blok U No.33
Cikarang, Bekasi 17530 - Jawa Barat
Cibitung :
Kawasan Industri MM 2100
Jl. Selayar blok A9
Cibitung, Bekasi 17520 - Jawa Barat

PROMOTION
Sari Roti merupakan perusahaan roti yang sangat gencar membuat promosi. Walaupun
posisi Sari Roti sudah berada di puncak dan sudah menjadi Market Leader, namun Sari
Roti tidak menjadi puas diri dan tetap menjaga komunikasi dengan para pelanggan dengan
berbagai macam promosi yang dilakukan. Beberapa konsep promosi yang dilakukan Sari
Roti adalah sebagai berikut:

ABOVE THE LINE

Iklan yang bertemakan keluarga atau Family Oriented


Sari Roti mempunyai konsep pemasaran dengan target pasar adalah keluarga
Indonesia. Dengan konsep Positioning yang seperti itu maka iklan yang dibuat Sari
Roti pun disesuaikan dengan tema keluarga. Pada tahun 2011 Sari Roti
mengeluarkan iklan terbarunya dengan menggunakan Armand Maulana, Dewi Gita,
serta putri mereka, Naja sebagai Brand Ambassador. Jingle Sari Roti Sari Roti, Roti
Sari Roti juga cukup dikenal dan familiar didengar.

Media Promosi
Sari Roti menempatkan dirinya sebagai produk roti yang berkualitas, empuk,
lezat dan bergizi. Untuk dapat melaksanakan konsep pemasaran diatas di
mindset konsumen, Sari Roti secara efisien dan efeketif gen car menayangkan
iklan- iklan produk di televisi, media cetak, radio dan media luar ruang atau outdor.
Media luar ruang yang digunakan adalah secara langsung menawarkan produk
kepada konsumen salah satunya program Sarapan sehat dimana Sari Roti
bekerjasama dengan Blue Band untuk menyadarkan orang Indonesia akan
pentingnya sarapan.

Promosi Via Online


Sari Roti juga melakukan kegiatan promosi dengan menggunakan jaringan
sosial

media

seperti

Facebook dan

Twitter. Website

dan

Mobile

Website. Sari Roti mempunyai website sendiri yang harapannya memudahkan

konsumen untuk melihat aktivitas promosi, pesanan


produk, mendaftar untuk

kunjungan ke

pabrik

untuk

(factory

membeli

visit) dan juga

digunakan untuk mengajukan menjadi mitra Sari Roti seperti menjadi agen
atau distributor.

Pengembangan Produk
Sari Roti terus menerus melakukan inovasi dengan menambah varian
rasa di setiap rotinya. Baru-baru ini Sari Roti memproduksi enam varian
baru yaitu

Sari

Roti

Tawar

Pandan,

Isi Chicken

Teriyaki,

Isi Beef

Barbeque, Sandwich Coklat dan Sandwich Peanut serta Chiffon Strawberry


Cup Cake dan produk-produk baru tersebut disambut dengan baik oleh
konsumen.

Undian Berhadiah
Undian berhadiah yang pernah dilakukan Sari Roti adalah Undian Berhadiah
Umroh untuk 15 pasang suami istri yang berlangsung dari Bulan Juli 2011
sampai dengan September 2011 dalam rangka menyambut 15 tahun Sari Roti
di Indonesia dan juga Undian

Berhadiah Akhir Tahun 100 Gadget yang

dilaksanakan bulan awal November 2011 dan ditutup pada tanggal 31


Desember 2011 dalam rangka penutupan akhir tahun.

BELOW THE LINE

Sponsorship
Sari Roti aktif melakukan kegiatan promosi melalui pemberian sponsorship seperti
pada acara-acara olahraga (jalan

sehat,

sepeda/fun

bike,

futsal)

dan

seminar-seminar.

Pembukaan Kios-kios di Tempat Wisata


Selain ke supermarket dan agen-agen, Sari Roti juga membuka kios-kios
Sari Roti di lokasi wisata, antara lain di Snowbay, Taman Mini dan Taman Buah
Mekar Sari. Dengan

adanya kios ini,

diharapkan

konsumen semakin

mudah menemui produk Sari Roti di tempat tempat wisata.

Bekerjasama dengan Retailer


Sari Roti bekerjasama dengan
supermarket

dan

toko

para

seperti

hypermarket,

kelontong untuk menjalankan kegiatan "Oles-

Oles". "Oles-Oles" dilakukan dengan


olesan

Retailer

memberikan secara

cuma-cuma

selai untuk konsumennya pada saat membeli roti tawar. Hal ini

dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk roti tawar.

Kunjungan Pabrik
Kunjungan pabrik merupakan kegiatan promosi yang memberikan dampak yang
tinggi untuk pemasaran produk Sari Roti. Sari Roti memiliki sebuah
auditorium dengan kapasitas 80 orang di Pabrik Perseroan Jababeka Blok U
yang dapat menerima kunjungan konsumen setiap hari kerja. Tidak hanya
di satu tempat, kegiatan kunjungan pabrik juga terus dikembangkan di lokasilokasi pabrik Sari Roti lainnya dengan menggunakan ruangan meeting.
Tamu-tamu yang mengunjungi pabrik Perseroan 80% adalah anak-anak
mulai dari umur

4 tahun yang diberitahukan bagaimana cara pembuatan roti.

Sari Roti menargetkan anak-anak sebagai tamu kunjungannya karena menurut Sari
Roti mereka adalah konsumen masa sekarang dan masa depan untuk produk
Sari Roti.

Bekerjasama dengan Perusahaan Lain


Pada tahun 2011, Sari Roti bekerjasama dengan Blue Band melakukan program
Sarapan Double Power. Dalam acara ini Blue Band dan Sari Roti melakukan
serangkaian kegiatan yaitu pembagian 50,000 tangkap roti yang diolesi Blue Band
untuk sarapan gratis di beberapa area publik di Jakarta, serta 20 sekolah yang
tersebar di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Berbagai kegiatan pemasaran yang dilakukan Sari Roti secara berkesinambungan


dan konsisten terbukti berhasil meningkatkan Brand Awareness Sari Roti. Terbukti
dengan diperolehnya TOP OF MIND tertinggi untuk kategori Roti Tawar, yaitu hingga
60,3% (Pesaing kedua terdekat hanya memperoleh nilai 3.6%.) (survey sebuah
konsultan pemasaran (The Frontier

Consulting Group) yang

sebuah majalah pemasaran di bulan Agustus 2011)

diekspos dalam

RENCANA JANGKA PANJANG


Green Marketing
Sari Roti menerapkan standar dan mutu
yang

berkualitas

tinggi

kepada

konsumennya sehinga roti yang dibuat


benar-benar memenuhi standar baik itu
ukuran, nilai gizi dan sebagainya. Namun
dengan menerapkan standar yang tinggi,
tidak jarang banyak produk yang gagal
melewati proses standarisasi tersebut dan
kemudian menjadi limbah yang dapat

mengotori lingkungan sekitarnya. Namun


Sari Roti punya cara tersendiri untuk
mengatasi limbah tersebut. Limbah roti
tawar yang tidak terpakai dijual oleh Sari
Roti kepada penangkar ikan sebagai
makanan ikan sementara untuk limbah roti
manis akan dijual kepada peternak sapi
dan

bebek

sebagai

makanan

ternak.

Dengan hal tersebut maka roti tidak akan


terbuang sia-sia dan tetap menghasilkan
bagi perusahaan.

Loyalty Program
Untuk lebih meningkatkan Brand Awarness-nya, Sari Roti pun melakukan berbagai
kegiatan tidak hanya kegiatan promosi tetapi juga kegiatan sosial atau Corporate Social
Responsibility. Beberapa kegiatan CSR yang pernah dijalani oleh Sari Roti adalah:

Program Donor Darah


Sari Roti mendukung dan bekerjasama dengan instansi lain untuk mengadakan
Donor Darah. Event semacam ini sangat membantu PMI untuk mendapatkan
pendonor darah.

Bantuan Sosial
Bencana meletusnya Gunung Berapi membuat Sari Roti turut prihatin. Beberapa kali
Sari Roti turut menyumbangkan produknya untuk sedikit meringankan beban korban

meletusnya Gunung Merapi di Jawa Tengah, yang sangat membutuhkan makanan


yang bisa langsung dikonsumsi.

Program Mudik Bersama


Program Mudik Bersama ini sudah dijalankan selama beberapa tahun lalu yang
selalu ditujukan untuk penjaja Sari Roti keliling. Sari Roti memberikan kemudahan
transportasi bagi yang ingin berlebaran bersama sanak keluarga di kampung halaman
dengan menyediakan bus gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Santunan dan Buka Puasa Bersama


Perseroan aktif dalam memberikan santunan ke beberapa Yayasan atau Panti
Asuhan seperti mengadakan berbuka puasa bersama dengan anak yatim
piatu.

Anti Narkoba
Perseroan ikut serta dalam program penyuluhan Anti
Narkoba

untuk

pemerintah.

mensukseskan

salah

satu

program

APA YANG BISA DIPELAJARI?


Sari Roti merupakan produsen roti kemasan terbesar di Indonesia. Hal
terpenting yang bisa menjadikan Sari Roti bisa berada diposisinya yang sekarang
adalah ketidakpuasan dirinya untuk terus mengembangkan produk dan terus
berkomunikasi dengan konsumennya. Produk Sari Roti memang dikenal dengan
produk roti berkualitas tinggi namun dengan harga yang terjangkau. Sari Roti
memposisikan dirinya ditengah-tengah, dalam artian kualitas produk di posisi atas
dengan harga merakyat menengah kebawah. Disinilah letak keunikan dari Sari Roti
dimana belum ada pabrik roti lain yang berani memposisikan dirinya seperti Sari
Roti. Untuk menjaga saluran distribusinya, Sari Roti mengandalkan sistem Supply
Chain Management dengan mengandalkan ke agenan. Sari Roti menyadari agenagen yang menjadi mitra usaha Sari Roti adalah golongan menengah ke bawah
sehinnga dapat sewaktu-waktu berhenti ataupun macet. Mengatasi hal itu Sari Roti
melakukan berbagai acara untuk memotivasi para agen-agen untuk tetap menjaga
hubungan dengan Sari Roti.
Walaupun sudah berada diposisi puncak bahkan sudah menjadi Market
Leader, Sari Roti tetap menjaga kekonsistenannya baik itu dalam pengembangan
teknologi dan dan pemasarannya. Terbukti dengan terus dikembangkannya teknologi
canggih sehingga komunikasi antara konsumen dengan perusahaan dapat terjalin
secara lancar. Puas diri bukan merupakan bagian dari tradisi perusahaan. Bagi Sari
Roti, kepuasan terbesar adalah apabila berhasil menyajikan roti yang enak,
berkualitas tinggi dan dan menyehatkan dengan harga yang terjangkau bagi
konsumennya.
Sari Roti merupakan contoh perusahaan yang sangat baik untuk dipelajari
dari sistem budaya dan sistem pemasarannya. Dengan tidak selalu berorientasi pada
profit dan selalu memberikan yang terbaik untuk konsumennya, Sari Roti
membuktikan bahwa produknya bisa sukses dan dicintai oleh konsumennya.

DAFTAR PUSTAKA

Sejarah penemuan kopi. Dinduh 23 Mei 2012, dari


[Link]

Konsumsi Roti di Indonesia, diunduh 8 Juni 2012, dari


[Link]

Usaha Roti Indonesia , diunduh 8 Juni 2012, dari


[Link]

Nazarrudin blog. Sari roti oh sari roti, diunduh 22 Mei 2012, dari
[Link]

Bread Talk, diunduh 21 juni 2012, dari [Link]/[Link]

tentang Rotiboy diunduh 21 Juni 2012, dari


[Link]/2009/02/[Link]

Teratas karena Kualitas diunduh 21 Juni 2012, dari [Link]/.

Harga tak semahal rasa, diunduh 21 Juni 2012, dari


[Link]

The Harvest, diunduh 21 Juni 2012, dari [Link]/city/1/jakarta

Energen, diunduh 26 Mei 2012, dari


[Link]

[Link], diunduh 5 Mei 2012, dari [Link]

Produk Mr. Bread, diunduh 11 Juni 2012, dari


([Link]/eColls/.../Bab1/2007-3-00437-TI%20Bab%[Link])

Teori Porter, diunduh 30 Mei 2012, dari [Link]

sejarah sari roti diunduh 22 Mei 2012, dari


[Link]

Factory visit diunduh 22 Mei 2012, dari [Link]

Tentang sari roti diunduh 22 Mei 2012, dari


[Link]

Adobsi best practices diunduh 23 Mei 2012, dari


[Link]

Visi dan misi diunduh 22 Mei 2012, dari [Link]

Lokasi pabrik diunduh 22 Mei 2012, dari


[Link]

Sari roti Supply Chain, diunduh 8 Juni 2012 dari [Link]

Tjiptono, Fandy,SE (2008), Pemasaran Strategik Penerbit Andi, Yogyakarta

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1

Sejarah penemuan kopi. Dinduh 23 Mei 2012, dari


[Link]
Gambar 2

Laporan

tahunan

[Link].

Diunduh

26

Mei

2012,

dari

[Link]
Gambar 3

French Bread, diunduh 26 Mei 2012, dari [Link]


Gambar 4

BreadTalk, diunduh 26 Mei 2012, dari [Link]


Gambar 5

Rotiboy, diunduh 26 Mei 2012, dari [Link]


Gambar 6

Holland Bakery, diunduh 26 Mei 2012, dari [Link]


Gambar 7

Parsley Bakery, diunduh 26 Mei 2012, dari


[Link]

Gambar 8

The Harvest, diunduh 26 Mei 2012, dari


[Link]
Gambar 9 - 10

[Link], diunduh 5 Mei 2012, dari [Link]


Gambar 11

energen, diunduh 26 Mei 2012, dari


[Link]
Gambar 12

jajanan pasar, diunduh 26 Mei 2012, dari [Link]


Gambar 13-20

Laporan tahunan [Link]. Diunduh 26 Mei 2012, dari


[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

Energen positions itself as a practical and nutritious breakfast option by emphasizing convenience, being easily prepared with water, and capable of being consumed quickly. It competes with traditional breakfast foods and convenience offerings like roti or market snacks, appealing to busy consumers needing a quick yet fulfilling meal .

PT Nippon Indosari Corpindo maintains its leadership by focusing on continuous product innovation, expanding distribution channels by opening new factories, and leveraging a strong supply chain management system. The company also places a high value on brand awareness and customer satisfaction. They are committed to using advanced technologies and fostering cultural diversity within their management .

Implementing SAP Best Practices can streamline PT Nippon Indosari Corpindo's operations by integrating business processes, improving data accuracy, and enhancing decision-making capabilities. This alignment can lead to increased operational efficiency, reduced costs, and more effective supply chain management, crucial for maintaining competitiveness and supporting continued growth .

Sari Roti faces challenges such as fluctuations in foreign exchange rates affecting the cost of imported raw materials, increases in regional minimum wages impacting production costs, and potential threats from economic and political instability. Moreover, the growth of negative perceptions regarding preservatives and halal certifications in society may affect sales. Additionally, environmental threats like natural disasters could disrupt production and distribution processes .

Competitors like BreadTalk and Rotiboy, which have substantial market presence and unique selling points, pressure Sari Roti to continuously innovate and communicate with consumers to maintain market competitiveness. These competitors have distinct strategies such as showcasing the baking process and focusing on a single product line, compelling Sari Roti to strengthen its brand image and expand market share through superior distribution and product quality .

The use of imported materials and machinery allows Sari Roti to maintain high product quality, crucial for its market leadership. However, this strategy makes the company vulnerable to foreign exchange rate fluctuations and can affect production costs during currency instability or supply chain disruptions. Balancing quality benefits against these risks is critical for maintaining profitability .

Since its establishment, PT Nippon Indosari Corpindo has significantly expanded its production capacity from just one factory to multiple facilities across Indonesia, including Pasuruan, Semarang, Medan, and others. This expansion aims to meet increasing demand and support nationwide distribution, demonstrating their comprehensive growth strategy .

Sari Roti's key strengths include a large market share and high brand equity, continuous product innovation, high-quality bread products due to the use of imported raw materials and machinery, and a product appeal that aligns well with Indonesian tastes. Additionally, their packaging is designed to be simple yet attractive .

The cultural and managerial diversity at Sari Roti allows the company to embrace different perspectives, fostering a creative and innovative organizational culture. This diversity aids in strategic decision-making and enhances adaptability in addressing varied market needs and challenges. By integrating different cultural insights, Sari Roti benefits from a dynamic and inclusive environment conducive to continuous improvement .

Consumer perception heavily influences competitive dynamics in the bakery industry. Preferences for taste, brand image, and price sensitivity dictate purchasing decisions, compelling companies to tailor their offerings to align with consumer expectations while maintaining competitive pricing. Brands like Sari Roti focus on quality and affordability to capture a broader market segment .

Anda mungkin juga menyukai