SATUAN ACARA PENYULUHAN ASMA DAN CARA PENCEGAHAN
KEKAMBUHAN
DI RSUD DR. SOETOMO RUANG PALEM II + RPI
SURABAYA
DISUSUN OLEH :
NUR MAQOSIDANA [Link]
131413143012
NENY DWI PEBRIASANTY [Link]
131413143017
KURNIA PUJI PRASTIWI [Link]
131413143019
RATNA YULITA [Link]
131413143021
ADE SUGIH HERLAMBANG [Link]
131413143023
SISKA DWI PURWANINGTYAS [Link]
131413143025
MIFTAHUL FAHMI [Link]
131413143027
PROGRAM PROFESI PENDIDIKAN NERS
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2014
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Judul
: Satuan acara penyuluhan asma dan cara pencegahan kekambuhan
Sasaran
: Pasien dan keluarga pasien di ruang Palem II + RPI
Hari/tgl
Tempat
: Ruang Palem II RSUD [Link] Surabaya
Pelaksana
: Mahasiswa Fakultas Keperawatan UNAIR Angkatan 2010
Waktu
: Pukul 09.00 WIB
TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan, pasien dan keluarga pasien di ruang
Palem II + RPI mampu memahami tentang penyakit asma.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan selama 1 x 60 menit diharapkan
pasien dan keluarga pasien di ruang Palem II + RPI dapat :
a.
Memahami pengertian, tanda dan gejala dan penyebab penyakit asma
b. Memahami pertolongan pertama bagi penderita asma
c. Memahami cara pencegahan kekambuhan penyakit asma
METODE
Ceramah dan Tanya jawab
MEDIA
Flipchart dan Leaflet
ISI MATERI
1. Pengertian, tanda dan gejala asma
2. Cara pencegahan kekambuhan asma
EVALUASI
1. Kegiatan : jadwal, tempat, alat Bantu / media, pengorganisasian, proses
penyuluhan
2. Hasil penyuluhan, memberi pertanyaan pada warga tentang :
a. Pengertian, tanda dan gejala, dan penyebab asma
b. Pencegahan kekambuhan asma
PENGORGANISASIAN
Penyaji
: Siska Dwi
Moderator
: Neny Dwi Pebriasanty
Observer dan Notulen
: Ade Sugih Herlambang
PELAKSANAAN
No.
1.
Tahap dan
Waktu
10 menit
sebelum
acara
dimulai
Kegiatan Pendidikan
1. Petugas menyiapkan daftar hadir
untuk peserta penyuluhan
2. Petugas membagikan leaflet
kepada peserta penyuluhan
Kegiatan Peserta
1. Peserta
penyuluhan
mengisi daftar
hadir
2. Peserta
penyuluhan
menerima
leaflet
2.
Pendahuluan
5 menit
Pembukaan:
1. Mengucapkan salam dan
memperkenalkan diri
2. Menjelaskan kontrak waktu dan
mekanisme kegiatan
3. Menyampaikan tujuan dan
maksud dari penyuluhan
4. Menyebutkan materi penyuluhan
yang akan diberikan
1. Menjawab
salam dan
memfokuskan
perhatian pada
pembawa acara
2. Mendengarkan
kontrak
pembelajaran
3. Mendengarkan
tujuan dari
penyuluhan
4. Mendengarkan
materi yang
penyuluhan
diberikan
2.
Kegiatan inti
20 menit
Pelaksanaan:
1. Menggali pengetahuan dan
1. Memberikan
pendapat
pengalaman sasaran penyuluhan 2. Mendengarkan
mengenai asma dan cara
dan
pencegahan kekambuhan.
memperhatikan
2. Menjelaskan materi:
3. Peserta
a. Menjelaskan pengertian,
mengajukan
tanda dan gejala, dan
pertanyaan
penyebab asma
tentang materi
b. Cara pencegahan
kekambuhan asma.
yang kurang
dipahami
3. Memberikan kesempatan untuk
4. Mendengarkan,
peserta mengajukan pertanyaan
memperhatikan,
untuk materi yang belum
dan dapat
dipahami
memahami
4. Menjawab pertanyaan yang
penjelasan
diajukan oleh sasaran
penyuluhan
3.
Penutup
Evaluasi:
5 menit
1. Menanyakan kembali materi yang
telah disampaikan
2. Penyuluh menyimpulkan materi
yang sudah disampaikan
1. Para peserta
menjawab
pertanyan yang
diberikan
penyuluh
2. Para peserta
mendengarkan
kesimpulan
materi yang
disampaikan
MATERI PENYULUHAN ASMA DAN CARA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN
A. Pengertian Asma
Asma adalah penyakit sukar bernapas yang ditandai adanya penyempitan
saluran napas, napas mencuit-cuit atau bengek.. Asma bersifat refersibel. Asma
terjadi ketika bronchi mengalami inflamasi dan hiperresponsif. Penyakit ini
menyebabkan penyempitan pada saluran nafas sehihngga menimbulkan kesulitan
bernafas. Asma adalah penyakit obstruksi saluran peranfasana yang bersifat
refersibel dan berbeda dari obstruksi saluran peranafasan lain seperti pada
penyakit empisema maupun bromnkitis kronis yang bersifat ireversibel dan
kontinyu.
B. Etiologi
Etiologi asma mungkin merupakan reaksi alergi yang sering terjadi pada
pasien dengan umur kurang dari 30 tahun. Namun, munculnya asma pada pasien
dengan menyebabkan asma antara lain yaitu beberapa bahan iritan seperti debudebu yang beterbangan, asap, produk pembersih atau bau. Pemicu tambahan
lainnya adalah udara dingin, infeksi saluran peranfasan atas atau bawah dan stres.
C. Paofisiologi
Patofiiologi asma diawali dengan reaksi inflamasi pada slauran peranfasan
yang memicu terjadinya perubahan patofisiologi yang berupa bronki menjadi
hiperresponsif dna terjadi bronkospasme. Sehingga mengganggu proses
pertukaran udara dan ventilasi. Kebanyakan pasien berupay mengatasi penyakit
asma dengan baik. Namun begitu, pasien yang mengidap penyakit asma perlu
diangani secara serius karena reaksi asma bisa mengarah pada gagal nafas dan
akhirnya menyebabkan kematian.
D. Tanda dan Gejala
Tanda dan gejala asma meliputi batuk (krok-krok, krek-krek), dispnea,
wheezing, hiperventilasi (salah satu gejala awal), pusing-pusing, kebiruan di
mulut dan sekitarnya, perasaan yang merangsang, skait kepala, nausea, penigkatan
nafas pendek, kecemasan, diaporesis, dan kelelahan, dan gejala meningkat pada
malam dan dini hari. Tingkat keparahan dari serangan asma tergantung pada
tingkat obstruksi pada saluran peranfasan, kadar saturasi oksigen, pembawaan
pola pernafasan, perubahan status mental, dna bagaimana tanggapan penderita
terhadap pernafasannya. Tanda-tanda buruk dari perubahan status mental biasanya
meliputi hal-hal berikut : kurang istirahat yang makin meningkat kemudian diikuti
dengan atau gampang [Link] orang tersebut jatuh akibat kelelahan
yang amat sangat, maka kondisi kritis ini seirng mengarah pada aggal nafas akut.
Bebrapa penderita memliki penurunan reaksi asma yang lambat. Tetapi ada
beberapa yang cepat, misalnya dalam hitungan menit. Oleh karena itu, waktu
bukanlah parameter yang etrbaik utnuk mennetukan apakah perlu memamnggil
dokter dulu atau mencari pertolongan darurat secepat mungkin. Sehingga semua
indikator yang disebutkan diatas perlu mendapatkan perhatian yang semestinya.
Kekambuhan asma terjadi karena terpapar faktor pencetus, yaitu :
a. Emosi ( keadaan sedih, banyak pikiran, kaget)
b. Cuaca ( hujan, udara dingin, udara terlalu panas)
c. Infeksi ( flu, nyeri tenggorokan)
d. Udara kotor ( asap dapur, asap rokok, asap obat nyamuk ,debu rumah, kapuk,
bulu kucing, kecoa, dll)
e. Makanan (coklat, kacang tanah, es, bumbu masak, tomat, minyak goreng, dll).
Yang terjadi pada penderita Asma :
Ada 3 hal yang terjadi pada saluran napas:
a. Otot dinding saluran napas mengerut
b. Dinding saluran napas membengkak
c. Saluran napas terisi banyak lendir
Cara pencegahan kekambuhan :
a. Hindari faktor pencetus
b. Bina suasana hormonis dalam keluarga
c. Mengenal gejala awal serangan Asma dan selalu tersedia obat.
d. Tingkatkan kesehatan optimal ( makanan yang baik, istirahat cukup, olahraga
teratur, minum cukup).
e. Latihan nafas
Manajemen terapeutik difokuskan pada aturan pengobatan, penyuluhan ekstensif
bagi pasien dan keluarganya mengenai penanganan penyakit asma, perubahan
gaya hidup dan terapi pernafasan. Sedangkan terapi obat yang terus dijalani
meliputi bronchodilator, b-adrenergic, pereda
sakit, methylxanthines, dan
kortikosteroid.
REFERENSI
Dainur, 1992, Materi-materi Pokok Ilmu Kesehatan Masyarakat, Widya Medika,
Jakarta
Notoatmojoyo, S, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Rineka Cipta, Jakarta
Setyono, Joko; 2001, Keperawatan Medikal Medah, Salemba Medika, Jakarta
DAFTAR HADIR PELAKSANAAN PENYULUHAN MAHASISWA
UNIVERSITAS AIRLANGGA ANGKATAN 2010
DI RUANG PALEM II + RPI RUMAH SAKIT Dr. SOETOMO SURABAYA
TANGGAL ...................
NO
NAMA
ALAMAT
TTD
DAFTAR HADIR PELAKSANAAN PENYULUHAN MAHASISWA
UNIVERSITAS AIRLANGGA ANGKATAN 2010
DI RUANG PALEM II + RPI RUMAH SAKIT Dr. SOETOMO SURABAYA
TANGGAL ...................
NO
NAMA
PERTANYAAN
JAWABAN
DAFTAR HADIR PELAKSANAAN PENYULUHAN MAHASISWA
UNIVERSITAS AIRLANGGA ANGKATAN 2010
DI RUANG PALEM II + RPI RUMAH SAKIT Dr. SOETOMO SURABAYA
TANGGAL ...................
Kriteria Struktur
Kriteria Proses
Kriteria Hasil
a. Kontrak waktu dan
a. Peserta antusias
a. Peserta yang datang
tempat diberikan 3
terhadap materi
hari sebelum acara
penyuluhan (
dilakukan (
atau lebih (
b. Peserta mendengarkan
b. Pembuatan SAP,
dan memperhatikan
leaflet, dan flipchart
penyuluhan (
dilakukan 3 hari
sebelumnya (
sejumlah 10 orang
c. Peserta di tempat yang
telah ditentukan (
d. Pengorganisasian
penyelenggaraan
b. Acara yang dimulai
tepat waktu (
c. Audience mengikuti
c. Pelaksanaan kegiatan
)
kegiatan sesuai
sesuai dengan POA (
dengan aturan yang
telah dijelaskan (
d. Pengorganisasian
d. Peserta mampu
berjalan sesuai dengan
menjawab dengan
job description (
benar 75% dari
penyuluhan dilakukan
pertanyaan penyuluh
sebelum dan saat
penyuluhan
dilaksanakan (