PERTEMUAN 3
Pengertian
SRS WR dan SRS WOR
Prosedur Pemilihan Sampel
Estimasi Rata-rata, Total
Estimasi Varians, Standar Error, RSE
Confidence Interval
LOGO
MPC1. PRAKTIKUM
Pengertian
Simple Random Sampling/SRS (Penarikan Sampel Acak
Sederhana/PSAS) adalah suatu metode memilih sampel
dengan peluang setiap unit populasi untuk terpilih di
dalam sampel adalah sama.
Ada 2 tipe penarikan sampel secara SRS:
SRS WR
Setiap unit yang sudah terpilih sebagai sampel,
dikembalikan lagi ke dalam populasi, sehingga terjadi
kemungkinan terpilih kembali pada pengambilan sampel
berikutnya
SRS WOR
Suatu unit hanya terpilih satu kali sebagai sampel, unit
yang sudah terpilih tidak dikembalikan ke dalam populasi.
LOGO
MPC1
Prosedur Pemilihan Sampel
Lottery Method
Menggunakan tabel angka random
Independent Choice Of Digits
Remainder Approach
Quotient Approach
Menggunakan angka random yang di-generate
dari program komputer
LOGO
MPC1
Independent Choice Of Digits
Tentukan baris, kolom, dan halaman Tabel Angka Random (TAR) yang
digunakan untuk memulai penelusuran angka random
Jika jumlah populasi sebanyak N unit dan jumlah digits dari N adalah
sebanyak digit, maka telusuri digit angka dari baris dan kolom
permulaan.
Jika angka random (AR) N, maka unit yang nomor urutnya sama
dengan AR tsb terpilih sebagai sampel.
Jika angka random (AR)>N, maka lanjutkan penelusuran ke angka
random di baris selanjutnya pada kolom yang sama.
Lakukan pengambilan AR sampai jumlah sampel terpenuhi
Jika sudah sampai pada kolom terakhir dan belum mendapatkan angka
random sebanyak sampel, lanjutkan ke kolom berikutnya baris
pertama
LOGO
MPC1
Independent Choice Of Digits
Misalkan kita ingin mengambil
sampel SRS n=6 dari populasi
N=60 dengan independent choice
of digits. Pembacaan TAR dimulai
dari halaman 1, baris 1, kolom 1.
N=60, =2 (jumlah digit populasi)
Sampel terpilih:
SRS WR:
57, 57, 26, 48, 22,19
SRS WOR:
57, 26, 48, 22,19, 46
Baris
Kolom
(1-5)
Baris
Kolom
(1-5)
88347
88347
57140
57140
74686
74686
68013
68013
57477
57477
89127
89127
26519
26519
48045
48045
22531
22531
10
84887
10
84887
11
72047
11
72047
12
19645
12
19645
13
46884
13
46884
14
92289
14
92289
SRS WR
SRS WOR
LOGO
MPC1
Remainder Approach
Dari N unit populasi dan jumlah digits dari N adalah sebanyak digit, maka
tentukan nilai yaitu kelipatan terbesar dari N dengan jumlah digit yang
sama. adalah batas atas dari angka random yang akan dipilih.
Misal: N=32, =2, =96
Jika AR N, maka unit yang nomor urutnya sama dengan AR tsb terpilih
sebagai sampel.
Jika N<AR , maka lakukan operasi pembagian:
= ( )
Unit dengan nomor urut=s terpilih sebagai sampel.
Jika s=0, unit ke-N (terakhir) terpilih sampel
Jika AR > , maka lanjutkan penelusuran ke angka random di baris
selanjutnya pada kolom yang sama.
Lakukan pengambilan AR sampai jumlah sampel terpenuhi
Jika sudah sampai kolom terakhir dan belum mendapatkan AR sebanyak
sampel, lanjutkan ke kolom berikutnya baris pertama
LOGO
MPC1
Remainder Approach
Misalkan kita ingin mengambil sampel SRS WOR
n=3 dari populasi N=36 dengan remainder
approach. Pembacaan TAR dimulai dari halaman
1, baris 1, kolom 2.
N=36, =2, = 72
Angka random:
83 tolak, karena lebih dari
71
= 1, 35 (unit ke-35 terpilih sampel)
46
71
36
46
36
= 1, 10 (unit ke-10 terpilih sampel)
65
36
= 1, 29 (unit ke-29 terpilih sampel)
80 tolak, karena lebih dari
74 tolak, karena lebih dari
91 tolak, karena lebih dari
65
Sampel terpilih: 35, 10, 29
Baris
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Kolom
(1-5)
88347
57140
74686
68013
57477
89127
26519
48045
22531
84887
72047
19645
46884
92289
LOGO
MPC1
Quotient Approach
Dari N unit populasi dan jumlah digits dari N adalah sebanyak digit, maka
tentukan nilai yaitu kelipatan terbesar dari N dengan jumlah digit yang
sama.
Misal: N=32, =2, =96
Hitung nilai =
Angka random (AR) yang diambil adalah yang tidak lebih dari ( 1)
Hitung =
(pembulatan ke bawah)
Sampel terpilih=unit dengan nomor urut (t-1)
Lakukan pengambilan AR sampai jumlah sampel terpenuhi
Jika sudah sampai kolom terakhir dan belum mendapatkan AR sebanyak
sampel, lanjutkan ke kolom berikutnya baris pertama
LOGO
MPC1
Quotient Approach
Misalkan kita ingin mengambil sampel SRS WOR n=3
dari populasi N=36 dengan quotient approach.
Pembacaan TAR dimulai dari halaman 1, baris 1,
kolom 2.
N=36,
=2, = 72, ( 1) = 71, =
72
36
=2
Angka random:
83 tolak, karena lebih dari 1
71 t =
71
71
2
= 35 (unit ke-34 terpilih sampel)
46 t =
46
46
2
= 23 (unit ke-22 terpilih sampel)
80 tolak, karena lebih dari 1
74 tolak, karena lebih dari 1
91 tolak, karena lebih dari 1
65 t =
65
65
2
= 32 (unit ke-31 terpilih sampel)
Sampel terpilih: 34, 22, 31
Baris
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Kolom
(1-5)
88347
57140
74686
68013
57477
89127
26519
48045
22531
84887
72047
19645
46884
92289
LOGO
MPC1
Notasi yang digunakan
: nilai karakteristik unit sampel ke-i
: jumlah sampel
: jumlah populasi
: estimasi rata-rata karakteristik
: rata-rata karakteristik populasi
: estimasi total karakteristik
: total karakteristik populasi
LOGO
MPC1
Estimasi Rata-rata
SRS
Nilai yang
diestimasi
WR
WOR
1
=
Rata-rata
2
=
1 %
Confidence Interval
()
=
100%
/2 < < + /2
Relative standar
error (RSE)
=1
=1
Standar error
1
2
=
1
2
=
Varians rata-rata
Catatan:
()
LOGO
MPC1
Estimasi Total
Nilai yang
diestimasi
Total
Varians total
Standar error
Relative standar
error (RSE)
1 %
Confidence Interval
SRS
WR
WOR
= 2
= 2
=
=1
2
= 2
= 2
()
=
100%
/2 < < + /2
LOGO
MPC1
Contoh 1
Sebuah sampel acak sederhana yang terdiri dari 20 rumah tangga
dipilih dari blok sensus X yang mempunyai muatan sebanyak 150
rumah tangga. Jumlah ART dari rumah tangga sampel sebagai berikut:
No ruta sampel
10
Jumlah ART
No ruta sampel
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Jumlah ART
a. Perkirakan rata-rata jumlah ART dan total penduduk di blok sensus
tersebut beserta standar error dan rse-nya !
b. Dengan tingkat kepercayaan 95%, buatlah selang kepercayaan untuk
estimasi rata-rata jumlah ART dan total penduduk !
c. Interpretasikan hasil penghitungan di atas !
LOGO
MPC1
Penyelesaian (1)
Diketahui: = 150, = 20
Estimasi rata-rata:
1
1
1
=
=
4 + 2 + 3 + + 6 + 4 =
78 = 3,9
20
20
=1
Varians dari estimasi rata-rata:
2 150 20 2,515
=
=
= 0,109
150
20
Standar error dari estimasi rata-rata:
= = 0,109 = 0,330
Relative standar error (RSE):
()
0,330
=
100% =
100% = 8,46%
3,9
Selang Kepercayaan (Confidence Interval) 95%:
/2 < < + /2
3,9 1,96 0,330 < < 3,9 + 1,96 0,330
3,253 < < 4,547
LOGO
MPC1
Penyelesaian (2)
Interpretasi:
Estimasi rata-rata anggota rumah tangga di blok
sensus X adalah 3,9 orang per rumah tangga dengan
perkiraan rata-rata penyimpangan (standar error)
sebesar 0,33 dan relative standar error sebesar
8,46%. Dengan tingkat kepercayaan 95%, dapat
dinyatakan bahwa nilai populasi rata-rata anggota
rumah tangga akan berada pada interval antara
3,253 sampai 4,547 orang per rumah tangga.
LOGO
MPC1
Penyelesaian (3)
Estimasi total:
= = 150 3,9 = 585
Varians dari estimasi rata-rata:
= 2 = 1502 0,109 = 2452,895
Standar error dari estimasi rata-rata:
=
2452,895 = 49,526
Relative standar error (RSE):
()
49,526
=
100% =
100% = 8,46%
585
Selang Kepercayaan (Confidence Interval) 95%:
/2 < < + /2
585 1,96 49,526 < < 585 + 1,96 49,526
487,92 < < 682,07
LOGO
MPC1
Penyelesaian (4)
Interpretasi:
Estimasi total penduduk di blok sensus X adalah 585
orang dengan perkiraan rata-rata penyimpangan
(standar error) sebesar 49,526 orang dan relative
standar error sebesar 8,46%. Dengan tingkat
kepercayaan 95%, dapat dinyatakan bahwa nilai
populasi total penduduk akan berada pada interval
antara 487,92 sampai 682,07 orang.
LOGO
MPC1
Have a nice sampling
LOGO
MPC1