Patofisiologi Brachial Plexus
Injury (BPI)
Obstetric Brachial Plexus Injury (OBPI)/
Birth Brachial Plexus Injury (BBPI)
Mekanisme:
Dpt terjadi akibat traksi yang dilakukan saat
persalinan distosia bahu peregangan pada bahu
anterior strain injury
Intrauterine injury: maladaptasi bahu posterior
janin terjepit pada sacral promontorium injury
(Thatte dan Mehta, 2011)
OBPI (2)
Patofisiologi
Injury yang terjaid dapat menyebabkan kerusakan
sebagian atau seluruh akar pleksus
(Thatte dan Mehta, 2011)
OBPI (3)
Terdapat tiga jenis lesi yg dpt tjd pada OBPI:
Neuroma in continuity:adanya ruptur pos-ganglionik
(i.e., Sunderland tipe 2,3,4) yg dpt sembuh namun dg
fibrosis dan beberapa axon dpt melewati jaringan
parut. Pada beberapa kasus neuroma dapat berfungsi.
Rupture: terjadi pos-ganglionik neurotemesis (i.e.,
Sunderland tipe 5) yang menyebabkan bagian
proksimal dan distal pleksus dan terkadang dijembatani
oleh jaringan parut.
Avulsion: lesi pre-ganglionik yang menunjukkan adanya
avulsi ganglia atau pseudomeningocoele.
(Thatte dan Mehta, 2011)
Brachial Plexus Injury (BPI) pada
Dewasa
Patofisiologi : adanya traksi pada pleksus
akibat sudut leher dan bahu yang abnormal
yang dapat menyebabkan cedera pada pleksus
brakialis.
Terdapat 3 jenis lesi yang dpt terjadi:
Neuroma in continuity
Rupture
Avulsion
Thatte, Babhulkar, dan Hiremath, 2013