Fungsi dan tujuan Inspektur Las
Welding Inspector
Adalah orang yang diberi tugas/wewenang
menentukan apakah suatu hasil lasan/welding telah
memenuhi syarat/kwalitas yang disepakati
( Standard / Code ).
Dalam hal ini WI dapat berfungsi sebagai wakil dari
pemerintah, badan asuransi, produsen/kontraktor
atau konsumen/pemesan
Kualifikasi
* Kondisi Fisik
* Sikap
* Pengetahuan
ETI KA WI
Tidak hanya loyal kepada pemberi kerja saja,
melainkan juga kepentingan umum serta
keamanan dan keselamatan
I NTEGRI TAS WI
Bertindak dengan integritas penuh dalam hal -
hal profesional, berpendapat dengan jujur dan
terus terang (yang berkaitan dengan tugasnya)
Tanggung jawab - Keselamatan umum
Bekerja dengan sungguh - sungguh dan tidak
memihak, bertanggung jawab dan
berkualifikasi tinggi
WI harus :
1. Melaksanakan tugas hanya bila
berkualifikasi sesuai dengan pendidikan
dan latihan/training, pengalaman dan
kemampuan
2. Dalam pernyataan harus obyektif, cermat,
tertulis, informatif dan kesaksian.
3. Menandatangani dokumen yang diinspeksi
dan yang diketahui.
4. Jujur dan tidak memihak / bersekutu
Tanggung jawab - Keselamatan umum
PERSELI SI HAN KEPENTI NGAN - WI
Tugas yang paling berat, tidak boleh
menerima imbalan /gaji lebih dari satu pihak
pada satu proyek yang sama kecuali RESMI
( mereview, menyetujui, menginspeksi dll )
PERSYARATAN UNTUK UMUM - WI
Tidak boleh mengeluarkan pernyataan, kritik
atau argumentasi dan kebijaksanaan dimana
WI dibayar kepada kontraktor / sub kont.
( biasanya berkaitan dengan uang )
KOMUNI KASI - WI
* Welder
* Operator Welding
* Welding Foreman
* Supervisor
* Welding Supervisor
* Welding Engineer
* Project Engineer
* Project Manager
PELAPORAN - WI
Setiap welding inspector harus membuat
laporan / report kepada atasannya, Petugas
pemerintah atau kepada pihak yang
mengontrak
(pihak - pihak lain menurut ketentuan yang berlaku)
Tugas Utama - WI
Menginspeksi pekerjaan las, untuk menjamin
pekerjaan tersebut memenuhi persyaratan
yang ditetapkan dalam kontrak
TANGGUNG J AWAB - WI
1. Menginterprestasi gambar las dan spesifikasinya
2. Mengecek Purchase order (material&consumable)
3. Mengecek dan mengidentifikasi bahan sesuai
dengan spesifikasi pembelian
4. Mengecek mill certificate (Standard / code)
5. Memeriksa bahan ( dimensi, bentuk dll )
6. Mengecek consumable ( MTR dan bentuk fisik )
7. Mengecek peralatan yang digunakan
8. Mengecek joints preparation
TANGGUNG J AWAB - WI
9. Mengecek Fit-up
[Link] PQR - WPS
[Link] WPQT
[Link] WPQR ( Welder certificate )
[Link] contoh tes produksi ( bila diperlukan )
[Link] hasil tes terhadap spesifikasi
[Link]-dokumentasi Record
[Link] dan membuat laporan
VI SUAL I NSPECTI ON - WI
Tujuan :
Untuk mengetahui apakah hasil pengelasan yang
dibuat oleh Welder / Operator sudah memenuhi
persyaratan yang diminta costumer specification atau
codes / standard dengan cara, mencocokan
persyaratan yang diminta dengan kondisi actual
dilapangan ( verifikasi )
VI SUAL I NSPECTI ON - WI
Informasi tentang ukuran las maupun kriteria
penerimaan (yang memenuhi persyaratan) dapat
dilihat pada gambar atau surat / dokumen lain yang
mendukung (kontrak / customer specification)
Alat yang digunakan :
1. Welding gauge
2. Lampu senter
3. Kaca pembesar dll
VI SUAL I NSPECTI ON - WI
Material :
* Plate / Pipe ------ Dimension, Certificate
(Chemical Composition, Mechanical properties, etc )
* Electrode ----- Box ( hermetically sealed ),
Certificate ([Link]. / SFA, AWS No. / Class,
A No. , F No. , Chemical Composition, Mechanical
properties, etc )
MATERI AL - AWS
MATERI AL - AWS
MATERI AL - AWS
MATERI AL - ASME
MATERI AL - ASME
FI LLER METAL - ASME
VI SUAL WELDI NG
I NSPECTI ON
PRI OR TO WELDI NG
* Review drawing and Specification
* Review material to be utilized
* Check for base metal and filler metal
* Check fit-up and alignment of weld joint
( Groove angle, Root opening, joint alignment,
backing, joint cleanlines, tack welds, preheat etc )
VI SUAL WELDI NG
I NSPECTI ON
DURI NG WELDI NG
* Weld root beat quality
* Joint root preparation prior to welding the
second side
* Preheat and interpass temperature
* Weld passes and layers sequence
* Quality of each passes and layers
* Cleaning between passes
* Welding parameters
VI SUAL WELDI NG
I NSPECTI ON
AFTER WELDI NG
* Final weld appearance
* Final weld size
* Weld length
* Dimension accuracy
* Amount of distortion
* Post weld heat treatment
Verifikasi Persyaratan
Contract specification
Uji visual, NDE, analisa kimia, uji
metallurgi, uji mekanik, kualifikasi prosedur,
uji hydrostatik.
Diterima - Accepted, tgl. Tt. WI
Ditolak - Reject, tgl. Tt. WI
Direpair atau ditunda - Hold, tglTt. WI
(tanda tangan atau nama initial WI )
Welding Inspector
Tidak boleh menerima hasil las bila
spesifikasi - persyaratan belum
terpenuhi dan tidak boleh meminta
persyaratan yang melebihi Spesifikasi
yang ditentukan
(codes/standard atau contract)
CODES, STANDARD
& SPECIFICATION
Codes/Standard mengacu ke codes /
standard yang di tunjuk / diminta.
Specification mengacu ke contract-
specification, biasanya mempunyai
spesifikasi yang lebih tinggi dari pada
codes / standard ( codes/standard + )
Codes/Standard yang sering digunakan :
AWS : American Welding Society
ASME : The American Society of
Mechanical Engineers
AS/NZS : Australian/New Zealand
Standard
DIN : Deutsches Institut fuer Normung
SNI : Standar Nasional Indonesia
CODES, STANDARD
Ditulis oleh Institusi Standard seperti BSI
(Inggris), AFNOR ( Perancis), DIN (Jerman),
ANSI, ASTM, AISI, API, SAE (Amerika),
JIS (Jepang), SNI (Indonesia)
Institusi Standard mempunyai kebijaksanaan
redaksional yang tegas dan lugas dan
biasanya rancangan standar di kaji ulang oleh
berbagai pihak yang terkait
STANDARD
Dirancang seputar *Persyaratan*
dimana harus cocok atau sesuai dengan
apa yang harus dicapai.
Persyaratan tersebut harus mampu diuji
(verifiable) dan berbagai variasinya
dapat dikontrol
Apabila di dalam standard masih ada
kalimat atau ketentuan yang diijinkan
adanya perubahan, misalnya dengan
kata - kata *by Agreement* maka akan
mengurangi tingkat keandalan
standarisasi.
SPECIFICATION
Biasanya ditulis oleh suatu perusahaan,
asosiasi perdagangan, asosiasi industri
atau suatu departemen pemerintah
Spesifikasi ditulis oleh seseorang atau
team tanpa dikonsultasikan dengan
pihak lain yang terkait, dan dirancang
untuk memenuhi atau cocok dengan
aplikasi tertentu
STANDARD & SPECIFICATION
Kedua terminologi, yaitu standard dan
specification dimanfaatkan secara
terbatas di lingkup permasalahan teknis
Sedangkan masalah kontrak dan
keuangan dicakup dalam dokumen yang
lain
Kriteria dalam menyusun
SPECIFICATION
Specification yang baik terdiri dari elemen
utama/kunci yang mudah dipahami secara
jelas oleh pemilik, perancang, kontraktor dan
sub kontraktor, antara lain
Judul, Scope/ruang lingkup, Exceptions
(pengecualian), Terminologi, Dokumen
referensi, Deskripsi persyaratan(apa, kapan,
dan bagaimana dll), Standard untuk
mengukur kualitas, Dokumentasi
KLASIFIKASI TEKNIS SPESIFIKASI
1. Spesifikasi disain (rancangan)
2. Spesifikasi material
3. Spesifikasi konstruksi
4. Spesifikasi kinerja/unjuk kerja
(performance)
PENGUJIAN MATERIAL
1. TIDAK MERUSAK ( NDT )
2. MERUSAK ( DT )
Pengujian material
UJ I TI DAK MERUSAK
1. Visual
2. Penetrant
3. Magnetic partical
4. Radiography
5. Chemical
6. Ultrasonic
VISUAL
EXAMINATION
ASME IX
VISUAL
INSPECTION
ACCEPTANCE
CRITERIA
AWS D1.1
VISUAL
INSPECTION
ACCEPTANCE
CRITERIA
AWS D1.1
Pengujian material
Penetrant
Pengujian material
Magnetic particle
Pengujian material
UJ I MERUSAK
1. Bending
2. Tensile
3. Macro/Micro etsa
4. Hardness
5. I mpact
[Link] Dll
Pengujian material
Bending test
Pengujian material
Tensile test
PQR ASME
* Mechanical
PQR AWS
* Visual & NDE & Mechanical
ASME
WPS with supporting PQR
AWS
WPS with supporting PQR
WPS Prequalified
CWB
WPDS with supporting PQR
WPDS Prequalified
WPS AWS D1.1 PREQUALIFIED BM - FM (Matching)
WPS AWS D1.1 PREQUALIFIED BM - FM (Matching)
WPS AWS D1.1 PREQUALIFIED BM - FM (Matching)
WPS AWS D1.1
PREQUALIFIED
WPS AWS D1.1
QUALIFICATION
( PQR)
PQR AWS D1.1
continue
PQR AWS D1.1
PQR continue
WQTR
AWS D1.1
WQTR continue
PQR ASME
PQR ASME
continue
WPS ASME
WPS ASME
continue
WPQR ASME
WPQR ASME
WPQR ASME
WPDS CWB