Extreme Programming (XP)
Pengertian Extreme Programming (XP) adalah sebuah pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan berbagai tahapan dalam proses pengembangan, sehingga menjadi lebih fleksibel. Tujuan
Tujuan utama XP adalah menurunkan biaya dari adanya perubahan software. Dalam metodologi pengembangan sistem tradisional, kebutuhan sistem ditentukan pada tahap awal pengembangan proyek dan bersifat fixed. Hal ini berarti biaya terhadap adanya perubahan kebutuhan yang terjadi pada tahap selanjutnya akan menjadi mahal. XP diarahkan untuk menurunkan biaya dari adanya perubahan dengan memperkenalkan nilai-nilai basis dasar, prinsip dan praktis. Dengan menerapkan XP, pengembangan suatu sistem haruslah lebih fleksibel terhadap perubahan.
Variable XP Terdapat 4 variabel XP, yaitu antara lain : Cost (biaya) Dengan meningkatkan biaya, kita bisa menciptakan program yang lebih baik. Sebaliknya mengurangi biaya untuk proyek tidak akan menyelesaikan masalah customer. Tetapi, biaya yang tiak terbatas juga akan menimbulkan kerusakan. Time (waktu) Dengan meningkatkan waktu makan kita akan mampu menciptakan program yang berkualitas dan dengan feature-feature yang lebih [Link] tetapi waktu yang berlebihan tidak baik, karena dapat merusak terhadap diri sendiri. Waktu yang sedikit juga tidak baik karena kualitas yang dihasilkan akan jauh dari yang diharapkan. Quality (mutu) Mutu merupakan suatu variabel pengendali yang sangat mengerikan karena merupakan suatu hal yang sangat diperhatikan oleh konsumen. Scope (feature) Scope merupakan varibel primer. Jika kita mengurangi Scope,maka kita bisa mengurangi biaya dan meningkatkan kualitas.
Kelebihan XP
Menjalin komunikasi yang baik dengan client Meningkatkan komunikasi dan sifat saling menghargai antar developer
Kekurangan XP
Developer harus siap dengan perubahan sistem yang sewaktu-waktu akan terjadi Tidak bisa membuat source code yang detail
System yang cocok untuk XP, System tsb harus memiliki kriteria :. 1. 2. 3. 4. System itu sederhana Tidak melibatkan banyak pihak (2-10 dev) Peran client scr langsung bsa terjadi Keperluan perubahan sistem bisa terjadi sewaktu-waktu.., (system sering berubah-ubah sesuai permintaan client)
Contoh : Game dev,. Aplikasi mobile System yang tidak cocok untuk XP, System memiliki kriteria :. 1. 2. 3. 4. System itu kompleks Melibatkan banyak pihak Peran client scr langsung bsa terjadi System tidak sering mengalami perubahan
Contoh : sistem informasi akademik,sistem kepegawaian & sistem perbankan