Video Codec
Arie | Lujay Sahid | Yayak
Codec
Codec adalah diambil dari singkatan "compression decompression
program komputer yang berfungsi mengecilkan (compress) file-file, lalu mengembalikannya ke ukuran semua (decompress).
Codec
Apakah codec itu sama dong seperti program-program pengompress lainnya, seperti Winrar, Winzip?
TIDAK...!!!
Apa Yang Dilakukan CODEC Saat Bekerja?
CODEC mempersingkat sinyalsinyal transmisi/ aliran data dari file-file multimedia yang kita codec sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pengiriman filefile tsb dapat dipersingkat. Setelah file tersebut sampai di tujuannya maka file tsb dapat dikembalikan lagi ke ukuran file semula.
Macam Macam Codec
Audio Codec Video Codec Data Codec
Kompresi Video
Video memiliki 3 dimensi:
2 dimensi spatial (horisontal dan vertikal), 1 dimensi waktu.
Di dalam video terdapat 3 hal yang dapat dikompresi yaitu frame (still image), pergerakan frame dan audionya. Data video memiliki:
redundancy spatial (warna dalam still image) redundancy temporal (perubahan antar frame)
Kompresi Video
Penghilangan redundancy spatial (spatial / intraframe compression) dilakukan dengan mengambil keuntungan dari fakta bahwa mata manusia tidak terlalu dapat membedakan warna dibandingkan dengan brightness, sehingga image dalam video bisa dikompresi (teknik ini sama dengan teknik kompresi lossy color reduction pada image) Penghilangan redundancy temporal (temporal / interframe compression) dilakukan dengan mengirimkan dan mengenkode frame yang berubah saja sedangkan data yang sama masih disimpan.
Kompresi Temporal
Kompresi temporal efektif untuk video yang mengalami perubahan kecil dari frame ke frame, seperti adegan yang mengandung sedikit gerakan. Kompresi ini dilakukan dengan mengirimkan dan mengkode frame yang berubah saja sedangkan data yang sama masih disimpan.
Teknik Video Coding
H.261 dan H.263
Merupakan standar video coding yang dibuat oleh CCITT (Consultative Commitee for International Telephone and Telegraph) pada tahun 1988-1990 Dirancang untuk video conferencing, aplikasi video telepon menggunakan jaringan telepon ISDN Kecepatan bitrate antara p x 64 Kbps. Dimana p adalah frame rate (antara 1 sampai 30)
Teknik Video Coding
MPEG audio-video
Moving Picture Expert Group dirancang pada tahun 1998 untuk standar audio video transmission MPEG-1 bertujuan membuat kualitas VHS pada VCD dengan ukuran 352 x 240 ditambah kualitas audio seperti CD Audio dengan kebutuhan bandwidth hanya 1,5 Mbits/sec Komponen penting adalah:
Audio Video Sistem pengontrol stream video
Teknik Video Coding
MPEG-2
Merupakan standar pada TV Digital yang dikhususkan untuk HDTV dan DVD
Teknik Video Coding
MPEG-4
Versi 1 dipublikasikan Oktober 1998 sedangkan versi 2 dipublikasikan Desember 1999 Untuk komunikasi bitrate yang sangat rendah (4,8 sampai 64 Kb/sec): video dengan bit rate 5 Kb/s s/d 10 Mb/s dan audio dengan bit rate 2 Kb/s s/d 64 Kb/s Sangat baik untuk audio/video dalam jaringan (streaming) Mendukung digital rights management Audio dan video adalah basis dasar dari MPEG4, di samping itu MPEG-4 dapat mendukung objek 3D, sprites, text dan tipe media lainnya
Teknik Video Coding
Player : QuickTime (free QuickTime play back, QuickTime Pro author MPEG-4 content, QuickTime Streaming Server strean .mp4 files, Darwin Streaming Server stream mp4 files, QuickTime Broadcaster produce live events, making QuickTime workflow) Internet Streaming Media Alliance (ISMA) : Apple, Cisco, IBM, Kasenna, Philips, Sun Microsystems, AOL Time Warner, Dolby Laboratories, Hitachi, HP, Fujitsu, dan 20 perusahaan lainnya dukungan untuk MPEG-4
Teknik Video Coding
AAC (Advanced Audio Coding) Dasar dari MPEG-4, 3GPP, dan 3GPP2 Pilihan untuk audio codec internet, wireless, dan digital broadcast Mendukung audio encoding dengan kompresi lebih efisien dibandingkan MP3, dan mempunyai kualitas hampir setara CD Audio Dikembangkan oleh Dolby, Fraunhofer, AT&T, Sony dan Nokia Audio codec : QuickTime, iTunes, iPod
Teknik Video Coding
Kelebihan:
Peningkatan kompresi dengan kualitas lebih baik dan ukuran file lebih kecil Mendukung multichannel audio, mendukung sampai 48 full frequency channel High resolution audio, sampling rate sampai 96 kHz Peningkatan efisiensi proses decoding, pengurangan processing power untuk decoding
Contoh Paket Codec
XP Codec Pack, K-Lite Codec Pack, dan K-Lite Mega Codec Pack.
ketiganya sudah cukup ampuh untuk melumpuhkan semua jenis fie audio dan video yang ada di internet.
K-Lite Codec Pack
Keunggulannya : - Selalu up-to-date dengan versi terbaru dari codec. - Sangat user-friendly dan instalasi sepenuhnya disesuaikan - Telah teruji sangat baik, sehingga paket tidak berisi codec bertentangan. - Paket Codec yang sangat lengkap