0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
281 tayangan15 halaman

Pengecilan Ukuran dalam Proses Penggilingan

Dokumen tersebut membahas tentang pengurangan ukuran partikel melalui proses penggilingan, dan menyebutkan tiga pendekatan (Kick, Rittinger, Bond) untuk memprediksi energi yang dibutuhkan. Diberikan juga contoh soal perhitungan energi dan ukuran partikel hasil penggilingan menggunakan ketiga pendekatan tersebut.

Diunggah oleh

Mega Santoso
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
281 tayangan15 halaman

Pengecilan Ukuran dalam Proses Penggilingan

Dokumen tersebut membahas tentang pengurangan ukuran partikel melalui proses penggilingan, dan menyebutkan tiga pendekatan (Kick, Rittinger, Bond) untuk memprediksi energi yang dibutuhkan. Diberikan juga contoh soal perhitungan energi dan ukuran partikel hasil penggilingan menggunakan ketiga pendekatan tersebut.

Diunggah oleh

Mega Santoso
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SIZE REDUCTION

(Pengecilan Ukuran)

1.

Unit Operations in Food Processing,


Earle

2.
3.

Transport Processes and Unit Operations, Geankoplis Unit Operations of Chemical Engineering, Mc. Cabe

REFERENSI

Crusher (a) Jaw (b) Gyratory

Grinder (a) Hammer Mill (b) Plate Mill

Energi minimum
dE / dL = K L
n

dimana: E = energi minimum yang dibutuhkan dalam proses penggilingan L = ukuran partikel K, n = konstanta

KICK
-

Emin ~ L1 / L2 K = Kk . fc

n = -1
(berbanding lurus)

dimana: Kk = konstanta Kick fc = daya tahan bahan terhadap penghancuran

sehingga
dE / dL = Kk . fc. L-1

E=?

diintegralkan

E = Kk. fc. Ln (L1 / L2)

RITTINGER
-

Emin ~ Luas permukaan K = KR . fc

n = -2

dimana: KR = konstanta Rittinger fc = daya tahan bahan terhadap penghancuran

sehingga
dE / dL = KR . fc. L-2

E=?

diintegralkan

BOND

q = L1 / L2, sehingga

Ei = work index (energi yang dibutuhkan untuk memperkecil partikel sampai 100 m)

Hubungan antara E dan P

E=P/T
E = energi (Joule) P = daya (HP) T = kecepatan rata-rata feed (kg/jam)

Berapakah daya yang diperlukan untuk menggiling 100 ton/jam biji jagung jika umpan lolos dalam ayakan 2 in dan hasil lolos dalam ayakan 1/8 in?
Gunakan pendekatan: a. Kick (Kk = 1, fc =12,74) b. Rittinger (Kr = 1, fc = 12,74) c. Bond (Ei = 12,74)

Contoh Soal 1

Contoh soal 2
Dalam proses pembuatan gula halus, gula dihancurkan dari kristal yang lolos melalui ayakan 500 m menjadi kristal yang lolos ayakan 88 m. Proses ini memerlukan daya 5 HP. Jika kebutuhan daya diubah sedemikian rupa sehingga hasil penghancuran hanya menjadi partikel yang lolos ayakan 125 m tetapi hasil ayakan meningkat sebesar 50 %, berapa daya (P) yang dibutuhkan?

Jika menggunakan pendekatan: a. Kick b. Rittinger c. Bond

Contoh soal 3
Kebutuhan daya naik menjadi 1,5 kali dari operasi penggilingan yang pertama (pada contoh soal 1 menggunakan pendekatan Bond), hitung berapa in ukuran partikel jagung setelah penggilingan?

Anda mungkin juga menyukai