100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
284 tayangan14 halaman

Sifat dan Senyawa Fosfor dalam Kimia

Fosfor dapat ditemukan dalam mineral fosfat seperti hidroksiapatit dan fluorapatit. Ia diperoleh dengan memanaskan mineral fosfat pada suhu tinggi dalam tungku listrik menggunakan silika dan kokas. Terdapat tiga alotrop fosfor yaitu putih, merah, dan hitam, dengan sifat yang berbeda-beda. Senyawa penting fosfor adalah senyawa halida seperti fosfor triklorida dan pentaklorida, serta senyawa oksida

Diunggah oleh

Liendi Frans Abarua
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
284 tayangan14 halaman

Sifat dan Senyawa Fosfor dalam Kimia

Fosfor dapat ditemukan dalam mineral fosfat seperti hidroksiapatit dan fluorapatit. Ia diperoleh dengan memanaskan mineral fosfat pada suhu tinggi dalam tungku listrik menggunakan silika dan kokas. Terdapat tiga alotrop fosfor yaitu putih, merah, dan hitam, dengan sifat yang berbeda-beda. Senyawa penting fosfor adalah senyawa halida seperti fosfor triklorida dan pentaklorida, serta senyawa oksida

Diunggah oleh

Liendi Frans Abarua
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FOSFOR

Sumber Fosfor
Fosfor dapat ditemukan pada mineralmineral fosfat, seperti ; Hidroksiapatit Ca(PO4)3(OH) Fluorapatit Ca(PO4)3F.

Unsur fosfor diperoleh dengan cara memanaskan mineral fosfat pada temperatur 12000C - 15000C dalam tungku listrik dan menggunakan silika serta kokas.

3 Alotrop fosfor yaitu :

1. Fosfor Putih
Bersifat lunak dan kadang-kadang berwarna kekuning-kuningan sehingga disebut juga Fosfor kuning, disimpan pada wadah yang berisi air. Sangat beracun dan reaktif. Mudah terbakar jika kontak dengan udara yang menghasilkan senyawa tetrafosfor dekaoksida P4(s) + 5 O2(g) P4O10(s)

2. Fosfor Merah
Kurang reaktif dan kurang beracun dibandingkan dengan fosfor putih. Merupakan struktur polimer dari fosfor putih Fosfor putih berubah menjadi fosfor merah karena pengaruh radiasi ultraviolet.

3. Fosfor Hitam
Memiliki struktur polimer yang kompleks. Dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih pada tekanan tinggi.

Senyawa Fosfor
Dua kelompok penting senyawa fosfor adalah : 1. Senyawa Halida 2. Senyawa Oksida

1. Senyawa Halida
Dua macam senyawa halida yaitu: 1. PX3 2. PX5 Dimana X = F, Cl, Br, I.

Dua senyawa klorida


1 Fosfor triklorida, PCl3 : Cairan tak berwarna Dihasilkan jika ; gas klor bereaksi dengan fosfor berlebih
P4(s) + 6 Cl2(g) 4 PCl3(l)

Jika bereaksi dengan air menghasilkan asam fosfonat,H3PO3 (asam fosfor) dan gas HCl.
PCl3(l) + 3 H2O(l) H3PO3(l) + 3 HCl(g)

2. Fosfor pentaklorida, PCl5 : Padatan Putih


Dihasilkan jika klor berlebih P4(s) + 10 Cl2(g) 4 PCl5(l) Bila bereaksi denga air (2Tahap) PCl5(s) + 5 H2O(l) POCl3(l) + 2 HCl(g) POCl3(l) + 3 H2O(l) H3PO4(l) + 3 HCl(g)

2. Senyawa Oksida
Fosfor Pentaoksida, P4O10 ; Digunakan sebagai bahan pengering Fosfor Trioksida, P4O6 ;

Asam Okso Fosfor


Asam Fosfat, H3PO4 Asam Fosfit, H3PO3 Asam Hipofosfit, H3PO2

Penggunaan Fosfor
Fosfor merah digunakan pada pembuatan korek api. Dalam industri kimia obat-obatan dan pupuk dalm bentuk asam atau garamnya. Petasan. Bunga api dan bom bakar.

Anda mungkin juga menyukai