100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
1K tayangan12 halaman

Mentalitas Dasar Astra dalam Kerja

Dokumen tersebut membahas tentang lima aspek mentalitas dasar yang perlu dimiliki oleh karyawan Astra, yaitu fokus pada pelanggan, fokus pada proses PDCA, fokus pada kerjasama tim, fokus pada fakta dan data, serta fokus pada pencapaian keunggulan. Kelima aspek mentalitas tersebut dijelaskan secara rinci melalui prinsip-prinsip dan sikap yang mendukungnya.

Diunggah oleh

Ramadhani Suwandhi
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
1K tayangan12 halaman

Mentalitas Dasar Astra dalam Kerja

Dokumen tersebut membahas tentang lima aspek mentalitas dasar yang perlu dimiliki oleh karyawan Astra, yaitu fokus pada pelanggan, fokus pada proses PDCA, fokus pada kerjasama tim, fokus pada fakta dan data, serta fokus pada pencapaian keunggulan. Kelima aspek mentalitas tersebut dijelaskan secara rinci melalui prinsip-prinsip dan sikap yang mendukungnya.

Diunggah oleh

Ramadhani Suwandhi
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FOKUS PADA PELANGGAN

Nilai tambah bagi pelanggan Kualitas --> QCDSM Keseluruhan proses Manajemen --> PDCA

Quality - produk & jasa Cost - biaya kompetitif Delivery - tepat waktu Safety - aman & sehat Morale - semangat kaizen : etika bisnis & kerja Plan Do Check Act PICA dan memutar PDCA Mencegah lebih baik dari menanggulangi Data apa yang dibutuhkan ? Bagaimana menggunakan & memanfaatkan Efektifitas & Efisiensi Spesific - spesifik Measurable - terukur Achievement - pembangkit motivasi berprestasi Realisasi - dapat dilaksanakan Time phase - jangka waktu jelas Karakter : integritas Kompetensi Saling percaya Saling pengertian Saling memberi Plan --> dapatkan KOMITMEN Do --> menghasilkan kinerja optimal Check --> menilai dan menghargai Act --> problem solving, improvement, insight & paradigm shift Kejelasan tanggungjawab dan otoritas Keterbukaan lintas fungsi --> cross learning Temu/kenali potensi tersembunyi Orientasi pada prestasi Standar kerja yang tinggi Memahami sasaran dan implikasinya Menguasai kompetensi yang diperlukan Mengacu pada sistim nilai Menumbuhkan semangat saling percaya & menghargai Suasana kerja yang partisipatif Iklim kerja yang kreatif

M E N T A L I T A S D A S A R A S T R A

B A S I C M E N T A L I T Y

Improvement & Maintenance

FOKUS PADA PDCA

PDCA --> proses awal hingga akhir Preventive & Corrective Action Manajemen--> Fakta & Data

FOKUS PADA FAKTA & DATA

Prinsip Prioritas Sasaran = SMART SOP Kematangan Individu Jangan salahkan orang lain Man Mgt. : Atasan & Bawahan Keselarasan antar tim Bebas mencoba Hal Baru Mengelola Risiko Belajar dari Kesalahan

FOKUS PADA KERJASAMA

FOKUS PADA KEUNGGULAN

SJ/HRD-PAMA

MENTALITAS DASAR
Sikap mental yang mendasari cara berpikir dan bertindak dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari sesuai sistem nilai Astra meliputi :
Focus on Customer (fokus pada pelanggan)

Focus on P D C A (fokus pada P D C A)

Focus on Teamwork (fokus pada kerjasama)

Focus on Facts & Data (fokus pada fakta dan data)

Focus on Excellence (fokus pada Keunggulan)

SJ/HRD-PAMA

FOKUS PADA PELANGGAN


Kualitas : Nilai tambah bagi pelanggan Kualitas : Q C D S M
( World class standard ) Kepuasan pelanggan Customer satisfaction Kualitas yang dramatis Riset pasar Masukan dari pelanggan Quality of product & services Minimal memenuhi harapan pelanggan Cost quality - Biaya kompetitif High Quality Low Price Delivery of product & services Tepat waktu dan layanan prima Safety Keselamatan pengguna & pembuat mis. Limbah tidak berbahaya, user fiendly Morale - Semangat kaizen dalam bekerja & melayani berdasarkan Etika Bisnis & Etika Kerja Astra Pelaksanaan proses dari awal hingga akhir secara efektif & efisien Kepuasan pelanggan secara menyeluruh Total Customer Satisfaction

Pelanggan : Keseluruhan Proses

Perilaku yang diharapkan al. - Menolak produk/jasa yang cacat - Mengungkap & mengatasi masalah yang terjadi - Tidak meneruskan produk/jasa yang cacat ke proses berikutnya
Perhatikan cara mengukur cacat : - sesuai dengan standar ? - sesuai harapan pelanggan ? - dibanding kualitas pelanggan ? - hasil survey pelanggan ?

SJ/HRD-PAMA

FOKUS PADA PDCA


Manajemen : PDCA Pengendalian (PDCA) : Proses awal hingga akhir Pengendalian : Preventive and Corrective Action

Proses PDCA
Merencanakan - PLAN Melaksanakan - DO Mengevaluasi - CHECK

Pengendalian terhadap produk input, proses penyesuaian hingga hasil akhir (output) Perlu mentalitas berkualitas pada waktu proses (built in quality) Prinsip do it right the first time lakukan secara benar sejak awal

Hasil kerja harus bebas dari kesalahan Mengatasi masalah melalui PICA Problem Identification & Corrective Action Putar PDCA Cegah terulangnya masalah dan antisipasi kemungkinan timbul masalah lain PICA --> sarana proses belajar dan pola pikir sistemik

Menindaklanjuti - ACT

Proses PDCA mencakup kegiatan


Perbaikan / peningkatan Pemeliharaan

SJ/HRD-PAMA

Siklus PDCA dan SDCA


PERENCANAAN

PERBAIKAN/ PENINGKATAN

A TINDAKAN C

P D PELAKSANAAN

KEGIATAN PENGENDALIAN

PERENCANAAN

PEMELIHARAAN

TINDAKAN

A C

S D

PELAKSANAAN

PEMERIKSAAN

SJ/HRD-PAMA

Perjalanan PDCA dan SDCA sebagai langkah maju

A
PERBAIKAN/ PENINGKATAN

S D

A C

P D

KEMAJUAN

PEMELIHARAAN

A
PERBAIKAN/ PENINGKATAN

S D

A
C

P D

PEMELIHARAAN

A C

S D

PEMELIHARAAN
SJ/HRD-PAMA

Proses SIPOC
Titik Awal Titik Akhir

Supplier

Input

Process

Output

Customer

SJ/HRD-PAMA

FOKUS PADA FAKTA DAN DATA

Management by Facts & Data

Prinsip Prioritas

Sasaran = SMART

Prosedur Standar Operasi = SOP

Keputusan bisnis dan program improvement perlu analisis yang tepat dan pengukuran kinerja Data = potret dari fakta

Pola pikir dan bertindak berdasarkan prinsip efektivitas dan efisiensi Efektivitas - Tepat Guna

Specific, Measurable, Achievement, Realistic & Time phase Sasaran yang baik --> tertulis dan disahkan

SOP - format sederhana, mudah dimengerti & mudah digunakan Tujuan standarisasi : - menghindari salah pengertian/persepsi - memudahkan proses & konsistensi - mempercepat pengambilan keputusan - mempermudah proses pengalihan tugas - Pijakan untuk improvement berikutnya Standar bersifat dinamis, bisa diperbaiki sesuai perkembangan, tuntutan pelanggan dan pesaing

Efisiensi - Tepat Cara


Perlu metoda dan alat ukur Speaks with data - Data apa yang dibutuhkan ?

- Bagaimana menggunakan & memanfaatkan data ?

SJ/HRD-PAMA

FOKUS pada KERJASAMA (TEAMWORK) SUPER TEAM SUPER MAN

Kompetensi

Keselarasan visi

Karakter

TEAM WORK

Empowerment

Tidak Saling Menyalahkan


SJ/HRD-PAMA

HUBUNGAN ATASAN BAWAHAN


Empowerment :
Fase Plan - untuk mendapatkan KOMITMEN semua pihak Fase Do - untuk menghasilkan kinerja yang optimal Fase Check - untuk memelihara motivasi Fase Act - untuk memecahkan persoalan - melaksanakan improvement/inovasi - menarik pelajaran/insight dan mengubah sikap mental Caranya ?
tunjukkan bahwa setiap individu (incl. pemberi tugas) adalah bagian dari permasalahan pecahkan persoalan secara bersama dlm semangat memberdayakan anggota kelompok ambil alih tanggung jawab bila persoalan tdk terselesaikan dlm kelompok

Jadi ..

salah satu tugas utama seorang atasan adalah membangun kerjasama kelompok pada setiap tahapan PDCA
SJ/HRD-PAMA

FOKUS PADA KERJASAMA / TEAMWORK

Kematangan Individu

Jangan menyalahkan orang lain

Hubungan atasan & Bawahan Man Management


Pemimpin mampu memberdayakan (empower) anggota kelompok Komitmen dan partisipasi dari semua pihak sejak awal (fase PLAN)

Keselarasan antar kelompok antar-team


Membangun kerjasama antar fungsi, departemen dan divisi-sinergi organisasi Perlu kejelasan dan otoritas Ketidakjelasan diselesaikan secara terbuka Keterbukaan lintas - fungsi -->terjadi proses pertukaran ide (cross brain), pemecahan masalah secara bersama

Kelompok yang baik --> anggotanya memiliki tingkat kematangan yang tinggi, karakter dan kompetensinya Kematangan karakter : - Integritas : walk the talk - Produktifitas : sikap hidup atas dasar prinsip & sistim nilai - Mentalitas kelimpahruahan (abundance mentality) Kematangan kompetensi : - penguasaan ketrampilan - pengetahuan tentang bidang kerja

Saling pengertian Mutual trust

Saling pengertian Mutual understanding

Saling memberi Mutual giving Saling memuji dan memberi semangat dengan tulus

Hasil kinerja yang optimal dengan arahan & bimbingan dari pimpinan -> coaching & counselling (fase DO)
Motivasi tetap terpelihara dengan penilaian dan penghargaan (fase CHECK) Persoalan yang timbul ditanggulangi, digulirkan improvement & inovasi, menarik pelajaran & mengubah sikap mental (fase ACT) Pemimpin mengambil alih tanggung jawab bila persoalan tdk terselesaikan oleh anggota kelompok

SJ/HRD-PAMA

FOKUS PADA KEUNGGULAN / EXCELLENCE

Bebas mencoba hal baru

Mengelola Risiko

Belajar dari kesalahan Learn from mistakes

Manusia sebagai mahluk yang tidak berhenti melakukan perubahan

Tindakan manusia tidak luput dari risiko

Semangat pantang menyerah dan tidak mengalah pada kegagalan Ciptakan iklim yang nyaman untuk berkreasi

Tiga kelompok manusia :


- Tidak mengikuti perubahan terimbas - Mengikuti - Follower - Menginisiasi - Leader Orang harus berani keluar dari kotaknya untuk menemukan harkat diri Temukenali potensi yang tersembunyi Bangun Paradigma Prestatif Tentukan standar kerja yang tinggi

Keberanian menghadapi risiko perlu diimbangi ketajaman mengkalkulasi risiko


Pengelolaan risiko al. : - Memahami sasaran & implikasinya - Memahami kemampuan diri & menguasai kompetensi yang diperlukan - Mengacu kepada sistim nilai yang ada (core values)

Masih ada peluang untuk berubah --> kesempatan belajar


Tumbuhkan semangat saling percaya dan menghargai Bangun suasana kerja yang partisipatif Ciptakan iklim yang menunjang timbulnya kreatifitas

SJ/HRD-PAMA

Anda mungkin juga menyukai