0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
126 tayangan51 halaman

Dasar-Dasar Auditing untuk Auditor

Dokumen tersebut membahas dasar-dasar auditing meliputi pengertian audit, jenis audit, bukti audit, prosedur dan teknik audit, program kerja audit, kertas kerja audit, survei pendahuluan, evaluasi sistem pengendalian manajemen, audit lanjutan dan pengembangan temuan.

Diunggah oleh

Ayu Andrian
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
126 tayangan51 halaman

Dasar-Dasar Auditing untuk Auditor

Dokumen tersebut membahas dasar-dasar auditing meliputi pengertian audit, jenis audit, bukti audit, prosedur dan teknik audit, program kerja audit, kertas kerja audit, survei pendahuluan, evaluasi sistem pengendalian manajemen, audit lanjutan dan pengembangan temuan.

Diunggah oleh

Ayu Andrian
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DASAR DASAR AUDITING

By ANDRY OSRA,SE,MM Andry & Rekan Banking Consultant

Tujuan Pemelajaran Umum


Memahami auditing untuk

internal auditor. Mampu melaksanakan audit sebagai anggota tim

Pokok Bahasan
LHA & TL
GAMBARAN UMUM

Bukti & Syarat Bukti Audit

Audit Lanjutan & Pengembangan Temuan

Dasar-Dasar

Prosedur & Teknik Audit

Auditing
Evaluasi SPM

PKA

Survei Pendahuluan

KKA

SUB POKOK BAHASAN Pengertian Audit Jenis Audit Latihan .

GAMBARAN UMUM

PENGERTIAN AUDIT
Audit adalah proses kegiatan yang bertujuan untuk meyakin-kan tingkat

kesesuaian antara suatu kondisi yang menyangkut kegiatan dari suatu entitas dengan kriterianya, dilakukan oleh auditor yang kompeten dan independen dengan mendapatkan dan mengevaluasi bukti-bukti pendukungnya secara sistematis, analitis, kritis, dan selektif, guna memberikan pendapat atau simpulan dan rekomendasi kepada pihak yang berkepentingan.

JENIS AUDIT
Audit Ketaatan (Compliance Audit) Audit Keuangan (Financial Audit) Audit Operasional (Operational Audit) Audit Khusus (Special Audit)

Bukti Audit & Syarat Bukti Audit

SUB POKOK BAHASAN Pengertian Bukti Audit Syarat-Syarat Bukti Audit Jenis Bukti Audit SPM sebagai Bukti Audit Latihan .

PENGERTIAN BUKTI AUDIT


Semua media informasi yang digunakan oleh auditor untuk mendukung

argumentasi, pendapat, atau simpulan dan rekomendasinya dalam meyakinkan tingkat kesesuaian antara kondisi dengan kriterianya.

SYARAT BUKTI AUDIT


Relevan

RE

Kompeten
Cukup Material

KO
CU MA

JENIS BUKTI AUDIT


Bukti Fisik
Bukti Dokumen Bukti Kesaksian

Bukti Lisan
Bukti Spesialis Bukti Analis

Perhitungan

SPM SEBAGAI BUKTI AUDIT


SPM yang baik akan menjaga ketelitian dan kehandalan data akuntabilitas. Semakin baik (kuat) pengendalian manajemen yang diciptakan, semakin

sedikit bukti lain yang diperlukan dalam audit.


Kuat lemahnya pengendalian manajemen auditan berpengaruh terhadap bukti

audit yang diperlukan.

Prosedur & Teknik Audit

SUB POKOK BAHASAN


Pengertian Prosedur & teknik Audit Jenis/macam Teknik Audit Praktik Penerapan .

PENGERTIAN
Prosedur Audit Urutan Langkah untuk mendapatkan

bukti dengan menggunakan teknik audit yang sesuai.


Teknik Audit

Cara-cara yang ditempuh auditor untuk mendapatkan bukti-bukti yang diperlukan

JENIS/MACAM TEKNIK AUDIT


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Analisis Observasi/pengamatan Permintaan Informasi Evaluasi Investigasi Verifikasi Cek Uji/test Footing

[Link] Footing [Link] [Link] [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]/Opname [Link]

SUB POKOK BAHASAN

Program Kerja Audit

Pengertian Susunan/Format PKA Latihan

PENGERTIAN
PKA adalah rancangan prosedur dan teknik audit yang disusun secara

sistematis yang harus diikuti/dilaksanakan oleh auditor dalam kegiatan audit untuk mencapai tujuan audit.

PKA disiapkan oleh Ketua Tim setelah memperoleh informasi dan petun-

juk dari Pengendali Teknis dan memperoleh pemahaman yang cukup mengenai kegiatan/fungsi/program auditan dan setelah mengidentifikasi kegiatan/fungsi/program yang mengandung kelemahan potensial, baik yang diperoleh pada saat sebelum penugasan, pada saat survei pendahuluan, maupun pada saat pengujian atas SPM. Konsep PKA direviu oleh Pengendali Teknis dan disetujui oleh Pengendali Mutu

MANFAAT PKA
Sarana komunikasi personil timaudit Sarana pemberian tugas Sarana pengawasan pelaksanaan audit secara berjenjang Sarana latihan bagi auditor baru Pedoman kerja bagi auditor Landasan untuk membuat ringkasan hasil audit

SIFAT PKA
Luwes tidak kaku Dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan

JENIS PKA
Sesuai dengan kemajuan audit ;
PKA Survei Pendahuluan PKA Evaluasi SPM PKA Audit Lanjutan dan Pengembangan Temuan

Menurut jumlah auditannya ;


PKA Individual PKA Proforma/Standar

SUSUNAN / FORMAT PKA


Tujuan audit Langkah-langkah kerja

Dilaksanakan oleh
Waktu yang dibutuhkan Nomor KKA

Kertas Kerja Audit

SUB POKOK BAHASAN Pengertian Tujuan Penyusunan KKA Isi KKA Prinsip Penyusunan KKA Format Umum dan Cara Pengisian KKA Jenis-jenis KKA Pengelompokkan KKA Penguasaan KKA Latihan .

PENGERTIAN
Catatan (dokumentasi) yang dibuat oleh auditor mengenai bukti-

bukti yang dikumpulkan, berbagai teknik dan prosedur audit yang diterapkan, serta simpulan-simpulan yang dibuat selama melakukan audit.
Dokumentasi yang dibuat oleh auditor mengenai semua hal yang

dilakukannya, yang berisi metodologi audit yang dipilih, prosedur audit yang ditempuh, bukti audit yang dikumpulkan, dan simpulan audit yang diambil selama audit.

TUJUAN PENYUSUNAN KKA


Pendukung laporan audit
Dokumentasi informasi Identifikasi dan dokumentasi temuan audit

Pendukung pembahasan
Media reviu pengawas Bahan pembuktian Referensi Membantu auditor ekstern Sarana pengendalian mutu

ISI KKA
Perencanaan, termasuk PKA Pengujian dan evaluasi atas kecukupan dan efektivitas SPM

Prosedur audit yg dilakukan, informasi yg diperoleh dan simpulan


Reviu oleh pengawas Pelaporan audit Catatan atas TL yang dilakukan auditan Salinan kontrak dan perjanjian penting.

PRINSIP PENYUSUNAN KKA


Relevan
Sesuai dengan PKA Lengkap dan cermat Mudah dipahami Rapi Efisien Seragam

JENIS-JENIS KKA
KKA UTAMA KKA IKHTISAR KKA PENDUKUNG

PENGELOMPOKKAN KKA
DOSIR AKTUAL (CURRENT FILE) DOSIR TETAP (PERMANENT FILE)

ATAU
FILE AKTIF (ACTIVE FILE)
NON AKTIF FILE ( INACTIVE FILE)

PENGUASAAN KKA
KEPEMILIKAN KKA KERAHASIAAN KKA PRINSIP PENGELOLAAN KKA

Survei Pendahuluan

SUB POKOK BAHASAN Istilah Tujuan Survei Pendahuluan Manfaat Survei Pendahuluan Proses Survei Pendahuluan Mmengumpulkan Informasi Menelaah Informasi Simpulan Latihan .. Djamil
Djalil

Istilah & Tujuan Survei Pendahuluan


Survei Pendahuluan = preliminiary audit = persiapan audit = audit

pendahuluan .
Untuk mendapatkan gambaran umum mengenai auditan sehingga

memperoleh pemahaman tentang :


Dasar hukum, peraturan per UU an yg berlaku Tujuan organisasi

Kegiatan operasional, metode, prosedur, kebijakan yg berlaku


Masalah keuangan, informasi lapangan Masalah-masalah yg belum terpecahkan.

MANFAAT SURVEI PENDAHULUAN


Penentu arah awal audit yang penting saja yg diuji

mendalam
Informasi umum bahan LHA untuk gambaran umum

auditan
Membuat proses audit berikutnya (keseluruhan) menjadi 3

PROSES SURVEI PENDAHULUAN


Perumusan tujuan SP
Penyusunan langkah kerja/PKA survei pendahuluan Pelaksanaan PKA survei pendahuluan

Menyusun KKA
Menyusun simpulan survei pendahuluan

Kegiatan SP :
Mengumpulkan informasi yg relevan

Menelaah informasi tsb Identifikasi potensi kelemahan pelaksanaan operasional dan unsur SPM Membuat simpulan hasil SP

PENGUMPULAN INFORMASI
Manfaatkan informasi yang ada di dosir tetap. Permintaan informasi tertulis Wawancara Observasi / pengamatan inspeksi

MENELAAH INFORMASI
PRADUGA KELEMAHAN/KERENTANAN
TITIK-TITIK JALUR OPERASIONAL KRITIS KEGIATAN POKOK AUDITAN Gunakan prosedur & teknik audit.

. SIMPULAN informasi umum & informasi penting untuk sasaran audit sementara (TAO)

Evaluasi SPM

SUB POKOK BAHASAN Pengertian SPM Tujuan Evaluasi SPM Manfaat Evaluasi SPM Waktu & Tempat Evaluasi SPM Kegiatan Evaluasi SPM Evaluasi SPM menggunakan ICQ Evaluasi SPM dgn Flowchart Evaluasi dengan Uraian Cerita Latihan .

PENGERTIAN SPM
Meliputi seluruh struktur organisasi termasuk semua cara serta tindakan

yang terkoordinir untuk mengamankan harta, menjaga keseksamaan data akuntansi, serta data lainnya, agar terjamin keandalan laporan-laporan, meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan kehematan dalam operasi serta mendorong ditaatinya kebijaksanaan pimpinan yang bersangkutan (AICPA)
Adalah segala usaha dan tindakan yang dilakukan oleh manajemen untuk

mengarahkan atau menjalankan operasi sesuai dengan standar atau tujuan yang diinginkan (BPKP)

TUJUAN EVALUASI SPM


UNTUK LEBIH MENDALAMI, MEMPERJELAS, ATAU

MEMANTAPKAN/MEMASTIKAN SASARAN AUDIT

SEMENTARA YANG DIPEROLEH PADA SURVEI


PENDAHULUAN MENJADI SASARAN AUDIT YANG PASTI (FIRM AUDIT OBJECTIVE/FAO) GUNA DIPROSES PADA TAHAP AUDIT LANJUTAN.

MANFAAT EVALUASI SPM


Menghindari terjadinya risiko audit Dasar menetapkan arah, luas, sifat, dan lamanya audit

Mempercepat proses audit karena telah terarah


Memberikan jaminan bahwa sasaran audit akan tercapai

dengan baik

KEGIATAN EVALUASI SPM


Dilaksanakan pada saat audit lapangan di tempat auditan setelah

menyelesaikan tahap survei pendahuluan. KEGIATAN : direncanakan dalam PKA


Mendapatkan informasi mengenai SPM Menelaah dan menguji keandalan SPM

Membuat simpulan FAO

EVALUASI SPM dapat menggunakan ICQ dan atau FLOWCHART

SUB POKOK BAHASAN Tujuan Audit Lanjutan & Manfaat Pengembangan Temuan Langkah-Langkah Temuan & Unsur-unsur Pengembangan Temuan Penggunaan Tenaga Ahli Pendalaman Temuan Fraud Membuat KKA & Daft. Temuan
Djamil Djalil

TUJUAN/MANFAAT AUDIT LANJUTAN


Untuk lebih meyakini kondisi di FAO dengan memperluas pengujian Mendapatkan penyebab hakiki, akibatnya serta keyakinan dari auditan

dengan cara dilakukan pembahasan bersama auditan


Merumuskan rekomendasi perbaikan yang harus di tindak lanjuti oleh

auditan

LANGKAH-LANGKAH AUDIT LANJUTAN


Penetapan urutan prioritas
Penyusunan PKA Melaksanakan PKA buat KKA Menyusun simpulan / Daftar Temuan

TEMUAN DAN UNSUR-UNSURNYA


KONDISI KRITERIA SEBAB AKIBAT / DAMPAK REKOMENDASI

PENGEMBANGAN TEMUAN
Pertimbangan pada situasi/kondisi pada saat kejadian bukan saat

dilakukan audit Pertimbangkan kompleksitas, besarnya kegiatan (uang dan fisik) Dianalisis secara jujur dan kritis Kemukakan kewenangan hukum atas kegiatan Pengembangan temuan harus cukup luas Kembangkan sampai tuntas jika temuan berarti.

LANGKAH PENGEMBANGAN TEMUAN


Kenali secara khusus apa yg kurang dgn kriteria yang lazim

Kenali batas wewenang & tanggungjawab pejabat yg terlibat


Pastikan sebab kelemahannya Tentukan apakah kelemahan merupakan kasus berdiri sendiri atau

tersebar luas Tentukan akibat atau arti pentingnya kelemahan Mintakan komentar pejabat yang kompeten Mintakan kesediaan untuk menindaklanjuti

PENGGUNAAN TENAGA AHLI


Dimungkinkan penggunaan konsultan ahli.

PENDALAMAN TEMUAN FRAUD


Tindakan melawan hukum (illegal act) Penggelapan (fraud)

SUSUN KKA DAN DAFTAR TEMUAN


Judul Temuan Kondisi Kriteria Penyebab Akibat / Dampak Komentar Pejabat Auditan Evaluasi atas Komentar / Tanggapan Auditan Rekomendasi

SUB POKOK BAHASAN

Komunikasi LHA
Syarat Permasalahan Laporan

Susunan LHA
Materi LHA

LHA & TL

Pemantauan Tindak Lanjut.

KOMUNIKASI HASIL AUDIT


SYARAT : Dibuat secara tertulis Dibuat segera Memuat lingkup dan tujuan audit MASALAH : Waktu penyusunan biasanya lama Bahasa sulit dimengerti Ketidaksepahaman antara sesama auditor Kurang perhatian auditan

SUSUNAN LHA
BENTUK BAB BENTUK SURAT

MATERI LHA : Informasi Umum Temuan dan Rekomendasi

Anda mungkin juga menyukai