0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan19 halaman

Vektor dan Aritmatika di R2 dan R3

Vektor memiliki besaran dan arah dengan titik awal dan akhir. Vektor dapat ditambahkan dan dikurangkan, serta dikalikan dengan skalar. Panjang vektor mendefinisikan norma vektor. Hasil kali titik digunakan untuk menghitung sudut antara dua vektor dan proyeksi satu vektor ke vektor lain.

Diunggah oleh

harlyakbar
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan19 halaman

Vektor dan Aritmatika di R2 dan R3

Vektor memiliki besaran dan arah dengan titik awal dan akhir. Vektor dapat ditambahkan dan dikurangkan, serta dikalikan dengan skalar. Panjang vektor mendefinisikan norma vektor. Hasil kali titik digunakan untuk menghitung sudut antara dua vektor dan proyeksi satu vektor ke vektor lain.

Diunggah oleh

harlyakbar
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

VEKTOR di R2 dan R3

Skalar besaran Vektor besaran dan arah mempunyai titik awal (pangkal) dan titik akhir (ujung). contoh : .B A. Dinotasikan :

AB atau v

.penjumlahan vektor bersifat komutatif:

a b

a
a

b a +b b
a

Vektor dengan panjang nol disebut vektor nol (zero vector), ditulis 0
.
v

v
v

( v)

( v) v

Definisi : Jika v dan w adalah dua buah vektor, maka selisih dua buah vektor dinyatakan : v w = v + (-w)

v ( w)

v
w

Vektor dalam sistem koordinat


Vektor v dengan titik awal (0,0) dan titik akhir (v1,v2) , ditulis v = (v1,v2)
Y

v2

(v1,v2)

v
(0,0) v1 X

v PQ

OP v

(v1 , v2 ), w OQ w ( w1 v1 , w2

( w1 , w2 ) v2 )

.
y Q (w1,w2) P(v1,v2)

x O(0,0)

(k v1, k v2)

(v1,v2)
v x (0,0)

Definisi: Jika v bukan vektor nol dan skalar k > 0 , maka k v didefinisikan sebagai vektor yang punya panjang |k| kali panjang vektor v . bila k < 0, maka k v adalah vektor yang panjang |k| kali panjang vektor v dengan arah berlawanan dengan vektor v. bila k = 0 atau v = 0 k v = 0

R3
Terdapat 3 buah sumbu yaitu x,y dan z Setiap vektor v dengan titik awal (0,0,0) dan titik akhir (v1,v2,v3) ditulis v = (v1,v2,v3). k skalar , k v = (k v1,k v2,k v3) Vektor dengan titik awal P(p1,p2,p3) dan titik akhir Q(q1,q2,q3), ditulis :
PQ (q1 p1 , q2 p2 , q3 p3 )

Translasi Sumbu .
Y P (x,y) or (x,y)
Y

X = x - k , Y = y - l

O(k,l)

O(0,0)

3.2 Norm dan aritmatika vektor


Sifat-sifat aritmatika vektor: jika u , v , w vektor vektor pada R2 atau R3 , k dan l skalar, maka : a. u + v = v + u b. ( u + v ) + w = u + ( v + w) c. u + 0 = 0 + u = u d. u + ( - u ) = 0 e. k ( l u ) = ( k l ) u f. k ( u + v ) = k u + k v g. ( k + l ) u = k u + l u h. 1 u = u

Norm atau panjang vektor u


.

u = (u1 ,u 2 ) u
2 1

panjang u dinotasikan u . u jika u u u


2 1

u R
3

2 2

u = (u1 ,u 2 ,u 3 )
2 2

2 3

Vektor satuan adalah vektor dengan norm = 1 Jika P1(x1,y1,z1) dan P2(x2,y2,y3) adalah dua titik di R3, maka jarak kedua titik adalah :
P1P2 P1P2 ku ( x2 x1 , y1 x2 k u x1
2

y2 , z 2 y1

z1 ) y2
2

z2

z1

3.3 Hasil kali titik dan proyeksi


Definisi: Jika u dan v adalah vektor vektor pada ruang berdimensi2 atau 3 dan adalah sudut antara u dan v, maka hasilkali titik (dot product) atau hasilkali dalam Euclidean (Euclidean inner product) uv didefinisikan oleh :
u v = u v cos =0 ; jika u ;u 0 dan v 0 0 0 atau v

Bentuk komponen Hasilkali Titik


.
u OP PQ (u1 , u2 , u3 ) dan v = OQ u
2

(v1 , v2 , v3 )

hukum cosinus : v
2

2 u v cos
2

u v cos u v u u v u
2 1

1 u 2
2 2

v v v2

v u v
2 2 2

u ;v
2

2 3

2 1

2 3 2

v1 u1 u1v1 u2v2

u2

v3 u3

u3v3

Jika u , v R 2 u v u1v1 u2v2

. adalah sudut antara vektor u dan v :


cos lancip tumpul 1 2 u u v u v u u v v v 0 0 0

Sifat sifat hasilkali titik


. Jika u , v , w R2 atau R3 dan k skalar. a. u . v = v . U b. u . ( v + w ) = u . v + u . w c. k ( u . v ) = ( k u ) . v = u . ( k v) d. v . v > 0 jika v 0 , dan v . v = 0 jika v = 0

Anda mungkin juga menyukai