0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
284 tayangan41 halaman

Pentingnya Mentalitas Dasar di Tempat Kerja

Dokumen tersebut membahas tentang membentuk mentalitas dasar untuk membangun pola pikir dan prilaku yang sesuai demi kemajuan bersama. Terdapat penjelasan mengenai tiga fase peradaban manusia, ciri-ciri masyarakat agraris dan industri, serta perlunya perubahan perilaku dari agraris ke industri. Dokumen ini juga menjelaskan konsep-konsep penting seperti pelanggan, kualitas, biaya produksi, dan moral kerja.

Diunggah oleh

Ria Hasanah Putri
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
284 tayangan41 halaman

Pentingnya Mentalitas Dasar di Tempat Kerja

Dokumen tersebut membahas tentang membentuk mentalitas dasar untuk membangun pola pikir dan prilaku yang sesuai demi kemajuan bersama. Terdapat penjelasan mengenai tiga fase peradaban manusia, ciri-ciri masyarakat agraris dan industri, serta perlunya perubahan perilaku dari agraris ke industri. Dokumen ini juga menjelaskan konsep-konsep penting seperti pelanggan, kualitas, biaya produksi, dan moral kerja.

Diunggah oleh

Ria Hasanah Putri
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BASIC MENTALITY ( MENTALITAS DASAR )

MEMBENTUK MENTALITAS DASAR UNTUK MEMBANGUN POLA PIKIR DAN PRILAKU YANG SESUAI DEMI KEMAJUAN BERSAMA Kampus UIA, 12 Juli 2011
4/3/2013 BY NOE 1

Introduction
TUJUAN DARI TRAINING : [Link] IDE IDE BARU TENTANG CARA BERFIKIR YANG POSITIF DALAM SEBUAH KOMUNITAS KERJA. [Link] GAMBARAN CARA BERTINDAK YANG POSITIF DALAM SEBUAH KOMUNITAS KERJA. [Link] SIKAP MENTAL YANG MENDASARI PRILAKU POSITIF DALAM BEKERJA.

4/3/2013 BY NOE 2

Fase Peradaban:

Gelombang I ( Budaya Cocok Tanam ) Masa 10.000 tahun lalu


MENETAP Bercocok tanam

Nomaden / Berpindah Pemburu Nelayan Peternak

Membangun komunitas ( desa )

Terbentuknya peradaban
4/3/2013 BY NOE 3

Fase Peradaban:

Gelombang II ( INDUSTRY ) Masa 300 tahun lalu


Industri Massal / Pabrik Massal

Mesin Produksi massal Konsumsi massal Media massa Pendidikan massal

Revolusi Industri

4/3/2013

BY NOE

Fase Peradaban:

Gelombang III (Pasca cerobong asap ) Pertengahan tahun 1950


Industri berdasarkan : Komputer Elektronika

Manufacturing Yang flexible Part Timer Demasifikasi media Pasar relung

Bio Teknologi

4/3/2013

BY NOE

Ciri ciri masyarakat agraris :


Tergantung pada alam . Keterkaitan dengan waktu tidak terlalu ketat terbiasa dengan bulan bukan detik. Ketergantungan kecil (Low interdependency) Komunikasi dilakukan secara lisan ( orally )

4/3/2013

BY NOE

Ciri ciri masyarakat industri :


Disiplin waktu yang ketat . Keterkaitan terhadap kelompok sangat tinggi (High Interdependency). Banyak tergantung pada system . Banyak tergantung pada peralatan ( skill full labour )

4/3/2013

BY NOE

Masyarakat Indonesia :

Industry
PERLU PERUBAHAN PERILAKU DARI AGRARIS KE INDUSTRY

MASIH DITENGAH JALAN

Agraris

4/3/2013

BY NOE

Mengapa Perilaku Dibutuhkan:

Sikap & tingkah laku karyawan menentukan tingkat kualitas , produktivitas & efisiensi. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang sangat penting dalam industri. Juga tingkat kepedulian karyawan terhadap lingkungan Latar belakang masyarakat agraris berbeda sehingga proses perubahan sikap ke masyarakat industri perlu penanganan khusus.
BY NOE 9

4/3/2013

[Link] KUALITAS

PROSES BERIKUT ADALAH PELANGGAN KITA. MENJAMIN KUALITAS BERARTI MENJAGA KEPUASAN PELANGGAN. KUALITAS ADALAH QCDSMPE CONCEPT MARKET - IN

4/3/2013

BY NOE

10

2. CUSTOMER / KONSUMEN / PELANGGAN


Pengertian lama : Pengguna / pemakai produk kita Pengertian Modern : Proses berikut adalah pelanggan kita Internal : Departemen / bagian / divisi lain yang anda layani External : Pengguna , pemegang saham / modal , masyarakat sekitar , masyarakat luas , pemerintah dll.

4/3/2013 BY NOE 11

Pelanggan Kita

Lingkup Keluarga : Orang tua , adik , kakak , Istri , anak , pembantu dan lain lain yang berhubungan dengan kita. Lingkup Pekerjaan : Pimpinan kerja , pimpinan perusahaan , anak buah , teman kerja , dll . Yang berhubungan dengan proses kerja kita. Lingkup Perusahaan : Pengguna produk , supplier , masyarakat , pemegang saham , pemerintah , dan lain lain yang terkait.
BY NOE 12

4/3/2013

Cara memuaskan pelanggan

[Link] apa yang menjadi keinginan dan harapan pelanggan kita. 2. Berusaha untuk memenuhi keinginan dan harapan pelanggan . [Link] sesuai dengan prosedur yang digunakan , dengan prosedur kerja yang benar diharapkan hasil produk sesuai dengan yang diharapkan.

4/3/2013

BY NOE

13

Methodeologi Kepuasan Pelanggan

Seorang yang puas akan menceritakan kepuasannya kepada 3 orang lain , yang mungkin akan meminta pelayanan atau jasa kita. Seorang yang kecewa akan menceritakan kekecewaannya kepada 11 orang lain , yang pasti akan tidak meminta pelayanan kita.

4/3/2013

BY NOE

14

Sasaran dalam bekerja


Quality memenuhi standard ( tanpa proses repair ) dan reject. Zero Accident ( Keselamatan kerja ) Menjaga dan ramah terhadap lingkungan Meningkatkan produktivitas Kaizen / melakukan perbaikan secara terus menerus

4/3/2013

BY NOE

15

Pengertian Quality
Konsep Lama : Tingkat akurasi / kesesuaian antara produk dengan standard yang ditentukan. Konsep Modern : Tingkat kepuasan dan pemenuhan harapan pelanggan.

4/3/2013

BY NOE

16

Quality Makro ( Big Q )


Q C D S M P E
4/3/2013

Qualitas Produk yang dihasilkan Cost / biaya termasuk harga produk Delivery ( Ketepatan penyampaian ) Safety ( Keselamatan & Kesehatan ) Moral ( sikap mental & pelayanan ) Produktivity (Efektivitas dalam produksi ) Environment ( lingkungan )
BY NOE 17

Skema Hubungan Qualitas dengan Peningkatan keuntungan Perusahaan


Prosedur kerja yang baik Bekerja sesuai prosedur

Good Quality

Market Oriented

Kualitas Produk Yang diharapkan tercapai

Kepuasan konsumen

Kepercayaan konsumen

Keuntungan perusahaan meningkat

4/3/2013

BY NOE

18

KONSEP DASAR BIQ ( BUILD IN QUALITY )


Kualitas dibangun di dalam proses. Semua karyawan bertanggung jawab terhadap kualitas kerja masing masing. Prinsip 3 M : * Tidak Menerima Produk NG * Tidak Membuat Produk NG * Tidak Mengirimkan produk NG
BY NOE 19

4/3/2013

COST ( BIAYA )
PRINSIP Toyota Production System : Profit ( keuntungan ) = Price ( harga ) Prod Cost . (Biaya Produksi). Skema lama Price = profit + production cost. Perubahan skema dikarenakan : Harga : Ditentukan pasar. Prod. Cost : Ditentukan cara produksi

4/3/2013 BY NOE 20

Bagaimana Profit ditentukan


PROFIT
Harga dinaikkan ( tergantung Pasar )
PRICE Keuntungan ( Profit ) COST

Menurunkan [Link] ( Dapat dilakukan sendiri )

PROFIT
PRICE COST

4/3/2013

BY NOE

21

Menurunkan Production Cost dengan Konsep 3M


MUDA MURA MURI

= Mubazir = Tidak Beraturan = Beban berlebih

Untuk menurunkan Production cost , maka setiap kita bekerja , kita harus selalu melihat kemungkinan terjadinya kerugian terselubung ( hidden lost ) akibat tiga faktor diatas.
4/3/2013 BY NOE 22

[Link] = MUBAZIR
Muda adalah segala sesuatu yang tidak ada manfaatnya sama sekali terhadap proses produksi , biasanya masalah mubazir ini tidak disadari dan dianggap suatu hal yang biasa dan tidak perlu dipermasalahkan. Ada 7 Mubazir yang perlu diperhatikan

4/3/2013

BY NOE

23

1 .Mubazir karena Kerja Ulang ( Waste Of correction )

Kerja ulang tidak ada nilai tambahnya (Pelanggan tidak mau membayar ) Diperlukan tambahan man power , material & energi. Waktu penyerahan / delivery menjadi lebih lama.
24

4/3/2013

BY NOE

[Link] karena KELEBIHAN PRODUKSI ( Waste of Over Production )


Order 4 set

2 Macam kelebihan produksi : 1. Melebihi permintaan 2. Lebih awal dari jadwal

Produksi 16 set

Kelebihan produksi dapat menimbulkan kerugian lain seperti : Transportasi , gerak , rework , space dll.
BY NOE 25

4/3/2013

[Link] karena PEMINDAHAN ( WASTE OF CONVEYANCE )


Pemindahan / pengangkutan yang tidak diperlukan seperti: Penempatan sementara Penumpukan kembali Perpindahan barang Dll. Semua tidak ada nilai tambahnya terhadap produk itu sendiri

4/3/2013 BY NOE 26

4. MUBAZIR karena KELEBIHAN SEDIAAN ( WASTE OF INVENTORY )

STOCK RAW MATERIAL

STOCK F/GOOD
4/3/2013

Stock yang berlebih akan mengakibatkan : Penambahan modal Penggunaan ruangan Administrasi tambahan Improvement tidak jalan Penurunan qualitas produk Dll.
BY NOE 27

[Link] karena PROSES ( Waste of Processing )

Penambahan proses yang tidak diperlukan bagi barang / produk , hanya akan menambah biaya produksi saja Memberi ganjal Lepas dan pasang kembali Proses berulang / berlebih Dll.

4/3/2013

BY NOE

28

[Link] karena GERAKAN (Waste of Motion)


Waktu yang digunakan untuk mencari cari : Barang Peralatan File / dokuman Dll. Pekerjaan ini tidak ada nilai tambahnya bagi produk.

4/3/2013 BY NOE 29

[Link] karena MENUNGGU ( Waste of Waiting )


Menunggu : Mesin otomatis Barang datang Orang bekerja Proses belum selesai Dll Tidak ada nilai tambahnya bagi produk

4/3/2013 BY NOE 30

[Link] karena TIDAK MAU MENDENGAR PENDAPAT ORANG LAIN.


TIDAK MAU MENDENGAR PENDAPAT KARENA : Lebih tinggi jabatannya Lebih senior Dll. Kehilangan ide yang bermanfaat untuk memberikan nilai tambah pada produk.

4/3/2013 BY NOE 31

ANALOGI MUDA dalam OPERASIONAL


MUDA / WASTE pekerjaan yang sia sia / mubazir / pemborosan , karena proses ini seharusnya tidak diperlukan INCIDENTAL WORK Pekerjaan yang diperlukan tetapi tidak memberikan nilai tambah terhadap produk. KERJA MURNI ( NETT WORK) Pekerjaan yang ada nilai tambahnya terhadap produk.

BY NOE 32

KERJA
4/3/2013

WAKTU

MUDA

KERJA

MURA / KETIDAK TERATURAN ( Uneveness )


KETIDAK TERATURAN Yang merugikan biasanya terjadi pada : Rencana Produksi Equiptment Beban Kerja Dll. Semua yang tidak teratur mengenai volume , kecepatan , jumlah beban , dll akan membawa dampak negativ.

4/3/2013 BY NOE 33

MURI / TERLALU MEMBEBANI ( Over Burden )

Terlalu membebani biasanya terjadi pada : Equipment Man Power Dll. Akibat beban yang berlebihan , dampaknya akan cepat lelah , cepat rusak , hasil tidak dapat maksimal , resiko kecelakaan meningkat dll.
BY NOE 34

4/3/2013

ANALOGI MUDA , MURA , MURI .


@ = 1 TON . TOTAL 12 TON KAPASITAS 4 TON

MUDA = 4 kali @ = 3 ton

MURA = 3 kali tidak teratur

MURI = terlalu membebani

4/3/2013

BY NOE

35

DELIVERY (Ketepatan Penyampaian )


Prinsipnya adalah : Membuat produk hanya yang diperlukan Dengan waktu yang tepat Dan Jumlah yang ditentukan Kiat yang harus dilakukan adalah dengan mengurangi Line stop , Break down mesin , keterlambatan lainnnya.

4/3/2013

BY NOE

36

Bekerja Dengan Cerdik = Effisiensi


Kurangi

pekerjaan yang tidak ada nilai tambahnya terhadap hasil produk kita dengan melakukan improvement ( Kaizen ).

4/3/2013

BY NOE

37

Moral
Moral ( Sikap mental kita ) Perilaku dan sikap kita yang sesuai dalam melaksanakan peranan dan melakukan tanggung jawab yang diberikan kepada kita . Pekerjaan kita adalah tanggung jawab kita , jangan dibebankan kepada orang lain . Perilaku yang tidak sesuai akan mempengaruhi faktor faktor lain .
4/3/2013 BY NOE 38

Perusahaan
Perusahaan adalah sawah ladang kita Rawat semua inventaris , benda dan alat kerja agar aman dari kerusakan dan kehilangan . Jangan menyalah gunakan kepercayaan yang telah diberikan kepada anda . Pengrusakan dan pengambilan yang tidak syah merupakan tindakan melanggar hukum.

4/3/2013

BY NOE

39

Lingkungan Kerja
Jagalah lingkungan kerja kita , agar indah , nyaman dan menyenangkan . Buang kotoran / sampah ditempat yang telah ditentukan . Bersihkan alat , lingkungan yang kita tempati. Kebersihan dan kerapihan adalah cermin sikap & mental yang menempati.

4/3/2013

BY NOE

40

TERIMA KASIH

4/3/2013

BY NOE

41

Anda mungkin juga menyukai