0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
200 tayangan3 halaman

Pengantar Sistem Embedded dan Sejarahnya

Dokumen tersebut membahas tentang sistem tertanam (embedded system). Embedded system adalah sistem komputer yang dirancang untuk melakukan tugas spesifik seperti mengontrol perangkat elektronik. Embedded system berbeda dari komputer umum karena memiliki keterbatasan sumber daya dan berinteraksi langsung dengan dunia nyata. Contoh embedded system yang umum digunakan adalah sistem kontrol pada ponsel, MP3 player, dan alat-alat elektronik lainnya.

Diunggah oleh

Kusuma Zulyanto
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
200 tayangan3 halaman

Pengantar Sistem Embedded dan Sejarahnya

Dokumen tersebut membahas tentang sistem tertanam (embedded system). Embedded system adalah sistem komputer yang dirancang untuk melakukan tugas spesifik seperti mengontrol perangkat elektronik. Embedded system berbeda dari komputer umum karena memiliki keterbatasan sumber daya dan berinteraksi langsung dengan dunia nyata. Contoh embedded system yang umum digunakan adalah sistem kontrol pada ponsel, MP3 player, dan alat-alat elektronik lainnya.

Diunggah oleh

Kusuma Zulyanto
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EMBEDDED SISTEM ANDAR KUSUMA ZULYANTO NPM: 3331090619 (TEKNIK MESIN)

Apa itu Embedded System ? - Sebuah system komputer yang tidak dapat diprogram ulang oleh user karena system tersebut dibuat khusus untuk melakukan pekerjaan tertentu didalam sebuah device / alat. (computer science). - Sistem elektronik yang mempergunakan CPU chip, tetapi bukan CPU layaknya yang terdapat pada workstation, desktop atau laptop. - Sistem yang dibuat untuk tujuan tertentu, dimana system tersebut akan bekerja untuk mengontrol device / alat dimana ia berada. Tidak seperti computer pada umumnya, embedded system melakukan tugas yang sangat spesifik. Dari beberapa pengertian mengenai embedded system yang dijabarkan diatas dapat kita ambil suatu benang merah mengenai embedded system itu sendiri, yaitu suatu sistem / program yang sengaja dirancang untuk melakukan tugas yang sangat spesifik. Sehingga, karena tugas yang dilakukannya sangat spesifik dan berulang ulang, tidak dibutuhkan kekuatan prosesor yang sangat tinggi. Dan hal ini akan sangat menghemat biaya produksi. Embedded system biasanya merupakan bagian dari piranti yang lebih besar. Dalam hal ini, embedded system di pergunakan untuk meningkatkan kapabilitas piranti itu sendiri. Banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa embedded system sebenarnya telah menjadi bagian dari kehidupan, karena mereka selalu ada di hampir semua piranti eletronik yang kita gunakan saat ini. Beberapa embedded sistem yang banyak ditemui saat ini : - Sistem Pemrosesan Signal Real-time video, DVD players, peralatan kesehatan. - Distributed control Network routers, switches, firewalls, mass transit systems, elevators - Small system Mobile phones, pagers, toys, smartcards, MP3 players, PDA, kamera digital, sensor. Sejarah Embedded System Embedded system yang pertama kali dikenal adalah Apollo Guidance Computer, yang dibuat oleh Charles Stark Draper di sebuah laboratorium Instrumen MIT. Sedangkan embedded system yang pertama kalinya diproduksi massal adalah Autonetics D-17 guidance,(1961). Alat tersebut di bangun dengan mempergunakan transistor logic dan hard disk sebagai memori utama. Apollo Guidance Computer Setelah tahun 60-an. dimana telah ditemukannya integrated circuit, embedded system mengalami peningkatan dalam hal produksi dan mengalami penurunan harga. Pada masa tersebut banyak dikembangkan system yang dapat melakukan tugas yang lebih canggih dan komplek. Sebagai contoh : Mikroprosesor pertama Intel 4004, berhasil dimanfaatkan untuk pembuatan kalkulator dan system lainnya. Sistem tersebut mulai membutuhkan memori tambahan dan chips pendukung.

Gambar 1. Apollo Guidance Computer pertama 3. Karakteristik dari Embedded System - Menjadi bagian dari sistem yang lebih besar - Application-specific, bahkan sebagian bekerja dengan real-time Baik hardware maupun software dirancang khusus untuk aplikasi yang spesifik. Software yang dipergunakan untuk embedded system biasa disebut dengan firmware, dan disimpan di dalam ROM atau Flash Memory. Firmware tersebut bekerja dengan sumber daya yang sangat terbatas. (Tanpa Monitor, Keyboard dan memory yang besar) Aspek-aspek yang membedakan Embedded System dari sistem lain : a. Biaya (cost) Ini merupakan aspek yang dapat dikatakan paling penting karena sangat mempengaruhi desain suatu embedded system secara keseluruhan. Dalam membuat suatu embedded system, biasanya dipilih komponen-komponen secara optimal, yaitu yang memungkinkan implementasi sistem tersebut tetapi dengan biaya yang serendah-rendahnya. Hal ini karena perbedaan harga sedikit saja dapat sangat berpengaruh ketika embedded system tersebut harus dipasarkan secara luas dalam jumlah yang besar. b. Constraint waktu Tidak sedikit embedded system yang sekaligus merupakan real-time system, yaitu sistem yang prosesnya terbatasi oleh batas waktu. Sistem-sistem ini umumnya merupakan sistem yang digunakan untuk keperluan yang kritikal, dan harus selalu aktif. Dengan demikian tidak seperti system komputer desktop yang dapat dilakukan reboot, misalnya untuk menjaga kestabilannya atau menangani serangan tertentu seperti virus, dalam embedded system tertentu hal tersebut mungkin tidak dapat diterima. Embedded system harus selalu stabil, termasuk dalam gangguan oleh serangan. Harus diperhatikan bagaimana jika suatu real-time system mengalami serangan Denial of Service (DoS) yang membuatnya menjadi lambat sehingga batas waktunya tidak lagi terpenuhi. c. Interaksi langsung dengan dunia nyata Banyak embedded system, umumnya embedded control application, harus berhubungan langsung dengan dunia nyata. Akibatnya adalah kesalahan suatu gangguan bisa berakibat lebih fatal dibandingkan sistem komputer yang biasa. Jika misalnya suatu komputer server yang menyimpan database mengalami gangguan, paling parah yang terjadi adalah kehilangan data, dan apabila database tersebut di-backup secara berkala maka kerugiannya lebih kecil lagi. Hal ini akan sangat berbeda jika misalnya sistem kontrol dalam suatu pabrik kimia mengalami gangguan dan melakukan kesalahan. d. Constraint energi Banyak embedded system yang mengambil daya dari baterai. Hal ini berarti munculnya satu titik serangan baru pada embedded system, yaitu power supply. e. Elektronika

Masih berhubungan dengan yang terakhir, karena embedded system merupakan sistem yang sangat erat dengan elektronika, maka seranganserangan atau gangguan juga mungkin dilakukan secara elektrik, misalnya analisis dengan multimeter, logic analyzer, dan sebagainya. Walaupun sistem komputer lain pada dasarnya juga merupakan alat elektronik, tetapi kemungkinan hal ini dilakukan lebih tinggi untuk embedded sistem. Hardware dan Software a. Embedded System Hardware - Commercial off-the-shelf components (COTS) Contoh : wireless radio, sensor, I/O devices - Application-Specific ICs (ASICs) - IC yang dirancang untuk keperluan / aplikasi khusus - Kinerja yang sangat bagus pada aplikasi - Embedded systems pada awalnya hanya ASICs - Domain-specific processors - Microcontrollers & Microprocessors b. Embedded System Software - Tugas utama: Bukan mentransformasikan data tetapi berinteraksi dengan dunia nyata - Mengakuisisi sifat-sifat fisika / kimia lingkungan - Perlu waktu - Mengkonsumsi daya - Tidak berhenti beroperasi ( kecuali gagal ). Beberapa masalah pada Embedded Software : - Mayoritas ditulis oleh mereka yang bukan computer scientist. - Metoda yang dipakai pada general-purpose software perlu banyak diadaptasi. Sifat sifat pada Embedded Software - Timeliness Proses fisik memerlukan waktu. - Concurrency Di dunia fisik, banyak kejadian berlangsung pada waktu yang sama. - Liveness - Program tidak boleh berakhir. - Harus mempertimbangkan hal-hal seperti timing, konsumsi power, fault recovery, security, dan robustness. - Interfaces - Heterogenety - Reactivity Sumber: Abdurohman, Maman. 2006. Embedded System Introduction. Bandung : Sekolah Tinggi Teknologi Telkom [Link]
[Link]/Jazi-%20Embedded_systems.pdf

[Link] &ved=0CFgQFjAI&url=http%3A%2F%[Link]%2FDownloads%2F files%2F19849%2FSistemTertanam_SunnyA.pdf&ei=HFVbUNu4JoeQrgeO2YHgDw&usg= AFQjCNGp8s-6k7JFH79KHXM5ZP4-1AJYKg

Common questions

Didukung oleh AI

Penemuan sirkuit terintegrasi pada tahun 1960-an menyebabkan peningkatan produksi embedded system dengan pengurangan harga dan peningkatan kemampuan untuk menjalankan tugas yang lebih canggih dan kompleks. Ini memungkinkan pengembangan sistem dengan mikroprosesor, seperti Intel 4004, untuk digunakan dalam kalkulator dan sistem lainnya .

Firmware pada embedded system dirancang khusus untuk aplikasi tertentu dan disimpan di dalam ROM atau Flash Memory. Tidak seperti perangkat lunak umum yang beroperasi pada platform lebih luas, firmware dioptimalkan untuk bekerja dengan sumber daya terbatas dan memenuhi kebutuhan aplikasi spesifik tanpa intervensi pengguna .

Embedded system adalah sebuah sistem komputer yang dirancang untuk tugas spesifik, sering tidak dapat diprogram ulang oleh pengguna, dan biasanya menjadi bagian dari perangkat yang lebih besar untuk meningkatkan fungsionalitasnya. Sistem ini menggunakan CPU yang tidak seperti pada komputer umum, dan karena melakukan tugas-tugas spesifik dan berulang, embedded system biasanya tidak memerlukan prosesor yang sangat kuat dan menghemat biaya produksi .

Embedded system memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan perangkat elektronik modern dengan menyediakan kontrol dan pemrosesan data untuk aplikasi spesifik. Contoh penggunaannya meliputi ponsel, kamera digital, DVD player, dan perangkat medis .

Embedded system berinteraksi langsung dengan dunia nyata, yang berarti kesalahan atau gangguan bisa berakibat lebih besar dibandingkan sistem komputer konvensional. Misalnya, gangguan dalam embedded system pada pabrik kimia bisa menyebabkan kesalahan fatal, berbeda dengan server komputer biasa yang mungkin hanya kehilangan data .

Kesalahan dalam embedded system lebih berisiko karena mereka sering berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik. Misalkan ada kesalahan pada sistem kontrol di pabrik kimia, dampaknya bisa sangat fatal karena dapat memicu bencana. Sementara itu, kesalahan pada sistem komputer konvensional, seperti server, biasanya hanya menyebabkan kehilangan data dan tidak mengakibatkan bahaya fisik .

Karena embedded system dirancang untuk melakukan tugas yang sangat spesifik dan berulang, tidak diperlukan prosesor yang sangat kuat. Prosesor yang lebih sederhana sudah mencukupi untuk menjalankan fungsi-fungsi ini, dan hal ini juga berdampak pada penghematan biaya produksi .

Karena embedded system sangat berkaitan dengan elektronika, mereka lebih rentan terhadap jenis serangan atau gangguan elektrik, seperti analisis dengan multimeter atau logic analyzer. Walaupun sistem komputer lain juga merupakan perangkat elektronik, risiko serangan elektrik lebih tinggi pada embedded system karena sifatnya yang aplikatif dan sering kali berada dalam kondisi operasi kritikal .

Dalam desain embedded system, tantangan utamanya adalah memilih komponen yang optimal untuk implementasi tersebut dengan biaya serendah mungkin, karena sedikit perbedaan harga bisa mempengaruhi biaya ketika diproduksi dalam skala besar . Selain biaya, banyak embedded system merupakan sistem real-time yang terikat waktu, sehingga desainnya harus memastikan sistem tersebut selalu stabil dan dapat menangani batas waktu meskipun menghadapi serangan atau gangguan lainnya .

Embedded system sering beroperasi dengan daya yang diambil dari baterai, menjadikan efisiensi energi kritikal karena sumber daya yang terbatas ini menjadi titik serangan baru. Penghematan energi juga memastikan perangkat dapat berfungsi lebih lama tanpa perlu sering mengganti atau mengisi ulang daya .

Anda mungkin juga menyukai