100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan3 halaman

Proses dan Definisi Desain Teknik

Engineering design adalah proses sistematis dan iteratif dalam membuat dan mengevaluasi spesifikasi suatu produk agar bentuk dan fungsinya sesuai dengan tujuan dan kendala yang ditetapkan. Proses desain teknik meliputi penelitian, konseptualisasi, evaluasi kelayakan, persyaratan desain, desain awal, desain rinci, perencanaan produksi, dan produksi.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan3 halaman

Proses dan Definisi Desain Teknik

Engineering design adalah proses sistematis dan iteratif dalam membuat dan mengevaluasi spesifikasi suatu produk agar bentuk dan fungsinya sesuai dengan tujuan dan kendala yang ditetapkan. Proses desain teknik meliputi penelitian, konseptualisasi, evaluasi kelayakan, persyaratan desain, desain awal, desain rinci, perencanaan produksi, dan produksi.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Engineering Design Engineering Design Adalah proses sistematik dan intelejen dalam membuat dan mengevaluasi spesifikasi suatu

artifak yang bentuk dan fungsinya memenuhi obyektif dan kendala tertentu berikut: (a) Sintesis; (b) Proses kreatif/intelijen; (c) Iteratif; (d) Sistematik; (e) Pengambilan keputusan secara bertahap; (f) Untuk mewujudkan artifak, dari tidak ada menjadi ada. Proses desain teknik adalah perumusan rencana untuk membantu seorang insinyur membangun produk dengan tujuan kinerja tertentu. Proses ini melibatkan sejumlah langkah, dan bagian dari proses mungkin perlu diulang berkali-kali sebelum produksi suatu produk akhir dapat dimulai. ... Komponen, atau proses untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan. Ini adalah proses pengambilan keputusan (sering berulang) di mana ilmu-ilmu dasar, matematika, dan ilmu teknik diterapkan untuk mengkonversikan sumber daya secara optimal untuk memenuhi sasaran yang telah dirumuskan. Di antara unsurunsur dasar dari proses desain adalah pembentukan tujuan dan kriteria, sintesis, analisis, konstruksi, pengujian dan evaluasi. Proses desain teknik adalah proses multi-langkah termasuk penelitian, konseptualisasi, penilaian kelayakan, persyaratan desain membangun, desain awal, desain rinci, perencanaan produksi dan desain alat, dan akhirnya produksi [1]. Bagian untuk mengikuti belum tentu langkah-langkah dalam proses desain rekayasa, untuk beberapa tugas yang diselesaikan pada waktu yang sama dengan tugas-tugas lainnya. Ini hanya ringkasan umum dari setiap langkah dari proses desain teknik. Defenisi tersebut dapat dirinci atas kata atau kalimat kunci

Product Design Product Design atau Desain Produk adalah sebagai alat manajemen untuk menterjemahkan hasil kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan sebelum menjadi rangcangan yang nyata yang akan diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba. Salah satu fungsi manajemen terpenting dalam semua organisasi adalah menjamin bahwa masukan masukan berbagai sumber daya organisasi menghasilkan produk produk atau

jasa yang dirancang secara

tepat atau menghasilkan keluaran keluaran yang dapat

memuaskan keinginan para pelanggan. Untuk menghasilkan keluaran keluaran yang tepat guna dan sesuai dengan

keinginan pelanggan maka perlu adanya desain produk. Ada pun beberapa pengertian tentang desain produk menurut para ahli. Sebelum menerangkan tentang pengertian desain produk, maka produk pun memiliki pengertian sendiri sebagaimana dikemukakan oleh W.J. Stanton ( 1981 ; 192 ), dimana : A product is a set of tangible and intangible attributes, including, packaging, color, price, manufakture prestige, retailer prestige, and manufacture and retailer service, which the buyer may accept as offering want satisfaction Yang telah diterjemahkan oleh DR. Buchori Alma dalam bukunya Manajemen Pemasaran dan pemasaran jasa, yaitu : Yang dikatakan produk adalah seperangkat atribut baik berwujud maupun tidak berwujud, termasuk didalamnya masalah warna, harga nama baik perusahaan, nama baik toko yang menjual, dan pelayanan pabrik serta pelayanan pengecer yang diterima pembeli guna memuaskan keinginannya. Pengertian desain dikemukakan pula oleh W.J. Syanton yang diterjemahkan oleh Y. Lamarto, yaitu : Desain adalah ragam khusus dari sebuah bentuk atau penampilan dalam seni, produk atau ikhtiar. Setiap perusahaan yang didirikan tentunya disertai harapan bahwa kelak dikemudian hari usahanya akan mengalami perkembangan dan kemajuan dengan pesat,memperoleh keuntungan yang [Link] perusahaan yang bergerak di bidang industri yang membuat dan menjual produk-produk kebutuhan [Link] itu perusahaan selalu menyesuaikan product design dengan selera dan keinginan konsumen. Hal ini sesuai dengan pendapat Bagas Prastyowibowo (1999:5),menyatakan bahwa : Desain produk salah satu unsur memajukan industri agar hasil industri produk tersebut dapat diterima oleh masyarakat, karena produk yang mereka dapatkan mempunyai kualitas baik,harga terjangkau,desain yang menarik,mendapatkan jaminan dan sebagainya.

Begitu pun pendapat Yus R Hadjadinata (1995:18) menyatakan bahwa:

Product design berhubungan dengan bentuk dan [Link] mengenai bentuk berhubungan dengan perencanaan dan penampilan dari product [Link] desain mengenai fungsi berhubungan dengan bagaimana product tersebut dapat di gunakan.

Ada pun pengertian dari desain produk itu dikemukan oleh Suyadi Prawirosentono dalam bukunya Manajemen Produksi ( 1996 ; 1 ) : Product design adalah rancang bangun dari suatu produk ( barang ) yang akan diproduksi.

Franklin G Moore dan Thomas E Hederick dalam bukunya Manajemen Produksi dan Operasi ( 1999 : 121 ), mengatakan : Desain produk merupakan hal yang paling penting, karena kesempatan yang dimiliki produk baru sering menakjubkan. Dimana pada suatu waktu, produk baru dapat menaikan dua kali atau tiga kali omset suatu organisasi

Common questions

Didukung oleh AI

The relationship between product functionality and consumer utility lies in the product's ability to meet intended uses efficiently and reliably, thereby increasing consumer satisfaction. Functional design ensures that the product serves its purpose effectively, enhancing utility and leading to higher consumer value perception .

Evaluation within the iterative engineering design plays a pivotal role in optimizing resource conversion by continuously assessing the effectiveness and efficiencies of design iterations. This analysis helps identify areas for improvement, ensuring that resources are utilized in the most efficient manner to meet the design objectives .

Creativity in the engineering design process involves generating innovative solutions and concepts during the synthesis phase, while systematic evaluation entails methodical analysis and testing to ensure these ideas meet the established goals and constraints. Creativity drives the generation of unique ideas, whereas systematic evaluation ensures that these ideas are practical and feasible, leading to successful product development .

Iteration is vital in both the engineering design and product design processes as it allows for continuous refinement of concepts based on testing and evaluation outcomes. This ongoing feedback loop helps identify and correct deficiencies, resulting in optimal product performance and meeting user expectations more effectively .

Key components a company must align with consumer desires in product design include quality, price, functionality, and aesthetics. Additionally, providing guarantees and ensuring the product is attractive are crucial for gaining consumer acceptance and ensuring market success .

Product design contributes to competitiveness and market acceptance by aligning with consumer preferences in terms of quality, affordability, and aesthetics. It also involves ensuring functionality and providing customers with guarantees. By considering elements such as product quality, price, and appealing design, industries can enhance their chances of success and acceptance among consumers .

The engineering design process facilitates achieving specific objectives and constraints through a systematic and iterative approach that involves several steps, such as synthesis, analysis, construction, testing, and evaluation. This process is designed to help engineers create plans that transform available resources optimally to meet predetermined goals. The iterative nature allows for adjustments based on analysis and testing until the product specifications are achieved .

Product design acts as a bridge between research and development and the final marketed product by translating research outcomes into tangible designs that can be manufactured and sold. This involves creating product blueprints that align with consumer needs and organizational goals, ensuring that products are both functional and appealing to the market .

Tangible attributes such as color, packaging, and price directly affect the consumer's perception of a product's value and appeal, while intangible attributes like brand reputation and service quality influence trust and satisfaction levels. Both types of attributes are critical in forming consumer opinions and ensuring overall product satisfaction .

Effective product design aligns organizational goals with customer satisfaction by ensuring that the products not only fulfill consumer needs and preferences but also contribute to the organization's strategic aims of growth and profitability. By integrating factors such as quality, cost-efficiency, and market appeal, effective product design creates a balance that satisfies both stakeholders .

Anda mungkin juga menyukai